- Beranda
- Liga Inggris
» [L4US] Liverpool Forum Kaskus - Season 2022/23 - Imagine Being Us «
...
TS
viniest
» [L4US] Liverpool Forum Kaskus - Season 2022/23 - Imagine Being Us «
![» [L4US] Liverpool Forum Kaskus - Season 2022/23 - Imagine Being Us «](https://dl.kaskus.id/farm6.staticflickr.com/5473/10183537524_6853e895b8_o.png)
Quote:
Quote:
Diubah oleh viniest 14-07-2022 10:11
abdulr.nurma439 dan 21 lainnya memberi reputasi
18
513.3K
12.6K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Liga Inggris
3.5KThread•15.1KAnggota
Tampilkan semua post
Flasharpoon
#2679
◾KOLOM KOEZ ARRAIHAN ✅
⭕ SETELAH TAA KINI GAKPO ⭕
Jurgen Klopp sangat serius menyiapkan beberapa alternatif strategi untuk musim depan, saat ini sudah mulai dijajaki dengan beberapa taktik yang dicoba di lapangan. Pergeseran posisi TAA dan mengubah perannya di lapangan kita yakini sebagai bagian dari kemungkinan strategic plan musim depan.
Pemilihan pembelian pemain dari nama-nama yang sudah beredar saat ini juga agaknya akan berkaitan dengan peran baru TAA. Menempatkan Alexis MacAllister sebagai kandidat teratas perekrutan Liverpool musim panas ini memiliki 'benang merah' dengan peran TAA yang saat ini terus dimatangkan.
Nama-nama kandidat lain yang telah menjadi issu perekrutan Jurgen Klopp juga bukan saja untuk mengganti para pemain yang dipastikan meninggalkan Liverpool musim panas ini. Tetapi sudah menjadi bagian integral dari plan taktik musim depan.
Jadi, kita akan mudah untuk mendeteksi 'benang merah' seorang pemain yang direkrut dengan pola yang kemungkinan digunakan Klopp musim depan. MacAllister, Mason Mount, Ryan Gravenberch, Goncalo Inacio, Manuel Ugarte, Romeo Lavia atau Jurrien Timber adalah beberapa nama yang menjadi issu akan 'dipilih' LFC untuk direkrut. Lini belakang dan lini tengah agaknya menjadi dua lini yang akan di "Re-build" oleh Jurgen Klopp.
Dipilih maksudnya disini, dari nama-nama yang beredar itu tentunya tidak akan direkrut semuanya, tentu akan dipilih yang paling tepat dan dibutuhkan oleh plan yang pastinya sudah memiliki "grand design" sehingga komposisi antara tactic plan dan pemain rekrutan akan membentuk sinergitas yang saling menguatkan, juga dengan peran-peran baru yang mungkin saja ikut diubah oleh Klopp terhadap pemain-pemain yang masih akan dipertahankan untuk musim depan.
Match krusial malam tadi saat Liverpool menjamu tim yang bagi Liverpool dianggap sebagai 'super dangerous' paling berbahaya, yaitu Brentford, juga terlihat adanya peran baru bagi Cody Gakpo.
Cody Gakpo memang belum sepenuhnya menunjukkan permainan cemerlang tetapi kehadiran Gakpo di Liverpool sangat terasa memberikan gagasan baru bagi Klopp. Selain disiapkan sebagai pengganti ideal dari peran 'false nine' Roberto Firmino yang akan hengkang. Gakpo diyakini memiliki tahap role model yang tidak sederhana. Permainan dan dribel bolanya yang sangat cepat, menunjukkan potensi besar Gakpo.
Peran positioning Firmino dalam konteks yang pasti berbeda, telah disesuaikan oleh Klopp dengan karakter permainan Gakpo. Gakpo telah memberikan warna dan langkah yang bagus bagi daya serang Liverpool.
Di awal kedatangannya, Gakpo mengisi posisi tengah depan lebih ke wing kiri. Lalu Klopp menggesernya ke tengah, persis posisitioning 'false nine' Firmino. Dalam konteks sentuhan yang berbeda, Gakpo telah berhasil menunjukkan bagaimana dirinya bisa membangun serangan dari garis damarkasi antara lini tengah dan depan. Dari kiri ke garis damarkasi ini Gakpo beroperasi, beberapa gol dia ciptakan. Dribel dan olah bola yang baik serta sangat dingin saat di depan gawang lawan, menjadikan Gakpo bisa tiba-tiba muncul dari garis belakang yang tersembunyi. Gerakan cepat dan tiba-tiba ini membuat dia sering terlepas dari kawalan karena lawan tidak sempat mengawal area Gakpo.
