- Beranda
- Berita dan Politik
Perubahan Organisasi, 121 Pati TNI AD Akan Mengalami Turun Pangkat
...
TS
ahy.jagoperang
Perubahan Organisasi, 121 Pati TNI AD Akan Mengalami Turun Pangkat
Perubahan Organisasi, 121 Perwira Tinggi TNI AD Akan Alami Penurunan Pangkat

Kupastuntas.co, Jakarta - TNI Angkatan Darat dalam waktu dekat akan melakukan perubahan struktur jabatan atau reorganisasi struktur jabatan di lingkungan TNI AD. Perubahan struktur jabatan itu nantinya akan diikuti pula dengan penurunan pangkat di sejumlah jabatan yang ada di lingkungan TNI AD.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari mengatakan, rencananya restrukturisasi jabatan akan dilakukan pada 121 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat.
Dari 121 Pati TNI AD tersebut, nantinya 96 Pati akan mengalami penurunan pangkat, dan 25 jabatan yang saat ini dipegang oleh Pati TNI Angkatan Darat akan dihapus.
Brigjen TNI Hamim menjelaskan, ada dua alasan yang melatarbelakangi usulan restrukturisasi jabatan itu harus dilakukan.
Pertama, kata Hamim, penurunan pangkat 121 Pati itu dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kerja organisasi yang mengacu pada efisiensi kinerja organisasi.
Alasan kedua, lanjut Hamim, TNI Angkatan Darat akan menguatkan salah satu fungsi utama angkatan darat yang sekarang, yaitu Binter (Pembinaan Teritorial) dengan menambah Komando Daerah Militer (Kodam) satu provinsi satu Kodam.
"Sehingga terkait dengan efisiensi organisasi ini pimpinan TNI Angkatan Darat berpikir bahwa ada beberapa jabatan yang selama ini dipegang Pati bintang 3 diturunkan menjadi Pati bintang 2, termasuk juga Pati bintang 2 mungkin nanti ada yang turun jadi bintang 1," kata Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari, Kamis, (16/2/2023) sebagaimana kami kutip dari viva.co.id
"Kemudian jabatan bintang satu yang selama ini seperti misalkan Wakil Asisten yang selama ini ada tiga, dikurangi jadi satu saja. Dan beberapa jabatan yang lain yang sekarang Pati bintang satu nanti mungkin akan jadi kolonel lagi," tambahnya
Brigjen TNI Hamim menambahkan, dari jumlah 121 Pati TNI Angkatan Darat yang akan diturunkan pangkatnya itu, 66 Pati diantaranya akan ditempati di Kodam-Kodam baru.
"Dari 121 itu nanti 66 akan diarahkan untuk mengisi jabatan di Kodam yang baru, kalau misalkan nanti usulan pembentukan Kodam yang baru disetujui oleh pemerintah. Kemudian yang lainnya akan menempati jabatan-jabatan struktural," ujarnya.
Kadispenad pun menegaskan, penurunan pangkat 121 Pati TNI Angkatan Darat itu tidak akan dilakukan terhadap para Perwira Tinggi TNI AD yang saat ini menjabat sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Menurut Kadispenad, penurunan kepangkatan penghapusan jabatan itu akan dilakukan setelah pemerintah menyetujui usulan yang saat ini telah disampaikan ke Mabes TNI.
"Contoh, misalnya Kepala RSPAD sekarang bintang tiga, terus apakah nanti pangkatnya diturunkan jadi bintang dua? Tidak begitu. Artinya dibiarkan ini sampai beliau selesai, kemudian untuk pejabat barunya nanti kalau memang ini disetujui maka pejabat berikutnya bintang dua," jelas Kadispenad.
"Jadi sekali lagi saya sampaikan, ini masih dalam proses pengusulan. Tentu ini bukan sesuatu yang sederhana, kami kan nanti mengusulkan ke Mabes TNI, Mabes TNI nanti menindaklanjuti ke Kemhan, Kemudian nanti tentu ada pertimbangan di Kementerian Keuangan, Kementerian PAN RB, tentu nanti masih akan digodok pemerintah. Jadi ini pasti proses yang akan memerlukan waktu untuk merealisasikannya," tambahnya. hammers
https://kupastuntas.co/2023/02/17/pe...erwira-tianggi
Sebelah markas coklat rame2 naik pangkat dimari malah turun pangkat
onic
Letjen AHY gimana nih
Disatu sisi perampingan emang bagus namun disisi lain malah nambah kodam ya podo wae mas dab
@letjen.ahy @brigjen.ahy @an

