Kaskus

Hobby

nefri.ryuAvatar border
TS
nefri.ryu
Misteri Warisan 'Penjaga' yang Akhirnya Terbongkar (REAL STORY)
Misteri Warisan 'Penjaga' yang Akhirnya Terbongkar (REAL STORY)

Halo agan sista, wah udah lama banget gak nulis. Beberapa tulisan sering mandek karena berbagai hal ya, yang akhirnya bikin agan sista jadi kesel nungguinnya. Maafkeun saya yang sok sibuk cari cuan dollar, hahahaha..



Kali ini, saya akan membagikan kisah 1 tahun lalu, yang akhirnya membuat semua misteri yang ada di hidup saya satu per satu terbongkar.



Mungkin agak lama tulisan ini rampung, karena saya juga bekerja sebagai penulis, jadi akan banyak kerjaan yang benar-benar numpuk.



Tapi semoga aja kali ini saya gak ingkar janji lagi ya kelarin tulisan ini.. Bismillah !!!

.

.

.



PART 1 : Kenyataan Pahit



PART 2: Penjaga Kerajaan dan Tuan Gende



PART 3: Si Tuan Gende dan Ritual Sia-Sia



PART 4: Toxic Relationship



PART 5: Anak Indigo di Gunung Dempo



PART 6: Wanita Berkebaya



Part 7: Kebenaran Terkuak



Part 8: Rumah Ipar



Part 9: Pagar Gaib


Part 10: Telisik Warisan 'Penjaga' Papa



Part 11: Kisah Warisan ‘Penjaga’ Mama


Part 12: Keinginan.. Tapi Berat !! (END)


Alhamdulillah.. Trit Misteri Warisan 'Penjaga' yang Akhirnya Terbongkar (REAL STORY) kelar juga, walau harus dirampungkan selama 7 bulan. Semoga bisa mengambil hikmah dari semua cerita nonfiksi yang ane tulis ya...

Bantu cendolnya dong gan...

emoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan


Diubah oleh nefri.ryu 09-12-2023 21:15
sukhhoiAvatar border
sukhhoi memberi reputasi
1
2.1K
31
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Supranatural
Supranatural
KASKUS Official
15.9KThread14.3KAnggota
Tampilkan semua post
nefri.ryuAvatar border
TS
nefri.ryu
#1
PART 1 : Kenyataan Pahit

kaskus-image

Tahun 2018 menjadi tamparan berat bagi hidup saya, karena semua yang saya bangun, yang saya pupuk, yang saya sayangi, seketika hilang sudah. Semuanya menjadi hancur lebur tanpa satu pun tersisa.

Hanya tersisa penyesalan, kekesalan, kekecewaan dan keputusasaan. Mungkin bagi agan sista yang pernah baca tulisan saya di tahun 2016, akan tahu, perubahan apa yang saya lakukan di tahun ini dan semuanya luluh lantak di 2 tahun berikutnya.

Well.. kita skip saja ya utk 2016 lalu.

Menjalani akhir tahun 2018 hingga tahun 2019, benar-benar cobaan yang berat bagi saya. Saya menjadi tipikal orang yang benar-benar urakan, arogan, tempramen, ngasal dan akhirnya insecure dengan diri sendiri.

Sifat insecure itulah yang membuat saya benar-benar merasa di ambang kehancuran. Namun karena masih inget ada mama di rumah yang berharap anaknya jadi orang, akhirnya saya berusaha bangkit.

Walau pun saat itu, mau cari duit 20ribu aja, harus minta dulu sama temen, dengan menahan air mata. Inget banget saat itu benar-benar di bawah. Saat bertemu dengan teman lama, namanya Biru.

Biasanya dulu saya yang sering mentraktir dia, ngajak jalan dan makan. Tapi kala itu, dia yang mentraktir saya makan bakso dan ngasih saya duit 20ribu. Benar-benar susah banget saat itu.

Jadi sekitar tahun 2020, saya dekat kian intens akrab dengan teman saya. Kalo dulu sempat masuk dalam thread saya tentang horror. Tapi kalo skrg, kita sebut saja ya namanya B2. Hahaha...

kaskus-image

Kisah kami saja, akhirnya hanya dia yang menemani di saat saya terpuruk. Tapi semuanya ternyata tidak seperti apa yang saya harapkan.

