Kaskus

Entertainment

c4punk1950...Avatar border
TS
c4punk1950...
Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!


Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!

Hi sobat kaskus,

Tentunya banyak orang heran ketika salah satu pebisnis di Indonesia Chairul Tanjung, yang awalnya berada di 3 besar orang terkaya di Indonesia kini harus turun posisi menjadi di urutan ke 6, bahkan terlempar dari 5 besar dan kehilangan kekayaan sekitar 44 triliun.

Kenapa seperti itu?

Tentu saja karena mesin uangnya mengalami kendala yaitu Trans Mart sepi tidak banyak pembeli. Namun disini, dari kisah Pak Chairul Tanjung kita bisa pahami arah ekonomi masa depan akan seperti apa.

Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!

Kalau kita tidak bisa beradaptasi maka, kehidupan yang kita raih saat ini akan hancur seketika.

Nah, konsep trans mart yang dibanggakan adalah 4 in 1, yaitu konsep berbelanja sambil bermain, kuliner, dan hiburan untuk para pengunjung. Namun tahun 2001 dirinya awal membuka usaha di Bandung Supermall, dengan konsep mall yang besar dan mewah berjalannya waktu konsep kawasan terpadu di mall tadi berubah menjadi Trans Studio Mall.

Karena strategi bisnisnya sukses, akhirnya Trans Corp membeli sebagian besar saham Carrefour Indonesia yaitu sebanyak 40%, untuk kemudian diubah menjadi Trans Mart, bahkan hingga membuka ratusan toko.

Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!

Namun masalahnya FJB online di Indonesia di tahun 2015, sudah mulai berkembang dan banyak peminatnya. Ditambah lagi masalah lainnya, di tahun 2019 terjadi pandemi yang memberikan peluang untuk bisnis online semakin berkembang pesat.

Sejak saat itu juga dunia retail, hotel, wisata dan yang berkaitan dengan kerumunan orang banyak sepi total. Banyak juga yang harus gulung tikar karena tak sanggup bertahan.

Pandemi membawa perubahan gaya belanja masyarakat, dimana belanja online sudah menjadi kebiasaan setelah 2 tahun terpaksa harus berbelanja online.

Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!

Setelah pandemi selesai, opsi belanja online dinilai lebih praktis dengan banyaknya promo maka masyarakat terbagi dalam konsep berbelanja harian mereka ada yang offline dan online. Tentu pembeli mencari harga yang lebih murah, itu sudah hukumnya jual beli.

Jelas hal ini membawa pengaruh yang cukup besar pada mall-mall yang ada di Indonesia, termasuk TransMart yang mulai ditinggalkan pelanggannya.

Menariknya, TransMart tidak berusaha untuk inovasi seperti membuka gerai-gerai mini yang lebih kecil dan mudah dijangkau masyarakat. Atau seperti Matahari yang membuka toko online, jadi pembeli akan punya dua opsi untuk berbelanja di Matahari dept store.

Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!

Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!

Setidaknya hal ini memberikan contoh bahwa zaman ini perubahannya cukup cepat, baik dari teknologi, sistem keuangan dan sebagainya itu perubahannya cukup cepat. Dalam hitungan tahun, semua kebiasaan masyarakat akan terus berubah dan berkembang.

Jadi, kalau tak mampu beradaptasi dimasa ini akan tergusur dan hilang. Bayangkan di generasi yang sama terjadi perubahan yang cukup radikal dan terlalu cepat, sepuluh tahun yang lalu teller bank, penjaga pintu tol, penjaga pintu parkir masih banyak yang ada, tetapi sekarang mulai perlahan banyak yang menghilang dengan adanya teknologi. Tentu ini akan cukup mengagetkan manusia yang hidup di dalamnya, bayangkan ilmu yang didapatkan di sekolah sepuluh tahun kedepan ternyata tidak berguna ketika agan lulus.

Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!

Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!

Karena zaman sudah berubah sedemikian cepat, era disrupsi memaksa manusia lebih cepat untuk beradaptasi, tak bisa santuy dan leha-leha kedepannya. Lantas apa yang agan sudah lakukan untuk kehidupan di masa depan?

Masihkan diam dan rebahan?

