Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

mnotorious19150Avatar border
TS
mnotorious19150
Ngaku Bertemu Malaikat di Raudhah, Tantowi Yahya: Saya ....
Ngaku Bertemu Malaikat di Raudhah, Tantowi Yahya: Saya
....

Jakarta, Insertlive -

Perjalanan ibadah ke Makkah selalu diwarnai dengan cerita-cerita berharga yang dialami para jemaah, salah satunya adalah Tantowi Yahya.

Tantowi Yahya mengungkapkan sebuah pengalaman spiritual tatkala berada di Masjid Nabawi untuk antre ke Raudhah.

Tantowi Yahya pun langsung ikut mengantre bersama ribuan jemaah lainnya untuk ikut berdoa di depan Raudhah.

Saat berada di depan Raudhah, Tantowi Yahya justru mengurungkan niatnya untuk berdoa di sana. Ia beralasan tidak tahu harus berdoa apa dan terbesit rencana untuk meninggalkan antrean tersebut.

"Saya balik (badan) ke belakang tapi saya bilang, 'ah sayang.' Kenapa coba saya batalkan? Karena saya nggak tahu saya mesti berdoa apa. Mending orang di belakang saya yang mendapatkan kesempatan itu," jelasnya kepada Merry Riana.

Namun, niat tersebut Tantowi Yahya batalkan karena melihat ada tempat kosong di Raudhah. Ia berpikir sedikit aneh ada ruang kosong di sana padahal ribuan manusia berebut masuk ke tempat tersebut.

"Akhirnya saya ke sana. Duduklah saya di situ. Begitu saya duduk, saya bengong lagi," tambah Tantowi Yahya.

Saat duduk, Tantowi Yahya untuk yang kedua kalinya berniat untuk meninggalkan Raudhah. Menurutnya, lebih baik ia memberikan antrean kepada orang lain.

Ketika ia berada dalam kebimbangan, tiba-tiba ada orang yang memegang tangan kanannya. Tantowi Yahya mengilustrasikan orang tersebut sebagai sosok pria tampan, orang Arab, dan berbahasa Palembang.

Orang tersebut menurut Tantowi Yahya bertanya ia mau kemana. Karena kaget, sang presenter tidak menjawab apa-apa dan diminta untuk kembali duduk di situ.

"Nak kemano Pak Tantowi, mau ke mana Pak Tantowi," tanya sosok pria tersebut.

"Loh orang Palembang?," tanya Tantowi.

"Iyo, aku orang Palembang. Nak ke mano? Udah duduk sini", tanya pria itu lagi.

"Mau keluar, aku nggak tahu mesti baca apa di sini, aku nggak siap," jawab Tantowi jujur.

Kemudian, orang tersebut merogoh sakunya dan mengeluarkan buku dengan judul Doa-doa di Raudhah yang ternyata menggunakan bahasa Indonesia.

Tantowi sempat membaca doa tersebut dan saat ia ingin mengembalikan, pria itu malah menolaknya dan meminta sang presenter menyimpannya.

Selama di Madinah dan Mekkah, buku tersebut selalu ada serta ia bawa. Namun saat di Indonesia, buku itu hilang.

"Saya cari-cari, buku itu tidak ada," tegasnya.

Di tengah sesi bincangnya dengan Merry Riana, Tantowi Yahya memuji keagungan Allah SWT yang menurunkan sosok misterius untuk membimbingnya berdoa di Raudhah.

"Masyaallah. Itulah kebesaran Tuhan kan. Dia (Allah SWT) kirim malaikat. Malaikat kan bisa semuanya kan. Mau bahasa apa aja kan bisa. Mau barang apa aja dia (malaikat) punya. Jadi, insyaallah lah dalam hidup saya, saya pernah bertemu malaikat yang sosoknya itu adalah seorang pengurus pesantren yang ngakunya itu dari Palembang dan tempat itu tidak pernah ada. Kakak saya itu berulang-ulang nanya. Tidak pernah ada tempat pesantren, ini toko dari zaman dahulu," pungkasnya.

insertlive.com
vizum78
aldonistic
brucebanner23
brucebanner23 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
813
50
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan PolitikKASKUS Official
673.2KThread42.6KAnggota
Tampilkan semua post
farhuAvatar border
farhu
#9
Quote:



kalau ada orang terkenal bercerita bertemu superman dari planet krypton kepada orang lain di ruang publik

apa agan bisa bilang terserah orang tersebut atau mau mengatakan orang tersebut gila ?


inilah bukti ini negara ini sakit jiwa,
ketika kepercayaan yg bersifat tahayul, dgn bangganya diceritakan ke ruang publik karena seakan2 suatu prestasi
rizaldi.sarpin
Jalan Cinta
aldonistic
aldonistic dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.