Bersama B2, banyak kisah mistis yang saya alami.

Seperti..
Saya pernah menginap di salah satu rumah kerabat, saat itu nenek teman saya, Oman, meninggal dunia dan sedikit yang membantu prosesi persiapan pemakaman keesokan harinya.

Akhirnya, saya, B2 dan teman-teman lainnya memilih menginap di rumah Oman. Saya ingat betul saat itu malam-malam, kami beramai-ramai tidur di ruang tamu yang luasnya tuh hanya cukup untuk beberapa orang saja.

Tiba-tiba, saya terbangun dan melihat hal yang bikin saya bergidik.

Saya melihat ada sosok anak kecil yang berlari di atas saya, tidak menggunakan pakaian, hanya terlihat sepintas saja.

kaskus-image

“Apa itu,” kata saya berbisik ke teman saya.

“Gak ada apa-apa,” kata B2 yang langsung terbangun.

Saat itu saya tidur di samping ibunya Oman, sedangkan B2 tidur di sudut ruangan.

B2 langsung mengisyaratkan saya untuk tidur kembali, agar tidak ada yang merasa cemas karena penampakan itu.

Kisah lainnya, sewaktu pulang kerja malam hari sekitar pukul 12.00pm. Memang saya sering kerja lembur, terlebih saat itu di akhir bulan, harus kejar target.

Karena saya dan B2 sama-sama bawa motor, akhirnya dia mengiringi saya pulang ke rumah. Rute pulang memang melewati TPU Kandang Kawat Palembang, yang terlihat horror banget di malam hari.

kaskus-image

Di sana juga sering ada begal, makanya saya selalu tidak berani jika pulang sendirian di atas jam 10 malam. Saat motor kami beriringan, tiba-tiba dia langsung berteriak.

“Aaarrggghhh… Astagfirullah.. Astagfirullah,” ucap B2 dengan jelas.

“Apa sih, apa yang dilihat,” teriak saya yang berusaha menyusul motornya.

Mungkin karena dia ketakutan, akhirnya dia melajukan motornya begitu cepat meninggalkan saya di belakang.

Sesampai di persimpangan Jalan Sutan Syahril Palembang, dia baru memelankan deru motornya dan menunggu motor saya menyusul.

“Nanti ya, saya akan ceritakan sesampai di depan lorong,” ucap B2 agar saya gak penasaran.

Saya hanya menjawab dengan isyarat anggukan kepala. Tapi sebenarnya, saya juga mengetahui apa yang dia lihat, tapi saya belum bisa mengungkapkannya juga.

Beberapa menit kemudian, kami sampai di depan lorong saya. Memang saya maunya Cuma diantar sampai depan lorong, agar tidak terlalu berisik jika dua kendaraan masuk ke lorong sempit.

“Jadi apa tadi yang kamu lihat??,” tanya saya dengan penasaran.

“Saya lihat tadi ada pocong lagi melintas di jalan dan terbang ke arah depan. Saya benar-benar kaget dan ketakutan,” kata B2.

kaskus-image

Ya, saya paham banget. B2 itu emang paling takut jika ketemu si poci dan nenek2 tua yang menyeramkan.

Saya pun langsung tersentak kaget mendengar ceritanya. Bukan karena ceritanya yang horror, tapi ceritanya benar-benar mirip seperti apa yang saya bayangkan ketika dia berteriak.

“Kok sama ya?,” kataku kepada B2.

“Sama apanya?,” tanya B2.

“Saat kamu berteriak itu, aku langsung membayangkan jika kamu melihat si poci itu melayang di depan kamu. Kok bisa sama gitu, padahal kan kamu belum cerita,” kataku melanjutkan.

“Nah.. kan, insting kamu sudah terasah,” ujarnya.

Ah, aku gak terlalu memerdulikan apa kata B2. Tapi gak mungkin secara kebetulan gitu, apa yang dia alami dan apa yang aku pikirkan, benar-benar sama.

Saat itu, aku masih merasakan, ini hanya kebetulan saja. Tapi ternyata, faktanya berbeda…

Next di Part 2.. emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Traveller
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.