Kaskus

Tech

diknabAvatar border
TS
diknab
[SHARING] Token/Koin yang Bakal Perform Gila di Next Bull Run Cycle (2024-2025)
Halooo Ganagans semuanyaaa emoticon-Nyepi

[SHARING] Token/Koin yang Bakal Perform Gila di Next Bull Run Cycle (2024-2025)


Bitcoin halving udah dikit lagi gan, bull run bakal segera dateng dgn berbagai macem catalystsetelahnya. Dengan kata lain, maka sebenarnya tahun 2023 inilah tahun terbaik untuk kita melakukan akumulasi setelah banyak koin melewati crypto winter tahun lalu & masih bertahan dari terpaan blackswan & FUD dimana².

Tapi kayak yang udah² nih gan, gak semua koin/token perform dgn baik, bahkan ada yang gak perform samsek gan. Top 10 mcap jg pasti bnyak yg berubah. Yang tetap di tahta top 10 (exclude stablecoins) gua rasa sih tetap cuma 3: (1) Bitcoin, (2) Ethereum, dan (3) Ripple XRP. Bahkan ada mitos kalo token/koin yg lahir di bear market itu berpotensi besar masuk top 10 mcap.

Nah, untuk itu gua bikin thread ini sebagai wadah buat kita diskusi nih, kira² koin/token apa yg bakal perform gila gan. Ganagan yang punya ilmu & wawasan cukup bagus di dunia crypto boleh lah sharing info di sini & spill strateginya apa aja. Siapa tau kita bisa JP bareng² nanti emoticon-Big Grin

Sebelum discuss, enakan sih gw bkin OS dulu ya biar ada ice-breakingnya. Gw mulai dari sektor & narasi dulu kali ya. Menurut gw pribadi, sektor yg mungkin bakal hype pas bull run itu ini:

  1. Layer 2 (L2) Ethereum. Gak bisa dipungkirin sih Layer 2 ini lagi kompetisi sejak crypto winter sampe skrg. Layer 1 mungkin udah kurang dapet booster lagi karena udah 3x cycle gak ada yg bisa ngalahin Ethereum. Bahkan ekosistem Ethereum semakin rame, dan Layer 2 Ethereum hadir utk jadi solusi mahalnya gas fee dan lambatnya transaksi Ethereum. Nah, koin² yg bisa jadi perform gila nanti menurut gw: Arbitrum, Optimism, Polygon, sama Immutable X. Kemungkinan bakal banyak project yg lahir di ekosistem mereka ini.
  2. Decentralized Finance (DeFi). Nah, ini mainannnya para whales biasanya. Mereka pasti bakal staking/provide liquidity, borrow, & P2P lending, dimana di sini menurut gw juga pasti hype. Apalagi kalo kita liat 3 cycles sebelumnya jg pasti sektor DeFi selalu ada aja yg JP di bull run. Nah, koin² yg bisa jadi perform gila nanti menurut gw: ChainLink, Internet Computer Protocol, Fantom, Lido, Curve, dYdX, sama Ankr. Tapi mostly gw lebih suka yg fokus di DeFi, salah satunya dYdX.
  3. Liquid Staking Derivatives. Ini susulan dari DeFi di atas, ditambah pengaruh Ethereum. Sehingga yg mungkin pump di sini adl yg menyediakan stETH, kayak Lido sama Rocket Pool. Tapi yg sebaiknya diincer di sektor ini adalah Ethereum itu sendiri sih menurut gw, bukan Lido ataupun Rocket Pool.
  4. Layer 1 (L1). Meskipun gw agak kurang yakin Layer 1 bakal perform bagus semua, tapi pasti minimal ada beberapa koin L1 yg bakal perform, terutama yg muncul di bear market & bisa support ZkSync. Koin² ini di antaranya: Internet Computer Protocol, Sui Network, Fantom, Aptos, sama tentu saja Bitcoin & Ethereum. Gw gak bilang kalo top L1 kayak Binance, Solana, Cardano, Polkadot, Avalanche, dll gak perform. Tapi mungkin mereka gak akan perform gila.


