- Beranda
- Berita dan Politik
Sindiran Menohok Jawab Kritikan: Kriminal Remaja Tak Bisa Selesai dengan Perdebatan
...
TS
Cupeake
Sindiran Menohok Jawab Kritikan: Kriminal Remaja Tak Bisa Selesai dengan Perdebatan
Sindiran Menohok Dedi Mulyadi Jawab Kritikan:
Kriminal Remaja Tak Bisa Selesai dengan Perdebatan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali merespons kritik yang terus berdatangan untuknya akibat kebijakannya sebagai orang nomor satu di Jawa Barat.
Seperti yang terbaru adalah memasukan siswa nakal ke barak militer dan melarang siswa SMP membawa motor dan HP ke sekolah.
Kali ini Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespons kritik yang datang dengan nada yang menyindir.
Yaitu menyindir pihak-pihak yang selalu berdebat tanpa berbuat untuk menyelesaikan suatu masalah di masyarakat.
Meski begitu, KDM juga menyadari bahwa setiap kebijakan pemimpin pasti menuai pro dan kontra.
Namun KDM yakin, dari kabijakan-kabijakan yang dia keluarkan, suatu saat masyarakat akan merasakan manfaatnya.
Hal ini dia ungkapkan dalam video unggahan di media sosial pribadinya yang dibari caption: silakan kritik, tapi biarkan kami bekerja.
"Tidak ada kebijakan yang mulus kalau itu buat kebaikan, pasti banyak pertentangan," kata KDM melalui unggahan pribadinya, Sabtu (3/5/2025).
"Dan nanti akan dirasakan suatu saat ketika kebijakan itu membuahkan hasil," sambung Dedi Mulyadi.
KDM mengajak semua orang yang ingin menyelesaikan permasalahan di masyarakat untuk berbuat.
Bukan hanya perdebatan tanpa tindakan apapun.
"Mari saatnya berbuat, bukan hanya berdebat," kata Dedi Mulyadi.
"Karena tawuran tidak bisa diselesaikan dengan perdebatan," sambung dia.
Termasuk pula masalah anak yang kecanduan game online, siswa-siswa yang sering bolos sekolah setiap hari bahkan anak yang melawan orang tua.
Semua itu, kata Dedi, tidak bisa diselesaikan dengan hanya perdebatan.
"Anak-anak yang melawan orang tua dan melakukan pengancaman bahkan penganiayan kepada orang tuanya juga tidak bisa diselesaikan dengan perdebatan," ujarnya.
"Negeri ini hanya bisa maju dengan tindakan," kata Dedi Mulyadi.
Dedi pun berterimakasih kepada semua pihak yang menyampaikan kritik dan saran kepadanya.
Dia juga tidak mempermasalahkan hal itu bahkan KDM juga mempersilahkan jika ada yang ingin menyampaikan kritik kepadanya.
"Terimakasih untuk semuanya, semoga kita sehat, dan terimakasih atas kritik dan sarannya, semua dilakukan demi kebaikan," katanya.
"Biarkan kami bekerja dan anda mengkritisi pekerjaan kami,"ungkap Dedi Mulaydi.
Sumber
jiekkk dan 4 lainnya memberi reputasi
5
622
34
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
693.4KThread•58KAnggota
Tampilkan semua post
huta.hatubuan
#3
Tindakan nyata memang perlu... tapi jangan tindakan t0lol juga lah
Percayalah, menyerahkan anak nakal ke "preman legal" seperti TNI & Polri itu justru akan makin berbahaya bagi masyarakat... dia justru dapat bekal untuk bikin kejahatan yang lebih serius
Paling bener itu ya anak2 remaja yang memang terbukti melakukan tindak pidana ya harus dimasukkan ke penjara khusus anak2 di bawah umur
Dan untuk mencegah kenakalan remaja ini salah satunya beri anak2 tugas seabrek dan target nilai yang tinggi, sehingga mereka akan stay di sekolah dari pagi sampai malam
Percayalah, menyerahkan anak nakal ke "preman legal" seperti TNI & Polri itu justru akan makin berbahaya bagi masyarakat... dia justru dapat bekal untuk bikin kejahatan yang lebih serius
Paling bener itu ya anak2 remaja yang memang terbukti melakukan tindak pidana ya harus dimasukkan ke penjara khusus anak2 di bawah umur
Dan untuk mencegah kenakalan remaja ini salah satunya beri anak2 tugas seabrek dan target nilai yang tinggi, sehingga mereka akan stay di sekolah dari pagi sampai malam
Diubah oleh huta.hatubuan 03-05-2025 11:44
rizkync108 dan 2 lainnya memberi reputasi
1
Tutup