- Beranda
- The Lounge
Nikita Mirzani Bebas, Dito Mahendra Kini Dilaporkan Kejari
...
TS
ocudeyen22
Nikita Mirzani Bebas, Dito Mahendra Kini Dilaporkan Kejari

Dito Mahendra
Setelah Majelis hakim Pengadilan Negeri Serang memvonis bebas Nikita Mirzani pada persidangan Kamis, 29 Desember 2022, kini angin tampaknya berbalik arah.
Dito Mahendra yang sebelumnya melaporkan Nikita Mirzani, kini malah menjadi terlapor.
Tak tanggung-tanggung, yang melaporkannya adalah pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang.
Dito dilaporkan buntut dari ketidakhadirannya pada sidang Nikita Mirzani.
"Hari ini jaksa pada Kejaksaan Negeri Serang telah membuat laporan polisi di Polres Serang Kota," kata Kasi Intel Kejari Serang Rezkinil Jusar kepada wartawan, Jumat, 30 Desember 2022.
Kejari Serang, menurut dia, telah menganalisis dan mengkaji atas ketidakhadiran Dito Mahendra atau Mahendra Dito selama persidangan. Pihaknya menyimpulkan bahwa adanya dugaan perbuatan bahwa yang bersangkutan telah dan sengaja tidak memenuhi kewajibannya sebagai saksi.
"Dengan sengaja tidak memenuhi kewajibannya sebagai saksi dalam perkara pidana sebagaimana Pasal 224 KUHP serta dugaan menghalang-halangi atau mempersukar penuntutan sebagaimana Pasal 221 KUHP," tegasnya.
Lebih lanjut, Kasi Pidum Kejari Serang Edwar mengatakan Dito dilaporkan dengan pasal berlapis. Adapun Dito diduga melanggar Pasal 224 KUHP dan 221 KUHP.
"Terkait di Polres, itu kita duga saudara Dito melanggar Pasal 224 KUHP dan Pasal 221 KUHP," tegasnya.
Plh Kejari Serang, Era Indah Soraya, juga menambahkan, saat ini tim masih di Polresta Serang Kota. Unsur dalam dua pasal di atas katanya terkait dengan sengaja tidak mematuhi panggilan saksi berdasarkan undang-undang dan menghalang-halangi penyidikan atau penuntutan.
"Terhadap saksi korban, tengah dalam proses pelaporan saat ini, rekan kita sedang di Polresta Serang," pungkas Era.***
Quote:
Diubah oleh ocudeyen22 30-12-2022 20:49
kelincihantu dan maroonia memberi reputasi
2
1.3K
8
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•104.2KAnggota
Tampilkan semua post
kelincihantu
#4
semua pada buru2 cuci tangan atut diserang dan diincer balik sama NM..
kalo NM bisa divonis penjara tapi pelapor gak dihadirkan, takutnya yang entar dinilai gak beres hakimnya.. cerdik juga hakim nya langsung ngikutin prosedural dan common sense biar gak ikut disorot, sementara diputus bebas..
Sekarang reputasi kejaksaan nya dah terlanjur tercoreng, heboh nangkep maksa nahan2 eeh tau2 untuk membuktikan bahwa pencemaran nama baik itu serius punya efek ke korban (DM sebagai korban lho disini), si DM nya malah gak datang tanda bahwa laporan ini tidak dianggap serius oleh pelapor sendiri.. apapun alasannya sekarang angin lg berbalik..
kalo untuk kasus viral begini, mau ngasih amplop juga kudu gede, gak mungkin reputasi lembaga dan jabatan mau dipertaruhkan kalo sogokannya cuma seharga rumah kecil.. Jabatan dan reputasi ikut dipertaruhkan ngelawan public figure yang berani koar2, damage nya gede dan unpredictable dengan ada kemungkinan 1% NM critical hit bikin merasakan balik dinginnya ubin penjara
, kalo ane sih kecuali dikasih bayaran 10 M dan jalan kabur ke LN, mending ane pikir2 dulu secara sekolah dan perjuangan menjadi jaksa, hakim, dan pengacara itu gak gampang.. mending ikut prosedural aja biar gak disorot.. yang viral2 itu ngeri, sambo aja bisa jatuh meski berkuasa dan kenalan penguasa dimana2.. yang viral2 itu unpredictable damage nya..
kalo NM bisa divonis penjara tapi pelapor gak dihadirkan, takutnya yang entar dinilai gak beres hakimnya.. cerdik juga hakim nya langsung ngikutin prosedural dan common sense biar gak ikut disorot, sementara diputus bebas..
Sekarang reputasi kejaksaan nya dah terlanjur tercoreng, heboh nangkep maksa nahan2 eeh tau2 untuk membuktikan bahwa pencemaran nama baik itu serius punya efek ke korban (DM sebagai korban lho disini), si DM nya malah gak datang tanda bahwa laporan ini tidak dianggap serius oleh pelapor sendiri.. apapun alasannya sekarang angin lg berbalik..
kalo untuk kasus viral begini, mau ngasih amplop juga kudu gede, gak mungkin reputasi lembaga dan jabatan mau dipertaruhkan kalo sogokannya cuma seharga rumah kecil.. Jabatan dan reputasi ikut dipertaruhkan ngelawan public figure yang berani koar2, damage nya gede dan unpredictable dengan ada kemungkinan 1% NM critical hit bikin merasakan balik dinginnya ubin penjara
, kalo ane sih kecuali dikasih bayaran 10 M dan jalan kabur ke LN, mending ane pikir2 dulu secara sekolah dan perjuangan menjadi jaksa, hakim, dan pengacara itu gak gampang.. mending ikut prosedural aja biar gak disorot.. yang viral2 itu ngeri, sambo aja bisa jatuh meski berkuasa dan kenalan penguasa dimana2.. yang viral2 itu unpredictable damage nya..
sudarmadji-oye memberi reputasi
1
Tutup