- Beranda
- Berita dan Politik
Gelar Guru Besar Kehormatan Anwar Usman Terancam Dicabut Unissula, Tinggal Menunggu
...
TS
medievalist
Gelar Guru Besar Kehormatan Anwar Usman Terancam Dicabut Unissula, Tinggal Menunggu
Gelar Guru Besar Kehormatan Anwar Usman Terancam Dicabut Unissula, Tinggal Menunggu Ini
Senin, 12 Februari 2024 20:59 WIB

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memberikan keterangan pers di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023). Jumpa pers digelar Anwar Usman setelah dirinya diberhentikan secara tidak hormat dari Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Anwar merasa menjadi objek politisasi atas berbagai keputusan tersebut.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG-Gelar Profesor Kehormatan mantan ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman terancam dicabut Universitas Islam Sultan Agung (Unissula).
Namun demikian, pihak Unissula tidak tergesa-gesa mencabut gelar guru besar kehormatan yang diberikan kepada mantan ketua Mahkamah Kontitusi tersebut.
Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto, SH,MH mengatakan, pencopotan gelar Profesor Kehormatan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman harus dilakukan secara berhati-hati.
Sebab pemberian gelar itu banyak didominasi nilai-nilai akademik.
"Jadi kalau akdemik menunggu peristiwa politik sampai berakhir. Kalau masih proses masyarakat akademik menunggu," ujarnya, Senin (12/2/2024).
Menurutnya, keputusan pencoptan gelar profesor kehormatan Anwar Usman menunggu hasil putusan gugatan PTUN yang telah berkekuatan hukum tetap. Sebab jika tidak berhati-hati rentan dengan gugatan.
"Kalau sudah inkrah kami akan mencabut gelar guru besar kehormatan. Karena Abuse of powernya masih terjadi," tuturnya.
https://banyumas.tribunnews.com/2024...l-menunggu-ini
Senin, 12 Februari 2024 20:59 WIB

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memberikan keterangan pers di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023). Jumpa pers digelar Anwar Usman setelah dirinya diberhentikan secara tidak hormat dari Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Anwar merasa menjadi objek politisasi atas berbagai keputusan tersebut.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG-Gelar Profesor Kehormatan mantan ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman terancam dicabut Universitas Islam Sultan Agung (Unissula).
Namun demikian, pihak Unissula tidak tergesa-gesa mencabut gelar guru besar kehormatan yang diberikan kepada mantan ketua Mahkamah Kontitusi tersebut.
Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto, SH,MH mengatakan, pencopotan gelar Profesor Kehormatan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman harus dilakukan secara berhati-hati.
Sebab pemberian gelar itu banyak didominasi nilai-nilai akademik.
"Jadi kalau akdemik menunggu peristiwa politik sampai berakhir. Kalau masih proses masyarakat akademik menunggu," ujarnya, Senin (12/2/2024).
Menurutnya, keputusan pencoptan gelar profesor kehormatan Anwar Usman menunggu hasil putusan gugatan PTUN yang telah berkekuatan hukum tetap. Sebab jika tidak berhati-hati rentan dengan gugatan.
"Kalau sudah inkrah kami akan mencabut gelar guru besar kehormatan. Karena Abuse of powernya masih terjadi," tuturnya.
https://banyumas.tribunnews.com/2024...l-menunggu-ini
Diubah oleh medievalist 14-02-2024 22:05
0
391
12
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
692.6KThread•57.6KAnggota
Tampilkan semua post
verrciousm067
#1
Lah dendamnya jdi ke usman
hantumasam memberi reputasi
1
Tutup