Kaskus

Story

aguzblackrxAvatar border
TS
aguzblackrx
Satu Kelas Dengan Dia
Horror, Romance

Satu Kelas Dengan Dia

Quote:


PROLOG


Bagas tak sengaja menjadi indigo karena insiden tenggelam di kolam empang yang berair kotor saat masih berumur 3 tahun yang membuat jiwanya terbawa ke alam gaib dan mendapat kemapuan bisa melihat makhuk tak kasat mata meski tidak sekaligus dan berangsur angsur lama hingga dia bertemu dengan sosok di sekolah nya yang membuat dirinya menyadari memiliki kemampuan dan mendapatkan sebuah tanggung jawab besar dalam hidupnya




Quote:


Spoiler for Jangan di Buka:


Quote:
Diubah oleh aguzblackrx 21-09-2024 09:52
viper990Avatar border
qiem.tamvanAvatar border
dwi.haryana.982Avatar border
dwi.haryana.982 dan 28 lainnya memberi reputasi
27
30K
1.6K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
aguzblackrxAvatar border
TS
aguzblackrx
#67
Part 14

#Rahasia

Di hari ke empat ini, siswa masih belum juga belajar. Namun masih dengan perkenalan wali kelas dan perkenalan sejumlah ekskul di sekolah seperti paskibra, Pramuka , Osis, KIRs, Taekwondo dan pencak silat serta Rohis.

Akupun menerima formulir ekskul dan memilih ekskul silat dan juga KIRs Cyber yang dirasa cocok untuk kepribadian ku.

*Baiklah anak ada pengumuman dari sekolah bahwa besok kalian akan menjalani kemah sebagai penutup kegiatan massa orientasi siswa" kata ibu wali kelas

Semua siswa riuh reaksi senang mendengar kabar tersebut

"Jadi kalian harus mempersiapkan keperluan kemah ,seragam Pramuka, jaket, tikar, alat solat, dan alat mandi serta obat obatan yang diperlukan " sambung ibu Dina wali kelas kami tersebut.

Semua siswa tampak senang begitu pula dengan diriku , kedua kalinya aku bisa ikut kemping di outdoor seperti saat aku masih duduk dibangku smp sungguh menyenangkan sebagai pengalaman yang takkan aku lupakan.

Merry juga tampak senang terlukis dari senyum semaangatnya mana kala guru mengumumkannya. namun tidak dengan Hesty. Dia terlihat biasa saja dan tidak ada wajah menggembirakan seperti biasanya . Apa yang sedang dipikirkannya akupun tidak tahu.

Bel pulang pun berbunyi akupun segera menemui Hesty dimana kita akan jalan bersama (bukan kencan ) untuk membicarakan hal penting tentang kami , tentang kemampuan ku yang tiba tiba saja muncul dan keanehan kejadian yang menimpa kami. Apalagi rentetan kejadian yang dirasa janggal perlu kami bereskan.

Singkat waktu Merry izin pulang duluan tidak seperti kemarin dia masih menunggu ku namun aku memakluminya mungkin akan mempersiapkan diri untuk acara besok . apalagi dia sudah tau bahwa aku dengan Hesty akan pergi bersama .

Lalu aku akan menemui Hesty di pintu gerbang , aku sempat mengejarnya lalu memintanya untuk bareng namun Hesty memilih untuk menunggu di pintu gerbang. Sesampainya

"Masih marah ya?" Kata ku bertanya yang sudah naik motor

"Hmm gak " jawabnya singkat

" Ayo nanti hujan " ajak ku pada Hesty yang masih bersikap datar

Lalu Hesty naik motor ku dari belakang, satu motor dengan Hesty selalu membuat ku dag Dig dug tak karuan entah apa itu nama nya yang jelas ini sebuah perasaan yang lain dari biasanya. Bahkan Merry pun yang ⁰pernah tersentuh aksesoris nya pun malah aku tidak memiliki fikiran macam-macam terhadapnya. Padahal kecantikan mereka setara bagi ku. Hesty tinggi putih , kalau Merry tidak terlalu tinggi tapi putih berbobot badannya.

"Kita udah sampai " ucap Hesty yang membuyarkan lamunan ku

"Oh iya nih " kata ku menyahut seruan Hesty

Sebuah mall besar dengan lantai 4 merupakan ikon kota ini berdiri tegak megah sebagai simbol elit (global) ekonomi dikota ini. Kami pun masuk ke bessment lantai dasar melewati lorong yang cukup gelap . Beberapa motor dan mobil masuk beriringan.

