Kaskus

News

mnotorious19150Avatar border
TS
mnotorious19150
Terkait Aliran Sesat, MUI Jabar Pelototi Medsos
Terkait Aliran Sesat, MUI Jabar Pelototi Medsos

Bandung -

Media sosial kerap disalahgunakan bukan hanya menjadi ruang interaksi, tetapi juga menjadi ladang subur bagi penyebaran ajaran sesat di Jawa Barat. Kemudahan akses serta daya tarik konten dianggap membuat masyarakat dapat terjebak dalam doktrin yang melenceng.

Fenomena itulah yang menjadi perhatian serius Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI mengungkap bahwa media sosial kerap dimanfaatkan oleh kelompok ajaran sesat untuk menjaring pengikut secara masif dan tanpa kendali.

"Kemudian soal medsos ya, ini banyak juga aliran sesat menggunakan medsos dan pengikutnya tertarik sehingga dia langsung gabung saja. Makanya literasi media sosial juga penting," tutur Sekretaris MUI Jabar, Rafani Achyar, belum lama ini.

Salah satu yang saat ini diawasi oleh MUI adalah pengajian Saeful Karim, seorang dosen UPI yang memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan ajarannya, hingga Panji Gumilang pimpinan Ponpes Al-Zaytun.

"Itu sejak ramai munculnya medsos. Dulu sebelum ada medsos, kita hanya mengandalkan laporan masyarakat dan temuan. Setelah medsos mereka juga menggunakan kayak Saeful Karim ya, kemudian Al Zaytun," katanya.

Namun menurut Rafani, pemanfaatan media sosial sebagai medium menyebarkan ajaran menyimpang biasanya terjadi di wilayah perkotaan. Sementara di perkampungan, penyebaran ajaran sesat masih menggunakan metode tradisional .

"Kalau modelnya di daerah di kampung gitu masih jarang memang, tapi mereka mengajarkan," jelasnya.

Karena itu, Rafani mengharapkan ada peran aktif pemerintah untuk meningkatkan literasi media sosial. Hal itulah yang menurutnya menjadi kunci untuk mencegah masyarakat terjerumus ke dalam ajaran yang menyimpang.

"Pengikutnya tertarik karena konten di media sosial. Mereka langsung bergabung tanpa mendalami lebih jauh," tandasnya.

detik.com
monsterbusterAvatar border
aldonisticAvatar border
dragunov762mmAvatar border
dragunov762mm dan 2 lainnya memberi reputasi
3
1K
53
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
692.5KThread57.6KAnggota
Tampilkan semua post
raptordeltadunnAvatar border
raptordeltadunn
#5
"Media sosial kerap disalahgunakan bukan hanya menjadi ruang interaksi,..."

no shit, lawas. terlebih lagi kan sejak munculnya FB pertama kali di sini, yang make tuh millenial awal ama sebelumnya millenial yg generasi akhir, lalu merembet2 ke yang tua dan yah kita sebut saja mendekati generasi ke arah boomer, awalnya buat saling sambung rasa dan bertemu teman2 via maya, eh ya makin kesini ya isi sendiri aja lah ya. ha ha ha ha.

ane ya pemakai FB juga tapi sejak tahun 2013an hingga sekarang, ane dah perlahan-lahan males. yang ini lah itu lah, hoax lah, konten2 bodo lah blah blah blah blah...toh sekarang pun ane hanya buat untuk loginin game aja.

dan akhirnya FB ga lebih dari sekedar ajang berita hoax dan marketplace semata (karena Marketplace memang bagus perkembangannya dan maybe bisa lebih diterima aja kehadirannya)
aldonistic
gantarIDWS
kakekane.cell
kakekane.cell dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.