TS
si.matamalaikat
THR Sudah Cair, Indonesia Siap Tambah Pesanan Untuk 18 Rafale
Quote:
Masih di suasana Lebaran nih Gan, rupanya ada kabar baik dari pengadaan jet tempur Rafale buatan Prancis. Kabarnya Indonesia telah memesan 18 unit tambahan jet tempur buatan Prancis tersebut. Sebagai pengingat bagi Agan, pada akhir tahun lalu Jakarta telah memesan 6 unit Rafale. Total pesanan yang dibuat adalah 42 unit dengan nilai kontrak keseluruhan adalah US$8,1 miliar.
Kabar penambahan 18 unit Rafale itu diwartakan oleh media Prancis La Tribune, menurut media tersebut yang mengutip sumber pengadaan Rafale pada 18 April 2023, Jakarta telah mendapatkan dana untuk membawa pulang 18 Rafale. Sementara itu pengumuman pesanan tambahan Rafale akan diresmikan saat Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto berkunjung ke Prancis beberapa waktu ke depan.
Pembelian 18 Rafale ini merupakan bagian dari kesepakatan senilai US$2,3 miliar atau sekitar Rp 39 triliun, artinya satu pesawat sehargaUS$ 127,7 juta atau sekitar Rp 2,16 triliun. Sementara itu, 6 Rafale pesanan awal dibanderol US$1,3 miliar. Rata-rata satu pesawat dihargai US$183,3 juta atau Rp 2,6 triliun. Dana yang disebutkan di atas belum termasuk paket senjata Gan, karena kontrak pengadaan Rafale oleh Indonesia hanya mencakup layanan pelatihan, penugasan dukungan di pangkalan udara di negara pembeli, dan pusat pelatihan dengan dua simulator misi penuh.
Pada Februari 2022, Indonesia resmi memesan 42 unit Rafale dari Prancis Gan. Kemudian pada September 2022, 6 unit Rafale dipesan, keenam pesawat diperkirakan bakal tiba di Indonesia pada tahun 2025. Merujuk MoU yang disepakati Prancis dan Indonesia, pesanan Rafale terdiri dari 30 unit varian singlet seat dan 12 varian tandem seat. Setelah kontrak berjalan untuk enam Rafale, Dassault Aviation akan mengirim pesawat pertama sekitar tiga tahun setelah kontrak berlaku. Sementara sisa pembelian tambahan 18 Rafale diharapkan akan diumumkan dalam beberapa bulan mendatang.
Selain Prancis, beberapa negara yang telah menggunakan jet tempur ini adalah India, Mesir, dan Yunani. Sementara calon pengguna baru Rafale adalah UEA (80 unit), Indonesia (42 unit) serta Kroasia (12 unit). Sementara pesanan tambahan datang dari Mesir sebanyak 30 unit, di mana Negeri Piramid saat ini sudah memilki 54 unit Rafale.
Sulit dibantah, Rafale merupakan jet tempur generasi 4,5 yang paling laris dan tidak memerlukan negosiasi yang alot untuk penjualannya. Pesawat memakai sayap delta seperti selera Prancis. Rafale punya panjang 15,27 m, bentang sayap 10,8 m, tinggi 5,34 m, bobot kosong 9.6 ton serta berat maksimal lepas landas 24.5 ton. Pesawat bisa ngebut sampai kecepatan maksimum 1.913 km/jam dan punya radius tempur sekitar 1.000 km.
Referensi Tulisan: La Tribune& indomiliter.com
Sumber Foto: sudah tertera
Kabar penambahan 18 unit Rafale itu diwartakan oleh media Prancis La Tribune, menurut media tersebut yang mengutip sumber pengadaan Rafale pada 18 April 2023, Jakarta telah mendapatkan dana untuk membawa pulang 18 Rafale. Sementara itu pengumuman pesanan tambahan Rafale akan diresmikan saat Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto berkunjung ke Prancis beberapa waktu ke depan.
Pembelian 18 Rafale ini merupakan bagian dari kesepakatan senilai US$2,3 miliar atau sekitar Rp 39 triliun, artinya satu pesawat sehargaUS$ 127,7 juta atau sekitar Rp 2,16 triliun. Sementara itu, 6 Rafale pesanan awal dibanderol US$1,3 miliar. Rata-rata satu pesawat dihargai US$183,3 juta atau Rp 2,6 triliun. Dana yang disebutkan di atas belum termasuk paket senjata Gan, karena kontrak pengadaan Rafale oleh Indonesia hanya mencakup layanan pelatihan, penugasan dukungan di pangkalan udara di negara pembeli, dan pusat pelatihan dengan dua simulator misi penuh.