Lalu tadi malam, Klopp mengubah dan memberikan tambahan peran yang saya nilai sangat bagus. Dimana Gakpo ditempatkan berada di belakang Darwin Nunez yang tadi malam di posisi striker. Peran ini bukan saja menjadikan Gakpo sangat dekat untuk mendukung 3 pemain lini serang Liverpool dari tengah, tetapi juga menaikkan tensi kecepatan Liverpool ketika mendapatkan bola serang dari lini tengah. Lalu menjelma Liverpool memiliki 4 penyerang di lapangan. Bahkan tadi malam terlihat, bukan saja Gakpo menunjukkan taktik bertahannya yang bagus, juga terlihat bagaimana Mohamed Salah ikut menjadi pemain bertahan di plank kanan untuk mempersempit area kanan pertahanan Liverpool, saat diserang.
Ketika Brentford mengintrodusir posisi TAA di plank bek kanan, TAA dan Konate memang sibuk luar biasa, tetapi begitu Liverpool atau TAA menguasai bola, TAA langsung memindahkan bola dengan long passingnya ke garis tepi sisi kiri. Perpindahan bola yang cepat dan akurat secara long passing dari dua wilayah yang berjauhan ini memang sangat ampuh membuat serangan Liverpool jadi lebih tajam, juga membuat Brentford pontang panting membagi kekuatan bertahannya.
Robbo dan TAA bukan saja membuka ruang sisi kiri yang dikuasai Jones, tetapi juga TAA membagi ke Gakpo yang dengan perannya tadi malam jadi lebih mudah bergeser menjaga kedalaman lini tengah. Gakpo pun setiap menerima bola pendek dari TAA atau Konate, langsung melakukan fast attack yang sangat cepat dari tengah. Dribel bola Gakpo sulit dihentikan, Gakpo tadi malam menjelma jadi 'kapal perusak' pertahanan lawan. Elliott yang biasa berperan seperti ini sering ragu, sehingga mudah kehilangan bola. Tapi Gakpo tidak demikian, dia cepat dan tangguh dalam menguasai bola.
Peran gelandang serang Gakpo ini melahirkan paling tidak ada dua pendekatan dalam pemikiran saya :
*Apakah peran Gakpo diposisi gelandang ini menjadi pakem baru musim depan, atau..
* Kedua, Klopp ingin menunjukkan desain taktik musim depan tetapi dijalani lebih dulu oleh Gakpo. Saya paham banget bahwa yang dijalani Gakpo tadi malam adalah salah satu peran yang sangat biasa dijalani oleh Alexis Mac Allister !
Bumm..!
Jadi salah satu (sekali lagi : salah satu) kerangka cara menyerang musim depan sudah disiapkan dan dipraktekkan tadi malam oleh Gakpo, yang musim depan (inshaaAllah) dugaan saya, juga akan dijalani oleh MacAllister.
Jadi peran Gakpo tadi malam menyimpan dua pendekatan, yang saya kira dua pendekatan tetap harus dilakukan musim depan. Jadi Gakpo akan banyak sekali peran dan posisi yang bisa dijalaninya. Juga, jika (semoga) MacAllister bergabung peran kecepatan dan daya serang dari garis vertikal tengah akan sangat efektif. Dan kita perlu salut untuk Gakpo yang dengan cerdas dan cerdik menjalani perannya tadi malam secara baik.
Gakpo bukan saja berperan menjadi 'false nine' dalam teste (nilai rasa) yang berbeda dengan style Firmino, tetapi juga mampu dengan baik memastikan jalur serangan vertikal tengah bisa dijalaninya dengan baik. Secara pisik tadi malam Gakpo juga sangat kuat, tidak mudah dijatuhkan para pemain Brentford.
Jurgen Klopp harus diakui sebagai pelatih yang cerdas. Perubahan peran TAA dan Gakpo ini bisa menjadi senjata simpanannya musim depan. Sambil kita menunggu siapa saja yang akan masuk Liverpool dari lantai bursa pemain musim panas.
