Kaskus

News

creativeslen783Avatar border
TS
creativeslen783
Korban Keracunan MBG di Cipongkor Hari Ini Tembus 500 Siswa
Konten Sensitif
Korban Keracunan MBG di Cipongkor Hari Ini Tembus 500 Siswa


Bandung, CNN Indonesia -- Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan total korban yang mengalami keracunan usai santap makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, hari ini Rabu (24/9), terdata ada 500 pelajar. Mereka berasal dari berbagai sekolah di Kecamatan Cipongkor.

"Teridentifikasi 500 yang mengeluh (keracunan) dan langsung kami tangani," kata Herman, di posko Cipongkor

Herman mengatakan dari 500 pelajar itu, sekitar 400 pelajar terdata ada di Posko Cipongkor dan 100 pelajar lainnya tercatat ada di Puskesmas Citalem.

"Kondisinya seperti itu, tentu sekali lagi tidak kita harapkan. Tapi, faktanya, ada musibah, keracunan. Keluhannya pada umumnya itu mual, sesak, pusing, lemas," ucapnya.

Herman mengaku mendatangi Posko Cipongkor untuk memastikan semua anak tertangani dengan baik, mulai dari perawatan hingga memastikan fasilitas layanan kesehatan pun agar terjamin.

"Teman-teman bisa lihat, ambulans kami kerahkan, tenaga medis kami kerahkan, bukan hanya dari KBB tapi juga dari kota Bandung, dari kota Cimahi dan dari kabupaten Bandung," kata dia.

Soal desakan dari orang tua para pelajar yang tidak ingin anaknya menjadi korban program MBG, Herman mengatakan akan menyampaikan tuntutan tersebut ke BGN.

"Nah, kalau terkait itu, tentu kami akan laporkan ke BGN, karena otoritasnya adalah di BGN, yang jelas, Pemda Provinsi Jawa Barat mendukung program MBG," kata dia.

"Pak Gubernur mendukung program ini. Terkait teknisnya, ada kekurangan dan lain sebagainya, tentu kan harus bereskan evaluasi," sambung dia.

Herman juga bicara soal status KLB yang ditetapkan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail. Selama KLB Bupati Jeje menyatakan bakal menutup dapur-dapur di Cipongkor. 

Herman berkata penutupan SPPG di Cipongkor hanya dilakukan ke dapur yang menghidangkan makanan saat keracunan Senin lalu.

"Ini beda SPPG yang hari Senin. (Dan penutupan SPPG) itu otoritas dari BGN," katanya.

cnnindonesia.com
aldonisticAvatar border
waloniAvatar border
agussetyakur455Avatar border
agussetyakur455 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
450
30
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
693.7KThread58.2KAnggota
Tampilkan semua post
vietwah1Avatar border
vietwah1
#5
Ini cerita teman, dia ditawari karena memang menyediakan jasa katering, jadi mempunyai dapur yang cukup luas. Ternyata dana per hari itu hanya 10 rebu, ke pemilik dapur. bersih. jadi 5 ribunya itu entah kemana, pemilik dapur tdk tahu. Resiko terlalu besar dengan harga 10 ribu, dimasak pagi2 sekali, dan lagi panas kemudian ditutup, utk menghemat tempat, terjadi pengembunan didalam lunch boxnya, akhirnya basi. Jadi bukan dapurnya yg kotor, atau masaknya yang tdk benar, tapi memang iklim tdk mendukung. Kata teman, sebaiknya para pengusaha catering, diminta membuat kantin disekolah, dengan menu yg disepakati. jika tdk, keracunan akan tetap berlangsung, sampai stop MBG.
Diubah oleh vietwah1 25-09-2025 02:35
aliezrei
creativeslen783
jakompank
jakompank dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.