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, bila ada kritik silahkan disampaikan dan semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. Ane c4punk pamit undur diri, See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia

Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"

Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!
Tulisan : c4punk@2023
referensi : 1, 2, 3
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star



Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!

Chairul Tanjung, Dibalik Tumbangnya Trans Mart!



Diubah oleh c4punk1950... 08-02-2023 07:42
UchieSucianiAvatar border
maleo.pejuangAvatar border
agusn6778Avatar border
agusn6778 dan 35 lainnya memberi reputasi
36
21.9K
255
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread105.1KAnggota
Tampilkan semua post
User telah dihapusAvatar border
User telah dihapus
#83
Sekarang gw kasih omongan. Kebetulan topiknya menarik

Secara nga sadar kita tuh udah merasakan kemajuan teknologi.
Coba dulu kita waktu tahun dulu make hp candybar nokia sampe layar touchscreen android kaya sekarang ini. Perubahannya bener-bener kayanya cepet menurut gw.

Jaman 2G-3G-4G sampe sekarang 5G bener bener makin kerasa maju. Kita sudah nga bisa memperkirakan kemajuan jaman.

Dulu kita belajar mekanik yah mekanik aja, bahasa yah bahasa aja. Sekarang komputer itu udah merupakan hal yang wajib harus dipejalari biar lu jurusan bahasa, ekonomi dsb.

Lu nga ngerti komputer, mampus....bener mampus.
Lu nga ngerti bahasa programming, coding dsb juga modar.

Nanti jangan kaget, manufaktur ditangani robot.
Sistem perbankan sudah memakai teknologi AI untuk menghitung pemasukan uang dan pengeluarannya.
Tenaga kasar outsourcing nga kepake banyak.
Hanya tenaga ahli komputer dan mekanik yang bakal dipake.
Yang nga siap bakal mampus
Mampus makin mampus dah.
Pengangguran bakal lebih banyak lagi.

Kenapa bisa begitu?

Dikita anak-anaknya itu terbiasa dididik untuk menjadi komoditas konflik melalui pendidikan agama terdoktrin paham-paham radikal yang dipersiapkan untuk menjadi alat untuk berpolitik.
Coba liat salah satu contoh sumpah khilafah di IPB itu salah satu kemunduran anak-anak bangsa kita dalam menghadapi tantangan era teknologi.
Belum lagi masyarakat kita yang *maaf* orang dengan kecerdasan rendah yang gampang dibodohi dan dikendalikan melalui agama.

Kalo cuma ngandelin pendidikan agama saja nga bakal bisa maju-maju.
Makanya setiap di layar televisi selalu cuma ditonjolkan adalah agama
Makanya bagaimana mereka otaknya mau maju.

Makanya kalo kita ada teknologi seperti ini, mereka nga siap.

Sekolah disini bukannya menciptakan manusia yang bisa menciptakan sesuatu.
Kuliah pun juga sama.
Orang sekolah bukannya pintar malah jadi bodoh.
Tenaga pengajar kita hanya mengajar sesuai standar SOP saja. Nga peduli anak mau pinter atau bodoh, yang penting dapet digaji aja sesuai dia mengajar.
Makin kacau, makin nga karuan.
Begitu keluar mereka dipersiapkan menjadi tenaga kuli kantor atau pengangguran yang bisa dikendalikan untuk menciptakan konflik bukan tenaga pencipta atau peneliti.
Nga ada manusia yang bisa siap hadapi era teknologi dan digitalisasi maju.
Pemerintah lepas tangan, hanya bisa menyalahkan anak-anak yang nga pinter.
Nasib masa depan mereka makin suram.
Ekonomi makin jeblok.

Mau dikemanain nasib anak-anak ini nanti? Disuruh jadi bomber sarinah? Atau pasukan jihad afghanistan atau suriah?

Luar negeri sudah ancang-ancang mempersiapkan teknologi hemat listrik.
Kalo disini sudah ancang-ancang era agamanisasi.

Pertanyaannya satu:

Kita mempersiapkan generasi sekarang ke arah jaman konflik atau jaman era teknologi maju?
Diubah oleh User telah dihapus 08-02-2023 17:56
jiresh
c4punk1950...
Subaru18
Subaru18 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.