Saat memasuki lorong itu , sesuatu membuat ku kaget yaitu ada seorang wanita berpakaian compang camping berdiri di tiang pemancang gedung , wajahnya tertunduk dengan rambut terurai acak acakan, kulit nya penuh luka luka dimana mana.

Perasaan ku begitu kaget dan motor pun oleng seketika Hesty memeluk ku dari belakang. Sesuatu mengganjal dibelakang ku namun tidak begitu aku hiraukan karena rasa takut dan kaget membuat ku malah fokus dengan makhluk itu, lalu motor ku berhenti menyorot makhluk yang diduga makhluk tak kasat mata itu.

"Jangan takut, mereka pasti senang ditempat tempat kurang Cahaya seperti disini" ucap Hesty mencoba menenangkan ku

"I iy iya Hes... Tapi kalau bikin kaget begini bisa bikin celaka juga" ucap ku pada Hesty yang masih memandang makhluk itu dengan mata pincingkan.

"Yaudah kita langsung masuk aja. " Seru Hesty

"Heeh ... " Ucap ku singkat lalu bergerak menuju parkiran motor.

Kamipun berjalan memasuki sebuah pintu masuk , tak lupa aku memakai jaket dan Hesty pun memakai cardigan hitam nya. Biar identitas siswa sedikit tersamarkan karena di kota ku siswa dilarang masuk mall kecuali seragam ditutup dengan jaket atau switer.

Di lantai 1 , Hesty mencari barang barang yang akan kita gunakan besok , maklum dia orang kaya , belanja apapun tidak masalah tinggal gesek kartu kredit semua selesai, aku sempat dibelikan olehnya berupa jaket , baju hangat dan senter bagus , sempat ku tolak karena itu berlebihan akan tetapi dengan wajah magisnya membuat hati ku luluh.

"Kita makan yuk , kamu pasti laper " ucap Hesty yang aku fikir dia terlalu perhatian juga. Lagi pula banyak yang akan kita bicarakan

"Oh .. ayok " jawab ku singkat

Kami pun naik ke lantai 2 dan ke lantai 3 menaiki eskalator . Sungguh memalukan memang, aku hampir saja terjatuh di eskalator manakala pertama kali menginjakkan nya. Tangan ku sempat diraih oleh Hesty. Dengan kejadian itu aku malah salting dibuatnya. Begitu pula Hesty nampak memerah wajahnya.

Ada anak kecil berumur sekitar 8 tahunan namun bukan makhluk halus tapi manusia biasa mencibir kami saat tangan kami tidak sengaja saling pegang karena kejadian tadi

"Cie ciee ciee yang lagi pacaran " ucap si bocah

Kamipun menoleh ke belakang ternyata suara itu dari anak kecil yang sedang digandeng oleh ibunya. namun ekspresi hesty malah tertawa kecil dan memukul bahu ku. Sang ibu hanya tersenyum pada kami dan memperingatkan anaknya agar jangan usil.

Namun perasaan ini tidak bisa dibohongi bagaimana tidak, jomblo seperti ku bisa bisanya jalan bareng dengan seorang cewek secantik Hesty. Asal reader tau bahwa Bagas ini sosok jomblo dan tidak pernah memiliki pacar seumur hidupnya. Tidak seperti si imal teman satu SMP nya digandrungi banyak cewek disekolah asal kami dulu sampai akupun iri padanya.

Sesampainya di lantai 3 terlihat banyak stand makanan dan resto siap saji. Kami memilih makanan khas luar negeri. Begitulah pilihan yang aku pilih karena Hesty menawariku tempat makan sesuai pilihan ku.

Kami pun duduk bersama saling berhadapan disebuah meja di tempat makanan siap saji.

"Mau pesen apa? " Tanya Hesty

"Ehmmm.... " Mataku melihat menu yang ada didaftar dasboard kasir.

"Aku pilihin yah" ucap Hesti lalu pergi menuju kasir. Aku yang katrok tidak mngerti cara memesan makanan. Biasanya kalau di restoran akan ada pelayan yang menawari kami dengan buku daftar makanan.

Setiba nya Hesty dia tersenyum manis seperti biasanya . Syukurlah tidak serem seperti saat di kelas dan di gerbang sekolah.

