TS
si.matamalaikat
Farewell! MiG-21 LanceR Milik Rumania Pensiun Setelah Bertugas Selama 60 Tahun
Quote:
MiG-21 LanceR milik Rumania resmi dipensiunkan pada 15 Mei 2023 lalu Gan, jet tempur bermesin tunggal buatan Soviet ini dipensiunkan setelah rentetan kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan hingga meninggalnya pilot LanceR. Masalah teknis juga menjadi faktor lain dibalik pensiunnya pesawat tempur ini.
Mengutip artikel Janes.com, Angkatan Udara Rumania (RoAF) menandai pensiunnya MiG-21 dengan upacara di Pangkalan Udara ke-71 dan ke-86 masing-masing di Campia Turzii dan Borcea, sementara tiga pesawat terakhir dari masing-masing pangkalan diberangkatkan ke Pangkalan Udara ke-95 di Baucau untuk disimpan. RoAF memiliki 17 LanceR C kursi tunggal dan 8 LanceR B dua kursi dalam pelayanan pada saat pesawat ini pensiun.
Sekilas tentang MiG-21 milik Rumania, pesawat ini mulai berdinas pada tahun 1962 bersama Angkatan Udara Rumania, di mana pada tahun itu mereka menerima 12 unit MiG-21F-13. Secara keseluruhan negara ini memiliki 110 unit MiG-21 pada dekade 1990-an. Pada tahun 1995 dilakukan upgrade(peningkatan) pada armada MiG-21 Rumania. Perusahaan asal Ruamnia bernama Aerostar SA dan perusahaan asal Israel bernama Elbit Systems ditunjuk untuk melakukan peningkatan pada MiG-21.
MiG-21 versi upgrade diberi kode LanceR, huruf "R" merupakan akronim dari Rumania. Pengiriman pesawat versi upgrade dimulai pada 1997 dan terakhir pada 2003. Ada tiga versi LanceR yang dibuat – versi A dioptimalkan untuk serangan darat, versi B untuk pelatihan dan versi C menjadi varian superioritas udara. Berkat peningkatan tersebut, MiG-21 LanceR menerima kemampuan untuk menggunakan senjata Timur dan Barat, termasuk rudal R-73/R-60, Magic II dan Python-3. Pesawat juga mendapat kokpit baru beserta radar Elta.
Sampai tahun 2010, ada 4 negara Eropa yang menerbangkan MiG-21. Negara itu adalah Bulgaria, Serbia, Rumania dan Kroasia. Bulgaria menghentikan penerbangan MiG-21 pada Desember 2010, Serbia melakukan langkah yang sama pada Mei 2021. Saat ini tersisa Kroasia yang masih memakai MiG-21, tetapi pesawat-pesawat tersebut akan segera diganti dengan Rafale bekas buatan Prancis.
Setelah pensiunnya LanceR, Rumania berencana akan memakai F-16AM/BM bekas yang dibeli dari Portugal. Saat ini Rumania memiliki 17 pesawat F-16 dengan konfigurasi M5.2R yang akan ditingkatkan menjadi konfigurasi standar M6.6. Rumania kini juga sedang mengincar 32 unit F-16 bekas Norwegia. Di mana saat ini negosiasi pembelian pesawat masih berlangsung.
Sementara itu pada pertengahan April 2023, Dewan Tertinggi Pertahanan Nasional Rumania mengumumkan bakal membeli jet tempur F-35 setelah tahun 2030 untuk menggantikan jet tempur F-16. Sebagai tambahan informasi, sejak Rumania bergabung dengan NATO pada 2004, LanceR telah ambil bagian dalam misi NATO Air Policing. Dari Agustus hingga November 2007, Rumania mengerahkan empat pesawat MiG-21 LanceR mereka untuk memimpin misi NATO Baltic Air Policing di Lituania, Estonia, dan Latvia.
Sebelum dipensiunkan, MiG-21 LanceR sempat di groundedalias dikandangkan sementara waktu pada 15 April 2022 lalu Gan. Pesawat dikandangkan setelah satu unit LanceR jatuh dan dilaporkan hilang pada 2 Maret 2022 saat terbang di atas Laut Hitam. Sampai saat ini pesawat yang dimaksud tidak diketahui keberadaannya. Tetapi, pada bulan Mei 2022, Rumania kembali menerbangkan MiG-21 LanceR hanya untuk misi patroli pada akhir Mei 2022. Dengan memperpanjang masa dinasnya sampai 15 Mei 2023.
Pada 14 Februari 2023, LanceR juga sempat beraksi dengan mengejar balon berukuran kecil yang dilaporkan terbang di sekitar wilayah udara Rumania dan Moldova. Tetapi saat itu pilot tidak bisa mendeteksi objek yang dimaksud. Pada 1 Maret 2022, dua LanceR ditugaskan mengawal pulang Su-27 Ukraina yang sempat memasuki wilayah Rumania pada 24 Februari 2022.