OK Gaesss...😁😁
Demikian...🙏
#KoezArraihan
#Batavia7Mei2023

⭕ SETELAH TAA KINI GAKPO ⭕
Jurgen Klopp sangat serius menyiapkan beberapa alternatif strategi untuk musim depan, saat ini sudah mulai dijajaki dengan beberapa taktik yang dicoba di lapangan. Pergeseran posisi TAA dan mengubah perannya di lapangan kita yakini sebagai bagian dari kemungkinan strategic plan musim depan.
Pemilihan pembelian pemain dari nama-nama yang sudah beredar saat ini juga agaknya akan berkaitan dengan peran baru TAA. Menempatkan Alexis MacAllister sebagai kandidat teratas perekrutan Liverpool musim panas ini memiliki 'benang merah' dengan peran TAA yang saat ini terus dimatangkan.
Nama-nama kandidat lain yang telah menjadi issu perekrutan Jurgen Klopp juga bukan saja untuk mengganti para pemain yang dipastikan meninggalkan Liverpool musim panas ini. Tetapi sudah menjadi bagian integral dari plan taktik musim depan.
Jadi, kita akan mudah untuk mendeteksi 'benang merah' seorang pemain yang direkrut dengan pola yang kemungkinan digunakan Klopp musim depan. MacAllister, Mason Mount, Ryan Gravenberch, Goncalo Inacio, Manuel Ugarte, Romeo Lavia atau Jurrien Timber adalah beberapa nama yang menjadi issu akan 'dipilih' LFC untuk direkrut. Lini belakang dan lini tengah agaknya menjadi dua lini yang akan di "Re-build" oleh Jurgen Klopp.
Dipilih maksudnya disini, dari nama-nama yang beredar itu tentunya tidak akan direkrut semuanya, tentu akan dipilih yang paling tepat dan dibutuhkan oleh plan yang pastinya sudah memiliki "grand design" sehingga komposisi antara tactic plan dan pemain rekrutan akan membentuk sinergitas yang saling menguatkan, juga dengan peran-peran baru yang mungkin saja ikut diubah oleh Klopp terhadap pemain-pemain yang masih akan dipertahankan untuk musim depan.
Match krusial malam tadi saat Liverpool menjamu tim yang bagi Liverpool dianggap sebagai 'super dangerous' paling berbahaya, yaitu Brentford, juga terlihat adanya peran baru bagi Cody Gakpo.
Cody Gakpo memang belum sepenuhnya menunjukkan permainan cemerlang tetapi kehadiran Gakpo di Liverpool sangat terasa memberikan gagasan baru bagi Klopp. Selain disiapkan sebagai pengganti ideal dari peran 'false nine' Roberto Firmino yang akan hengkang. Gakpo diyakini memiliki tahap role model yang tidak sederhana. Permainan dan dribel bolanya yang sangat cepat, menunjukkan potensi besar Gakpo.
Peran positioning Firmino dalam konteks yang pasti berbeda, telah disesuaikan oleh Klopp dengan karakter permainan Gakpo. Gakpo telah memberikan warna dan langkah yang bagus bagi daya serang Liverpool.
Di awal kedatangannya, Gakpo mengisi posisi tengah depan lebih ke wing kiri. Lalu Klopp menggesernya ke tengah, persis posisitioning 'false nine' Firmino. Dalam konteks sentuhan yang berbeda, Gakpo telah berhasil menunjukkan bagaimana dirinya bisa membangun serangan dari garis damarkasi antara lini tengah dan depan. Dari kiri ke garis damarkasi ini Gakpo beroperasi, beberapa gol dia ciptakan. Dribel dan olah bola yang baik serta sangat dingin saat di depan gawang lawan, menjadikan Gakpo bisa tiba-tiba muncul dari garis belakang yang tersembunyi. Gerakan cepat dan tiba-tiba ini membuat dia sering terlepas dari kawalan karena lawan tidak sempat mengawal area Gakpo.
