Kaskus

Sports

viniestAvatar border
TS
viniest
» [L4US] Liverpool Forum Kaskus - Season 2022/23 - Imagine Being Us «
» [L4US] Liverpool Forum Kaskus - Season 2022/23 - Imagine Being Us «
 
Quote:

 
 
Quote:
Diubah oleh viniest 14-07-2022 10:11
arofi13Avatar border
haritosuAvatar border
abdulr.nurma439Avatar border
abdulr.nurma439 dan 21 lainnya memberi reputasi
18
512.2K
12.6K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Liga Inggris
Liga Inggris
KASKUS Official
3.5KThread14.8KAnggota
Tampilkan semua post
FlasharpoonAvatar border
Flasharpoon
#2785
⭕Bobby Firmino Dan Jalan Mustahil Ke UCL Bagi Liverpool⭕

▶️Bobby Firmino menyelamatkan Liverpool dari kekalahan tetapi Liverpool hampir mustahil bisa menyelamatkan tiket UCL musim depan. Hasil draw Liverpool serta MU yang memenangkan match lawan Bournemouth malam ini, menjadikan peluang Liverpool ke UCL uanya dibawah 5 %, bahkan bisa dikatakan sebagai mustahil.

▶️Bobby mengakhiri penampilannya di Anfield dengan gol yang benar-benar karena ketajaman instingnya sebagai striker, gol yang sangat sulit sesungguhnya, tapi itulah Bobby, sosok yang istimewa membaca apapun arah bola di peluang yang sempit dan sesungguhnya sangat kecil secara matematis.

▶️Campur aduk, bagaimana sulitnya menggambarkan sebuah kesedihan ketika di match terakhirnya di Anfield fans harus melepas Legendanya ditengah kemungkinan besar lepasnya pula peluang Liverpool ke UCL musim depan, juga ketiadaan sang "tokoh penting" Jurgen Klopp di tepi lapangan karena menjalani hukuman. Anfield dan fans Liverpool di seluruh dunia memang galau malam ini. Tapi begitulah sebuah musim, kita tidak tahu, di saat apa kita bisa bahagia dan sedih. Musim yang sulit bagi Liverpool.

▶️Bobby menuntaskan kontrak dan musim demi musim dengan sangat baik. Dia bukan saja memberikan kesan tentang gol-golnya yang sering menakjubkan. Juga lewat sosok Firmino ini kita menjadi kenal apa itu "false nine" dalam sepakbola, walau mungkin sudah sering di praktekkan tapi lewat Firmino-lah istilah itu menjadi populer. Juga lewat Fimino selama 8 tahun ini kita mengenal sebuah pribadi yang elegan di lapangan, sosok yang sangat jauh dari sifat ego sebagai pesepakbola. Dia pemain yang sangat patuh dan sangat menghormati Jurgen Klopp. Begitulah gambaran singkat sosok ini. Tak cukup kalimat apapun yang kita sematkan untuk seirang Bobby.

▶️Liverpool tetap ke Eropa melalui jalur UEL. Posisi ini sudah aman. Tetapi kita perlu menunggu sampai kompetisi EPL benar-benar selesai. Liverpool mungkin menunggu sebuah keajaiban. Sesuatu yang tidak bisa dibahas diatas kertas.

Tetap semangat, tetap bangga menjadi bagian dari klub Liverpool. Jangan kecewa dan marah dengan musim ini. Paling tidak, kita sudah melihat gerak dari owners dan Klopp untuk membangun kembali skuad klub ini musim depan. Kita tunggu. Sambil kita memanfaatkan waktu menyembuhkan luka yang mungkin menggores impian kita musim ini.

#Koez

kaskus-image

KOLOM KOEZ ARRAIHAN⭕

♥️ Firmino Adalah Penerjemah Otak Cerdas Jurgen Klopp Di Lapangan ♥️


Ironi yang unik, ketika Brendan Rodgers merekrut Roberto Firmino dari Klub Hoffenheim Bundesliga Jerman di musim panas Tahun 2015. Kala itu Jurgen Klopp belum datang ke Liverpool. Tapi di Jerman sana, Klopp heran mengapa Liverpool mengambil langkah berani merekrut Firmino dengan harga yang termasuk mahal saat itu yaitu sekitar 29 juta pound.