Sedangkan narasi yg mungkin hype:
  1. Web 3.0. (Web 3). Biar gimanapun Web 3 ini belum perform waktu cycle 2020-2021. Jadi menurut gw bisa perform gila juga sih nih nanti pas bull run 2024-2025. Nah, koin² yg bisa jadi perform gila nanti menurut gw: Chainlink, Internet Computer Protocol, Filecoin, Render, sama Conflux.
  2. Artificial Intelligence (AI) & Big Data. Di awal tahun 2023, narasi ini emang udah hype. Project yg fokus di AI & Big Data udah banyak yg JP hard. Tapi gw rasa narasi ini semakin kenceng lagi nanti pas bull run. Nah, koin² yg bisa jadi perform gila nanti menurut gw: Singularity.NET, Fetch.AI, sama The Graph. Tapi yg mau coba lebih sangat berisiko, coba token yg masih di bawah USD 1B mcap.
  3. Chinese coins. Mungkin ini kaitannya dgn hot issue yg baru² ini muncul, yaitu bahwa next bull run cycle itu Tiongkok memainkan peranan besar dalam mcap investor crypto di dunia. Meskipun tentu saja belum tentu mereka bakal hold koin² asal Tiongkok, tapi kebijakan Tiongkok yg membatasi crypto memberi peluang besar buat project² yg berhubungan erat dgn pemerintah Tiongkok. Koin² ini di antaranya: Conflux, Filecoin, sama VeChain.
  4. Meme season, ini mah pasti. Minimal Dogecoin sama Pepecoin bakal perform pastinya, meskipun gw agak ragu bisa naik berkali² lipat.


Nah, mungkin banyak info yg terlewatkan, dan bisa jadi analisis gw sbg rakyat jelata bisa aja salah. Bolehlah kita discuss di sini ya gan emoticon-Nyepi Mohon berbagi info & ilmunya. emoticon-Nyepi

Diubah oleh diknab 19-06-2023 17:34
0
1.5K
55
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Cryptocurrency Kaskus
Cryptocurrency Kaskus
6.5KThread6.9KAnggota
Tampilkan semua post
diknabAvatar border
TS
diknab
#12
Reasons Why Must Hold Any of "Chinese Coins"
kaskus-image

Reasons why must hold Any of "Chinese Coins":

Narasi "Chinese Coins", atau lebih populer disebut "Crypto China Narrative", adalah narasi yang muncul di pertengahan bulan Maret 2023, yang merujuk pada koin² crypto yang memiliki hubungan dengan pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT), baik itu yang berasal dari Tiongkok, maupun yang memiliki kerjasama dengan Tiongkok. Bahkan definisinya diperluas hingga termasuk pemerintahan otonomi Hong Kong dan Macau. Namun sebenarnya narasi ini muncul dari ramainya pengamat makroekonomi yang memprediksi (atau berspekulasi) bahwa perputaran uang terbesar di dunia akan beralih dari Amerika Serikat (AS) ke Tiongkok dalam waktu dekat, mungkin tahun 2025. Narasi ini berawal ketika Gary Gansler melalui SEC melakukan hawkish untuk kesekian kalinya terhadap cryptocurrency, yang menuntut Paxos bahwa BUSD illegal beredar di AS, dan menerapkan denda kepada Kraken karena dianggap memberikan jasa staking secara illegal di AS. Sikap Gensler membuat banyak pengamat crypto mengkritik bahwa sebenarnya pemerintah AS sangat tertinggal dalam menyikapi perkembangan dan perubahan zaman terutama berkaitan dengan crypto, karena AS belum juga memiliki produk hukum yang jelas mengatur terkait definisi komoditas dan sekuritas dalam crypto, dan belum memberikan aturan jelas mengenai mekanisme industri cryptocurrency. Disusul kemudian dengan 2023 Banking Crisis dimana bank² AS dan Eropa, terutama yang memberikan lending collateral dalam bentuk cryptocurrency, tidak memiliki cadangan likuiditas yang cukup dalam menghadapi bank run. Bank² tsb di antaranya Signature Bank, Silicon Valley Bank (SVB), Silvergate Bank, hingga disusul pula oleh Credit Suisse dan First Republic Bank (FRB). Kejatuhan bank² ini membawa dampak besar ke industri perbankan dunia. Namun, Bloomberg (04/04/23) melaporkan bahwa 166 bank di Tiongkok justru relatif bertumbuh. Belum lama, upaya Dedollarisasi sedang marak digencarkan negara² dunia. BRICS telah menandatangani MoU untuk menciptakan mata uang bersama. ASEAN juga sedang berdiskusi secara khusus untuk dedollarisasi. Meskipun gua sendiri gak begitu yakin dedollarisasi dapat diwujudkan dalam waktu dekat dan belum tentu berhasil menggantikan USD (seperti Euro yang justru gagal menggantikan USD), namun narasi "Chinese Coins" semakin kuat. Banyak pengamat makroekonomi dan cryptocurrency meyakini bahwa perputaran uang (high liquidity) di industri cryptocurrency di tahun 2024-2025 akan berada di China mainland menggantikan AS dengan alasan:

