Kaskus

News

harrywjyyAvatar border
TS
harrywjyy
Polisi Udara di Jakarta Kian Memburuk, Ini Penyebabnya Menurut KLHK! Sudah Siap WFH?
Polisi Udara di Jakarta Kian Memburuk, Ini Penyebabnya Menurut KLHK! Sudah Siap WFH?
Sumber Gambar

Jakarta memang menjadi salah satu pusat aktivitas yang padat dan sibuk. Sebagai ibukota negara, tentu ada banyak kegiatan dan bisnis berjalan di sini. Mulai dari administrasi hingga sebagainya. Sehingga kesibukan seakan menjadi hal yang sangat wajar jika kita tinggal di Jakarta. Semua bekerja dan bergerak sesuai kapasitasnya masing-masing.

Salah satu faktor penyebabnya adalah padatnya Kota Jakarta yang menyebabkan kota ini kerap kali dilanda berbagai masalah seperti kemacetan dan sebagainya. Kemacetan tidak semata-mata karena disebabkan karena penduduk yang padat. Melainkan juga karena pengguna kendaraan yang padat dan banyak menyebabkan penumpukan di beberapa titik jalan.

Kemacetan seperti ini menyebabkan mesin-mesin kendaraan di jalanan semakin lama aktif dan bekerja. Yang akhirnya menjadi salah satu dari penyebab polusi udara. Di mana asap kendaraan beterbangan ke segala arah dan tentunya tidak sehat jika sampai dihirup oleh orang sekitar. Untuk itulah banyak yang memilih memakai masker saat keluar rumah.

Polisi Udara di Jakarta Kian Memburuk, Ini Penyebabnya Menurut KLHK! Sudah Siap WFH?
Sumber Gambar

Bahkan polusi di Jakarta kini sedang tinggi-tingginya, bahkan dinobatkan sebagai kota paling tercemar polusi di dunia. Hasil ini diambil dari situs pemantau kualitas udara yaitu IQAir. Di mana mereka menempatkan Jakarta menjadi kota dengan udara terburuk dan paling tidak sehat di dunia. Terutama di kawasan Cilandak Timur dan Kebayoran Lama.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membeberkan penyebab dari polusi udara yang meningkat di Jakarta: Pertama jelas bahwa asap kendaraan merupakan salah satu penyumbang besar terjadinya pencemaran udara besar-besaran yang terjadi di Jakarta. Kemudian faktor debu juga berkontribusi dalam indeks kualitas udara di Jakarta.

Dan yang baru TS ketahui adalah gedung-gedung tinggi yang ternyata juga berpengaruh dalam kualitas udara Jakarta. Menurut KLHK, latar belakang kualitas udara di Jakarta menjadi buruk karena pengukurannya berada di kawasan yang terhalang gedung, sehingga angin terjebak di sana dan hanya berputar-putar di kawasan tersebut.

Jadi memang udara yang terpolusi itu terjebak dan tidak terpecah. Hanya hujan dan angin kencang yang membuat konsentrasi udara bisa terpecah. Menurutnya, hal yang sama juga bisa terjadi di kota yang berada di lembah seperti Bandung yang dikelilingi banyak bukti dan kawasan pegunungan. Sehingga polusi udara tidak terpecah.

Polisi Udara di Jakarta Kian Memburuk, Ini Penyebabnya Menurut KLHK! Sudah Siap WFH?
Sumber Gambar

Fakta ini lantas mendapat respon dari berbagai pihak. Hingga pemerintah mengusulkan WFH bagi para pekerja yang bekerja di Jakarta. Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) juga menyebut bahwa WFH menjadi salah satu langkah yang baik untuk mengurangi polusi udara di Jakarta yang kian memburuk.

Masyarakat juga memiliki pendapat yang sama di mana mereka juga beranggapan kalau WFH dapat mengurangi polusi udara. Mereka mengambil contoh pada saat pandemi, saat masa PPKM di mana semua orang bekerja di rumah. Pada saat itu langit Jakarta bersih dari polusi dan udara pun jauh lebih bersih. Sehingga masyarakat pun ikut mengusulkan WFH.

Polisi Udara di Jakarta Kian Memburuk, Ini Penyebabnya Menurut KLHK! Sudah Siap WFH?
Sumber Gambar

Akan tetapi, keputusan mengenai WFH ini masih dikaji kembali oleh Menpan-RB. Jakarta sendiri memang tengah menjadi sorotan beberapa waktu terakhir akibat kualitas udara yang kian memburuk. Menjadi nomor satu sebagai kota paling berpolusi di dunia. Mengalahkan Dubai di Uni Emirat Arab dan Johannesburg di Afrika Selatan.

Keadaan mungkin bisa memburuk karena ditambah pula dengan musim kemarau dan panas terik membuat polusi semakin menjadi-jadi di Jakarta. So, lebih baik pakai masker!

emoticon-2 Jempol

Menurut kalian, setujukah jika Jakarta WFH seperti saat pandemi? emoticon-Bingung (S)

Sumber: Link Referensi 1, Link Referensi 2, Link Referensi 3
Tulisan dan Narasi Pribadi


emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
aldo12Avatar border
benche87Avatar border
ujangerimisAvatar border
ujangerimis dan 22 lainnya memberi reputasi
21
4.6K
271
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sains & Teknologi
Sains & Teknologi
KASKUS Official
15.9KThread13.7KAnggota
Tampilkan semua post
KyraAltairAvatar border
KyraAltair
#68
ngimpi WFH

coba cek di Perpres 7 tahun 2019, apa ISPA termasuk? pasti tidak
karena sebenarnya ngantor di Jakarta itu hampir dapat dipastikan selalu bisa menggunakan transportasi umum

jadi kalau Jakarta mau turun polusinya, pemerintah harus bikin rumusan peraturan untuk mewajibkan perusahaan membayarkan Tunjangan Transport untuk pegawai2nya yang gaji terdaftar di BPJS TKnya <25 juta per bulan, dengan besaran 1-5 juta sebulan tergantung lokasi tempat tinggal dan jabatan dan mewajibkan para pegawai dengan gaji <25 juta tersebut untuk naik kendaraan umum yang sudah disediakan Pemda Jakarta, tentu Pemda juga harus menambah jumlah TJ dan makin perpendek jarak kedatangan antar gerbong CL, LRT dan MRT

dijamin 90% pengendara motor lenyap, dan at least 50% pengendara mobil, terutama mobil2 butut murahan <500 jutaan pasti memilih naik kendaraan umum

karena terus terang sebagai biker, gw pun eneg kalau daily commute pakai motor PP, udah macet, gerah bin panas, pegel, dan sekarang bisa kena risiko ISPA, gak cuma muka debuan doank

meanwhile kalau gw naik kendaraan umum, waktu gw habis di jalan gara2 dibuat macet mobil2 butut, dan tentu saja ongkos membengkak
mubafirs
mubafirs memberi reputasi
1
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.