- Beranda
- Berita Luar Negeri
Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Dilaporkan Tewas Akibat Tembakan Tank Israel
...
TS
Mistaravim
Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Dilaporkan Tewas Akibat Tembakan Tank Israel
suekethos dan 37 lainnya memberi reputasi
30
3.9K
270
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
81.9KThread•19.9KAnggota
Tampilkan semua post
crowsd
#43
Turut berduka cita atas gugurnya Yahya Sinwar.
Ini adalah resiko perjuangan, tetapi bagi sebuah kelompok perlawanan macam Hamas, hal seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya berkali-kali tetapi perlawanan tidak akan pernah berakhir,
Khalid Meshaal, jagoan lama akan turun gunung lagi memimpin Hamas, masih banyak para pemimpin Hamas yang masih bertahan, masih ada Khalid Meshaal, masih ada Moussa Abu Marzouq, masih ada Mahmoud Zahar, masih ada Khalil Al-Hayya, masih ada Abu Ubaidah. Jadi tenang saja, mati 1 tumbuh 1000.
Perang ini tidak hanya tentang tentang Hamas, tetapi juga tentang pembebasan Palestina, tidak hanya tentang pembebasan Palestina, tetapi juga tentang perlawanan Timur Tengah, tidak hanya tentang perlawanan Timur Tengah, tetapi juga pembentukan tatanan dunia baru yang bebas dari penindasan dan hegemoni.
entitas Israel tidak hanya menghadapi Hamas di Gaza, tetapi juga menghadapi Ruang Operasi Gabungan Palestina, menghadapi Jihad Islam, menghadapi Komite Perlawanan Rakyat, menghadapi PFLP, menghadapi DFLP, menghadapi PFLP-GC, menghadapi seluruh slagorde poros Perlawanan, menghadapi Hizbullah di Lebanon, menghadapi Houthi di Yaman, menghadapi para pejuang Irak, menghadapi para pejuang Suriah, dan juga menghadapi Iran.
Seluruh front Timur Tengah telah menjadi medan perang, Gaza, Tepi Barat, Golan, Palestina yang diduduki, Lebanon, Suriah, Irak, Yaman, Iran semuanya adalah teater perang.
Tetapi yakinlah Poros Perlawanan akan ada di seluruh belahan dunia, poros perlawanan tidak hanya ada di Timur Tengah, poros perlawanan ada di Eropa, ada di Rusia, di Belarusia, di Serbia, poros perlawanan ada di Asia, di Cina, di Korea Utara, di Pakistan, poros perlawanan ada di Afrika, di Mali, di Niger, di Burkina Faso, poros perlawanan ada di Amerika Latin, ada di Venezuela, di Kuba, di Nikaragua, seluruh dunia akan terbentuk poros perlawanan.
Dan teater pertempuran akan meluas, saat ini ada Teater Timur Tengah dan Teater Ukraina, pada saatnya nanti akan ada Teater Semenanjung Korea, Teater Taiwan, Teater Afrika, Teater Amerika Latin, dan akan bermunculan teater-teater lain, dan semua teater akan tersambung satu sama lain, pertempuran antara kekuatan penindas dan kekuatan pembebasan, pada saat itulah kekuatan hegemoni dan penindasan akan dihancurkan, .
"Cukup pidato dari ane, membangkitkan semangat gak."
Ini adalah resiko perjuangan, tetapi bagi sebuah kelompok perlawanan macam Hamas, hal seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya berkali-kali tetapi perlawanan tidak akan pernah berakhir,
Khalid Meshaal, jagoan lama akan turun gunung lagi memimpin Hamas, masih banyak para pemimpin Hamas yang masih bertahan, masih ada Khalid Meshaal, masih ada Moussa Abu Marzouq, masih ada Mahmoud Zahar, masih ada Khalil Al-Hayya, masih ada Abu Ubaidah. Jadi tenang saja, mati 1 tumbuh 1000.
Perang ini tidak hanya tentang tentang Hamas, tetapi juga tentang pembebasan Palestina, tidak hanya tentang pembebasan Palestina, tetapi juga tentang perlawanan Timur Tengah, tidak hanya tentang perlawanan Timur Tengah, tetapi juga pembentukan tatanan dunia baru yang bebas dari penindasan dan hegemoni.
entitas Israel tidak hanya menghadapi Hamas di Gaza, tetapi juga menghadapi Ruang Operasi Gabungan Palestina, menghadapi Jihad Islam, menghadapi Komite Perlawanan Rakyat, menghadapi PFLP, menghadapi DFLP, menghadapi PFLP-GC, menghadapi seluruh slagorde poros Perlawanan, menghadapi Hizbullah di Lebanon, menghadapi Houthi di Yaman, menghadapi para pejuang Irak, menghadapi para pejuang Suriah, dan juga menghadapi Iran.
Seluruh front Timur Tengah telah menjadi medan perang, Gaza, Tepi Barat, Golan, Palestina yang diduduki, Lebanon, Suriah, Irak, Yaman, Iran semuanya adalah teater perang.
Tetapi yakinlah Poros Perlawanan akan ada di seluruh belahan dunia, poros perlawanan tidak hanya ada di Timur Tengah, poros perlawanan ada di Eropa, ada di Rusia, di Belarusia, di Serbia, poros perlawanan ada di Asia, di Cina, di Korea Utara, di Pakistan, poros perlawanan ada di Afrika, di Mali, di Niger, di Burkina Faso, poros perlawanan ada di Amerika Latin, ada di Venezuela, di Kuba, di Nikaragua, seluruh dunia akan terbentuk poros perlawanan.
Dan teater pertempuran akan meluas, saat ini ada Teater Timur Tengah dan Teater Ukraina, pada saatnya nanti akan ada Teater Semenanjung Korea, Teater Taiwan, Teater Afrika, Teater Amerika Latin, dan akan bermunculan teater-teater lain, dan semua teater akan tersambung satu sama lain, pertempuran antara kekuatan penindas dan kekuatan pembebasan, pada saat itulah kekuatan hegemoni dan penindasan akan dihancurkan, .
"Cukup pidato dari ane, membangkitkan semangat gak."
User telah dihapus dan 2 lainnya memberi reputasi
-3
Tutup

