Kaskus

Entertainment

  • Beranda
  • ...
  • Gosip Nyok!
  • MUI Sandai Minta Truk Pengangkut Babi Tak Lagi Melintas! Semenakutkan Itukah Babi?

harrywjyyAvatar border
TS
harrywjyy
MUI Sandai Minta Truk Pengangkut Babi Tak Lagi Melintas! Semenakutkan Itukah Babi?
MUI Sandai Minta Truk Pengangkut Babi Tak Lagi Melintas! Semenakutkan Itukah Babi?
Sumber Gambar

Hewan ternak merupakan salah satu hewan yang keberadaannya cukup penting bagi manusia. Biasanya hewan ternak dimanfaatkan dagingnya untuk mengisi asupan protein pada manusia. Selain itu, hewan ternak seperti sapi juga bisa dinikmati susunya untuk banyak sekali keperluan dan dapat dikreasikan menjadi berbagai olahan.

Umumnya, hewan ternak ini dibudidayakan dan dirawat di peternakan oleh para tenaga ahli. Merekalah yang menyetok daging ternak ke berbagai lokasi. Biasanya ada yang mengirim dalam keadaan hidup dan ada juga yang sudah dalam keadaan dipotong atau siap olah. Pengiriman juga bisa melalui darat layaknya pengiriman paket seperti biasa.

Selain sapi dan ayam, babi juga menjadi daging hewan yang dikonsumsi di Indonesia. Meski konsumennya memang tidak sebanyak daging hewan ternak lain. Mengingat mayoritas muslim di Indonesia memang mengharamkan babi. Seolah semua hal berbau babi dilarang, salah satunya seperti yang terjadi di Kecamatan Sandai, Ketapang berikut ini.

MUI Sandai Minta Truk Pengangkut Babi Tak Lagi Melintas! Semenakutkan Itukah Babi?
Sumber Gambar

Seperti yang di beritakan di KalbarOnline, MUI di Sandai telah meminta supaya truk mengangkut babi tidak lagi lewat di daerahnya yang merupakan jalur pengiriman darat yang menghubungkan Kalteng dan Kalbar. Rata-rata tujuan truk pengangkut daging babi ini sendiri menuju ke Kota Pontianak. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketu MUI Sandai, Ustad H Uti Kusairi.

Ustad H Uti Kusairi juga tidak sembarangan meminta agar truk babi tidak lewat. Menurutnya, ia melarang truk babi lewat adalah karena mayoritas masyarakat di Kecamatan Sandai adalah orang muslim yang mengharamkan babi. Kabarnya mereka kerap mencium aroma daging babi itu saat truk melintas. Juga melihat adanya air rembesan yang jatuh ke jalanan.

Menurut TS, kalau memang begitu alasannya maka bukan berarti harus melarang truk itu lewat. Melainkan meminta truk atau perusahaan yang mengutusnya untuk memperketat lagi truk pembawa daging babi itu. Perlu diperhatikan lagi bagaimana supaya aroma babi itu tidak keluar dan bagaimana supaya air dari dalam tidak rembes dan jatuh ke jalanan.

MUI Sandai Minta Truk Pengangkut Babi Tak Lagi Melintas! Semenakutkan Itukah Babi?
Sumber Gambar

Karena setahu TS juga, hal-hal terkait babi ini memang dianggap sebagai najis yang berat bagi umat Islam. Di mana apabila orang muslim terkena najis ini, maka harus mencuci badan sebanyak 7 kali ditambah dengan tanah. Hal ini sama dengan najis Anjing, yang juga mengharuskan umat muslim mencuci diri dengan air sebanyak 7 kali.

Beberapa waktu lalu melalui YouTube Kalimantan Post, Ketua Camat Sandai dan Ketua MUI Sandai didampingi dengan beberapa tokoh adat dan masyarakat memberikan klarifikasi terkait larangan mereka. Usai viralnya berita ini, maka mereka tampaknya merevisi bahwa mereka tidak melarang sama sekali babi lewat di Kecamatan Sandai.

MUI Sandai Minta Truk Pengangkut Babi Tak Lagi Melintas! Semenakutkan Itukah Babi?
Sumber Gambar

Hanya saja, mereka meminta kepada pihak yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pengiriman tidak mengganggu para penduduk yang ada di Kecamatan Sandai. Mengingat penduduk di sana yang beragama Muslim. Mengganggu gimana? Ya mungkin karena air rembesan dan aroma dari dalam truk itu kali yang disebut mengganggu.

Ya, jika sudah jelas begini maka pihak perusahaan yang bertanggung jawab harus lebih memperhatikan lagi daging yang mereka kirim. Sudah diberikan lampu hijau dari camat setempat usai viral, maka pastikan lagi tidak ada hal-hal yang sekiranya dapat mengganggu penduduk sekitar yang nantinya dapat dipermasalahkan lagi. Supaya sama-sama enak antara supir dan warga.

Ya semiga ditemukan jalan tengahnya dan perusahaan bisa diajak kerja sama. Supaya sama-sama nyaman baik perusahaan babi dan warga Sandai.

emoticon-2 Jempol

Kalau menurut kalian gimana? Apakah aroma dan rembesan air itu mengganggu?emoticon-Bingung (S)
 
Sumber: Link Referensi
Tulisan dan Narasi Pribadi


emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
Diubah oleh harrywjyy 17-06-2023 05:32
goeltom25338186Avatar border
nketiahrobin763Avatar border
hallowwolf94Avatar border
hallowwolf94 dan 21 lainnya memberi reputasi
22
5.4K
277
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Gosip Nyok!
Gosip Nyok!
KASKUS Official
38.2KThread36.9KAnggota
Tampilkan semua post
b42l4t4kAvatar border
b42l4t4k
#6

Iman bapak lemah banget.

Menghirup udara yg keluar dari tubuh babi tidak najis dan haram pak

Yang disebut hanya daging, semua bagian tubuh babi dan darahnya yg haram DIMAKAN, bukan dilihat atau didengar.

Nafas babi ga toh, apalagi bau badan babi, itu kan aroma mereka klo udah dipanggang.

Nah udah pada ngerti kan kenapa jaman dahulu babi langsung di cap haram, karena faktor iri antar pedagang

Yang satu jualan domba, kambing ga laku sama pedagang yg jualan babi

Babi gemuk gemuk, ga susah makannya, bulunya sedikit, rasanya lebih lezat, semua bagian tubuhnya bermanfaat

Eeh si pedagang kambing iri dengki, mulai membuat berita hoax, penyakitlah inilah itulah

Klo babi memang penyakitan, teman kita yg doyan makan daging babi, udah punah dari nenek moyangnya sejak dulu

emoticon-Ngakak

Wudhu lagi pak, zikir lagi, perbanyak pergaulan

Diubah oleh b42l4t4k 17-06-2023 06:20
wojciecszczesny
banyu suro
benche87
benche87 dan 32 lainnya memberi reputasi
33
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.