- Beranda
- Sains & Teknologi
Berkat Teknologi, Manusia Bisa Menjadi Tuhan
...
TS
ih.sul
Berkat Teknologi, Manusia Bisa Menjadi Tuhan
Okay, ini cuma bahasan santai, tak perlu dianggap serius, terutama bila Anda pendukung agama garis keras. Ini cuma sekedar basa-basi, tak ada hubungannya dengan atheisme atau golongan mana pun. So, enjoy your coffe.
Pada tahun 1882, Friedrich Nietzsche memberikan sebuah pernyataan dalam bukunya yang berjudul Sains yang Mengasyikkan. Dalam buku tersebut dia menyatakan bahwa Tuhan telah mati dan kitalah yang membunuhnya. Nietzsche melontarkan pernyataan ini dalam konsep filosofis yang mana menggambarkan kehidupan sebagai realita yang harus dijalani tanpa perlu memikirkan baik dan buruk.
Menurutnya, keberadaan Tuhan sebagai sesuatu yang supranatural adalah sebuah pengekang bagi manusia karna Tuhan selalu menyuruh manusia untuk berbuat baik dan menjauhi hal buruk seolah-olah Tuhan selalu mengawasi manusia. Manusia terkekang dan manusia perlu membebaskan diri. Pemikiran inilah yang akhirnya berkembang menjadi Nihilisme.
Pemikiran bahwa Tuhan telah mati akhirnya berkembang mempengaruhi banyak aspek lainnya, terutama bidang teknologi dan sains. Secara unik, perkembangan ilmu sains ternyata berbanding terbalik dengan kepercayaan terhadap Tuhan. Dulu manusia menyembah langit dan menganggap petir sebagai amukan dewa tapi sekarang orang-orang tak lagi takut pada petir. Dulu segala hal aneh selalu dikaitkan dengan perbuatan makhluk halus tapi sekarang manusia menganggap yang semacam itu sebagai penipuan belaka.
Dan akhirnya pada tahun 2010 dia pun mengeluarkan pernyataannya yang terkenal:
Quote:
Konten Sensitif
Pernyataan ini secara jelas menerangkan bahwa ilmu pengetahuan bisa menjawab seluruh pertanyaan yang ada di alam semesta. Ilmu pengetahuan akan menjawab seluruh rahasia alam semesta dan manusia yang memiliki seluruh pengetahuan tak akan ada bedanya dengan… Tuhan.
Seperti apa contohnya?
Contoh pertama adalah Metaverse. Rasanya masih terlalu sulit dibayangkan jika manusia sanggup menciptakan ‘dunia’ tersendiri yang mana siapa pun bisa hidup di dalam sana dan lepas dari kenyataan. Tuhan menciptakan universe dan manusia menciptakan metaverse. Jauh berbeda, tapi mirip dalam beberapa bagian.
Yang kedua adalah Neuralink. Neuralink adalah sebuah teknologi yang mencoba memasukkan komputer (chip) ke dalam otak manusia. Proses simbiosis antara manusia dan komputer, secara teori, dapat memberi manusia akses teknologi yang tidak terbatas. Manusia tak lagi perlu memegang smartphone karena semua bisa langsung terbaca di otak. Bahkan alat elektronik lain seperti mobil bisa dikendalikan menggunakan pikiran.
Bayangkan saja, jika Anda penasaran berapa hasil dari 1879x634 maka Anda bisa langsung mendapat jawaban dalam sepersekian detik karena chip di dalam otak Anda akan langsung memberikan jawaban. Dengan kata lain, manusia tak lagi perlu belajar karena segala informasi bisa diakses secara instan.
Jika didorong lebih jauh, bukan tidak mungkin manusia bisa mengunggah kesadarannya ke dalam server internet. Dengan cara seperti ini manusia bisa berpindah dari satu gadget ke gadget lain dan secara teknis, manusia tak lagi mengenal kematian. Tuhan menciptakan otak, manusia menciptakan otak yang jauh lebih besar. Tuhan menciptakan tubuh yang bisa mati, manusia menolak untuk mati.
