- Beranda
- Heart to Heart
Hemat Pangkal Kaya
...
TS
meat.eater
Hemat Pangkal Kaya

Sayangnya saya susah banget hemat. Apalagi hemat dalam hal makanan? Mana bisya

Ah, wajarlah saya tydak punya istana berpilar harga puluhan empang walau akses jalan masuknya ujan becyek gak ada ojek
Oalah, supaya cepet sugih: makan nasi goreng dari olahan sisa lauk. Jangan lihat wujudnya yang mirip pakan ternak tapi lihat dong nilai rupiah yang berhasil ditabung 

Oalah, kembali lagi saya paham kenapa saya gak sugih: mana bisa saya bikin dapur darurat begindang klo liburan ndik negeri avengers
Nginep ndik Villa Ubud aje dikit2 pesen gofood 

Oalah, pantes saya gak mampu pasang bathtub harga 30juta. Liburan ke central yurop? Mana bisya dikiru makan endomeh. Camilan aje klobása, sausage khas central yurop loh


Diubah oleh meat.eater 23-03-2023 15:27
kucingabugendut dan 84 lainnya memberi reputasi
85
324.4K
14.6K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Heart to Heart
23KThread•39.5KAnggota
Tampilkan semua post
Lairy
#800
Kepala, Pundak, Blunder Lagi, Blunder Terus!
Konteks: Lagi heboh si gledek tulis komentar di salah satu akun toktok. Akun ini yang menulis kata-kata tidak enak dan tidak menyenangkan tentang mendiang kakak dan kakak iparnya dek nung (diduga yang nulis ini adalah akun hatersnya keluarga haji kain). Tidak berhenti menulis komentar, si gledek meng-capture tulisan dari akun tersebut beserta komen dia sendiri, lalu dia upload itu ke akun billboardnya. Seperti ini:

Tidak lama, hampir semua kolom komentar di feed billboardnya si gledek banjir komentar senada seperti ini:


Lalu, muncul klarifikasi dari si gledek ketika menjawab salah satu komen:

Yang dipermasalahkan netijen adalah, kenapa gledek pake upload screenshot tersebut tanpa menutup tuduhan/fitnahan dari akun toktok tersebut? Kalau memang mau membela, ya udah ga usah pakai dishare ke story. Cukup komen di toktok aja. Kan kesannya si gledek jadi mengungkit hal yang tidak perlu. Apalagi yang diungkit ini ga mungkin punya hak jawab atau klarifikasi kan.
Pada akhirnya banyak yang menyinggung tingkat pendidikannya si gledek seperti yang disampaikan di sini:


Intinya, ini laki bini lagi ga habis-habisnya kena blunder. Permen kemarin habis tantrum gara-gara video toktok yang ikutin tren "Jangan ya dek ya" dianggap nyindir dek gunung, dan bala2 dek gunung banyak yang hujat mereka karena dianggap nyindir. Habis itu, permen kembali dicibir karena penampilan dan kostumnya di karnaval. Ehhh, sekarang gantian gledek yang blunder gara-gara story dia sendiri. Duh, netijen jangan banyak hujat mereka dong.... Nanti mereka main sepeda lagi loh... Nanti permen tantrum lagi loh.... 🤣🤣🤣🤣
Jangan sunset dulu ya dek ya, masih perlu banyak duit karena belum hamil anak cowok nih.

Tidak lama, hampir semua kolom komentar di feed billboardnya si gledek banjir komentar senada seperti ini:


Lalu, muncul klarifikasi dari si gledek ketika menjawab salah satu komen:

Yang dipermasalahkan netijen adalah, kenapa gledek pake upload screenshot tersebut tanpa menutup tuduhan/fitnahan dari akun toktok tersebut? Kalau memang mau membela, ya udah ga usah pakai dishare ke story. Cukup komen di toktok aja. Kan kesannya si gledek jadi mengungkit hal yang tidak perlu. Apalagi yang diungkit ini ga mungkin punya hak jawab atau klarifikasi kan.
Pada akhirnya banyak yang menyinggung tingkat pendidikannya si gledek seperti yang disampaikan di sini:


Intinya, ini laki bini lagi ga habis-habisnya kena blunder. Permen kemarin habis tantrum gara-gara video toktok yang ikutin tren "Jangan ya dek ya" dianggap nyindir dek gunung, dan bala2 dek gunung banyak yang hujat mereka karena dianggap nyindir. Habis itu, permen kembali dicibir karena penampilan dan kostumnya di karnaval. Ehhh, sekarang gantian gledek yang blunder gara-gara story dia sendiri. Duh, netijen jangan banyak hujat mereka dong.... Nanti mereka main sepeda lagi loh... Nanti permen tantrum lagi loh.... 🤣🤣🤣🤣
Jangan sunset dulu ya dek ya, masih perlu banyak duit karena belum hamil anak cowok nih.
mamaprohe dan 17 lainnya memberi reputasi
18
Tutup