Brigjen AHY

Kupastuntas.co, Jakarta - TNI Angkatan Darat dalam waktu dekat akan melakukan perubahan struktur jabatan atau reorganisasi struktur jabatan di lingkungan TNI AD. Perubahan struktur jabatan itu nantinya akan diikuti pula dengan penurunan pangkat di sejumlah jabatan yang ada di lingkungan TNI AD.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari mengatakan, rencananya restrukturisasi jabatan akan dilakukan pada 121 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat.
Dari 121 Pati TNI AD tersebut, nantinya 96 Pati akan mengalami penurunan pangkat, dan 25 jabatan yang saat ini dipegang oleh Pati TNI Angkatan Darat akan dihapus.
Brigjen TNI Hamim menjelaskan, ada dua alasan yang melatarbelakangi usulan restrukturisasi jabatan itu harus dilakukan.
Pertama, kata Hamim, penurunan pangkat 121 Pati itu dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kerja organisasi yang mengacu pada efisiensi kinerja organisasi.
Alasan kedua, lanjut Hamim, TNI Angkatan Darat akan menguatkan salah satu fungsi utama angkatan darat yang sekarang, yaitu Binter (Pembinaan Teritorial) dengan menambah Komando Daerah Militer (Kodam) satu provinsi satu Kodam.
"Sehingga terkait dengan efisiensi organisasi ini pimpinan TNI Angkatan Darat berpikir bahwa ada beberapa jabatan yang selama ini dipegang Pati bintang 3 diturunkan menjadi Pati bintang 2, termasuk juga Pati bintang 2 mungkin nanti ada yang turun jadi bintang 1," kata Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari, Kamis, (16/2/2023) sebagaimana kami kutip dari viva.co.id
"Kemudian jabatan bintang satu yang selama ini seperti misalkan Wakil Asisten yang selama ini ada tiga, dikurangi jadi satu saja. Dan beberapa jabatan yang lain yang sekarang Pati bintang satu nanti mungkin akan jadi kolonel lagi," tambahnya
Brigjen TNI Hamim menambahkan, dari jumlah 121 Pati TNI Angkatan Darat yang akan diturunkan pangkatnya itu, 66 Pati diantaranya akan ditempati di Kodam-Kodam baru.
"Dari 121 itu nanti 66 akan diarahkan untuk mengisi jabatan di Kodam yang baru, kalau misalkan nanti usulan pembentukan Kodam yang baru disetujui oleh pemerintah. Kemudian yang lainnya akan menempati jabatan-jabatan struktural," ujarnya.
Kadispenad pun menegaskan, penurunan pangkat 121 Pati TNI Angkatan Darat itu tidak akan dilakukan terhadap para Perwira Tinggi TNI AD yang saat ini menjabat sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Menurut Kadispenad, penurunan kepangkatan penghapusan jabatan itu akan dilakukan setelah pemerintah menyetujui usulan yang saat ini telah disampaikan ke Mabes TNI.
"Contoh, misalnya Kepala RSPAD sekarang bintang tiga, terus apakah nanti pangkatnya diturunkan jadi bintang dua? Tidak begitu. Artinya dibiarkan ini sampai beliau selesai, kemudian untuk pejabat barunya nanti kalau memang ini disetujui maka pejabat berikutnya bintang dua," jelas Kadispenad.
"Jadi sekali lagi saya sampaikan, ini masih dalam proses pengusulan. Tentu ini bukan sesuatu yang sederhana, kami kan nanti mengusulkan ke Mabes TNI, Mabes TNI nanti menindaklanjuti ke Kemhan, Kemudian nanti tentu ada pertimbangan di Kementerian Keuangan, Kementerian PAN RB, tentu nanti masih akan digodok pemerintah. Jadi ini pasti proses yang akan memerlukan waktu untuk merealisasikannya," tambahnya. hammers
https://kupastuntas.co/2023/02/17/pe...erwira-tianggi
Sebelah markas coklat rame2 naik pangkat dimari malah turun pangkat
onicLetjen AHY gimana nih

Disatu sisi perampingan emang bagus namun disisi lain malah nambah kodam ya podo wae mas dab

@letjen.ahy @brigjen.ahy @an

Brigjen AHY
Diubah oleh ahy.jagoperang 28-02-2023 20:10
Mistaravim dan nomorelies memberi reputasi
0
3.6K
41
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
692.4KThread•57.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ahy.jagoperang
#8

KELUARGA
Orangtua : Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herawati
Pasangan : Annisa Larasati Pohan
Anak : Almira Tungga Dewi Yudhoyono
PENDIDIKAN
SMA Taruna Nusantara (1994-1997)
Akademi Militer (1997-2000)
Master Strategic Studies di Institute of Defence and Strategic Studies Nanyang Technological University, Singapura (2006)
Master of Arts (MA) Leadership and Management, George Herbert Walker School of Business and Technology, Webster University (2015)
US Army Command and General Staff College (CGSC), Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat (2015)
Master of Public Administration pada John F. Kennedy School of Government, Harvard University, Massachusetts AS, (2015)
KARIER
Letnan Dua Inf.
Pama Pussenif (2000)
Letnan Dua Inf.
Pama Kostrad (2001)
Letnan Dua Inf.
Pama Divif 1 Kostrad (2002)
Letnan Dua Inf.
Danton III/C Yonif Linud 305 (2002)
Operasi di Aceh
Letnan Satu Inf.
Pasi 2/Ops Yonif Linud 305 (2004)
Operasi Di Aceh
Kapten Inf.
Dankipan C Yonif Linud 305 (2005)
Kapten Inf.
Pasiops Batalyon Infanteri Mekanis Kontingen Garuda XXIII-A (2006)
Kapten Inf.
Pama Mabes TNI (2008)
Kapten Inf.
Ps. Kasi Amerika Kemhan RI (2008)
Kapten Inf.
Pama Ditjen Strahan Kemhan (2009)
Kapten Inf.
Pamen Mabes TNI/Suslapa (USA) (2010)
Mayor Inf.
Kasi 2/Ops Brigif Linud 17/Kujang I Kostrad (2011)
Mayor Inf.
Pamen Mabes TNI (2013) Kasubbag Kerja sama Dalam Negeri Universitas Pertahanan (2014)
Mayor Inf.
Pamen Denma Mabesad (Dik Sesko LN) (2014)
Letkol Inf.
Danyonif Mekanis 203/Arya Kemuning (2015)
Kolonel Inf.
Komandan Brigade Linud 17 Kostrad
Kolonel Inf.
Asisten Operasi Pangkostrad
Brigjen TNI
Kepala Staf Divisi 1 Kostrad
Diubah oleh ahy.jagoperang 28-02-2023 20:27
0
Tutup