Konten Sensitif
Yang ketiga, Warp Drive. Warp drive adalah sebuah teknologi yang memungkinkan manusia untuk ‘melipat’ ruang sehingga dua titik bisa bertemu tanpa memperdulikan jarak di antaranya, atau bahasa sederhananya teleportasi. Mungkin Anda lebih familiar dengan pintu ke mana saja dari serial Doraemon, konsep warp drive ini mirip seperti itu.
Dengan warp drive, manusia bisa pergi ke mana saja tanpa memperdulikan jarak. Planet yang berjarak jutaan tahun cahaya dari bumi pun bisa dikunjungi dalam sekejap mata dan bukan tidak mungkin manusia bisa menemukan kehidupan lain di luar sana. Selain itu teknologi ini juga bisa saja membuka cara bagi manusia untuk menjelajahi dimensi keempat dan menemukan apa sebenarnya yang ada di sana. Tuhan mengendalikan ruang, manusia juga memanipulasi ruang.
Gila? Memang. Mengada-ngada? Bisa jadi. Teknologi ini memang terdengar seperti khayalan, tetapi bila manusia gua lima ribu tahun yang lalu melihat pesawat mereka juga akan mengira itu adalah burung. Jika manusia berumur panjang atau bahkan abadi dengan Neuralink, sama sekali bukan hal yang aneh bila manusia akan terus meneliti dan membongkar rahasia alam semesta hingga ke titik akhir.
Teknologi memang membuka peluang yang tak terbatas bagi manusia sampai-sampai segala hal yang bagi kita terasa seperti pekerjaan Tuhan suatu saat nanti bisa dilakukan oleh manusia. Seperti kata Stephen Hawking, jika ilmu pengetahuan bisa menjelaskan segalanya maka tak ada lagi ruang untuk Tuhan. Akhirnya manusia akan menjadi Tuhan itu sendiri dan konsep keTuhanan pun akan lenyap dari alam semesta ini.
Sekali lagi, ini bukanlah sesuatu yang perlu dianggap serius. Jika Anda merasa tidak suka maka anggap saja sebagai angin lalu. Sekian dari saya mari bertemu di thread saya yang lainnya.
sumur
Diubah oleh ih.sul 15-11-2022 16:29
azhuramasda dan 15 lainnya memberi reputasi
16
7K
340
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sains & Teknologi
15.9KThread•13.8KAnggota
Tampilkan semua post
GondalGandul11
#6
Jikapun manusia belum mampu membunuh Tuhan, kelak tuhan tuhan tersebut akan di tinggalkan. jika kita mengatakan di Athena pada 2 milenium silam, bahwa Zeus, Hermes dll, akan di tinggalkan orang, tentu orang tidak akan percaya atao mungkin kita akan dianggap orang gila. tetapi Faktanya saat ini hari ini, tidak ada lagi orang yang pergi ke kuil Apollo, tidak ada lagi orang yang menyembah Zeus, mereka sudah di tinggalka, Zeus sudah di tinggalkan dan di gantikan dengan tuhan baru seperti Alloh atau Yesus dll.
maka dari itu kelak Alloh, dan Yesus pun akan di tinggalkan juga
dengan kemajuan tehnologi manusia makin cepat meninggalkan tuhan. kalo dulu perlu 2 melinium bagi manusia untuk meninggalkan Zeus, maka sekarang mungkin cukup 2 abad bagi manusia untuk meninggalkan Alloh maupun Yesus. mari kita nanti keruntuhan Islam, Kristen atao kehancuran Alloh yesus, sambil berdendang bersama Jhon Lenon :
Imagine there's no heaven
It's easy if you try
No hell below us
Above us, only sky
Imagine all the people
Livin' for today
Ah
Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion, too
.... dst ... dst
maka dari itu kelak Alloh, dan Yesus pun akan di tinggalkan juga
dengan kemajuan tehnologi manusia makin cepat meninggalkan tuhan. kalo dulu perlu 2 melinium bagi manusia untuk meninggalkan Zeus, maka sekarang mungkin cukup 2 abad bagi manusia untuk meninggalkan Alloh maupun Yesus. mari kita nanti keruntuhan Islam, Kristen atao kehancuran Alloh yesus, sambil berdendang bersama Jhon Lenon :
Imagine there's no heaven
It's easy if you try
No hell below us
Above us, only sky
Imagine all the people
Livin' for today
Ah
Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion, too
.... dst ... dst
nowbitool dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Tutup