Kaskus

Story

billyboen8Avatar border
TS
billyboen8
Perjalanan Yang Berarti (TRUE STORY)
Diubah oleh billyboen8 03-09-2024 18:24
User telah dihapus
JabLai cOYAvatar border
ardian76Avatar border
ardian76 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
2.5K
119
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33.1KThread•55.1KAnggota
Tampilkan semua post
billyboen8Avatar border
TS
billyboen8
#26
#12 Track Gunung Slamet Yang Menantang Part 4
Dari pos 7 ini kita sudah meminta bowo untuk menunggu kita summit, tapi bowo memaksa untuk tetap melanjutkan perjalanan menuju puncak dengan kaki telanjang alias nyeker. Mungkin karna jalanan dari pos 7 ini menuju pos 8 ini memiliki kontur tanah yang cukup aman untuk nyeker, sekitar 25 menit berjalan akhirnya kita sampai di pos 8.

Dari pos 8 ini langsung kita lanjutkan perjalanan menuju pos terakhir, pos 9 plawangan. Gue bisa bilang perjalanan pendakian di gunung slamet dari pos 2 sampai ke pos 9 ini memiliki tingkat kesulitan yang hampir sama. Cuma karena hampir semua pos nya memiliki track yang panjang, jadi cukup membuat gue kelelahan dan keletihan ketika sampai di pos 9 ini.

Nah perjalanan dan pendakian sesungguhnya akan dimulai dari pos 9, gue bisa melihat ke arah atas jalur pendakian menuju puncaknya. Begitu melihat jalurnya jujur aja nyali gue agak menciut saat itu, gue ga yakin gue punya nyali untuk mendaki gunung ini sampai puncaknya. Jalur yang gue lihat saat itu sungguh terjal dan mengerikan, dengan track dipenuhi kerikil dan bebatuan yang labil. 

Dipikiran gue waktu itu sudah sempat berfikir untuk menyerah, gue beneran takut ketika pijakan yang gue pilih nanti akan jatuh dan gue ikut terperosok kebawah. Hal itu membahayakan nyawa gue sendiri dan orang yang ada dibawah gue. Disaat gue mau menyerah, lagi lagi teman gue menjadi penyelamat. Agung, dia mengajak dan membantu gue untuk tetep semangat menuju ke puncak. Dengan tracking pole yang gue punya dia membantu gue untuk memilihkan pijakan demi pijakan yang dapat gue lalui.

Perjalanan dari pos 9 menuju puncak ini bener bener menguras semua tenaga dan nafas gue, dengan jalur yang seperti terjal dan curam seperti itu gue terus naik pelan pelan dan hati hati. Sekitar 2 jam akhirnya gue sampai di puncak gunung slamet. Untuk pertama kalinya gue menangis ketika sampai di puncak gunung ini, hal yang ga mungkin gue dapat capai kalau gue hanya sendirian. Seperti yang kalian tau, gue uda beberapa kali ingin menyerah di perjalanan menuju puncak ini karena takut akan jalur nya yang terjal dan bebatuan.

Setelah sampai puncak gunung slamet, kita semua mengambil beberapa foto dan menikmati keindahan alam yang memanjakan mata saat itu. Cuaca begitu cerah sehingga terlihat lautan awan yang begitu menawan. Akhirnya setelah 30 menit kita berada di puncak, kita putuskan untuk turun. Didalam pikiran gue waktu itu, wah naiknya aja udah susah, apalagi turunnya lebih terjal nih. 

Dipikiran gue uda mulai takut dengan hal yang belum tentu terjadi, gue memutuskan dengan turun dengan cara yang sangat aman dan melelahkan nantinya. Gue turun dengan cara merosot perlahan lahan ke bawah, yang gue pikirin cuma pengen sampai pos 9 dengan cepat dan aman. Gue tau disini gue terlihat sangat payah dan cemen, tapi rasa takut gue akan ketinggian ga pernah menghilang sampai saat ini.

Diperjalanan dari puncak ke pos 9 betapa kagetnya gue melihat si bowo ada di tengah jalan, bayangkan saja si Bowo nyeker di jalanan yang tracknya berbatu seperti ini. Gue bisa melihat berapa kuat fisik dan mentalnya si bowo ini, kalau gue jadi dia mungkin gue akan mengurungkan niat gue ke puncak tanpa alas kaki alias nyeker. Akhirnya gue ajak bowo turun bersama gue dengan cara merosot agar kakinya tidak cidera lebih parah lagi.

kaskus-image

indrag057
indrag057 memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.