- Beranda
- Manchester United
Stretford Enders | Manchester United 2024/2025 | Youth. Courage. Success.
...
TS
stravesrouss
Stretford Enders | Manchester United 2024/2025 | Youth. Courage. Success.

First and foremost, hindari posting di thread ini saat match sedang berlangsung. Sebagai gantinya, silakan berkunjung dan posting di B-Log Community United.
Spoiler for Guidelines:

Diubah oleh mr.ayah 05-06-2025 17:08
proficiat dan 18 lainnya memberi reputasi
9
274.8K
5.8K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Manchester United
103Thread•2KAnggota
Tampilkan semua post
tomvoyg96900
#654
Hellow long time no see 🙈
Tadinya mau posting setelah lawan WestHam, tapi ada call of duty 🙄🙄
So,, setelah sekian lama,, izin curhat dikit²
Sampai game setelah lawan WestHam itu, saya berpikir faktor alam semesta melawan Emyu itu rill, kayak,, pernah ngga sih kalian udah berencana se detail mungkin, effort super maksimal, tapi pelaksanaan hari H,, tiba² ada badai, acara kepaksa batal, karena ada "kekuatan" tidak bisa di elakkan, atau kita kenal dengan force majeur..
Nah kaitannya apa sama Emyu sampai match lawan WestHam itu?? Pada sadar ngga dari jaman mark noble masi kapten westham,, ada aja kejadian emyu kena penalti, dan adanya VAR sekarang malah makin bisa mengada² keputusannya ngasih penalti,, pdhal bukan kasus tackle serampangan yang gimana banget, mirip dulu kasus Hojlund bikin penalti karena pegang² pemain ManCity
Dan yg bikin saya "sedikit" belain Botak Biadab , bahkan after match lawan WestHam saya masih di Botak stay,, adalah secara permainan sebenernya semuanya baik² aja di Emyu, poin ke 4 besar pun masih 3 poin bedanya,, secara permainan semua berjalan,, mulai Onana mulai jadi GK yg sesuai diharapkan,, main² di belakang yg anti pressing, selalu bisa create peluang bagus..
Lah lalu kenapa bapuk? Ya itu tadi kaya saya bilang, ada aja "hantu" yg bikin Dalot nendang gawang kosong aja miss, Garnacho yang malah engga ada end produknya sampai match lawan westham itu,, dan statistik buang² peluang ini juga menempatkan Emyu di nomer 1 toh, bukti sebenernya Botak Biadab ini ya "disabotase" pemain sendiri
Next ketika ditangan RvN, semua "kekuatan alam semesta" yg me-reject Emyu tadi kaya sirna, bisa Casemiro nendang jauh tau² gol, freekick bruno deflect masuk gawang, yang nendang 1x jadi 1 gol lah,, kaya what the fffffuuuuckkkk seolah² alam semesta berkonspirasi,, dan yg bikin saya kesel ,, ya kenapa ngga dari awal musim Botak Biadab diganti aja, malah diperpanjang kontraknya
Akhirnya curhatan ini nyambung ke fenomena ManCity losestreak, Botak original disana malah kontraknya diperpanjang, what the 🙄🙄
Well kembali ke masa jaman now, new manager BigBrother nya Bruno,, saya kira tadinya ngga langsung nge gas ke 3-4-3 nya, tapi soft berubahnya,, tapi ternyata waktu transisi di Ruudje, pola 3 bek udah dipake, dengan Casemiro turun ke CB central
Dan seperti koch Ruben bilang di konpres semalem, secara permainan saya masih khawatir banget sama sistemnya 3-4-3 nih, lawan Ipswich serangan selain gol pertama ya mandek dek dek ngga bisa kreasi sama skali bikin peluang berbahaya,, hampir kejadian lawan Everton dimana 25 menit awal kalah possession + butuh gol dengan "luck" deflect
Ujian bagus ketemu Arsenal yg mode nge gas gini, jadi kalau di eksploitasi bisa segera merenungkan keberlanjutan 3-4-3 ini
Kalau melihat apa yg dimau sih, kunci 3-4-3 nya biar bisa jalan, ya ngga ada tempat buat midfield usia tua, udah saatnya yg dipake yg masih bisa lari²an atau bisa kita sebut "setipe Fred semua "
So, saya sih suka kalo formasinya ini
Onana
DeLigt - Yoro - Martinez
Dalot/Antony - Mount - Mainoo - Shaw
Amad - Hojlund - Bruno
Tadinya mau posting setelah lawan WestHam, tapi ada call of duty 🙄🙄
So,, setelah sekian lama,, izin curhat dikit²
Sampai game setelah lawan WestHam itu, saya berpikir faktor alam semesta melawan Emyu itu rill, kayak,, pernah ngga sih kalian udah berencana se detail mungkin, effort super maksimal, tapi pelaksanaan hari H,, tiba² ada badai, acara kepaksa batal, karena ada "kekuatan" tidak bisa di elakkan, atau kita kenal dengan force majeur..
