- Beranda
- Liga Italia
F.C INTERNAZIONALE MILANO 22-23 ★ @InteristiKaskus | NOI SIAMO FRATELLI DEL MONDO 🌍
...
TS
InteristiKaskus
F.C INTERNAZIONALE MILANO 22-23 ★ @InteristiKaskus | NOI SIAMO FRATELLI DEL MONDO 🌍
INTER STAGIONE 2022-23


Diubah oleh vguser 22-08-2022 14:41
egdtht dan 31 lainnya memberi reputasi
28
580.6K
20.9K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Liga Italia
1.6KThread•11.7KAnggota
Tampilkan semua post
tampanese
#4678
Izin muncul lagi untuk menutup tahun 2022...
Kalo di UCL ga ada yang perlu dikomentarin lagi
Kecuali pas match pertama dimana Inter bermain kacau, 5 match berikutnya ya sesuai dengan harapan, bahkan melebihi, mengingat ada Barcelona...
Jadi mau komenin lini per lini sampai dengan akhir tahun 2022 ini...
Kiper: Mungkin niat awal Inzaghi adalah Handanovic kiper Serie A dan Onana kiper UCL+Coppa...
Mirip2 sama Claudio Bravo-Ter Stegen sama Casillas-Diego Lopez dulu....
Padahal bisa aja Inter mengambil kayak Julio Cesar-Toldo dulu, dengan JC main dan Toldo mentor... Ternyata di Serie A Handanovic keteteran, walaupun tidak jelek-jelek banget, tapi ya keteteran, dan akhirnya Onana terus dipasang... Untuk sementara ini tidak ada kendala kecuali Onana decision makingnya sering kurang matang...
Kemudian tiga bek dibelakang... Kondisi ideal tetap Skriniar-DeVrij-Bastoni... Acerbi menjadi cadangan DeVrij atau Bastoni, kemudian DAmbro dan Darmian menjadi cadangan Skriniar, kadang DiMarco juga cadangan Bastoni (walaupun udah jarang)...
Cuma, saya kok melihat ada penurunan yang sangat signifikan terutama untuk DeVrij... Bagaimana bisa sejak dilatih oleh Inzaghi, DeVrij bener2 keteteran menjaga lini belakang Inter... Setiap dicounter, lini belakang ga terlalu nerima dukungan yang cukup... Kelemahan lain adalah ketika menerima SetPiece... sejak trio Skriniar-DeVrij-Bastoni, baru musim ini Inter ketar ketir kalau lawan terima corner atau freekick dekat kotak pinalti... Bukan cuma DeVrij yang sering lepas, Skriniar pun harus diakui sering lepas penjagaan... Sekarang fokus utama adalah perpanjang kontrak Skriniar dan DeVrij, kemudian perlu satu bek lagi yang kualitasnya lebih baik dari Acerbi..
Untuk WB, sisi kiri udah pasrah di tangan DiMarco... di timnas aja dia inti... cuma memang kurang konsisten dan kebanyakan crossing ga tepat sasaran... cuma lumayan untuk corner dan free kick sih... Buat saya manajemen tidak salah disisi kiri karna sudah mempersiapkan Gosens untuk antisipasi Perisic... Cuma siapa yang nyangka Gosens versi Inter kok beda dengan versi Atalanta... sementara di kanan, ada 2 macam tipe nih pemainnya... Dumfries yang ga berani duel 1 lawan 1, jadinya oper ke belakang terus, trus ada Belanova yang suka maksain duel 1 lawan 1 dan kerebut terus jdi keserang balik... lalu ada Darmian yang so-so tapi ya bisa menjadi back up yang cukup baik... kalau memang Gosens beneran pergi januari ini (karna memang ga imbang sih rotasinya), ya bener2 cari pengganti yang setara... untuk sisi kanan ya gimana ya, Dumfries versi timnas kok beda banget ya ama versi Inter...
Trus tridente lini tengah, yang ketemu obatnya adalah gimana klo Brozovic ga bisa main (kendala musim lalu)... ternyata jawabannya bukan Asllani seperti harapan awal musim, tapi Hakan Calhanoglu... di akhir2 tahun ini tridente Barella-Hakan-Mkhi terasa lebih menjadi jawaban daripada Barella-Brozo-Hakan... Saya pribadi sih lebih suka versi default Barella-Brozo-Hakan, karna Brozo lebih fasih membantu pertahanan... cuma umpan2 Hakan yang suka salah passing harus dikurangi karna udh bbrp kali kejadian dan kebobolan...
Di depan, ntah apa yang terjadi di Chelsea musim lalu sampe Lukaku jadi segininya... Bukan cuma masalah cederanya, tpi di lapangan pun dia ga selalu menjadi bola pantul dan penahan bola yang baik untuk Lautaro dkk.. Bersyukurnya Dzeko walau ketika main kadang bikin gemes, tapi bbrp kali jadi penyelamat Inter... Correa mungkin karna dia sadar dia Injury Prone dan menjelang World Cup, jadi hati2 sekali... klo gosip Correa-Dybala itu bener, wah, terkutuklah kau Inzaghi, hahahaha....
Ini bukan musim yang ideal.. di awal musim Inter adalah calon "Terkuat" untuk juara, tapi udah kalah 5 kali, ketinggalan 11 poin dari peringkat 1, kebobolan 22 kali, jelas bukan hal yang bagus...... Simone Inzaghi yang perlu menyadari bahwa ini bukan Lazio yang dulu cukup puas dengan lolos ke Europa League,
Apalagi sejak dibangun oleh Conte, Inter sudah balik jadi tim yang targetnya ga sekadar bersaing untuk UCL, tapi bersaing untuk scudetto... bersaing ya, bukan berarti harus scudetto...