Quote:
Pada Februari 2022, Indonesia resmi memesan 42 unit Rafale dari Prancis Gan. Kemudian pada September 2022, 6 unit Rafale dipesan, keenam pesawat diperkirakan bakal tiba di Indonesia pada tahun 2025. Merujuk MoU yang disepakati Prancis dan Indonesia, pesanan Rafale terdiri dari 30 unit varian singlet seat dan 12 varian tandem seat. Setelah kontrak berjalan untuk enam Rafale, Dassault Aviation akan mengirim pesawat pertama sekitar tiga tahun setelah kontrak berlaku. Sementara sisa pembelian tambahan 18 Rafale diharapkan akan diumumkan dalam beberapa bulan mendatang.
Selain Prancis, beberapa negara yang telah menggunakan jet tempur ini adalah India, Mesir, dan Yunani. Sementara calon pengguna baru Rafale adalah UEA (80 unit), Indonesia (42 unit) serta Kroasia (12 unit). Sementara pesanan tambahan datang dari Mesir sebanyak 30 unit, di mana Negeri Piramid saat ini sudah memilki 54 unit Rafale.
Sulit dibantah, Rafale merupakan jet tempur generasi 4,5 yang paling laris dan tidak memerlukan negosiasi yang alot untuk penjualannya. Pesawat memakai sayap delta seperti selera Prancis. Rafale punya panjang 15,27 m, bentang sayap 10,8 m, tinggi 5,34 m, bobot kosong 9.6 ton serta berat maksimal lepas landas 24.5 ton. Pesawat bisa ngebut sampai kecepatan maksimum 1.913 km/jam dan punya radius tempur sekitar 1.000 km.
-----------------
Referensi Tulisan: La Tribune& indomiliter.com
Sumber Foto: sudah tertera
Diubah oleh si.matamalaikat 29-04-2023 20:59
yoseful dan 13 lainnya memberi reputasi
14
3.5K
59
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Militer
20.4KThread•10.7KAnggota
Tampilkan semua post
gonugraha76
#21
Alhamdullilah ... setelah batch 1 sebanyak 6 unit sudah efektif kontraknya, kini batch 2 sebanyak 18 unit yang sudah mendapatkan kepastian PSP dan RMP akan segera efektif kontraknya. Semoga batch 3 sebanyak 18 unit yang juga sudah mendapatkan kepastian PSP tetapi masih menunggu ketersediaan RMP bisa ikut segera di efektifkan kontraknya tahun ini juga. Direncanakan sebelum tahun 2030, 42 unit Dassault Rafale TNI AU sudah dapat mencapai Full Operational Capability /FOC dalam arti baik infrastruktur, personel, logistik teknis, unit dan persenjataan sudah siap dan mampu mendukung operasional dan kesiapan tempur Rafale.
Varian Rafale apa yang dipesan oleh Indonesia ? Ada kemungkinan komposit 6 unit F3R dan 36 unit F4. Apa perbedaannya antar varian tersebut ? F4 mengalami penyempurnaan di sistem komunikasi satelit, HUD, update elektronik dan sensor pada SPECTRA untuk meningkatkan kemampuan anti electronic warfare, pemasangan Talios targetting and recce pod dan weapon system baru yang sudah mampu mengoperasikan rudal, stand off weapon dan smart bomb seperti SCALP, MICA NG, Meteor, AM 39 Exocet, dan AASM 1000 Hammer.
Pengadaan 42 unit Rafale TNI AU ini memang menganut FFbNW dalam arti kontrak hanya berlaku pada jumlah unit, pelatihan, simulator dan logistik teknis minus persenjataan utama seperti berbagai varian rudalnya.
Selain masalah keterbatasan anggaran juga lagi lagi masalah offset pengadaan dimana pihak RI menginginkan adanya kerjasama dengan industri pertahanan Perancis untuk mendukung perkembangan rudal nasional. Bonus lain yang diterima Indonesia adalah Dassault Aviation memberikan izin kepada Indonesia akuisisi Dassault Mirage 2000 - 5 ex AU Qatar dan Mirage 2000 - 9 ex AU UAE.
Fully arms Rafale