Nah kaitannya apa sama Emyu sampai match lawan WestHam itu?? Pada sadar ngga dari jaman mark noble masi kapten westham,, ada aja kejadian emyu kena penalti, dan adanya VAR sekarang malah makin bisa mengada² keputusannya ngasih penalti,, pdhal bukan kasus tackle serampangan yang gimana banget, mirip dulu kasus Hojlund bikin penalti karena pegang² pemain ManCity
Dan yg bikin saya "sedikit" belain Botak Biadab , bahkan after match lawan WestHam saya masih di Botak stay,, adalah secara permainan sebenernya semuanya baik² aja di Emyu, poin ke 4 besar pun masih 3 poin bedanya,, secara permainan semua berjalan,, mulai Onana mulai jadi GK yg sesuai diharapkan,, main² di belakang yg anti pressing, selalu bisa create peluang bagus..
Lah lalu kenapa bapuk? Ya itu tadi kaya saya bilang, ada aja "hantu" yg bikin Dalot nendang gawang kosong aja miss, Garnacho yang malah engga ada end produknya sampai match lawan westham itu,, dan statistik buang² peluang ini juga menempatkan Emyu di nomer 1 toh, bukti sebenernya Botak Biadab ini ya "disabotase" pemain sendiri
Next ketika ditangan RvN, semua "kekuatan alam semesta" yg me-reject Emyu tadi kaya sirna, bisa Casemiro nendang jauh tau² gol, freekick bruno deflect masuk gawang, yang nendang 1x jadi 1 gol lah,, kaya what the fffffuuuuckkkk seolah² alam semesta berkonspirasi,, dan yg bikin saya kesel ,, ya kenapa ngga dari awal musim Botak Biadab diganti aja, malah diperpanjang kontraknya
Akhirnya curhatan ini nyambung ke fenomena ManCity losestreak, Botak original disana malah kontraknya diperpanjang, what the 🙄🙄
Well kembali ke masa jaman now, new manager BigBrother nya Bruno,, saya kira tadinya ngga langsung nge gas ke 3-4-3 nya, tapi soft berubahnya,, tapi ternyata waktu transisi di Ruudje, pola 3 bek udah dipake, dengan Casemiro turun ke CB central
Dan seperti koch Ruben bilang di konpres semalem, secara permainan saya masih khawatir banget sama sistemnya 3-4-3 nih, lawan Ipswich serangan selain gol pertama ya mandek dek dek ngga bisa kreasi sama skali bikin peluang berbahaya,, hampir kejadian lawan Everton dimana 25 menit awal kalah possession + butuh gol dengan "luck" deflect
Ujian bagus ketemu Arsenal yg mode nge gas gini, jadi kalau di eksploitasi bisa segera merenungkan keberlanjutan 3-4-3 ini
Kalau melihat apa yg dimau sih, kunci 3-4-3 nya biar bisa jalan, ya ngga ada tempat buat midfield usia tua, udah saatnya yg dipake yg masih bisa lari²an atau bisa kita sebut "setipe Fred semua "
So, saya sih suka kalo formasinya ini
Onana
DeLigt - Yoro - Martinez
Dalot/Antony - Mount - Mainoo - Shaw
Amad - Hojlund - Bruno
benjoel36 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Tutup