MiG-21 memang jadi salah satu pesawat yang paling banyak diproduksi, dengan total 11.000 pesawat ditambah 20 varian berbeda telah dibuat. Meski terbilang sukses, tetapi pesawat ini juga punya tingkat kecelakaan yang tinggi.
Referensi Tulisan: Janes.com& afterburner.com
Sunber Foto: sudah tertera
Mengutip artikel Janes.com, Angkatan Udara Rumania (RoAF) menandai pensiunnya MiG-21 dengan upacara di Pangkalan Udara ke-71 dan ke-86 masing-masing di Campia Turzii dan Borcea, sementara tiga pesawat terakhir dari masing-masing pangkalan diberangkatkan ke Pangkalan Udara ke-95 di Baucau untuk disimpan. RoAF memiliki 17 LanceR C kursi tunggal dan 8 LanceR B dua kursi dalam pelayanan pada saat pesawat ini pensiun.
Sekilas tentang MiG-21 milik Rumania, pesawat ini mulai berdinas pada tahun 1962 bersama Angkatan Udara Rumania, di mana pada tahun itu mereka menerima 12 unit MiG-21F-13. Secara keseluruhan negara ini memiliki 110 unit MiG-21 pada dekade 1990-an. Pada tahun 1995 dilakukan upgrade(peningkatan) pada armada MiG-21 Rumania. Perusahaan asal Ruamnia bernama Aerostar SA dan perusahaan asal Israel bernama Elbit Systems ditunjuk untuk melakukan peningkatan pada MiG-21.
MiG-21 versi upgrade diberi kode LanceR, huruf "R" merupakan akronim dari Rumania. Pengiriman pesawat versi upgrade dimulai pada 1997 dan terakhir pada 2003. Ada tiga versi LanceR yang dibuat – versi A dioptimalkan untuk serangan darat, versi B untuk pelatihan dan versi C menjadi varian superioritas udara. Berkat peningkatan tersebut, MiG-21 LanceR menerima kemampuan untuk menggunakan senjata Timur dan Barat, termasuk rudal R-73/R-60, Magic II dan Python-3. Pesawat juga mendapat kokpit baru beserta radar Elta.
Quote:
Sampai tahun 2010, ada 4 negara Eropa yang menerbangkan MiG-21. Negara itu adalah Bulgaria, Serbia, Rumania dan Kroasia. Bulgaria menghentikan penerbangan MiG-21 pada Desember 2010, Serbia melakukan langkah yang sama pada Mei 2021. Saat ini tersisa Kroasia yang masih memakai MiG-21, tetapi pesawat-pesawat tersebut akan segera diganti dengan Rafale bekas buatan Prancis.
Setelah pensiunnya LanceR, Rumania berencana akan memakai F-16AM/BM bekas yang dibeli dari Portugal. Saat ini Rumania memiliki 17 pesawat F-16 dengan konfigurasi M5.2R yang akan ditingkatkan menjadi konfigurasi standar M6.6. Rumania kini juga sedang mengincar 32 unit F-16 bekas Norwegia. Di mana saat ini negosiasi pembelian pesawat masih berlangsung.
Sementara itu pada pertengahan April 2023, Dewan Tertinggi Pertahanan Nasional Rumania mengumumkan bakal membeli jet tempur F-35 setelah tahun 2030 untuk menggantikan jet tempur F-16. Sebagai tambahan informasi, sejak Rumania bergabung dengan NATO pada 2004, LanceR telah ambil bagian dalam misi NATO Air Policing. Dari Agustus hingga November 2007, Rumania mengerahkan empat pesawat MiG-21 LanceR mereka untuk memimpin misi NATO Baltic Air Policing di Lituania, Estonia, dan Latvia.
Quote:
Sebelum dipensiunkan, MiG-21 LanceR sempat di groundedalias dikandangkan sementara waktu pada 15 April 2022 lalu Gan. Pesawat dikandangkan setelah satu unit LanceR jatuh dan dilaporkan hilang pada 2 Maret 2022 saat terbang di atas Laut Hitam. Sampai saat ini pesawat yang dimaksud tidak diketahui keberadaannya. Tetapi, pada bulan Mei 2022, Rumania kembali menerbangkan MiG-21 LanceR hanya untuk misi patroli pada akhir Mei 2022. Dengan memperpanjang masa dinasnya sampai 15 Mei 2023.
Pada 14 Februari 2023, LanceR juga sempat beraksi dengan mengejar balon berukuran kecil yang dilaporkan terbang di sekitar wilayah udara Rumania dan Moldova. Tetapi saat itu pilot tidak bisa mendeteksi objek yang dimaksud. Pada 1 Maret 2022, dua LanceR ditugaskan mengawal pulang Su-27 Ukraina yang sempat memasuki wilayah Rumania pada 24 Februari 2022.
MiG-21 memang jadi salah satu pesawat yang paling banyak diproduksi, dengan total 11.000 pesawat ditambah 20 varian berbeda telah dibuat. Meski terbilang sukses, tetapi pesawat ini juga punya tingkat kecelakaan yang tinggi.
