Kaskus

News

lmfalbiAvatar border
TS
lmfalbi
Dahlan Sudah Serahkan 9 Nama 'Pemeras' BUMN ke BK DPR
VIVAnews - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengutus Kepala Biro Hukum Kementerian BUMN, Hambra untuk menyerahkan nama-nama anggota DPR yang diduga meminta jatah ke BUMN.

Surat berisi nama-nama anggota dewan itu dikirim hari ini, Rabu 7 November 2012, pukul 16.00 WIB. Diterima oleh Staf Sekretariat BK DPR, Cholida Indriana di Ruang Sekretariat BK DPR.
Berkas berisi nama anggota dewan itu sesuai dengan permintaan Badan Kehormatan DPR dalam pertemuan dengan menteri BUMN, Senin 5 November 2012.

"Waktu itu BK mengemukakan kalau mau menteri BUMN tidak perlu datang sendiri, cukup berkirim berkas," ujar Kabag Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi.
Dalam berkas susulan ini Dahlan menambahkan enam nama beserta kronologi kejadiannya. Dari enam nama itu, kata Faisal, satu orang justru mendapat pujian dari Dahlan. Karena mencegah teman-temannya yang terus mendesak direksi sebuah BUMN untuk memberikan uang kepada mereka.

"Pak Dahlan bahkan mengucapkan terima kasih pada satu anggota tersebut," ucapnya.

Dengan tambahan enam nama itu, total sudah sembilan nama yang disampaikan ke BK DPR. "Dari sembilan nama tersebut orangnya delapan, karena ada dua nama yang ternyata orangnya sama," Faisal menjelaskan.

Sementara itu, Dahlan mengatakan, dirinya tidak akan menyerahkan nama-nama lain kecuali keadaan berkembang. Saat ditanya, mengapa bukan 10 orang? Dia menjawab, sejak awal hanya menyebut kata sekitar 10 orang.

"Ternyata total sembilan nama. Satu orang berada di dua peristiwa dan satu orang lagi justru harus saya puji," ujar Dahlan. (sj)

Sumber : http://politik.news.viva.co.id/news/...bumn-ke-bk-dpr

Bagaimana mana BK bertindak,...!!!!
0
706
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.4KThread59KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.