Kaskus

Entertainment

rekayunita50Avatar border
TS
rekayunita50
[Naskah Film Pendek] Demi Penyakit Adikku
[Naskah Skrip Film]
[Naskah Film Pendek] Demi Penyakit Adikku

JUDUL
PEREMPUAN PEJUANG KAMPUS
Oleh
Reka Yunita Is


PREMIS:
Friska tulang punggung keluarga rela menjadi jasa pembuatan skripsi demi operasi adiknya, tetapi akhirnya ia dikeluarkan dari Kampus.

SINOPSIS:
Friska, Mahasiswi Fakultas Ekonomi yang menjadi jasa pembuatan skripsi demi mendapat uang untuk berobat sang adik yang harus dioperasi. Di tengah perjuangannya, ia malah dikeluarkan dari Kampus lantaran sudah melanggar peraturan Kampus. Dalam keterpurukannya, musibah kembali datang. Linda, sang adik, kemudian meninggal dunia.

FADE IN

SCENE 1 : EKT. HALAMAN KAMPUS (Terik Matahari)


CAST : Friska

Friska duduk di rumput hijau, bersandar di bawah pohon besar halaman kampus. Tangannya sibuk mengetik di laptop yang dipangkunya. Sesekali melihat ke arah buku Ilmu Kedokteran.

CAMERA : LONG SHOT ke langit seluruh kawasan kampus, MOVE to suasana halaman kampus MOVE to wajah panik Friska kemudian CLOSE UP buku Ilmu kedokteran di samping Friska (CLOSE UP).

SOUND-EFFECT : Suara para mahasiswa mengobrol, suara ketikan keyboard.

Cut to

FADE IN

SCENE 2 : RUMAH SAKIT AHMAD YANI


CAST : Friska dan Bu Tuti

CAMERA : LONG-SHOT ke halaman rumah sakit MOVE to kamar pasien CLOSE UP ke wajah panik Bu Tuti sembari mengobrol di telepon.

DIALOG :
Bu Tuti : Hallo, Nduk. Kamu di mana, cepet ke rumah sakit, ya, Nduk. Adekmu manggil namamu terus.
Friska : I-iya, Bu. Friska langsung ke sana, ya.

SOUND-EFFECT : Dering telepon friska.

Cut to

FADE IN

SCENE 3 : EKT. HALAMAN KAMPUS


CAST : Friska

CAMERA : LONG-SHOT ke Friska yang buru-buru meninggalkan kampus CLOSE UP wajah panik Friska.

Cut to

FADE IN

SCENE 4 : INT. KAMAR ADIK FRISKA DIRAWAT


CAST : Friska, Bu Tuti, Adik Bu Tuti

Friska masuk ke kamar IGD adiknya. Bu Tuti menangis sesenggukan.

CAMERA : CLOSE UP wajah adik perempuan Friska MOVE TO Bu Tuti dan Friska secara bergantian (CLOSE UP)

SOUND-EFFECT : Suara pintu terbuka.

Cut to

FADE IN

SCENE 5 : INT. MEJA RESEPSIONIS


CAST : Friska dan Resepsionis

Friska keluar dari pintu kamar, berjalan menuju meja resepsionis dengan lunglai.

CAMERA : LONG SHOT area pintu dan tempat duduk pengunjung CLOSE UP meja resepsionis MOVE TO perawat-perawat yang hilir mudik CLOSE UP selembar kertas rincian pembayaran MOVE TO wajah kaget Friska (CLOSE UP)

DIALOG :
Friska : Maaf, Mbak. Saya mau bayar tagihan rumah sakit atas nama Linda. Berapa, ya?
Resepsionis : Ini, Bu, rincian pembayarannya.
Friska : Sebanyak ini, Mbak?
Resepsionis : Iya.

SOUND-EFFECT : Suara pintu terbuka.

Cut to

FADE IN

SCENE 6 : INT. RUANG DOKTER


CAST : Friska dan Dokter Laki-laki

Friska berjalan ke ruang dokter tanpa memedulikan keadaan sekitar karena masih bergelut dengan pikirannya tentang biaya rumah sakit.

CAMERA : LONG SHOT para pengunjung rumah sakit CLOSE UP wajah sedih Friska MOVE TO pintu ruangan dokter MOVE TO meja dokter CLOSE UP wajah dokter dan Friska secara bergantian (CLOSE UP)

DIALOG :

Friska : Dok, gimana keadaan adik saya?

Dokter : Maaf, Bu. Dengan kondisi adik ibu yang sekarang. Kami menyarankan agar adik ibu segera melakukan tindakan operasi. Karena kalau tidak, kebocoran ginjalnya akan semakin parah dan akibatnya akan sangat fatal.

Friska : Operasi, Dok? Baik, Dok. Kalau itu yang terbaik untuk adik saya. Tolong segera lakukan, Dok.

Dokter : Baik. Tapi sebelum itu, silakan Ibu Friska menyelesaikan administrasi terlebih dahulu. Karena kami tidak bisa mengambil tindakan jika Ibu belum melunasi pembayaran.



SOUND - EFFECT : Suara para pengunjung berjalan.