Lalu tadi malam, Klopp mengubah dan memberikan tambahan peran yang saya nilai sangat bagus. Dimana Gakpo ditempatkan berada di belakang Darwin Nunez yang tadi malam di posisi striker. Peran ini bukan saja menjadikan Gakpo sangat dekat untuk mendukung 3 pemain lini serang Liverpool dari tengah, tetapi juga menaikkan tensi kecepatan Liverpool ketika mendapatkan bola serang dari lini tengah. Lalu menjelma Liverpool memiliki 4 penyerang di lapangan. Bahkan tadi malam terlihat, bukan saja Gakpo menunjukkan taktik bertahannya yang bagus, juga terlihat bagaimana Mohamed Salah ikut menjadi pemain bertahan di plank kanan untuk mempersempit area kanan pertahanan Liverpool, saat diserang.
Ketika Brentford mengintrodusir posisi TAA di plank bek kanan, TAA dan Konate memang sibuk luar biasa, tetapi begitu Liverpool atau TAA menguasai bola, TAA langsung memindahkan bola dengan long passingnya ke garis tepi sisi kiri. Perpindahan bola yang cepat dan akurat secara long passing dari dua wilayah yang berjauhan ini memang sangat ampuh membuat serangan Liverpool jadi lebih tajam, juga membuat Brentford pontang panting membagi kekuatan bertahannya.
Robbo dan TAA bukan saja membuka ruang sisi kiri yang dikuasai Jones, tetapi juga TAA membagi ke Gakpo yang dengan perannya tadi malam jadi lebih mudah bergeser menjaga kedalaman lini tengah. Gakpo pun setiap menerima bola pendek dari TAA atau Konate, langsung melakukan fast attack yang sangat cepat dari tengah. Dribel bola Gakpo sulit dihentikan, Gakpo tadi malam menjelma jadi 'kapal perusak' pertahanan lawan. Elliott yang biasa berperan seperti ini sering ragu, sehingga mudah kehilangan bola. Tapi Gakpo tidak demikian, dia cepat dan tangguh dalam menguasai bola.
Peran gelandang serang Gakpo ini melahirkan paling tidak ada dua pendekatan dalam pemikiran saya :
*Apakah peran Gakpo diposisi gelandang ini menjadi pakem baru musim depan, atau..
* Kedua, Klopp ingin menunjukkan desain taktik musim depan tetapi dijalani lebih dulu oleh Gakpo. Saya paham banget bahwa yang dijalani Gakpo tadi malam adalah salah satu peran yang sangat biasa dijalani oleh Alexis Mac Allister !
Bumm..!
Jadi salah satu (sekali lagi : salah satu) kerangka cara menyerang musim depan sudah disiapkan dan dipraktekkan tadi malam oleh Gakpo, yang musim depan (inshaaAllah) dugaan saya, juga akan dijalani oleh MacAllister.
Jadi peran Gakpo tadi malam menyimpan dua pendekatan, yang saya kira dua pendekatan tetap harus dilakukan musim depan. Jadi Gakpo akan banyak sekali peran dan posisi yang bisa dijalaninya. Juga, jika (semoga) MacAllister bergabung peran kecepatan dan daya serang dari garis vertikal tengah akan sangat efektif. Dan kita perlu salut untuk Gakpo yang dengan cerdas dan cerdik menjalani perannya tadi malam secara baik.
Gakpo bukan saja berperan menjadi 'false nine' dalam teste (nilai rasa) yang berbeda dengan style Firmino, tetapi juga mampu dengan baik memastikan jalur serangan vertikal tengah bisa dijalaninya dengan baik. Secara pisik tadi malam Gakpo juga sangat kuat, tidak mudah dijatuhkan para pemain Brentford.
Jurgen Klopp harus diakui sebagai pelatih yang cerdas. Perubahan peran TAA dan Gakpo ini bisa menjadi senjata simpanannya musim depan. Sambil kita menunggu siapa saja yang akan masuk Liverpool dari lantai bursa pemain musim panas.
OK Gaesss...😁😁
Demikian...🙏
#KoezArraihan
#Batavia7Mei2023

sentinel07 dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Tutup
![» [L4US] Liverpool Forum Kaskus - Season 2022/23 - Imagine Being Us «](https://dl.kaskus.id/farm9.staticflickr.com/8413/10183625004_80e70c9c0f_o.gif)

![» [L4US] Liverpool Forum Kaskus - Season 2022/23 - Imagine Being Us «](https://dl.kaskus.id/farm4.staticflickr.com/3781/10183788246_bdaf3ba10f_o.gif)
:

