- Beranda
- Berita dan Politik
Tuduh Jokowi Tanpa Bukti, OCCRP Dinilai Menghina Kedaulatan NKRI
...
TS
salabint
Tuduh Jokowi Tanpa Bukti, OCCRP Dinilai Menghina Kedaulatan NKRI
Rabu, 01 Januari 2025 – 03:45 WIB
Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi). FOTO: Ricardo/JPNN.com.jpnn.com, JAKARTA - Akademisi & praktisi hukum Albert Aries menilai Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) telah memfitnah Presiden ke-7 RI Joko Widodo sekaligus menghina kedaulatan Indonesia.
Pasalnya, lembaga swadaya masyarakat (LSM) asing tersebut telah menominasikan Jokowi sebagai finalis tokoh Kejahatan Terorganisasi & Korupsi 2024 tanpa menyajikan bukti sedikitpun.
"Tuduhan korupsi tanpa dasar hukum dan tidak disertai bukti permulaan yang cukup oleh OCCRP jelas bukan hanya ditujukan terhadap Jokowi, melainkan juga pemerintah Indonesia," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (31/12).
Albert Aries mengingatkan bahwa OCCRP sebagai LSM asing harus menghormati kedaulatan Indonesia.
Dia pun mengingatkan tentang asas hukum yang berlaku bahwa setiap orang harus dianggap tidak bersalah sebelum terbukti sebaliknya.
“Menominasikan Presiden ke-7 RI sebagai tokoh kejahatan terorganisasi & korupsi 2024 tanpa bukti permulaan yang cukup adalah kejahatan fitnah yang merusak nama baik orang lain, sehingga publikasi OCCRP itu jelas bertentangan dengan Pasal 19 ayat (3) Konvensi Internasional Hak-Hak Sipil & Politik (ICCPR), yang sudah diratifikasi Indonesia melalui UU No. 12 Tahun 2005” tutup Albert Aries. (dil/jpnn)
Sumber
kompormania dan agus774 memberi reputasi
0
1K
88
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
694KThread•58.3KAnggota
Tampilkan semua post
dafitdivad
#10
Kalo ini dibilang settingan karena voting, berarti buzzer yg nyerang Assad lebih banyak daripada buzzer dari indo yg vote jokowi. Kok kayaknya ga mungkin ya, wkwkwk
Buzzer indo kayaknya jumlahnya lebih banyak dari kandidat yg lain, kalah sama India aja kayaknya, kalo divote sama buzzer indo, harusnya juara 1, wkwkwk
Buzzer indo kayaknya jumlahnya lebih banyak dari kandidat yg lain, kalah sama India aja kayaknya, kalo divote sama buzzer indo, harusnya juara 1, wkwkwk
bengukrawe memberi reputasi
1
Tutup