  1. AS cenderung konservatif terhadap dunia investasi, dan regulasi di AS tidak up-to-date terhadap industri cryptocurrency. Indonesia saja sudah punya peraturan perundang²an yang meregulasi crypto, mulai dari definisi komoditas berjangka (UU No. 10/2011), legalitas koin² crypto (Perka Bappebti No. 3/2019), pemisahan tata kelola investasi crypto (Permendag No. 99/2018), hingga penerapan PPN dan PPh (seperti PMK 68/PMK.0/2022) serta pengawasan anti-TPPU (Perka Bappebti No. 6/2019). Bahkan, Indonesia juga memiliki instrumen khusus dalam mengatur CEX dan berencana membangun bursa induk crypto di Indonesia yang semakin memperkecil peluang arbitrase. Dalam hal ini, AS telah tertinggal jauh bahkan oleh Indonesia. Belakangan, pemerintah Tiongkok juga sedang gencar mengesahkan RUU tentang crypto, dan telah melonggarkan beberapa CEX di Hong Kong. Meskipun pemerintah Tiongkok masih ban Bitcoin sejak tahun 2021, namun pemerintah Tiongkok mulai melegalkan sejumlah koin dan CEX, terutama project² yang memiliki hubungan dengan Tiongkok.
  2. Pemerintah Tiongkok juga menaruh perhatian khusus dalam pengembangan blockchain. Jadi, meskipun Tiongkok anti-Bitcoin, namun Tiongkok tidak anti teknologi blockchain. Pemerintah juga men-support pengembangan AI, dan ini menjadi 2 narasi yang dapat berkolaborasi dengan baik di tahun 2024-2025.
  3. Narasi "Chinese Coins" telah cukup mendongkrak harga koin² yang berafiliasi dengan Tiongkok di bulan April s.d. Mei 2023. Tidak terlalu hype sehingga masih memiliki peluang besar akan hype di tahun 2024-2025. Ingat, ketika bear market tahun 2018-2019, narasi Metaverse, NFT Minting & Gaming, P2E, dan DEX Swap sempat muncul. Keempat narasi ini kemudian hype saat bull run cycle 2020-2021 hingga peak nya di bulan Januari 2022. Keempat narasi bear market ini seolah² menjadi sinyal bahwa keempatnya akan hype di bull run besoknya. Gua rasa, narasi "Chinese Coins" dan AI yang juga muncul di bear market tahun 2023 bakal menjadi sinyal kedua narasi ini akan hype di bull run besoknya.


Namun, untuk meminimalisasi risiko, gua cuma beli 2 koin "Chinese Coins", yaitu Conflux (CFX) dan Alchemy Pay (ACH). Untuk alasannya sih gua simpel aja, saat ini mereka ada di mid-mcap "Chinese Coins". Kalo ganagan mau beli koin "Chinese Coins" lain yang ada di low mcap atau big mcap sih gapapa juga. Ini ada list "Chinese Coins" yang recommended yang pernah tweeted oleh @DoctorMbitcoin :

kaskus-image

Tetap DYOR. Volatilitas koin² low mcap (dari sudut pandang top 100) sangat tinggi. Apalagi kalo "Chinese Coin" nya lahir di bear market, maka risiko rug pull masih mungkin terjadi. Saran gua sih cari yang udah lama aja, kayak SelfKey (KEY), Conflux (CFX), Nervos Network (CKB), Alchemy Pay (ACH), Neo (NEO), Filecoin (FIL), Flamingo (FLM), Qtum (QTUM), VeChain (VET), QuarkChain (QCK), Highstreet (HIGH), Virtua (TVK), Cocos-BCX (COCOS). Dan selalu ingat!! Strategi DCA tetap lebih baik daripada membeli all-in-one di harga sekarang yang bisa jadi masih bisa koreksi lebih dalam ke bawah yang tentunya akan membuat lu rugi peluang buat borong di bawah.

Sumber: https://coinmarketcap.com/alexandria...hina-narrative

Bahan² DYOR:
https://coinmarketcap.com/currencies/selfkey/
https://coinmarketcap.com/currencies...nflux-network/
https://coinmarketcap.com/currencies...ervos-network/
https://coinmarketcap.com/currencies/alchemy-pay/
https://coinmarketcap.com/currencies/neo/
https://coinmarketcap.com/currencies/filecoin/
https://coinmarketcap.com/currencies/flamingo/
https://coinmarketcap.com/currencies/qtum/
https://coinmarketcap.com/currencies/vechain/
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.