Kaskus

News

separuhhabibAvatar border
TS
separuhhabib
Penyebar Video Porno Pelajar di Tulungagung Belum Terungkap, Polisi Terkendala Ini
Penyebar Video Porno Pelajar di Tulungagung Belum Terungkap, Polisi Terkendala Ini

jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Penyebar konten foto-video porno pelajar perempuan (siswi) di Kabupaten Tulungagung diburu kepolisian. Namun, sejauh ini polisi masih terkendala korban yang enggan diperiksa petugas.

"Pemeriksaan terkendala karena korban belum bisa diperiksa, padahal keterangannya merupakan kunci untuk mengungkap semuanya, terutama pelaku yang menyebarkan konten asusila itu," kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Muchamad Nur, Jumat (2/2). Korban diduga masih trauma sehingga belum bersedia diperiksa. Maka dari itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tulungagung mencoba berkoordinasi dengan instansi terkait yang mengurusi persoalan anak.

Atensi Unit PPA saat ini memastikan objek ruang dalam foto dan video porno itu benar korban yang merupakan siswa salah satu SMA/SMK di Tulungagung.

Selain itu, polisi juga fokus menelusuri pihak atau pelaku yang menyebarkan foto-video porno tersebut ke media sosial. "Penyelidikan dilakukan untuk mencari orang yang menyebar video tersebut, yang membuat, yang berada dalam video tersebut, kapan dan di mana video dibuat," ujarnya.

Adapun yang tersebar sebanyak dua video. Namun, dia belum bisa menyimpulkan kedua video itu disebarkan oleh orang sama atau orang berbeda. Untuk video dengan pemeran, kasus ini sudah dilaporkan oleh ibu korban.

"Laporan kepada kami pada Senin, 20 Januari lalu," tuturnya.

Dari keterangan awal pelapor, korban mengalami trauma dan takut bertemu dengan orang lain. Menurut pelapor, ada tiga nama yang menjadi terduga penyebaran video porno tersebut. Ketiganya merupakan sosok yang pernah menjalin hubungan asmara dengan korban. "Namun, yang dijelaskan dengan nama terang hanya satu orang," bebernya. Ibu korban melaporkan kejadian tersebut berawal dari kiriman video dalam aplikasi percakapan. Setelah dilihat pemeran dalam video tersebut mirip dengan anaknya. Selain itu, pihaknya juga menggandeng ahli bahasa untuk menganalisis jejak percakapan di media sosial antara korban dan terduga pelaku,. Sebab, kata-kata yang dikirim dalam status bisa berupa kata gurauan atau ancaman. Apabila terbukti terduga sengaja menyebarkan video tersebut maka dipastikan akan dijebloskan ke jeruji besi. "Ada dua pasal yang diterapkan, yaitu UU ITE dan UU Kekerasan Seksual," pungkasnya. (antara/mcr12/jpnn)

LINK VIDEO


Penikmat bawuukkk.... Masuuukkk..
emoticon-Big Grin
jireshAvatar border
kakekane.cellAvatar border
raptordeltadunnAvatar border
raptordeltadunn dan 2 lainnya memberi reputasi
3
275
12
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
693.5KThread58KAnggota
Tampilkan semua post
blackfourwallsAvatar border
blackfourwalls
#1
Spoiler for :
Diubah oleh blackfourwalls 03-02-2024 13:57
separuhhabib
nicky123
jiresh
jiresh dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.