Cut to

FADE IN

SCENE 7: INT. RUANG KELAS


CAST : Friska, Doni dan Kawan-kawan.

CAMERA : LONG SHOT gedung depan kampus MOVE TO ruang kelas MOVE TO obrolan seisi kelas MOVE TO Doni dengan satu amplop coklat berisi uang 5 juta di tangannya CLOSE UP buku di tangan Friska dan diberikan ke Doni.

DIALOG

Doni : Hei, Fris. Nih, aku lunasin sekalian, ya. Skripsi gue udah jadi, kan?
Friska : Alhamdulilah. Kebetulan aku juga mau kasih ke kamu. Udah jadi dong.
Doni : Thank you, ya, Fris.
Friska : Sama-sama, Don.

SOUND-EFFECT : Suara bising obrolan anak-anak di kelas, ketukan pena ke meja.

Cut to

FADE IN

SCENE 8: EKT. JALAN RAYA KH. AHMAD DAHLAN


CAMERA : LONG SHOT keluar dari area kampus menuju Jln. Ahmad Yani memperlihatkan kemacetan Kota Metro.

SOUND-EFFECT : Suara riuh kendaraan, klakson motor dan mobil.

Cut to

FADE IN

SCENE 9: INT. RUMAH SAKIT



CAST : Friska, Bu Tuti, Linda, para dokter dan asisten dokter.

Friska berjalan dari halaman depan rumah sakit menuju Ruang Operasi Linda.

CAMERA : LONG SHOT Friska yang berjalan menuju Ruang Operasi CLOSE UP ke ruang operasi MOVE TO para dokter sedang melakukan tindakan operasi Linda (CLOSE UP)

SOUND-EFFECT : Suara isak tangis Bu Tuti.

Cut to

FADE IN

SCENE 10: INT. RUANG OPERASI


CAST : Friska, Bu Tuti.

CAMERA : LONG SHOT ke Friska dan Bu Tuti yang berdiri di depan ruang operasi CLOSE UP pintu bertuliskan Ruang Operasi (CLOSE UP)

Cut to

FADE IN

SCENE 11: EKT. PARKIR KAMPUS BRAWIJAYA (PAGI)


CAST : Para Mahasiswa

CAMERA : LONG SHOT ke langit pagi kawasan kampus MOVE TO seluruh area parkir mobil dan motor CLOSE UP ruang sidang.

SOUND-EFFECT : Suara klakson mobil.

Cut to

FADE IN

SNENE 12 : INT. RUANG UJIAN SIDANG


CAST : Doni, Pak Arya (Dosen Penguji), Pak Nasdi (Dosen Penguji), Pak Wijaya (Dosen Penguji), Pak Teguh (Dosen Penguji), Bu Nunik (Dosen Penguji).

Doni mengetuk pintu ruang sidang setelah mendapat giliran. Doni duduk di kursi yang sudah disediakan.

CAMERA : CLOSE UP ke wajah Doni MOVE TO meja sidang LONG-SHOT seluruh ruangan CLOSE UP wajah dosen satu persatu CLOSE UP judul skripsi MOVE TO Pak Arya dan Doni bergantian (CLOSE UP)

DIALOG :
Pak Nasdi : Silakan duduk (Doni menunduk)
Pak Arya : Baiklah. Pertama, saya mau tanya. Kenapa kamu memilih judul skripsi ini? Tolong jelaskan.
Doni : A-anu, itu, Pak.
Pak Arya : Oke. Kalau begitu, kenapa kamu pilih tema ini untuk skripsi kamu?
Doni : Mmm, karena ... karena bagus, Pak.

Di lembar berikutnya, Pak Arya menemukan beberapa foto yang sudah dicetak. Foto Friska dan Doni saat bertukar uang dan makalah skripsi.

CAMERA : CLOSE UP foto Doni dan Friska yang terselip di dalam buku skripsi MOVE TO wajah marah Pak Arya MOVE TO wajah panik Doni CLOSE UP pintu Ruang Sidang MOVE TO raut sedih Doni yang berjalan lunglai keluar Ruang Sidang.

DIALOG :
Pak Arya : Apa-apaan ini, Doni? Jadi kamu bayar orang untuk kerjakan skripsi kamu?
Doni : A-anu, Pak.
Pak Arya : Siapa yang sudah kamu bayar?
Doni : Mahasiswi fakultas Ekonomi semester 6, Pak (menunduk)
Pak Arya : Sekarang juga kamu keluar dari ruangan saya. Saya nggak bisa lulusin mahasiswa licik seperti kamu.
Doni: Tapi, Pak.

SOUND-EFFECT : Gebrakan meja.

Cut to

FADE IN

SCENE 13: EKT. TAMAN KAMPUS


CAST : Friska dan Doni

Friska berjalan mondar-mandir di sekitaran taman kampus, wajahnya memerah disertai khawatir.

