Kaskus

News

dragonroarAvatar border
TS
dragonroar
Respons Veronica Tan soal 71 Ribu Perempuan RI Tak Mau Punya Anak
Respons Veronica Tan soal 71 Ribu Perempuan RI Tak Mau Punya Anak

Kamis, 14 Nov 2024 17:15 WIB

Respons Veronica Tan soal 71 Ribu Perempuan RI Tak Mau Punya Anak
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan. (Foto: Nafilah Sri Sagita/ detikHealth)

Jakarta - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, buka suara soal meningkatnya kasus childfree atau mereka yang tidak memiliki anak. Badan Pusat Stastistik mencatat 71 ribu perempuan enggan memiliki anak dengan beragam macam faktor, kesanggupan ekonomi hingga fokus karier.

Kasus-kasus tersebut lebih banyak ditemukan di Pulau Jawa dengan dominasi domisili DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Banten. Menurut Vero, sapaannya, jumlah perempuan dengan pilihan childfree di Indonesia masih lebih sedikit ketimbang kelompok keluarga dengan banyak anak.

Hal ini dikarenakan kerap beredar anggapan yang melekat di masyarakat yakni 'banyak anak banyak rezeki'. Meski begitu, ia tidak menampik kemungkinan fenomena tersebut muncul pada wanita dengan level pendidikan lebih tinggi.

"Jadi kalau untuk perempuan yang sudah teredukasi, mereka ngerti bahwa anak itu menjadi sebuah beban kalau kita tidak memberikan yang terbaik dengan kualitas," kata dia saat ditemui di kawasan Jakarta Barat, Kamis (14/11/2024).

"Akhirnya mereka memilih, saya saja nggak bisa kasih kualitas saya dengan baik, ngapain saya punya anak. Mungkin itu beda kalau ibu-ibu yang tidak teredukasi, perempuan yang tidak teredukasi, itu kan terjadi pernikahan dini," sambungnya.

Pernikahan dini terjadi saat dilakukan sebelum usia 19 tahun. Hal ini jelas berdampak pada minimnya edukasi seorang ibu untuk membesarkan anak.

Pada usia tersebut, wanita juga dinilai belum secara ideal memiliki kesiapan mental dalam mengurus anak yang tentu bisa berdampak pasa kesehatan mentalnya.

"Belum sampai umur 19 saja sudah menikah, tapi tanpa tahu jangka panjangnya itu punya anak. Terus kadang-kadang karena nggak diizinkan suami menggunakan KB, akhirnya banyak sekali justru perempuan-perempuan yang belum teredukasi itu punya anak banyak," sorot dia.

"Dan ini menjadikan beban dan ke mental health akhirnya," pungkasnya.

https://health.detik.com/berita-deti...mau-punya-anak

brucebanner23Avatar border
aldonisticAvatar border
daimond25Avatar border
daimond25 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
613
44
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
692.5KThread57.6KAnggota
Tampilkan semua post
kanggelandaftarAvatar border
kanggelandaftar
#7
Presiden bangga bahwa negara rangking satu negara religius
Selingkuh,skandal pideo mesum,eks napi bisa jadi pejabat
Penduduknya rangking 5 besar penonton porno, judi, narkoba
Apa itu hasil dari tingginya tingkat kereligiusan? emoticon-Bingung
bajier
junaedi1982new
aldonistic
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.