Setelah masuk Liverpool Brendan malah kesulitan memberdayakan peran Firmino di lapangan. Sejatinya, Firmino adalah murni pemain yang berposisi No.10 yaitu gelandang serang. Ditangan Brendan, Firmino kesulitan karena peran yang serba tanggung dan Brendan mungkin tidak familiar dengan peran Firmino. Dari berita yang tersiar waktu itu, Firmino ini adalah rekrutan yang sesungguhnya bukan pilihan Brendan sebagai pelatih.

Ketika kompetisi EPL musim 2015/2016 memasuki bulan ke-tiga, FSG akhirnya mendepak Brendan dan merekrut Jurgen Klopp.

Di tangan Jurgen Klopp, Firmino melakukan apa yang disebut transformasi positioning dan peran. Ini terjadi ketika memasuki musim 2016/2017, setelah Klopp mempelajari gaya, karakter dan bakat Firmino. Transformasi itu diawali dengan posisi Firmino yang ketika menguasai bola, dia tidak tidak perlu harus segera melepas bola dari kakinya. Firmino diminta Klopp untuk melakukan improvisasi, melihat posisi teammate nya, lalu dengan bakat dan keahliannya Firmino melakukan through pass atau bahkan dia bisa melakukan eksekusi langsung jika dirasa perlu.

Jadi, Firmino harus melakukan penetrasi, dia maju lebih ke depan dengan gerakan vertikal di depan kotak 16 lawan. Firmino dengan kecepatan dan keahlian olah bola serta visi bermainnya yang cerdas dan luar biasa adalah perpaduan yang nyaris sempurna untuk menjadikan dirinya sebagai salah satu "role model" bermusim-musim lamanya dalam skema Jurgen Klopp sampai musim ini, saat dia memutuskan hengkang dari Liverpool.

Perekrutan Sadio Mane, Mohamed Salah, Alisson dan Van Dijk di waktu kemudian adalah gugusan taktik yang bersumbu pada bakat dan keceradasan Firmino sebagai role model dalam skema dan penerjemahan taktik Jurgen Klopp di lapangan.

Sikap dan mindset Firmino yang elegan, jauh dari sikap egois dalam penguasaan bola menjadikan dirinya diyakini Klopp akan mampu menjabarkan taktik Jurgen Klopp di lapangan sampai begitu detail.

"Anda adalah seorang penyerang yang juga sangat ahli sebagai seorang gelandang" begitu kira-kira ucapan Klopp saat menjabarkan transformasi Firmino di tahun 2016 itu. Ucapan Klopp itulah yang menjadi ikonik awal lahirnya apa yang disebut sebagai 'False Nine'.

Suatu saat, banyak orang yang memuji Firmino saat dirinya begitu berperan vital dalam skema Jurgen Klopp, tapi dia dengan tenang berujar :
" Saya lebih bahagia bisa memberikan assist kepada teman-teman saya di lapangan ketimbang saya mencetak gol " dan Firmino menerjemahkan ucapannya itu dengan gaya dan selebrasi yang luar biasa saat para sahabatnya di lapangan berhasil mencetak gol.

Peran Firmino dalam transformasi Jurgen Klopp itu sangat berpengaruh pada kejayaan Jurgen Klopp selama karir kepelatihannya di Liverpool. Jelas, Klopp pasti menjadikan Firmino sebagai tokoh penting yang menguraikan semua detail taktiknya di lapangan, bagaimana sikap dan ritme permainan Liverpool di lapangan sangat tergantung pada ruang gerak dan aliran bola dari Firmino.

