Kaskus

Story

remukredambosAvatar border
TS
remukredambos
Kisah Sang Mantan Suhu
Kisah Sang Mantan Suhu

Kaskuser lama pasti paham jika disini pernah ada sub forum BB17+. Walaupun sub forum tersebut telah ditutup, tapi percayalah diluar sana sebenarnya mereka masih bertahan.

Kisah ini akan menceritakan kisah nyata salah satu mantan suhu BB17+, dimana beliau akan menceritakan perjalanannya.
Dari cupu menjadi suhu

Penulis telah mendapat ijin untuk membuat cerita ini, bahkan beliau juga ikut memantau thread ini. Semoga cerita ini dapat memberikan pengalaman dan pelajaran berharga.

Part 1 - Seto
Part 2 - Maya
Part 3 - Civic
Part 4 - Luluh
Part 5 - Bimbang
Part 6 - Keputusan
Part 7 - Siap?
Part 8 - Siap!
Part 9 - Pulang
Part 10 - Cumbu
Diubah oleh remukredambos 16-05-2023 23:44
yusha321Avatar border
iwakcetolAvatar border
kubelti3Avatar border
kubelti3 dan 15 lainnya memberi reputasi
14
14.1K
55
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
remukredambosAvatar border
TS
remukredambos
#32
Siap?
Alasan utama Maya kenapa mau open di kota lain ya agar tidak mudah dikenali orang. Paling tidak meminimalisir orang yang kita kenal. Selain itu untuk dari sisi kenyamaman juga akan lebih baik.

Maya pun sudah selesai mempelajari tentang mirc dan subforum dewasa tersebut. Setelah membandingkan fisik, usia dan service yang akan diberikan, akhirnya Maya sudah menentukan harga dia sendiri, beserta service yang akan diberikan

Aku : "jadi gimana?, sudah ada pandangan?"

Maya : "sudah mas, aku akan buka harga sekian, untuk service standar saja, dan tamu buka kamar sendiri"

Aku : "ya, masih masuk harga sekian, yang penting duit cepat dulu"

Maya : "iya mas, aku cuma bingung gimana anak-anak"

Aku : "ajak aja, nanti biar sama aku"

Maya : "tapi mas..."

Aku : "nanti biar mereka gampang akrab sama aku, rencana aku mau pinjam Civic nya Ridwan"

Maya : "makasih mas"

Aku : "iya, terus rencananya kapan dan mau ke kota mana?"

Maya : "minggu depan mas, antara Semarang atau Jogja"

Aku : "okeee, kabari aku lagi"

Selebihnya kita cuma ngobrol saja, tidak ada hal enak-enak yang terjadi. Entah kenapa obrolan kita selalu nyambung, jadi waktupun terasa cepat sekali. Tiba-tiba sudah hampir malam. Maya pun pamitan pulang, aku?? paham lah para suhu semua, ada room kosong ya manfaatkan buat enak-enak.
Hehehe.

Setelah check out dadi hotel aku sengaja mampir ke warnet, ajak ketemuan Ridwan serta mau bilang kalau minggu depan akan pinjam Civic nya, sekitar 2 hari. Untungnya Ridwan berkenan meminjamkan

***

Sekitar 3 hari kemudian Maya memberikan kabar.

Maya : "mas di Jogja saja ya, 2 hari gitu gimana?"

Aku : "ya gapapa, kita coba di Jogja"

Akhirnya sudah diputuskan bahwa Jogja yang menjadi tujuan kita. Kita pun segera menyusun rencana apa saja yang kita perlukan disana, termasuk bagaimana nanti prosedurnya.

Aku ingat jika punya 1 hape yang masih normal, tapi tidak dipakai, akhirnya aku belikan nomor perdana baru dan sekalian membuat id mirc yang baru, rencananya id ini yang akan digunakan untuk open di mirc. Saat ini aku rasa hanya perlu ini saja, nomor baru dan id mirc baru. Nanti lama-lama juga paham apa saja yang diperlukan.

Malam hari saat sedang santai, aku iseng-iseng coba buka mirc dan masuk ke room area Jogja. Ternyata banyak juga yang menawarkan, bahkan ada yang main di bilik warnet. Entah benar atau tidak tapi hal ini cukup membuatku penasaran, karena harga yang ditawarkan sangat terjangkau. Apa ini karena mereka tidak sedia tempat, jadinya bisa menekan biaya hotel dan akhirnya harga bisa rendah.

2 hari sebelum berangkat aku diam-diam main ke Jogja. Sekedar keliling kota, sekalian coba hal yang sedikit nyeleneh karena penasaran. Bilik asmara alias bilik warnet itu tadi. Ternyata memang benar ada, saat itu lokasinya di seputar Jalan Gejayan. Main di bilik warnet sama sekali tidak nyaman, karena cuma bisa satu gaya, bahkan cenderung was-was. Hehehe.


