- Beranda
- Arsenal Kaskus
(AKFC) Arsenal Kaskus Fans Club | 2024 - 2025
...
TS
james.gordon
(AKFC) Arsenal Kaskus Fans Club | 2024 - 2025
SELAMAT DATANG DI ARSENAL KASKUS FANS CLUB MUSIM 2024-2025
KASK.US/AKFC
KASK.US/AKFC

Spoiler for General Rules:
Peraturan AKFC
Quote:
Diubah oleh james.gordon 18-06-2024 19:31
provocator.3301 dan 6 lainnya memberi reputasi
7
103.3K
2.2K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Arsenal Kaskus
23Thread•957Anggota
Tampilkan semua post
ideotlogi
#849
Wasit PL dan PGMOL ini maunya apa? Kok ya bloon dan arogan banget.
Lawan Brighton di Emirates, Veltman eksekusi freekick bola masih jalan dibiarin. Rice udah bener halangin bola karena itu gak statis sesuai aturan.
Malah dia kena kartu kuning kedua, Veltman yang sengaja nendang keras gak direview sama sekali.
Lawan City di Etihad, Trossard yang cuma dalam hitungan detik nendang bola langsung tanpa babibu dicap delay restart.
Lawan Brighton di kandang mereka, penalti konyol yang gak pernah terjadi seumur-umur ane nonton bola. Adu kepala berujung penalti.
Lawan Everton tai kucing penalti apaan. Ini lebih busuk daripada penalti Gakpo yang kecolek dikit bek Bournemouth.
Mereka juga bebas tekel keras tanpa konsekuensi yang jelas (cuma Tarkowski, Alcaraz, dan O'brien yang kena kuning). Sedangkan Jorginho yang protes secara wajar malah dikasih kuning.
Kesampingkan performa lini depan yang emang bapuk. 8 poin melayang karena inkompetensi wasit dan PGMOL. Ini gak wajar dan sangat menguntungkan Liverpool.
Coba nonton Liverpool musim ini deh: Van Dijk lebih dari 5x possible red card, gak ada tuh ditengok VAR sama sekali. Begitu pun Konate, MacAllister, Szoboslai, Gravenberch yang bebas melalangbuana tanpa konsekuensi kartu kuning kedua.
Kalo emang PGMOL dan FA pengen Liverpool juara lebih cepet, sekalian aja kunci di gameweek 25.
Akhir kata: Ødegaard kaki lo bau kenapa dah, Rice juga menang power shot doang, Saka sembuh dari cedera banyakan linglung.
Tierney harus dikasih kesempatan main, cuma dia fullback di tim ini yang bisa crossing (yang lain latihan apa aja sih heran?).
Lawan Brighton di Emirates, Veltman eksekusi freekick bola masih jalan dibiarin. Rice udah bener halangin bola karena itu gak statis sesuai aturan.
Malah dia kena kartu kuning kedua, Veltman yang sengaja nendang keras gak direview sama sekali.
Lawan City di Etihad, Trossard yang cuma dalam hitungan detik nendang bola langsung tanpa babibu dicap delay restart.
Lawan Brighton di kandang mereka, penalti konyol yang gak pernah terjadi seumur-umur ane nonton bola. Adu kepala berujung penalti.
Lawan Everton tai kucing penalti apaan. Ini lebih busuk daripada penalti Gakpo yang kecolek dikit bek Bournemouth.
Mereka juga bebas tekel keras tanpa konsekuensi yang jelas (cuma Tarkowski, Alcaraz, dan O'brien yang kena kuning). Sedangkan Jorginho yang protes secara wajar malah dikasih kuning.
Kesampingkan performa lini depan yang emang bapuk. 8 poin melayang karena inkompetensi wasit dan PGMOL. Ini gak wajar dan sangat menguntungkan Liverpool.
Coba nonton Liverpool musim ini deh: Van Dijk lebih dari 5x possible red card, gak ada tuh ditengok VAR sama sekali. Begitu pun Konate, MacAllister, Szoboslai, Gravenberch yang bebas melalangbuana tanpa konsekuensi kartu kuning kedua.
Kalo emang PGMOL dan FA pengen Liverpool juara lebih cepet, sekalian aja kunci di gameweek 25.
Akhir kata: Ødegaard kaki lo bau kenapa dah, Rice juga menang power shot doang, Saka sembuh dari cedera banyakan linglung.
Tierney harus dikasih kesempatan main, cuma dia fullback di tim ini yang bisa crossing (yang lain latihan apa aja sih heran?).
gantarIDWS dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Tutup