Demikianlah, setiap musim Klopp menjadikan Firmino sebagai role model, lalu suatu saat Klopp membuat garis vertikal sebagai alur role model yang luar biasa :
Alisson ▶️ Van Dijk ▶️ Firmino ▶️ Mo. Salah

Vertical link role model tersebut begitu menguat dalam skema Jurgen Klopp. Attitude Firmino dalam ruang krusial di depan gawang lawan yang begitu elegan, seakan menjadi motor penggerak yang menjadikan Liverpool melaju dari musim ke musim. Tak sedikit kegagalan yang harus diterima Liverpool, tetapi kenyataannya begitu banyak sejarah manis yang melambungkan Liverpool terbang tinggi dengan raihan prestasi yang membanggakan.

Jurgen Klopp membutuhkan sosok Firmino dalam taktiknya. Itu keniscayaan yang sulit dibantah. Bahkan saat pertama Jurgen Klopp menerima kabar tentang niat Firmino untuk mencari klub baru dan hengkang dari Liverpool, Klopp bahkan tidak percaya. Klopp tidak yakin dengan pendengarannya. Tetapi itulah kenyataannya. Klopp tahu dan sadar bahwa suatu saat, akan datang waktunya, saat dimana dia akan kehilangan orang-orang terbaiknya yang mampu memahami besarnya cinta Jurgen Klopp pada Liverpool saat di lapangan. Apa yang dilakukan Firmino, Salah, Mane, Van Dijk, Alisson dan sederetan punggawa dalam kejayaan Jurgen Klopp adalah pengejawantahan rasa cinta Klopp pada klub ini. Skuad itulah pembawa bendera cinta Klopp pada Liverpool di lapangan.

Ketika Firmino tadi malam melakukan a farewell moment di Anfield, di sudut lain, Jurgen Klopp mungkin tengah menyimpan dan menyusun dengan rapi puing-puing rasa kehilangannya agar tidak terlihat orang banyak pada wajahnya. Tetapi begitulah hati. Tidak mudah menata sebuah kehilangan, dan Klopp pun akan tidak mudah menemukan kenyataan nama Firmino tidak lagi tercantum dalam skuadnya musim depan. Tidak ada lagi pemain yang hampir sempurna memahami isi taktiknya, memahami bagaimana isi hatinya saat kalah dan menang sebaik Firmino.

Masa depan False Nine Jurgen Klopp di Liverpool mungkin tidak lenyap tapi cahayanya pasti tidak sebenderang saat berada di tangan Firmino, bermusim-musim yang lalu.

Kini Roberto 'Bobby' Firmino menjelang hari-hari terakhirnya di Liverpool. Bahkan sampai hari ini kita tidak dan belum tahu, ke klub mana dia kelak berlabuh. Firmino memang belum akan memikirkan ke klub mana dia kelak, sampai dia benar-benar menuntaskan match terakhirnya musim ini.

Sebabnya hanya satu :

"Karena saya mencintai klub ini. Biarkan saya menyelesaikan semuanya sampai match terakhir saya di Liverpool"

Bahkan kabarnya, Firmino juga tidak mau bermain di klub EPL lainnya. Karena dia tidak mau klub barunya dan dirinya harus melawan Liverpool dalam kompetisi yang sama.

Begitulah Cinta. Selalu ingin memberi yang terbaik walau pasti tak sepenuhnya selalu bersama, selalu bernafas dalam alur yang sama. Bahagia dan menderita pada rasa yang sama. Bersanding dalam waktu dan kenangan yang sama. Setiap orang selalu membuat sejarah dan kenangan pada suatu waktu, pada suatu tempat. Lalu kemudian dia pergi, tetapi jejaknya sesungguhnya tak pernah hilang.

Terpisah tapi tak saling meniadakan.

*Catatan seorang fans Liverpool, catatan seorang Koez Arraihan. Ketika hatinya menulis tentang seorang Roberto Firmino.

▶️Sepenuh cinta untukmu Bobby ♥️

#KoezArraihan
#Jogja21Mei2023
Toluena
justforpsim
Kloppon
Kloppon dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.