Kaskus

Story

remukredambosAvatar border
TS
remukredambos
Kisah Sang Mantan Suhu
Kisah Sang Mantan Suhu

Kaskuser lama pasti paham jika disini pernah ada sub forum BB17+. Walaupun sub forum tersebut telah ditutup, tapi percayalah diluar sana sebenarnya mereka masih bertahan.

Kisah ini akan menceritakan kisah nyata salah satu mantan suhu BB17+, dimana beliau akan menceritakan perjalanannya.
Dari cupu menjadi suhu

Penulis telah mendapat ijin untuk membuat cerita ini, bahkan beliau juga ikut memantau thread ini. Semoga cerita ini dapat memberikan pengalaman dan pelajaran berharga.

Part 1 - Seto
Part 2 - Maya
Part 3 - Civic
Part 4 - Luluh
Part 5 - Bimbang
Part 6 - Keputusan
Part 7 - Siap?
Part 8 - Siap!
Part 9 - Pulang
Part 10 - Cumbu
Diubah oleh remukredambos 16-05-2023 23:44
yusha321Avatar border
iwakcetolAvatar border
kubelti3Avatar border
kubelti3 dan 15 lainnya memberi reputasi
14
14.1K
55
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.6KAnggota
Tampilkan semua post
remukredambosAvatar border
TS
remukredambos
#40
Pulang
Ini hari kedua kita di Jogja. Semalam setelah sampai hotel, kita pun langsung bersih-bersih, ngobrol sebentar kemudian fokus ke keluarga masing-masing. Maya hubungi anaknya, begitupun aku. Aku juga sama sekali tidak tanya bagaimana tadi saat sama tamu, apalagi dapat bayaran lebih atau tidak. Selama Maya diam dan belum membuka obrolan soal itu, aku anggap semuanya baik-baik saja.

Diluar dugaan, hari ini total ada 7 tamu yang sudah booking. Seperti sebelumnya aku tawarkan kepada Maya, awalnya dia sanggup ambil semuanya, tapi pada akhirnya hanya 5 saja yang terlaksana. Yang 1 mangkir hilang tanpa kabar, dan yang 1 kita batalkan karena Maya sudah kecapekan.

Selama menunggu Maya kerja, aku juga sempat booking mirc. Sekali lagi aku coba sensasi main di bilik warnet. Padahal sudah jelas tidak nyaman, tapi tetap saja aku coba.

Aku juga coba berinteraksi di forum dewasa yang kemaren aku daftar. Ternyata aku juga temukan satu forum dewasa lainnya, selain itu aku juga lihat sebuah grub di Facebook yang ternyata isinya BO semua. Tanpa pikir panjang aku join disemua platform tersebut. Entah berguna atau tidak yang penting join dulu. Toh gratis juga, akun yang dipakai pun akun bodong semuanya.

***

"Ayo, sudah jam check out, kita langsung pulang ya"
Ajak aku saat jam sudah menunjukan jam 5 sore.

Hari ini kita late check out, karena memang waktunya yang kurang selama menunggu Maya kerja.

Selama di mobil kita ngobrol biasa, hanya membahas hal yang ringan.

Hingga saat sampai di Klaten, Maya ajak makan dan beli sedikit oleh-oleh. Aku juga dibelikan oleh Maya, alasannya untuk anakku.

***

"Mas, ini ganti biaya kemaren ya, semoga ga kurang"
Ucap Maya sembari menyodorkan amplop putih yang akupun tidak tahu berapa isinya.


"Sudah, buat jajan anakmu saja, aku cukup kamu bayarin sate kambing ini saja"
Sanggahku kepada Maya.

Maya sebenarnya sempat memaksa agar aku menerima uang itu, dan aku pun tetap menolaknya. Aku jelaskan karena aku memang berniat bantu, bukan cari untung. Akhirnya Maya pun mau mengerti.

Selesai makan kita pun lanjutkan perjalanan dengan santai.

***

"Tamu nya macam-macam ya, tapi semuanya baik, ada yang masih muda juga, mungkin seumuran adikku, hehehe"
Maya membuka obrolan saat aku fokus nyetir.

"Wehh masa sih??"
Balasku kepada Maya.

Kemudian Maya mulai bercerita tentang pengalamannya itu. Dari yang tua sampai yang muda, dari yang kaku bangun suasana sampai yang mainnya romantis, dari yang cepat keluar sampai yang tahan lama. Pokoknya Maya ceritakan semuanya, dan aku menanggapi dengan sedikit bingung. Ternyata Maya bisa seterbuka ini

Obrolan asyik pun berlanjut, hingaa tidak terasa kita sudah sampai didepan kontrakan Maya. Kita pun saling pamitan dan yang buat aku sedikit terkejut ada satu ajakan kembali dari Maya.

