Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

soulimmortalAvatar border
TS
soulimmortal
TERBONGKAR Misteri Benua ANTARTICA Yang Di Sembunyikan Dunia Sedikit Mulai Terungkap
Sejak penjelajahan pertama di Antarktika pada abad ke-19 hingga saat ini, kita terus dibuat terpikat oleh keajaiban yang ada di dataran es raksasa ini. Selain menjadi benua putih yang dingin, Antarktika juga menyimpan banyak misteri menarik yang menantang untuk dipecahkan. Mari kita eksplorasi beberapa misteri yang ada di Antarktika:





1. Danau Bawah Tanah

Spoiler for KLIK DISINI Foto Danau Bawah Tanah:


Danau Bawah Tanah Sulit membayangkan apa yang ada di bawah lapisan es tebal di Antarktika, tetapi para ilmuwan telah menemukan sejumlah danau bawah tanah. Pertama kali ditemukan pada tahun 1970 dengan menggunakan radar, diperkirakan ada sekitar 400 danau yang berada di bawah tanah dengan kedalaman 3 kilometer es. Danau-danau ini terbentuk setelah pemisahan Antarktika dari Gondwanaland Jutaan Tahun yang lalu. Menariknya, beberapa dari danau ini tidak membeku karena tekanan dari berat lapisan es. Pada tahun 2014, ilmuwan menemukan ekosistem mikroorganisme yang beragam dan aktif di Danau Whillans. Spesies-spesies ini belum pernah terpapar udara segar atau sinar matahari selama jutaan tahun dan menggunakan metana serta amonium sebagai energi untuk berkembang. 

Beberapa danau memiliki kedalaman hingga hampir 800 meter. Ini menjadikannya danau terdalam di dunia yang tersembunyi di bawah lapisan es. Meskipun suhu permukaan Antarktika sangat dingin, suhu di dalam danau bawah tanah lebih hangat. Beberapa danau memiliki suhu di atas titik beku karena tekanan dari berat lapisan es di atasnya. Danau-danau ini terisolasi dari dunia luar selama jutaan tahun. Kondisi ini membuat mereka menjadi lingkungan yang unik dan menarik bagi ilmuwan.  Penemuan terbaru menunjukkan bahwa beberapa danau bawah tanah mengandung ekosistem mikroorganisme yang beragam. Meskipun kondisi di sana sangat keras, beberapa mikroorganisme telah beradaptasi dan berkembang di lingkungan yang gelap dan terisolasi ini. Mereka menggunakan metana dan amonium sebagai sumber energi dan hidup di bawah tekanan es yang luar biasa.

Penelitian Lanjutan: Para ilmuwan terus mempelajari danau bawah tanah ini untuk memahami lebih lanjut tentang kehidupan di bawah es dan dampaknya terhadap perubahan iklim. Penelitian ini melibatkan pengambilan sampel air dan pengeboran es untuk mengungkap lebih banyak misteri yang tersembunyi di Antarktika.

Dengan penemuan-penemuan ini, danau bawah tanah di Antarktika tetap menjadi area penelitian yang menarik dan penuh tantangan bagi para ilmuwan di seluruh dunia .



2. Air Terjun

Spoiler for KLIK DISINI Foto Air Terjun Darah Antartika:


Air Terjun Darah Di McMurdo Dry Valley, terdapat air terjun berwarna merah cerah yang mengalir dari Gletser Taylor ke Danau Bonney. Pemandangan ini tampak seperti semburan darah di es. Para ilmuwan baru-baru ini menemukan penyebab di balik fenomena misterius ini. Air berwarna merah dulunya adalah danau asin yang sekarang terputus karena pembentukan gletser di atas danau. Airnya terawetkan 400 meter di bawah tanah dan menjadi lebih asin dari waktu ke waktu. Kini, air ini tiga kali lebih asin daripada air laut dan tidak dapat membeku. Ketika air yang tinggi akan zat besi ini keluar melalui celah di gletser dan bersentuhan dengan udara, kandungan besinya mengalami oksidasi dan berkarat, yang membuat air berwarna merah seperti darah.

Pada tahun 1911, ahli geografi Inggris Thomas Griffith Taylor menemukan pemandangan yang menakutkan saat melakukan perjalanan melintasi Antartika Timur. Ia menemukan tepi gletser yang mengeluarkan warna merah seperti darah. Fenomena ini segera menjadi misteri besar.

Setelah satu abad, para peneliti akhirnya mengungkap misteri di balik Blood Falls atau Air terjun darah. Dalam sebuah studi baru, para ilmuwan di Amerika Serikat menggunakan mikroskop elektron transmisi untuk menganalisis sampel air dari air terjun darah. Mereka menemukan banyak nanosfer kaya zat besi dalam sampel air tersebut. Nanosfer ini berubah menjadi merah saat teroksidasi, mengungkapkan asal-usul warna merah darah pada air terjun. Sebelumnya, warna merah ini diperkirakan disebabkan oleh oksidasi besi, tetapi teknik pencitraan terbaru membantu mengungkapnya lebih jelas. Nanosfer ini tidak berbentuk kristal, sehingga metode sebelumnya tidak dapat mendeteksinya

Air terjun darah mengalir dari Gletser Taylor yang terletak di Lembah Kering McMurdo di Antartika. Ternyata, air terjun yang berwarna merah ini adalah air garam yang tercampur dengan zat besi dari batuan di dasar Antartika. Bakteri yang hidup perlahan menghancurkan batuan besi dan melepaskannya ke air garam. Campuran air garam dan besi menciptakan warna karat yang berbeda ketika bercampur dengan oksigen saat mengalir di permukaan



3. Kota atlantis

Spoiler for KLIK DISINI Gambar Kota Atlantis:


Lokasi Kota Hilang Atlantis?
Beberapa teori konspirasi mengaitkan Antarktika dengan keberadaan kota hilang Atlantis. Meskipun belum ada bukti ilmiah yang mengonfirmasi hal ini, keberadaan kota legendaris ini tetap menjadi misteri menarik bagi banyak orang.



