- Beranda
- Berita dan Politik
Jakarta Terendah, Ini 5 Provinsi yang Warganya Banyak Tinggal di Rumah Milik
...
TS
kissmybutt007
Jakarta Terendah, Ini 5 Provinsi yang Warganya Banyak Tinggal di Rumah Milik
Jakarta Terendah, Ini 5 Provinsi yang Warganya Banyak Tinggal di Rumah Milik Sendiri
Kompas.com - 18/11/2022, 14:45 WIB
Lihat Foto
Ilustrasi rumah.(Dok. BP Tapera.)
Penulis Muhdany Yusuf Laksono
|
Editor Muhdany Yusuf Laksono
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian besar masyarakat Indonesia telah bertempat tinggal di rumah milik sendiri. Mencakup di perkotaan dan pedesaan.
Kondisi tersebut tersaji dalam publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) berjudul Statistik Kesejahteraan Rakyat 2022.
Untuk diketahui, publikasi itu berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2022 yang dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia.
Yakni 34 provinsi dengan ukuran sampel 345.000 rumah tangga yang tersebar di 514 kabupaten/kota di Indonesia.
Merujuk data status kepemilikan bangunan tempat tinggal, sebanyak 80,16 persen masyarakat di Indonesia tinggal di rumah milik sendiri.
Baca juga: Tinggal di Rumah Dinas Bikin Masyarakat Indonesia Bahagia
Kemudian, 9,96 persen masyarakat tinggal di rumah dengan status kontrak, 9,08 persen bebas sewa, serta 0,80 persen tinggal di rumah dinas atau lainnya.
Adapun provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi dengan persentase kepemilikan rumah sendiri terendah di Indonesia, yaitu 50,67 persen.
Jika DKI Jakarta menjadi yang terendah, lantas di mana masyarakat yang memiliki rumah milik sendiri? Berikut daftar lima provinsi tertinggi:
Sulawesi Barat 90,86 persen;
Lampung 90,53 persen;
Jawa Tengah 90,25 persen;
Jawa Timur 88,14 persen;
Kalimantan Barat 87,83 persen.
[url]https://www.kompas.com/properti/read/2022/11/18/144500321/jakarta-terendah-ini-5-provinsi-yang-warganya-banyak-tinggal-di-rumah [/url]
padahal ada program gembar gembor rumah DP 0 persen
Kompas.com - 18/11/2022, 14:45 WIB
Lihat Foto Ilustrasi rumah.(Dok. BP Tapera.)
Penulis Muhdany Yusuf Laksono
|
Editor Muhdany Yusuf Laksono
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian besar masyarakat Indonesia telah bertempat tinggal di rumah milik sendiri. Mencakup di perkotaan dan pedesaan.
Kondisi tersebut tersaji dalam publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) berjudul Statistik Kesejahteraan Rakyat 2022.
Untuk diketahui, publikasi itu berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2022 yang dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia.
Yakni 34 provinsi dengan ukuran sampel 345.000 rumah tangga yang tersebar di 514 kabupaten/kota di Indonesia.
Merujuk data status kepemilikan bangunan tempat tinggal, sebanyak 80,16 persen masyarakat di Indonesia tinggal di rumah milik sendiri.
Baca juga: Tinggal di Rumah Dinas Bikin Masyarakat Indonesia Bahagia
Kemudian, 9,96 persen masyarakat tinggal di rumah dengan status kontrak, 9,08 persen bebas sewa, serta 0,80 persen tinggal di rumah dinas atau lainnya.
Adapun provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi dengan persentase kepemilikan rumah sendiri terendah di Indonesia, yaitu 50,67 persen.
Jika DKI Jakarta menjadi yang terendah, lantas di mana masyarakat yang memiliki rumah milik sendiri? Berikut daftar lima provinsi tertinggi:
Sulawesi Barat 90,86 persen;
Lampung 90,53 persen;
Jawa Tengah 90,25 persen;
Jawa Timur 88,14 persen;
Kalimantan Barat 87,83 persen.
[url]https://www.kompas.com/properti/read/2022/11/18/144500321/jakarta-terendah-ini-5-provinsi-yang-warganya-banyak-tinggal-di-rumah [/url]
padahal ada program gembar gembor rumah DP 0 persen

bukan.bomat dan 10 lainnya memberi reputasi
11
1.5K
51
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
693.9KThread•58.2KAnggota
Tampilkan semua post
apiijo
#6
Itu akibat dulu PBB yang tinggi sehingga banyak orang asli Jakarta harus menjual rumahnya dan pindah keluar Jakarta.
Bahkan dulu keluarga pahlawan pun harus bayar pajak yang sangat tinggi.
Kata Anies: PBB yang tidak berkeadilan itu sebenarnya cara halus untuk mengusir warga berpendapatan rendah dari kota.
Puji Tuhan, gubernur Jakarta 2017 -2022 punya empati yang tinggi.
Anies pun membuat peraturan: PBB dibawah 2M gratis!, keluarga pahlawan hingga 3 generasi gratis PBB, begitu juga guru, pensiunan TNI/Polri semua juga gratis PBB.
Permasalahan ini juga terjadi di kota-kota lain di mana warga asli harus menjual rumahnya di perkotaan karena PBB yang tinggi.
Anies akan melakukan hal yang sama di semua provinsi nanti ketika menjadi presiden.
Sehingga warga asli berpendapatan rendah, orang2 yang berjasa tidak harus tersingkir dari rumah mereka.
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Setujuh ya gan?
Merdeka!
Bahkan dulu keluarga pahlawan pun harus bayar pajak yang sangat tinggi.
Kata Anies: PBB yang tidak berkeadilan itu sebenarnya cara halus untuk mengusir warga berpendapatan rendah dari kota.
Puji Tuhan, gubernur Jakarta 2017 -2022 punya empati yang tinggi.
Anies pun membuat peraturan: PBB dibawah 2M gratis!, keluarga pahlawan hingga 3 generasi gratis PBB, begitu juga guru, pensiunan TNI/Polri semua juga gratis PBB.
Permasalahan ini juga terjadi di kota-kota lain di mana warga asli harus menjual rumahnya di perkotaan karena PBB yang tinggi.
Anies akan melakukan hal yang sama di semua provinsi nanti ketika menjadi presiden.
Sehingga warga asli berpendapatan rendah, orang2 yang berjasa tidak harus tersingkir dari rumah mereka.
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Setujuh ya gan?
Merdeka!
muhamad.hanif.2 dan 8 lainnya memberi reputasi
-7
Tutup