Operasional Rafale TNI AU akan makin optimal dengan kedatangan 2 unit Airbus A400 M Atlas varian Multi Role Transport and Tanker / MRTT yang mampu melaksanakan misi Air to Air Refueling / AAR bagi Rafale dan platform udara lain dengan mekanisme droque and probe. 2 unit A400 M Atlas MRTT ini dijadwalkan akan datang pada tahun 2026 yang secara kebetulan batch 1 Rafale sebanyak 6 unit juga akan datang di tahun yang sama.
Rafale sendiri mempunyai kelebihan karena mempunyai 2 metode AAR yaitu : buddy to buddy dengan menggunakan centre fuel pod INZ dan tanker udara sehingga mempunyai flexibilitas jika harus menjalani misi jarak jauh.
AAR Rafale dan A400 M Atlas MRTT

AAR buddy to buddy Rafale

Varian Rafale apa yang dipesan oleh Indonesia ? Ada kemungkinan komposit 6 unit F3R dan 36 unit F4. Apa perbedaannya antar varian tersebut ? F4 mengalami penyempurnaan di sistem komunikasi satelit, HUD, update elektronik dan sensor pada SPECTRA untuk meningkatkan kemampuan anti electronic warfare, pemasangan Talios targetting and recce pod dan weapon system baru yang sudah mampu mengoperasikan rudal, stand off weapon dan smart bomb seperti SCALP, MICA NG, Meteor, AM 39 Exocet, dan AASM 1000 Hammer.
Pengadaan 42 unit Rafale TNI AU ini memang menganut FFbNW dalam arti kontrak hanya berlaku pada jumlah unit, pelatihan, simulator dan logistik teknis minus persenjataan utama seperti berbagai varian rudalnya.
Selain masalah keterbatasan anggaran juga lagi lagi masalah offset pengadaan dimana pihak RI menginginkan adanya kerjasama dengan industri pertahanan Perancis untuk mendukung perkembangan rudal nasional. Bonus lain yang diterima Indonesia adalah Dassault Aviation memberikan izin kepada Indonesia akuisisi Dassault Mirage 2000 - 5 ex AU Qatar dan Mirage 2000 - 9 ex AU UAE.
Fully arms Rafale

Operasional Rafale TNI AU akan makin optimal dengan kedatangan 2 unit Airbus A400 M Atlas varian Multi Role Transport and Tanker / MRTT yang mampu melaksanakan misi Air to Air Refueling / AAR bagi Rafale dan platform udara lain dengan mekanisme droque and probe. 2 unit A400 M Atlas MRTT ini dijadwalkan akan datang pada tahun 2026 yang secara kebetulan batch 1 Rafale sebanyak 6 unit juga akan datang di tahun yang sama.
Rafale sendiri mempunyai kelebihan karena mempunyai 2 metode AAR yaitu : buddy to buddy dengan menggunakan centre fuel pod INZ dan tanker udara sehingga mempunyai flexibilitas jika harus menjalani misi jarak jauh.
AAR Rafale dan A400 M Atlas MRTT

AAR buddy to buddy Rafale

Diubah oleh gonugraha76 29-04-2023 12:15
jlamp dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Tutup