Mari berhadap di Januari ada pergerakan yang signifikan, ntah itu perpanjangan kontrak Skriniar, DeVrij, atau pemain baru, atau kesembuhan Lukaku dll sehingga Inter bisa lebih baik lagi...
Kalo di UCL ga ada yang perlu dikomentarin lagi
Kecuali pas match pertama dimana Inter bermain kacau, 5 match berikutnya ya sesuai dengan harapan, bahkan melebihi, mengingat ada Barcelona...
Jadi mau komenin lini per lini sampai dengan akhir tahun 2022 ini...
Kiper: Mungkin niat awal Inzaghi adalah Handanovic kiper Serie A dan Onana kiper UCL+Coppa...
Mirip2 sama Claudio Bravo-Ter Stegen sama Casillas-Diego Lopez dulu....
Padahal bisa aja Inter mengambil kayak Julio Cesar-Toldo dulu, dengan JC main dan Toldo mentor... Ternyata di Serie A Handanovic keteteran, walaupun tidak jelek-jelek banget, tapi ya keteteran, dan akhirnya Onana terus dipasang... Untuk sementara ini tidak ada kendala kecuali Onana decision makingnya sering kurang matang...
Kemudian tiga bek dibelakang... Kondisi ideal tetap Skriniar-DeVrij-Bastoni... Acerbi menjadi cadangan DeVrij atau Bastoni, kemudian DAmbro dan Darmian menjadi cadangan Skriniar, kadang DiMarco juga cadangan Bastoni (walaupun udah jarang)...
Cuma, saya kok melihat ada penurunan yang sangat signifikan terutama untuk DeVrij... Bagaimana bisa sejak dilatih oleh Inzaghi, DeVrij bener2 keteteran menjaga lini belakang Inter... Setiap dicounter, lini belakang ga terlalu nerima dukungan yang cukup... Kelemahan lain adalah ketika menerima SetPiece... sejak trio Skriniar-DeVrij-Bastoni, baru musim ini Inter ketar ketir kalau lawan terima corner atau freekick dekat kotak pinalti... Bukan cuma DeVrij yang sering lepas, Skriniar pun harus diakui sering lepas penjagaan... Sekarang fokus utama adalah perpanjang kontrak Skriniar dan DeVrij, kemudian perlu satu bek lagi yang kualitasnya lebih baik dari Acerbi..
Untuk WB, sisi kiri udah pasrah di tangan DiMarco... di timnas aja dia inti... cuma memang kurang konsisten dan kebanyakan crossing ga tepat sasaran... cuma lumayan untuk corner dan free kick sih... Buat saya manajemen tidak salah disisi kiri karna sudah mempersiapkan Gosens untuk antisipasi Perisic... Cuma siapa yang nyangka Gosens versi Inter kok beda dengan versi Atalanta... sementara di kanan, ada 2 macam tipe nih pemainnya... Dumfries yang ga berani duel 1 lawan 1, jadinya oper ke belakang terus, trus ada Belanova yang suka maksain duel 1 lawan 1 dan kerebut terus jdi keserang balik... lalu ada Darmian yang so-so tapi ya bisa menjadi back up yang cukup baik... kalau memang Gosens beneran pergi januari ini (karna memang ga imbang sih rotasinya), ya bener2 cari pengganti yang setara... untuk sisi kanan ya gimana ya, Dumfries versi timnas kok beda banget ya ama versi Inter...
Trus tridente lini tengah, yang ketemu obatnya adalah gimana klo Brozovic ga bisa main (kendala musim lalu)... ternyata jawabannya bukan Asllani seperti harapan awal musim, tapi Hakan Calhanoglu... di akhir2 tahun ini tridente Barella-Hakan-Mkhi terasa lebih menjadi jawaban daripada Barella-Brozo-Hakan... Saya pribadi sih lebih suka versi default Barella-Brozo-Hakan, karna Brozo lebih fasih membantu pertahanan... cuma umpan2 Hakan yang suka salah passing harus dikurangi karna udh bbrp kali kejadian dan kebobolan...
Di depan, ntah apa yang terjadi di Chelsea musim lalu sampe Lukaku jadi segininya... Bukan cuma masalah cederanya, tpi di lapangan pun dia ga selalu menjadi bola pantul dan penahan bola yang baik untuk Lautaro dkk.. Bersyukurnya Dzeko walau ketika main kadang bikin gemes, tapi bbrp kali jadi penyelamat Inter... Correa mungkin karna dia sadar dia Injury Prone dan menjelang World Cup, jadi hati2 sekali... klo gosip Correa-Dybala itu bener, wah, terkutuklah kau Inzaghi, hahahaha....
Ini bukan musim yang ideal.. di awal musim Inter adalah calon "Terkuat" untuk juara, tapi udah kalah 5 kali, ketinggalan 11 poin dari peringkat 1, kebobolan 22 kali, jelas bukan hal yang bagus...... Simone Inzaghi yang perlu menyadari bahwa ini bukan Lazio yang dulu cukup puas dengan lolos ke Europa League,
Apalagi sejak dibangun oleh Conte, Inter sudah balik jadi tim yang targetnya ga sekadar bersaing untuk UCL, tapi bersaing untuk scudetto... bersaing ya, bukan berarti harus scudetto...
Mari berhadap di Januari ada pergerakan yang signifikan, ntah itu perpanjangan kontrak Skriniar, DeVrij, atau pemain baru, atau kesembuhan Lukaku dll sehingga Inter bisa lebih baik lagi...
liverint13 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Tutup