" Kita ngobrol aja dulu sebelum pesanan datang " ucap hesty

Kami berdua sempat terdiam sejenak , mata Hesty menatap layar hape sedangkan mataku mengedar ke kanan dan ke kiri melihat sekitar banyak muda-mudi cantik cantik dan keren keren berseliweran Disini. Pikir ku yang datang kesini kebanyakan mungkin orang berada. Tidak seperti ku orang desa yang tidak begitu banyak faham tentang gaya hidup orang kota.

"Jadi ..."
"Sebenarnya "

Sahut kami berbarengan yang membuat ku sedikit kikuk , Hesty tersipu malu menatap ku.

"Bagas duluan "
"Hesty duluan "

Lagi lagi ucapan kami bersamaan , rona wajah Hesty seketika memerah. Aku pun diam menunggu perkataan Hesty.

"Ehmmm jadi ada banyak hal yang ingin aku bicarakan " ucap Hesty memulai pembicaraan

"Iya aku dengerin koq " sahut ku memperhatikan setiap kata yang akan diucapkan Hesty.

"Kamu tau kan, kita memiliki kemampuan dan dipertemukan bukan kan ini sebuah kebetulan ?" Tanya Hesty yang membuat ku bingung

"Hmmm... Kalau soal itu Kebetulan atau enggak tapi menurut agama itu adalah takdir " jawab ku sambil menatap Hesty

"Aku tuh susah bener punya teman , dari kecil aku dianggap aneh oleh tetangga. Karena aku punya teman tapi teman gaib. Hingga orang tua ku mencarikan ku paranormal dan memberikan ku jin penjaga sehingga banyak makhluk gaib yang enggan menemui ku lagi. " Ucap Hesty terhenti manakala pelayan datang membawakan makanan kami.

Makanan berupa ayam chiken mojarela dan kentang goreng dihiasi nasi putih yang masih mengepul . Ditambah saos dan mayonise yang membuat ku jadi mendadak lapar. Akan tetapi aku belum berani menyentuhnya karena Hesty masih akan mengatakan sesuatu lagi

"Lantas , setelah makhluk makhluk gaib itu tidak berani mendekat kenapa masih belum juga punya teman?" tanya ku pada Hesty

"Iya aku juga sempat aneh, beberapa orang yang aku dekati mereka semua cuek terhadap ku termasuk dengan teman sebangku ku " jawab Hesty

"Ehnm makan dulu gas. Takut keburu dingin" sambung Hesty menawarkan

"Santai aja Hes , ayo makan dulu" ucap ku tersenyum.

Kami pun menikmati makanan dari pesanan kami yang ternyata lagi lagi sudah dibayar Hesty.

"Makanan ini udah dibayar yah? Bukannya nanti aja Hes aku aja yang bayar"kata ku menawar yang malu lagi lagi aku dibuat tidak enak dengan sikap hesty

"Santai saja. Lagian kan pesen makanan disini harus langsung dibayar " ucap Hesty sedikit tertawa dengan pertanyaan konyol ku

Garuk garuk kepala tapi tidak gatal "aku katrok bener yah . Jadi malu " ucap ku yang merasa malah aku yang kuper dibandingkan Hesty. Hesty hanya tertawa saja melihat tingkah ku. Setelah selesai makan kami pun melanjukan pembicaraan

"Lanjut dong. Ceritanya bagaimana Hesty bisa kenal dengan Aryo ? " Tanyaku yang membuat Hesty terlihat terkejut

"Dia itu..... " Jawabnya terhenti

"Teman mu? " Timpal ku menjawab

"Bukan ....tapi dia .... " Jawaban Hesty seolah ragu

"Yaudah jangan di jawab , tapi berarti kamu punya teman dong sebelumnya yaitu Aryo" ucap ku menyenangkan Hesty

"Dia mantan ku ,Gas" ucpanya lirih

Aku yang mendengarnya sempat kaget lalu tertawa terbahak bahak.

"Ish ....kamu ngeledek aku yah? " Tanya Hesty dengan wajah menekuk kesal

"Bukan begitu. Jadi selama ini kamu ga dicuekin orang kan ? " Tanya aku

"Aryo itu anak rekan bisnis papah, sempat mau dijodohkan dengan ku tapi aku terpaksa menjadi pacar nya, " jawab Hesti sedikit bergetar

"Lalu kenapa putus ?* Tanya ku heran

"Awalnya dia baik , aku sempat menerima nya tapi suatu ketika dia berbuat kurang ajar " jawab Hesty dengan mata berkaca kaca.