Asal-usul Kisah Atlantis:

Kisah Atlantis dapat ditelusuri kembali ke dua karya filsuf Yunani kuno, Plato, yaitu “Timaeus” dan “Critias.” Dalam “Timaeus,” Plato menggambarkan percakapan antara Socrates, Timaeus, Hermocrates, dan Critias. Critias menceritakan kisah Atlantis yang diteruskan kepadanya oleh nenek moyangnya dari pemberi hukum Athena, Solon.


Solon, pada perjalanannya ke Mesir sekitar tahun 590 SM, konon mengetahui tentang Atlantis dari pendeta Mesir di kota Sais. Mereka menggambarkan peradaban besar yang ada sekitar 9.000 tahun sebelum zaman mereka, menjadikan Atlantis sebagai masyarakat yang berkembang sekitar 9.600 SM.

Plato menggali lebih dalam deskripsi Atlantis dalam dialog “Critias.”
Atlantis adalah pulau yang lebih besar dari gabungan Asia dan Libya, terletak di luar “Pilar Hercules” (umumnya diidentifikasi sebagai Selat Gibraltar modern).
Bangsa Atlantis digambarkan sebagai kekuatan angkatan laut yang tangguh, menaklukkan sebagian Eropa dan Afrika sebelum berhasil dipukul mundur oleh bangsa Athena kuno. Namun, penurunannya terjadi dengan cepat. Dalam satu hari dan malam, serangkaian peristiwa bencana menyebabkan tenggelamnya Atlantis, meninggalkannya hilang ke kedalaman laut.


Berbagai teori keberadaan Atlantis telah diajukan, termasuk bahwa Atlantis adalah tenggelamnya kebudayaan Minoa atau bahwa itu terletak di Antartika.

Meskipun tidak ada bukti yang mengonfirmasi atau membantah eksistensi Atlantis sebagai kota yang hilang, mitos ini tetap memberikan daya tarik dan memicu imajinasi kita.


Jadi, meskipun kita belum memiliki bukti pasti tentang keberadaan Atlantis, kisahnya tetap menjadi salah satu misteri paling menarik dalam sejarah manusia.


4. Jejak Alien

Spoiler for KLIK DISINI Gambar Jejak Kaki:


Jejak Kehadiran Alien?
Bagi para pegiat teori konspirasi, Antarktika diduga menyimpan bukti atas keberadaan peradaban purbakala yang hilang hingga jejak kehadiran alien di Bumi. Namun, klaim ini belum terverifikasi secara ilmiah 2.
Antarktika tetap menjadi tempat yang memikat dan penuh misteri. Meskipun kondisinya keras dan tidak ramah bagi manusia, penelitian terus berlanjut untuk mengungkap rahasia-rahasia yang tersembunyi di benua es ini.



Berikut beberapa aspek terkait jejak alien di Antartika:

Dalam teori konspirasi penyebutan ras alien ini adalah Ningen.
Ningenadalah makhluk misterius yang dikabarkan muncul di Antartika.
Makhluk ini memiliki postur seperti manusia raksasa dan berwarna putih, mirip dengan sosok Yeti yang diyakini tinggal di daerah bersalju.
Ningen dilaporkan memiliki tinggi hingga mencapai 30 meter dan diduga dibuat oleh manusia


Penemuan Jejak Kaki Alien Dari Satelit.
Beberapa gambar yang diambil melalui Google Earth menunjukkan jejak besar di atas es Antartika. Ada yang berpendapat bahwa jejak ini hanya bayangan, tetapi tak sedikit yang percaya bahwa itu adalah jejak kaki alien. Sampai saat ini, semuanya masih menjadi misteri dan belum dapat dijelaskan secara pasti.





Fakta Menariknya :
Pernah terjadi ledakan di Antartika dengan jarak 1.500 mil.

Pada tahun 1938, Jerman dikabarkan berkunjung ke Antartika dengan kapal penangkap ikan paus, tetapi mereka terkena racun setelah memakan daging beruang kutub yang terinfeksi.


Semua ini menambah keanehan dan misteri di benua es ini 2.
Antartika tetap menjadi tempat yang memikat dan penuh dengan cerita konspirasi. Meskipun belum ada bukti konkret, kita tetap terpesona oleh misteri yang mengelilinginya.






~ Sekian Thread dari ane dan ane ucapkan ~
~ Salam Terima Kasih ~


emoticon-2 Jempol


Penulis :

@soulimmortal (saya sendiri)

Referensi :
Kumparan,Google,Wikipedia


emoticon-I Love Indonesia-=- TERIMA KASIH -=- emoticon-I Love Indonesia




JANGAN LUPA CENDOL


emoticon-Toastemoticon-Toast emoticon-Toast 








Diubah oleh soulimmortal 22-02-2024 22:48
asky7256761
mammendtz
scorpiolama
scorpiolama dan 25 lainnya memberi reputasi
26
5.2K
130
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
Sejarah & XenologyKASKUS Official
6.5KThread10.5KAnggota
Tampilkan semua post
adhie nihAvatar border
adhie nih
#25
Saya agak bingung yg ini:

"Pada tahun 1938, Jerman dikabarkan berkunjung ke Antartika dengan kapal penangkap ikan paus, tetapi mereka kembali karena diracuni menggunakan
daging beruang kutub."

Yang ngeracun siapa yaa
soulimmortal
soulimmortal memberi reputasi
1
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.