CAMERA : LONG SHOT sekitaran taman kampus CLOSE UP wajah panik Friska MOVE TO handphone Friska MOVE TO Doni dan Friska bergantian (CLOSE UP)

DIALOG :
Friska : Duh, Doni bisa jawab pertanyaan dosen nggak, ya? Tunggu di sini aja kali, ya.
Friska : Eh, Doni (melihat handphone)
Doni : Fris, lu di suruh ke ruang sidang gue. Sekarang, ya. (Telepon dimatikan)
Friska : Hah? Ngapain, ya.

SOUND EFFECT : Dering telepon.

Cut to

FADE IN

SCENE 14: INT. RUANG DOSEN


CAST : Friska dan Para Dosen Penguji

Para dosen di ruangan sidang terlihat memerah, api kemarahan siap disemburkan ke wajah Friska.

CAMERA : CLOSE UP senyum panik Friska MOVE TO wajah marah dosen penguji MOVE TO wajah Friska menangis (CLOSE UP)

DIALOG :

Friska : Ada apa, ya, Pak, panggil saya ke sini?
Pak Arya : Apa benar kamu yang membuat skripsi ini?
Friska : Maaf, Pak.
Pak Arya : Friska, apa kamu tahy yang kamu lakukan ini sudah melanggar ketentuan kampus. Mohon maaf, sebagai sanksi-nya kamu harus dikeluarkan dari Kampus ini.
Friska : Pak, saya mohon, Pak. Kasih saya kesempatan. Saya janji, nggak akan ngulangin lagi.
Pak Arya : Silakan keluar!
Friska : Pak.

SOUND EFFECT : Suara pintu terbuka, buku dilempar ke meja.

Cut to

FADE IN

SCENE 15: EKT. TAMAN KAMPUS


CAST : Friska

CAMERA : LONG SHOT area taman MOVE TO wajah sedih Friska MOVE TO buku skripsi di tangan Friska CLOSE UP air mata yang membasahi pipi Friska.

SOUND EFFECT : Suara robekan kertas.

Cut to

FADE IN

SCENE 16: EKT. JALAN RAYA KH. AHMAD DAHLAN


CAST : Friska dan Tukang Becak

Friska berjalan dari Kampus Brawijaya, memanggil tukang becak.

CAMERA : LONG SHOT dari Kampus Brawijaya ke jalanan MOVE TO Friska yang berteriak memanggil tukang becak CLOSE UP wajah Friska yang sudah di dalam becak.

DIALOG :

Friska : Pak, becak. Rumah Sakit Ahmad Yani, ya.
Tukang Becak : Siap, Neng.

SOUND-EFFECT : Suara pedal becak tua.

Cut to

FADE IN

SCENE 17: INT. RUANG OPERASI


Friska sampai di depan Ruang Operasi, suasana Ruang Operasi berubah haru, Ibu Tuti menangis.

CAST : Friska, Bu Tuti, Linda dan beberapa Dokter.

CAMERA : LONG SHOT Ruang Operasi dan beberapa pengunjung rumah sakit MOVE TO Ibu Tuti menangis CLOSE UP kedatangan Friska.

Cut to

FADE IN

SCENE 18: INT. RUANG OPERASI

CAST : Friska, Bu Tuti, Linda dan beberapa Dokter.

Friska kaget. Tiba-tiba Ibu Tuti memeluk Friska dengan tangis sesenggukan.

CAMERA : LONG SHOT suasana haru ruang operasi CLOSE UP wajah kaget Friska MOVE TO Ibu Tuti tiba-tiba memeluk friska CLOSE UP tubuh Linda tertutup kain putih MOVE TO Friska membuka kain putih dan menangis (CLOSE UP)

DIALOG :

Friska : Ibu ... ini ada apa?
Bu Tuti : Adekmu, Nduk. Adekmu!
Friska : Enggak-enggak. Linda gak boleh pergi, Bu. Ini Friska udah bawa uang, Linda bisa berobat yang bagus, kan, Bu! (Friska membuka kain yang menutupi wajah Linda)
Bu Tuti : Enggak, Nduk. Adekmu udah tenang di sana.

SOUND-EFFECT : Suara sunyi.

Cut to

FADE IN

SCENE 19: PEMAKAMAN


CAST : Friska, Bu Tuti dan para pelayat.

Pemakaman selesai. Hanya Friska dan Bu Tuti yang masih di tempat pemakaman Linda.

CAMERA : LONG SHOT area pemakaman CLOSE UP ke batu nisan bertulisakan 'LINDA' kemudian MOVE TO Bu Tuti dan Friska yang masih menangis (CLOSE UP)

SOUND-EFFECT : Sunyi.

Cut to

FADE IN

SCENE 20: EKT. PEMAKAMAN

CLOSING


CAMERA : CLOSE UP ke wajah Friska yang menyesali perbuatannya. Akibat menjual skripsi ia harus di keluarkan dari Kampus dan karena uang itu ia harus kehilangan sang adik untuk selamanya. Sebab, sesuatu yang tidak baik cepat atau lambat akan menuai hasil buruk juga.

FADE OUT

CREDIT TITLE



[/Naskah Skrip Film]
Diubah oleh rekayunita50 02-12-2019 08:13
mbak.farAvatar border
sebelahblogAvatar border
sebelahblog dan mbak.far memberi reputasi
2
460
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread105.6KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.