"Aku sempat bahagia punya teman tapi dia merusak segalanya , dia menyentuh area sensitive ku dan mencium bibir ku tanpa seizin ku, aku marah padanya dan meninggalkannya , dia sempat meminta maaf tapi aku tidak menerima apa yang telah dia perbuat " sambung nya lalu air matanya menetes dipipinya.

Begitu dalam kesedihan Hesty bisa aku rasakan bagaimana kesendiriannya yang sempat indah dengan kehadiran Aryo malah rusak oleh napsu bejatnya.

Tangan ku mencoba menenangkan Hesty dengan menepuk nempuk tangan kirinya.

"Tenang Hes, ada aku disini , eh Eri dan imal juga kek nya respek sama kamu tuh" ujar ku mencoba sekali lagi yang membuat wajah Hesty tersenyum.

"Makasih yah Gas, kamu mau jadi teman ku , untuk Eri dan imal aku juga senang kenal mereka. Tapi kalau ketemu aku tanpa kamu gas mereka seolah cuek.yah? " Tanya hesty yang membuatku mengernyit kan dahi.

"Ah. Masa sih? " Tanya aku memastikan
"Udah lah ga apa apa mereka mah , " timpal Hesty

"Btw ... Soal jin penjaga mu koq kamu kayak gak suka gitu? Kemarin kan dia udah nolong kamu tapi kamu marah marah sama dia" Tanya ku heran

"Oh... Itu.... " Hesty menghela napas "Aryo sempat cerita lewat chat WA bahwa setelah kejadian itu dia didatangi laki laki yang mengancamnya bila aku didekati nya lagi. Ternyata dia jin penjaga ku. Sampai saat ini Aryo gak berani deketin aku" jawab Hesty menjelaskan

"Lalu apa hubungannya , kan bagus dong jin penjaga mu bisa melindungi kamu?" Kata ku bertanya pada Hesty masih heran

"Gak tau Gas, setelah kejadian itu kan aku kesepian , jin penjaga ku jadi sering menemani ku mengobrol hanya saja , sikap nya itu berlebihan bahkan saat aku tidur kadang terasa ada yang mencium pipi dan kening dan juga mengusap usap rambutku" ucap Hesty yang membuat ku semakin penasaran

" Suatu ketika aku pura pura tidur dan terasa lagi usapan tangan di kepalaku dan sesuatu menyentuh bibir ku saat aku membuka mata ternyata jin penjaga ku mencium ku" sambung Hesty yang membuat mataku terbelalak

"Haaaa... Koq bisa Hes ? Tanya ku setengah berteriak

Beberapa orang memandang ku dengan tatapan sinis akibat teriakan ku. Hesty sempat memperingatkan ku agar tetap tenang.

"Sejak saat itu , aku menjaga jarak dengan nya. Aku sempat meminta pada papah dan mamah buat mengembalikannya ke pemilik sebelumnya , tapi papa mamah bilang paranomal sebelumnya sudah meninggal jadi sulit melepaskan ikatan perjanjian antara jin dan keluarga ku" jelas Hesty

"Mengusir nya gimana?" Tanya ku

"Aku pernah berkali kali mengusirnya tapi dia tidak bisa pergi sebelum tugasnya selesai " jawab Hesty
"Kapan beres nya? " Tanya ku lagi

"Sampai aku meninggal " ucap Hesty dengan wajah tertunduk

"Alamakkk lama kali yah " ucap ku kaget dengan apa yang diucapkan Hesty.

Aku pun terdiam memikirkan masalah yang dihadapi Hesty , tentu saja remaja seperti kami tentu akan terganggu secara psikologis bila dihadapkan dengan masalah gaib.

Tiba tiba di belakang Hesty di meja yang ke 8 dan kami ada di meja ke 6 . Terlihat sosok yang sedang berdiri , dia seperti perempuan yang menyelamatkan ku , memakai kemben, mahkota dan kain di pinggang serta memiliki selendang biru yang sedang dia remas remas oleh tangannya.

Wajahnya cantik nya nampak gusar dan matanya menatap nanar ke arah ku. Bibir nya bergerak gerak seolah menahan rasa amarah . Saat pandangan kami bertemu sosok itu membalikan wajahnya lalu pergi begitu saja seperti ninja

Wussshhh


(Bersambung)



Quote:
Diubah oleh aguzblackrx 01-05-2024 19:07
Kurohige410
apak979
Araka
Araka dan 17 lainnya memberi reputasi
18
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.