Kaskus

Story

billyboen8Avatar border
TS
billyboen8
Perjalanan Yang Berarti (TRUE STORY)
Diubah oleh billyboen8 03-09-2024 18:24
User telah dihapus
JabLai cOYAvatar border
ardian76Avatar border
ardian76 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
2.5K
119
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
billyboen8Avatar border
TS
billyboen8
#13
#7 Pasar Setan di Gunung Merbabu Part 3
Pagi itu sekitar jam 8, gue melihat kondisi hardy yang tidak cukup fit dibanding kemarin. Entah karena efek dari hipotermia semalam atau efek kelelahan akibat pendakian kemarin. Tapi satu hal yang gue salut dari si hardy ini adalah dia ga pernah mengeluh gimanapun keadaanya. itu salah satu yang membuat gw dan dia sampai saat ini masih mendaki bersama.
 
Karena gue percaya yang berharga dari sebuah pendakian itu bukan kecepatan kita mendaki, bukan juga kita yang berhasil sampai ke puncak tapi teman pendakian yang bener bener peduli dan nyambung dengan kita. Seringkali kita denger kan, sifat seseorang akan muncul ketika dia mendaki gunung, akhirnya gue tau kenapa hal itu bisa terjadi.

Ketika kita melakukan pendakian, seringkali kita bertemu beberapa orang yang mungkin cukup egois dari hal hal kecil, seperti barang bawaan yang beratnya tidak sama, menyimpan air dan logistik hanya untuk diri sendiri, serta meninggalkan teman yang memiliki kecepatan berbeda dalam mendaki. Hal ini pun pernah gue alami dan gue temui saat pendakian, makanya tidak heran teman pendakian itu adalah sesuatu yang sangat berharga untuk saat ini.

Akhirnya gue dan hardy mulai melanjutkan perjalanan kami menuju puncak, dengan fisik seperti itu, kita membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendaki. Gue dan hardy waktu itu berpisah karena saling susul susulan dalam pendakian yang ujungnya gue berada di depan dan hardy berada di belakang gue. kita berjanjian bertemu di Puncak Suwanting.

Setelah menghabiskan waktu 2 setengah jam untuk summit ke Puncak Suwanting, akhirnya gue sampai hampir jam 11 siang. Saat itu gue menunggu cukup lama di puncak suwanting, mungkin sekitar 30 menitan gue menunggu hardy yang tidak keliatan batang idungnya, setelah tanya beberapa pendaki yang baru sampai Puncak Suwanting dengan memberikan informasi ciri-ciri hardy, akhirnya gue dapat informasi kalau hardy sedang beristirahat di sabana tepat di bawah puncak suwanting.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, tidak lama si hardy menyusul gue yang menunggu di puncak suwanting. Sambil berfoto dan menikmati pemandangan yang ada di puncak suwanting waktu itu, masih terekam jelas di ingatan gue betapa hijaunya pemandangan dari atas sini, berbeda dari pendakian sebelumnya, puncak kali ini bener bener membuat gue semakin jatuh cinta dengan pemandangan alam Indonesia. Sekitar 30 menit kita menikmati suasana di atas, akhirnya kita memutuskan untuk turun.

Selama perjalanan turun, akhirnya gue ketinggalan jejak si hardy karena dia turun lebih cepat dibanding gue. beberapa kali gue terpleset karena jalanan yang terjal dan tanah yang kering dan licin karena kondisi tanahnya bukan tanah yang keras. Ada di satu turunan yang berbelok dan terjal, gue terjatuh disana dan hampir saja gue masuk jurang. Beruntung waktu itu tangan gue berhasil meraih salah satu akar pohon yang cukup kuat, saat itu gue berpikir masa iya gw mati disini, di pendakian kedua gue.

Tanpa berlama lama karena tangan gue sudah lumayan kelelahan menahan tubuh gue yang setengahnya sudah hampir jatuh ke jurang, gw menarik tubuh gue untuk naik keatas lagi dan melanjutkan perjalanan turun gue. Jujur ini adalah pengalaman pertama gue dekat dengan kematian hahaha.

Akhirnya setelah 1 jam setengah gue turun, gue sampai di Pos 3 tempat gue ngecamp semalam. Gue dan hardy mulai memasak untuk makan siang kita waktu itu sebelum kita lanjutkan perjalanan untuk turun. Setelah makan kita lalu beristirahat sebentar sambil mengumpulkan tenaga dan niat untuk membereskan tenda, karena jujur untuk membereskan tenda dan barang barang itu cukup melelahkan. Apalagi waktu itu sleeping bag yang gue dan hardy beli cukup menyulitkan kami. Sleeping bag yang begitu tebal dan cover sleeping bag yang begitu kecil sehingga membutuhkan tenaga extra untuk merapihkan dan memasukan nya ke dalam cover.

Belajar dari pengalaman waktu itu dengan sleeping bag yang menyusahkan disaat selesai pendakian, saat ini sudah banyak sleeping bag yang memiliki cover cukup elastis dan memudahkan saat kita merapihkan sleeping bag. Jujur waktu itu gue paling males merapihkan sleeping bag nya hahaha.

Sekitar jam 1 akhirnya kita sudah membereskan tenda dan barang barang, sekitar di pertengahan antara pos 3 dan pos 2, kaki gue terkilir karena salah memilih pijakan untuk turun dan membuat gue terjatuh. Saat itu yang gw pikirkan cuma ingin cepat sampai ke basecamp, beristirahat dan mandi. Gue meminta hardy agar turun duluan dan meminta bantuan tukang ojek untuk menjemput gue di bawah pos 1.

Sangat terekam jelas di kepala gue waktu itu, waktu itu sekitar jam 5 sore gw masih berada di perjalanan pos 2 menuju pos 1. Tiba tiba kabut turun dengan sangat tebal yang membuat gue mengeluarkan headlamp gue. Tapi semua itu percuma karena lampu pada headlamp gue tidak dapat menembus kabut tebal tersebut. Pandangan gue hanya sekitar 5cm kedepan / sekitar 1 langkah di depan gue.

Tiba-tiba hal yang tidak diinginkan pun terjadi, gue mendengar suara anak anak kecil berlarian dan bermain di samping gue. jelas jelas saat itu tracknya kanan gue itu tebing dan sebelah kanan gue itu jurang. Waktu itu track gue hanya selebar jalan untuk 2 orang, kejadian itu pun sukses bikin gue ketakutan dan bulu kudu gue merinding lagi. Seperti yang biasa dilakukan orang ketika ketakutan, ya gue saat itu langsung berdoa agar Tuhan gue menuntun jalan gue dan menjauhkan gue dari hal hal yang tidak diinginkan.

Perjalanan itu berlangsung sekitar 30 menit lalu kabut pun sudah mulai menghilang dari pandangan gue. Saat itu suara motor dan kendaraan sudah mulai terdengar yang menandakan bahwa perjalanan kebawah sudah semakin dekat. Sekitar jam 6 an malam gue sudah melewati pos 1. Tidak lama dari pos 1, hanya sekitar 20 menit akhirnya gue ketemu dengan bapak-bapak ojek yang menunggu. Setelah gue tanyakan ternyata ini adalah bapak ojek yang dipesankan hardy untuk gue.

Akhirnya gue sampai di Basecamp yang berbentuk rumah dan berisitrahat sebentar disana sebelum melanjutkan perjalanan kami menuju kota Boyolali yang nantinya akan membawa kami menuju kota Tangerang.

kaskus-image
Diubah oleh billyboen8 09-07-2024 10:04
widi0407
User telah dihapus
MFriza85
MFriza85 dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.