------------------
Referensi Tulisan: Janes.com& afterburner.com
Sunber Foto: sudah tertera
Diubah oleh si.matamalaikat 19-05-2023 14:10
cor7 dan 9 lainnya memberi reputasi
10
2.3K
57
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Militer
20.4KThread•10.7KAnggota
Tampilkan semua post
gonugraha76
#6
Bagi Indonesia, Mikoyan Guerevich - MiG 21 Fishbed juga mempunyai nama dan peran penting dalam sejarah Operasi Trikora. Keberadaan 26 unit bomber Tupolev TU 16KS 1 Badger dan 20 unit MiG 21 Fishbed C milik AURI di lanud Iswahyudi - Madiun yang diketahui dan difoto oleh awak pesawat ISR USAF U2 Dragon Lady terbukti memberikan deterrent power yang besar karena US menyarankan Belanda untuk berpikir ulang menguasai Papua dengan menggunakan kekuatan militer.
Indonesia sendiri termasuk pengguna internasional batch awal dari Mig 21 Fishbed yang di Uni Soviet mendapat julukan Balalaika ( alat musik dengan bentuk mirip fuselage MiG 21) atau Olowek ( pensil ) karena pada tahun 1962 membeli 20 unit single seat MiG 21 F 13 Fishbed C interceptor dan 2 unit double seat MiG 21U 66 - 400 Mongol A trainer ( Uni Soviet : Sparka ) yang keduanya baru masuk produksi massal tahun 1960. Dikalangan AURI sendiri pesawat yang termasuk kategori pespur gen 3 supersonik interceptor yang mampu terbang lebih cepat daripada pespur stealth gen 5 Lockheed Martin F 35 Lighting II ini mendapat julukan : " AK 47 of the air " karena terkenal mampu terbang cepat dan bermanuver lincah serta mematikan karena dilengkapi dengan kanon internal NR 30 dan rudal AAM 2 Atoll.
Pada tahun 1965 - 1970, seiring dengan pergantian arah politis Indonesia dari timur ke barat, berbagai alutsista buatan Uni Soviet pensiun dini karena kesulitan memperoleh pasokan suku cadang dan persenjataan utama akibat embargo militer Uni Soviet. Pada waktu itu Indonesia kesulitan untung mengangsur hutang pembelian alutsistadari Uni Soviet. Melihat peluang ini, USAF yang baru saja membentuk skuadron agressor dengan perantara CIA lantas mendekati Indonesia yang pada tahun 1967 baru mempensiunkan armada MiG 21 F 13 Fishbed C interceptor dan MiG 21 U 66 - 400 Mongol A trainer. Akhirnya disepakati untuk barter 13 unit MiG 21 F 13 Fishbed C interceptor dan 1 unit MiG 21U 66 - 400 Mongol A lengkap dengan stok suku cadang dan persenjataan milik AURI dengan 19 unit pesawat jet latih baru Lockheed T 33A - 10 Bird dan hibah 16 unit helikopter angkut Sikorsky UH 34D Choctaw ex perang Vietnam.
Indonesia sendiri termasuk pengguna internasional batch awal dari Mig 21 Fishbed yang di Uni Soviet mendapat julukan Balalaika ( alat musik dengan bentuk mirip fuselage MiG 21) atau Olowek ( pensil ) karena pada tahun 1962 membeli 20 unit single seat MiG 21 F 13 Fishbed C interceptor dan 2 unit double seat MiG 21U 66 - 400 Mongol A trainer ( Uni Soviet : Sparka ) yang keduanya baru masuk produksi massal tahun 1960. Dikalangan AURI sendiri pesawat yang termasuk kategori pespur gen 3 supersonik interceptor yang mampu terbang lebih cepat daripada pespur stealth gen 5 Lockheed Martin F 35 Lighting II ini mendapat julukan : " AK 47 of the air " karena terkenal mampu terbang cepat dan bermanuver lincah serta mematikan karena dilengkapi dengan kanon internal NR 30 dan rudal AAM 2 Atoll.
Pada tahun 1965 - 1970, seiring dengan pergantian arah politis Indonesia dari timur ke barat, berbagai alutsista buatan Uni Soviet pensiun dini karena kesulitan memperoleh pasokan suku cadang dan persenjataan utama akibat embargo militer Uni Soviet. Pada waktu itu Indonesia kesulitan untung mengangsur hutang pembelian alutsistadari Uni Soviet. Melihat peluang ini, USAF yang baru saja membentuk skuadron agressor dengan perantara CIA lantas mendekati Indonesia yang pada tahun 1967 baru mempensiunkan armada MiG 21 F 13 Fishbed C interceptor dan MiG 21 U 66 - 400 Mongol A trainer. Akhirnya disepakati untuk barter 13 unit MiG 21 F 13 Fishbed C interceptor dan 1 unit MiG 21U 66 - 400 Mongol A lengkap dengan stok suku cadang dan persenjataan milik AURI dengan 19 unit pesawat jet latih baru Lockheed T 33A - 10 Bird dan hibah 16 unit helikopter angkut Sikorsky UH 34D Choctaw ex perang Vietnam.
si.matamalaikat dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Tutup







