Kaskus

Entertainment

  • Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • Benarkah Beli Kopi 80 Ribu di Lobi Hotel Mewah Bisa Bikin Sukses?

harrywjyyAvatar border
TS
harrywjyy
Benarkah Beli Kopi 80 Ribu di Lobi Hotel Mewah Bisa Bikin Sukses?
Benarkah Beli Kopi 80 Ribu di Lobi Hotel Mewah Bisa Bikin Sukses?
Sumber Gambar

Sukses tentu adalah impian hampir semua orang. Karena dengan sukses mereka sudah mendapatkan apa yang mereka dapatkan. Karena sebagian orang mengartikan sukses dengan caranya sendiri, jadi tentu target setiap orang pun berbeda-beda.

Kadang orang yang sudah sukses kerap memberikan tips-tips untuk menjadi sukses, meraih cita-cita kepada yang masih berjuang. Mereka menjadikan kisah mereka sebagai bahan motivasi yang mereka sebarkan ke banyak orang. Kadang motivasi itu membangkitkan semangat, tapi kadang motivasi itu malah membuat candu.

Motivasi juga terkadang tidak valid karena menggunakan sudut pandangnya sebagai acuan untuk semua orang. Seperti salah satu TikToker yang sedang ramai dibahas oleh netizen. Namanya Timothy Ronald. Ia membagikan cara yang kerap ia gunakan pada saat ia sedang tidak punya uang. Dan diyakini caranya tersebut berguna untuk memperbaiki nasibnya.

Benarkah Beli Kopi 80 Ribu di Lobi Hotel Mewah Bisa Bikin Sukses?
Sumber Gambar

Dalam videonya, ia bercerita pada saat ia sedang tidak punya uang ia pergi lobi hotel-hotel mewah di Jakarta. Dan hanya cukup membeli segelas kopi seharga 80 ribu, kita akan mendapatkan pengalaman yang berharga. Menurut Ronald dengan nongkrong di lobi hotel mewah kita akan melihat bagaimana caranya orang kaya bekerja.

Mungkin dari situ menurutnya kita dapat mengambil inspirasi dan termotivasi untuk memulai sesuatu demi memperbaiki nasib kita. Kita bisa meniru bagaimana cara orang-orang kaya bekerja. Kalau berani, kita juga bisa mengajak mereka bicara dan meminta saran atau pekerjaan kalau boleh. Dengan berada di tengah-tengah orang kaya bisa jadi kita ikutan jadi kaya. Wkwkwk.

Menurut Ronald kopi di lobi hotel lebih worth it daripada membeli kopi Starbucks 50 ribu tapi tidak dapat apa-apa. Sedangkan nambah 30 ribu, ngopi di hotel kalian bisa menemukan pengalaman berharga mengenai cara orang kaya bekerja.

Benarkah Beli Kopi 80 Ribu di Lobi Hotel Mewah Bisa Bikin Sukses?
Sumber Gambar

Motivasi ini valid, jika kita menjadi dia. Tapi masalahnya orang-orang kaya TS gini kalo gak punya uang ya gak bakal ngopi 80 ribu lah. Mending buat makan 4 hari itu bisa.

Lagipula tidak semua orang akan termotivasi apabila lihat orang kaya bekerja. Setiap orang puny acara sendiri untuk memotivasi dirinya. Ini yang cukup disayangkan dari para motivator, mereka selalu mengambil sudut pandang berdasarkan dirinya. Mereka lupa banyak aspek yang harus diperhatikan mulai dari latar belakang ekonomi dan pendidikan. Belum lagi “privilege” yang mungkin mereka punya.

Yang mereka lakukan hanya menjual kata-kata manis yang dikhawatirkan akan membuat orang salah langkah. Jadi cari cara untuk memotivasi diri sendiri. Mendengar motivator tak ada salahnya, tapi tidak semuanya juga harus kita telan mentah-mentah.

Benarkah Beli Kopi 80 Ribu di Lobi Hotel Mewah Bisa Bikin Sukses?
Sumber Gambar

Karena pendapatnya ini, Ronald mendapat banyak cibiran dari netizen. Bahkan kehebohan yang ia buat menjadi makanan bagi para konten kreator lain untuk mencari untung. Sampai-sampai netizen ada yang niat mencari latar belakang Ronald yang ternyata di-DO dari kuliahnya alias tidak tamat kuliah. Tapi seharusnya latar belakang pendidikan jangan kita jadikan alasan untuk memandang rendah seseorang.

emoticon-2 Jempol

Gimana menurut kalian? Kalian kalau gak punya duit mending makan atau beli kopi 80 ribu?emoticon-Bingung (S)

Sumber: Sumber Gambar
Tulisan dan Narasi Pribadi


emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
onlyonejakassAvatar border
hallowwolf94Avatar border
mbah.utukAvatar border
mbah.utuk dan 29 lainnya memberi reputasi
28
12.9K
321
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread105KAnggota
Tampilkan semua post
supremacistAvatar border
supremacist
#141
Ane pebisnis.

Apa yang dibilang Tim ini nggak salah kok.

Kesempatan bisnis itu asalnya dari informasi dan networking.

Bukan informasi yg ada di internet. Itu mah udah basi.

Ente pgn tau UU baru dari pemerintah apa? Aliran dana masuk baru dari negara mana? proyek2 baru bakal di pulau apa? APBN tahun depan gimana ? Investasi yang digelontorkan perusahaan dan negara tertentu tahun depan apa? Siapa investment fund yang baru dapat pendanaan segar ?

Itu semua gak ada di internet dan media publikasi apapun.

Informasi itu biasanya didapatkan di tempat-tempat nongkrong tertentu.

Kita2 pebisnis itu nongkrong2 (lunch, golf, breakfast, dinner) untuk dapat informasi atau kenalan baru.

Orang2 investment nongkrongnya dimana ? kita tau.

Pejabat pemerintahan (DPR/kementrian/BUMN) nongkrongnya dimana ? kita tau.

Pejabat TNI dan Polri nongkrongnya dimana ? kita tau.

Di level ane, di tiap tempat nongkrong itu ada aja lah yang kenal.

Cuman nongkrong beberapa belas menit biasanya eh ada wajah yg ane familiar, terus ngobrol2, terus dikenalin sama sama orang baru baru, dapet info baru, trus dapet potensi bisnis baru...

Dan tempat2 nongkrong itu pasti tergolong mewah lah. Kopi pasti nggak dapet 15 rb dong.

Jadi ya, mungkin itu maksudnya si Tim.

Kalau dia ngomongin ini ke audience yang emang pebisnis, mungkin langsung pada nangkep.

Tapi dia ngomongin ini ke audience yang terlalu umum.....jadi ya salah target audience aja doi.

0
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.