- Beranda
- Liga Italia
F.C INTERNAZIONALE MILANO 22-23 ★ @InteristiKaskus | NOI SIAMO FRATELLI DEL MONDO 🌍 - Part 1
...
TS
InteristiKaskus
F.C INTERNAZIONALE MILANO 22-23 ★ @InteristiKaskus | NOI SIAMO FRATELLI DEL MONDO 🌍 - Part 1
INTER STAGIONE 2022-23


cerberus89 dan 9 lainnya memberi reputasi
10
216.7K
8K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Liga Italia
1.6KThread•11.7KAnggota
Tampilkan semua post
liverint13
#1471
Ngomong-ngomong soal Simone, dia musim ini terbukti punya bibit jadi pelatih world class, faktornya:
1. Strateginya adaptif banget tergantung lawan, terbukti dari fase grup sampe final UCL. Lawan Pep bisa ngimbangin (tapi bagi gw duel taktikal di 20 menit awal Simone yg menang). Gw berandai-andai Simone punya squad kaya MU, bisa engap-engapan itu defence City.
2. Formasi sama, tapi pendekatan bisa lain (nguasain positioning antar lini dan bisa tejejemahin itu ke pemain, coba tonton Masterclass Mou vs Barca, disitu dibahas pentingnya ngatur hal sedetail soal positioning pemain).
Dulu pas jaman Spal 4-5-1, formasi sama, template main sama, positioning dan arah pemain sama, yg bedain cuma kondisi pemain aja, kalau ereksi trus yaudah win streak.
Conte juga ga ada beda sama Spal, 3-5-2 sampe budeg. Spal sama Conte ini tipe pelatih yang bikin pemain akan jago karena terbiasa.
Kalau world class kaya Mou, Pep, Ance, & SAF itu kayanya mereka berusaha mikir antitesis strategi lawan, baru pemain dan formasi beradaptasi. Simone ada arah kesana, cuma satu skill lagi yg dia perluin yaitu cara handle pemain bintang (handle ruang ganti).
Kalau tipe Conte itu kayanya ga mikirin antitesis strategi lawan wkwk, lebih ke arah ketersediaan dan kesiapan pemain yg dukung formasi & strategi dia, strateginya gw namain strategi insyaallah pemain sehat. Makanya dia nyerah atau mencak-mencak kalau ga ada dukungan beli pemain wkwkwk.
1. Strateginya adaptif banget tergantung lawan, terbukti dari fase grup sampe final UCL. Lawan Pep bisa ngimbangin (tapi bagi gw duel taktikal di 20 menit awal Simone yg menang). Gw berandai-andai Simone punya squad kaya MU, bisa engap-engapan itu defence City.
2. Formasi sama, tapi pendekatan bisa lain (nguasain positioning antar lini dan bisa tejejemahin itu ke pemain, coba tonton Masterclass Mou vs Barca, disitu dibahas pentingnya ngatur hal sedetail soal positioning pemain).
Dulu pas jaman Spal 4-5-1, formasi sama, template main sama, positioning dan arah pemain sama, yg bedain cuma kondisi pemain aja, kalau ereksi trus yaudah win streak.
Conte juga ga ada beda sama Spal, 3-5-2 sampe budeg. Spal sama Conte ini tipe pelatih yang bikin pemain akan jago karena terbiasa.
Kalau world class kaya Mou, Pep, Ance, & SAF itu kayanya mereka berusaha mikir antitesis strategi lawan, baru pemain dan formasi beradaptasi. Simone ada arah kesana, cuma satu skill lagi yg dia perluin yaitu cara handle pemain bintang (handle ruang ganti).
Kalau tipe Conte itu kayanya ga mikirin antitesis strategi lawan wkwk, lebih ke arah ketersediaan dan kesiapan pemain yg dukung formasi & strategi dia, strateginya gw namain strategi insyaallah pemain sehat. Makanya dia nyerah atau mencak-mencak kalau ga ada dukungan beli pemain wkwkwk.
ritzaxe dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Tutup