***

Sekembalinya ke rumah aku sempat berdiskusi dengan Maya lewat telepon. Diantaranya membahas hotel yang akan kita tinggali, serta mematangkan prosedurnya. Kita berencana menginap di semacam hotel kecil di sekitaran perempatan Kentungan, Jalan Kaliurang. Sementara untuk prosedurnya nanti tamu yang akan booking, wajib buka kamar sendiri dan Maya yang akan datang. Semisal tamu lebih berminat membuka room ditempat lain wajib ganti uang transport. Segala pembayaran saat itu masih cash, tidak ada transfer, karena kita masih takut untuk memberikan nomor rekening kita.

Hari sebelum berangkat kita pun ketemu di cafe biasanya

Aku : "semua yang di mirc tidak ada yang pakai nama asli, kira-kira kamu mau pakai nama apa?"

Maya : "aduh, apa ya mas? aku ikut saja"

Aku : "hmmm, bagaimana kalau Mia?"

Maya : "maya, mia, maya, mia. okelah mas pakai Mia saja"

Aku : "oke deh"

Akupun membuat akun mirc dengan nickname Mia26Jogja. Kemudian langsung coba masuk ke room area Jogja untuk melihat bagaimana responenya.

Aku pun coba berikan umpan, ternyata ada beberapa yang langsung masuk ke personal chat, untuk tanya lebih lanjut. Syarat dan ketentuan kita berikan, ada yang berminat tapi ada juga yang hilang tidak ada kejelasan lagi

"Ohh, begini to rasanya jualan itu, sepertinya menarik"
Gumanku saat itu.

***

Aku jadi pinjam Civic milik Ridwan, dan pamitan juga ke ayah ibu dan anakku kalau aku ada urusan bisnis sekitar 2 hari di Jogja. Aku juga beralasan mau cari lokasi untuk membuka warnet baru. Dan akhirnya mereka pun mengijinkan, terutama anakku.

***

"Kenapa aku mau membantu Maya sejauh ini ya?"
Gumanku dalam hati saat menyetir menuju kontrakan Maya.

Aku merasa tidak seharusnya aku bertindak sejauh ini. Tapi sekarang sudah terjadi, Maya pun sudah sanggup dengan cara ini. Tidak ada salahnya dicoba dulu, kalau semisal hasilnya bagus ya lanjut, kalau tidak ya stop. Toh aku sudah coba untuk membantu.

Akhirnya aku sampai ke kontrakan Maya.

Aku : "loh, mana anak-anakmu?"

Maya : "pas tadi aku siap-siap, mertua telpon mas, aku cerita kalau ada kerjaan 2 hari di Jogja, dan anak-anak aku ajak, tapi mertua bilang biar sama mereka saja"

Aku : "anak-anakmu mau?"

Maya : "iya, mereka mau mas, mungkin 15 menitan lalu mereka dijemput"

Aku : "okelah, Civic ini terlanjur aku pinjam, jadi tetap kita pakai, ayo berangkat"

Maya : " ayo mas'

Setelah memasukan semua barang ke dalam mobil kita pun jalan. Perjalanan lancar membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Kita sempat makan di daerah Klaten, dan beli camilan. Mampir juga ke apotik untuk beli pengaman (kondom). Wajib ada kalau ini, biarpun nanti tamu bawa sendiri.

Akhirnya kita sampai di hotel tujuan. Setelah beres proses check in, masuklah kita ke kamar. Segala biaya saat ini masih pakai uangku semua, Maya janji akan mengembalikan semuanya.

Maya : "nanti kita total semua pengeluaran saat sudah selesai ya mas"

Aku : "iya, gampang itu"

Maya : "makasih mas"

Aku : "sama-sama, sekarang kita bersih-bersih dan istirahat dulu, kita 2 hari akan bareng disini, kamu gapapa?"

Maya : "iya, gapapa mas, aku percaya sama mas"

Aku balas dengan mengangguk kecil dan tersenyum.

Setelah itu kita bersih-bersih dan istirahat sejenak, baru kemudian aku buka laptop untuk masuk ke mirc. Tak lupa aku hubungi beberapa calon tamu yang sudah kontak kemaren.

***

Aku : "ini yang pertama, ada yang pesan jam 4 sore ini, kamu sudah siap?:

Maya : "iya mas"

Tampak Maya mencoba menyembunyikan rasa cemasnya.
Diubah oleh remukredambos 17-02-2023 10:23
viensi
genji32
sormin180
sormin180 dan 11 lainnya memberi reputasi
12
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.