Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

KokonataAvatar border
TS
Kokonata
Orang Bangga Mixue Buka Cabang di Kampungnya, Apakah Usianya Bakal Panjang?
Orang Bangga Mixue Buka Cabang di Kampungnya, Apakah Usianya Bakal Panjang?

Pertengahan Desember lalu, saya mengantar anak liburan di kampung Istri. Satu desa di kabupaten Indramayu. Kami melewati stasiun Haurgeulis, kemudian anak saya berseru, “Ada Mixue!”
 
“Wah, Mixue sudah sampai sini juga,” ujar saya.
 
Pekan selanjutnya, anak saya dan para keponakan usia SMA dan mahasisiwi mengirimkan foto. Mereka tengah nongkrong di Mixue. Anak saya juga melaporkan, dia baru saja dibelikan botol minum orang-orangan salju maskot Mixue. Mereka terlihat bangga seperti banyak warganet lainnya yang menikmati dan nongkrong di Mixue.  
 
Menjajah Indonesia Berapa Lama?
 
Gerai Mixue memang di mana-mana. Ekspansinya sebagai waralaba luar biasa.Di empat arah mata angin lokasi rumah saya di Bandung, ada Mixue dengan radius sekitar beberapa kilometer saja. Banyaknya gerai Mixue itu menghadirkan candaan, Mixue tengah menjajah Indonesia.
 Orang Bangga Mixue Buka Cabang di Kampungnya, Apakah Usianya Bakal Panjang?

Hanya saja ekspansi bisnis Mixue yang ramai beberapa bulan terakhir ini apakah bakal berkelanjutan? Atau nasibnya akan serupa Warung Upnormal dan BreadTalk yang awalnya hype luar biasa tapi kini meredup, bahkan hidup segan mati tak mau.
 
Menurut Yuswohady, seorang konsultan bisnis dan marketing, Mixue bisa hype seperti sekarang ini karena CONNECTED EXPERIENCE.Warganet menikmati pengalaman yang sama di Mixue. Mereka membincangkan dan membagikannya di media sosial. Maka viral tak terhindarkan.
 
Hanya saja es krim dan berbagai minuman Mixue itu bersifat INDULGENT. Orang mengonsumsinya just for fun, pleasure, and enjoyment. Pola konsumsinya occasional, kadang-kadang saja sekitar beberapa minggu sekali. Bukan habitual, rutin seperti orang makan nasi padang atau ayam geprek yang bisa 2-3 kali dalam satu minggu saja. Jadi menurut Yuswohady, market size Mixue itu tidak sebesar dalam bayangan kita. Ada batasan besar bagi ekspansi Mixue.
 Orang Bangga Mixue Buka Cabang di Kampungnya, Apakah Usianya Bakal Panjang?

Nasib Mixue Selanjutnya.
 
Ekspansi cabang Mixue dapat berhenti juga bisa tidak. Kuncinya adalahinovasi tanpa henti, menurut Yuswohady. Baik dalam hal produknya juga pengalaman yang diberikan kepada pelanggan. Jangan sampai seperti BreadTalk yang awalnya sangat inovatif tapi kemudian seperti kehilangan inovasinya.
 
Di era FOMO consumers orang selalu menginginkan yang baru. Mereka melompat dari satu hal yang viral ke hal viral lainnya. Maka butuh NEVER-ENDING innovation. Strategi ini juga perlu GanSis jalankan apabila buka usaha, terutama usaha makanan dan minuman.  
 Orang Bangga Mixue Buka Cabang di Kampungnya, Apakah Usianya Bakal Panjang?

Kita lihat saja, bagaimana nasib Mixue bebarapa tahun ke depan. Apakah masih akan ada dengan berbagai menu baru, atau sudah ditinggalkan orang karena bosan atau ada pesaing baru.


Sumber
Foto  1234

screamo37
gantarIDWS
agusn6778
agusn6778 dan 15 lainnya memberi reputasi
16
7.7K
116
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Cooking & Resto Guide
Cooking & Resto GuideKASKUS Official
8.9KThread13KAnggota
Tampilkan semua post
razkyadityaAvatar border
razkyaditya
#3
Jujur sih, sya setuju dengan perkataan agan mengenai inovasi tiada henti. Dan sya untuk saat ini sya hanya percaya terhadap toko retail indo*maret yg bisa berdiri/survive sampai 100 tahun kedepan.

Krna yg sya perhatikan toko retail ini terus mengembangkan/inovasi dalam upaya apa saja.

Pertama2 membuka gerai dalam skala nasional di mana saja pulau jawa, bahkan luar pulau jawa.

Dan terutama, khususnya ibukota indo*maret mengubah desain banyak toko menjdi point/dengab desain yg lebih modern di tmpt yg ramai.

Inovasi nya bukan hanya menjual jajanan namun kopi yg dinamakan point coffee, coffee gold dan yummy coffee. Ada 3 jenis di toko yg berbeda.

Itu baru coffee, di sisi makanan. Ada yummy choice menjual.ayam chicken, onigiri, nasi yummy cup, nasi bento, dan lain masih banyak. Dengan harga yg terjangkau sampai termahal. Sedangkan untuk bakery/roti. Ada breadtalk, primebread, mister donut.

Dan transaksi virtualnya jga semakin banyak menyediakan pembayaran payment point. Alat pembayaran gopay, ovo, prepaid, debit, credit.

Terkasanv sya berfikir indo*maret bukan hanya sekedar minimarket namun semakin lama didalamnya tersedia banyak hal yg tdk ada di supermarket.

Jadi sya cma percaya toko2 indo*maret terus survive setiap tahunnya karna inovasi2 diluar nalar nya.

Sya bukannya terlalu membanggakan. Cma sya melihat nya sendiri setiap hari nya, setiap tahunnya. Tdk ketinggalan pelanggannya.

Satu hal yg pernah menjadi janggalan sya hanya yummy coffee krna sepi apa tetap merugi tpi yg pasti itu merupakan inovasi, entah rugi atau untung. Begitulah mereka survive melewati pandemi dengan inovasi.
willz.smith
Kokonata
gantarIDWS
gantarIDWS dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.