"Mas, besok lusa kita makan siang ya, kita bahas jadwal odi Jogja lagi"

Belum sempat aku balas, Maya pun cium pipi kananku kemudian salam cium tangan dan segera keluar dari mobil
Aku hanya melonggo dan tanpa sadar mengangguk mengiyakan ajakan Maya.

"Hati-hati ya mas, terimakasih"

"Ehh, iyaa, aku pulang dulu ya"
Jawabku sambil berlalu pelan.

***

"Edan, perasaan apa ini?"

"Baru juga pulang, tapi sudah ajak open lagi"

2 pertanyaan yang mendominasi pikiran. Banyak pertanyaan tanpa jawaban yang keluar dari otak ini. Apakah kita saling jatuh cinta, ataukah Maya nyaman jika dekat aku, atau Maya cuma memanfaatkan aku. Tetap saja ini membingungkan, yang ada hanya menimbulkan pikiran buruk.

***

Mobil aku parkiran di halaman kosong samping warnet agar tidak menganggu lalu lintas. Aku sudah janjian dengan Ridwan untuk mengembalikan mobilnya hari ini.

Aku : "bensin aman, ini ada sedikit oleh-oleh buat emak mu, selebihnya terimakasih bro"

Ridwan : "waduh, ngrepotin aja sih bos"
Jawab Ridwan dengan senyum tengilnya.

Setelah itu aku ajak Ridwan makan. Kemudian bahas soal kondisi warnet dan rencana apa saja kedepannya. Setelah dirasa semua beres akupun pamitan untuk pulang.

Ridwan : "bos, ada panlok lho, beneran ga kepengen?"
Sembari Ridwan menunjukan sebuah foto.

Aku : "Wehhh, ga dari tadi kasih tau, pas mau pulang gini malah dikasih tau"

Ridwan : "ya kan tadi baru bahas serius bos"

Aku : "kalau panlok ya serius buat aku, mana infonya, biar aku hubungi"

Ridwan : "wkwkkw, ini bos"

Aku : " ya wis, tenkyu yaaa"

Ridwan tahu jika aku sangat terobsesi dengan wanita dari etnis ini. Karena dulu mendiang mantan istriku punya campuran keturunan ini. Memang dari saat perjaka, aku sudah bercita-cita punya pasangan hidup dari etnis mereka. Jika ditanya kenapa, jawaban ku hanya sebatas memperbaiki keturunan.
Hehehehe.

***

"Akhirnya, setelah sekian lama dapat panlok juga"
Guman ku pelan penuh kebahagiaan sesaat setelah selesai pertempuran ranjang.

"panlok e mantep bro, tapi mahal sih ya"
Sebuah pesan aku kirimkan kepada Ridwan, yang hanya dibalas dengan satu kata.

"Asuuuuyyy!!"
Balasan singkat padat jelas dadi Ridwan.

Kita sudah terbiasa bercanda seperti itu. Baper tidak ada dalam hubungan pertemanan kita.

***

Sore harinya aku ajak anakku jalan-jalan ke pusat kota. Aku sudah berjanji untuk belikan dia pizza favoritnya dan sebuah tamiya. Setelah semuanya terpenuhi kita tidak langsung pulang, tapi pergi ke alun-alun kota.

Sesampai di alun-alun aku beli beberapa jagung rebus dan kedelai rebus. Dua makanan ini jadi camilan favorit ayah dan ibu ku. Alasan mereka karena baik untuk kesehatan.

Sembari asik melihat lalu lalang kendaraan dan menikmati jagung rebus, tiba-tiba saja ada menepuk pundaku dari belakang. Aku sedikit terkejut, ternyata itu Maya.

Maya : "baru ngapain mas? kok sampe sini?"

Aku : "itu, main sama anakku"

Maya : "anaknya yang mana mas?"

Aku : "yang pakai jaket biru itu"

Ternyata Maya juga ajak 2 anaknya untuk main di alun-alum kota ini. Dan akhirnya kita malah jadi nongkrong barengan.

Maya : "besok tetep kita makan siang lho mas, yang disini kan ga sengaja ketemunya"

Aku : "iya iya, di cafe yang biasanya aja ya"

Maya : "okeee deh, kabar-kabar ya"

Aku : "siapp"

Setelah dirasa mulai malam, kita pun pamitan pulang. Aku tidak antar Maya karena aku cuma bawa motor. Anak Maya yang kecil sempat nangis tidak mau pisah sama anakku, sepertinya mereka cepat akrab.

***

Kopi hitam dan rokok kembali jadi teman santai malam ini. Laptop aku nyalakan, dan kemudian fokus berselancar masuk forum dewasa yang kemaren aku daftar. Ada satu thread disana yang membuat aku tertarik, sebuah ajakan kopdar bagi para membernya.
pulaukapok
sormin180
sampeuk
sampeuk dan 15 lainnya memberi reputasi
16
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.