- Beranda
- Supranatural
mengakses ilmu leluhur - Part 8
...
TS
untungsuropati
mengakses ilmu leluhur - Part 8
kenapa kita perlu menghormati leluhur?
secara sareat setiap manusia telah membawa gen dr leluhurnya, manusia tercipta dr manusia lain. yang merupakan proses berantai yang terus menerus. konon lineage ini digunakan juga dalam setiap aliran. bedanya mereka melineage guru guru mereka sampai pd awal ilmu itu turun. untuk lineage ini kita perlu menjadi murid dengan iajab qobul. nah kita sendiri punya linegae langsung, liwat darah daging dan tubuh kita kepada leluhur leluhur kita. mengapa kita tak menggunakan lineage ini untuk mencoba belajar dari sana mendalami segala macam hal untuk keperluan kita.
mohon dikoreksi
secara sareat setiap manusia telah membawa gen dr leluhurnya, manusia tercipta dr manusia lain. yang merupakan proses berantai yang terus menerus. konon lineage ini digunakan juga dalam setiap aliran. bedanya mereka melineage guru guru mereka sampai pd awal ilmu itu turun. untuk lineage ini kita perlu menjadi murid dengan iajab qobul. nah kita sendiri punya linegae langsung, liwat darah daging dan tubuh kita kepada leluhur leluhur kita. mengapa kita tak menggunakan lineage ini untuk mencoba belajar dari sana mendalami segala macam hal untuk keperluan kita.
mohon dikoreksi
Quote:
Quote:
Quote:
cleannest4643 dan 31 lainnya memberi reputasi
30
174.3K
11.9K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Supranatural
15.9KThread•14.5KAnggota
Tampilkan semua post
balaprabu
#4130
Beda memaknai beda kasiatnya?
Dalam sebuah Siran tiktok yang membahas benda pusaka. Salah satu pembicaranya adalah kolektor benda pusaka dr etnis Chinese. Namun karena beliau hidup lama di Madura maka beliau pun berbicara dengan logat Madura.
Dia menunjukan sebuah tombak. Bagi saya tombak itu nampak biasa saja sama seperti pusaka lainnya. Namun beliau molai bercerita. Bahwa dia punya keinginan untuk punya jenis tombak itu dr lama. Saya lupa apa bahasa Jawa untuk jenis tombak itu.
Dia bilang di Jawa, tombak ini biasa saja. Kita ketahui kalo tombak dalam budaya Jawa kebanyakan bentuknya disebut sebagai daun. Misal tombak godong pring, godong andong, godong suruh dan sebangsanya.
Nah dia bilang kalo di Madura. Tombak ini banyak dicari. Dan punya filsafat yg beda. Karena bentuknya kaya ikan yg membuka mulutnya keatas, maka orang Madura meyakini kalo itu bisa dimaknai ikan besar yg membuka mulutnya untuk makan. Maka orang Madura meyakini tombak itu adalah tombak untuk rejeki.
Kelebihan etnis Chinese dr orang Jawa adalah mereka lebih terbuka. Beliau laku cerita kalo semenjak dpt tombak itu. Dia mendapatkan orderan besar. Lalu dia jg dpt pusaka satu galery. Karena pemiliknya meninggal dan istrinya ga bisa merawat. Ahirnya diborong oleh dirinya.
Disini kita memahami ternyata barang sama tetapi lain daerah bisa lain maknanya. Dan ketika dimaknai lain maka kasiatnya ternyata juga mengikuti akan makna yg diberikan kepadanya.
Saya jd ingat temen bercerita kalo dia punya temen2 yg sukanya berburu keris yg berbentuk pocong. Saya heran apa maksudnya keris pocong. Maka ada keris bentuknya pocong. Lambat laun saya br sadar bahwa yg dimaksud keris pocong adalah keris pandito semedi. Atau keris sajen nama kerennya. Karena gagangnya berbentuk orang.
Suatu ketika saya malam malam duduk didepan rumah. Lampu saya matikan. Sambil saya bawa keris sajen. Iseng2 saya perhatikan saja ini keris. Dan bener juga, di remang2 malam sosok pandito di gagang keris itu mirip dengan pocong. Dan bikin bulu kuduk jd meremang sendiri.
Tp saya msh ga paham makna kalo diartikan bahwa keris sajen adalah keris pocong. Apakah jd bermakna bisa dipake untuk hal2 negatif? Karena setau saya makna keris sajen aslinya malah buat sajen, tumbal, atau dipendam untuk penjagaan suatu wilayah setelah ritual dilakukan. Jd ya beda sekali maknanya kalo begitu.
Entahlah, saya sendiri belum pernah membuktikan sendiri
Dalam sebuah Siran tiktok yang membahas benda pusaka. Salah satu pembicaranya adalah kolektor benda pusaka dr etnis Chinese. Namun karena beliau hidup lama di Madura maka beliau pun berbicara dengan logat Madura.
Dia menunjukan sebuah tombak. Bagi saya tombak itu nampak biasa saja sama seperti pusaka lainnya. Namun beliau molai bercerita. Bahwa dia punya keinginan untuk punya jenis tombak itu dr lama. Saya lupa apa bahasa Jawa untuk jenis tombak itu.
Dia bilang di Jawa, tombak ini biasa saja. Kita ketahui kalo tombak dalam budaya Jawa kebanyakan bentuknya disebut sebagai daun. Misal tombak godong pring, godong andong, godong suruh dan sebangsanya.
Nah dia bilang kalo di Madura. Tombak ini banyak dicari. Dan punya filsafat yg beda. Karena bentuknya kaya ikan yg membuka mulutnya keatas, maka orang Madura meyakini kalo itu bisa dimaknai ikan besar yg membuka mulutnya untuk makan. Maka orang Madura meyakini tombak itu adalah tombak untuk rejeki.
Kelebihan etnis Chinese dr orang Jawa adalah mereka lebih terbuka. Beliau laku cerita kalo semenjak dpt tombak itu. Dia mendapatkan orderan besar. Lalu dia jg dpt pusaka satu galery. Karena pemiliknya meninggal dan istrinya ga bisa merawat. Ahirnya diborong oleh dirinya.
Disini kita memahami ternyata barang sama tetapi lain daerah bisa lain maknanya. Dan ketika dimaknai lain maka kasiatnya ternyata juga mengikuti akan makna yg diberikan kepadanya.
Saya jd ingat temen bercerita kalo dia punya temen2 yg sukanya berburu keris yg berbentuk pocong. Saya heran apa maksudnya keris pocong. Maka ada keris bentuknya pocong. Lambat laun saya br sadar bahwa yg dimaksud keris pocong adalah keris pandito semedi. Atau keris sajen nama kerennya. Karena gagangnya berbentuk orang.
Suatu ketika saya malam malam duduk didepan rumah. Lampu saya matikan. Sambil saya bawa keris sajen. Iseng2 saya perhatikan saja ini keris. Dan bener juga, di remang2 malam sosok pandito di gagang keris itu mirip dengan pocong. Dan bikin bulu kuduk jd meremang sendiri.
Tp saya msh ga paham makna kalo diartikan bahwa keris sajen adalah keris pocong. Apakah jd bermakna bisa dipake untuk hal2 negatif? Karena setau saya makna keris sajen aslinya malah buat sajen, tumbal, atau dipendam untuk penjagaan suatu wilayah setelah ritual dilakukan. Jd ya beda sekali maknanya kalo begitu.
Entahlah, saya sendiri belum pernah membuktikan sendiri
SunInTheDark memberi reputasi
1
Tutup

