TS
si.matamalaikat
Indo Defence 2022 - Malaysia Tampilkan Kendaraan Taktis Tarantula HMAV 4x4
Quote:
Meski acara Indo Defence 2022 baru dimulai pada tanggal 2 - 5 November 2022, tetapi beberapa peserta pameran pertahanan yang diadakan Indonesia tersebut sudah mulai berdatangan. Dan dari postingan di Twitter oleh akun @JohnMYSreview pada 30 Oktober 2022 lalu, tampak kendaraan Tarantula 4x4 buatan Malaysia sudah tiba di Jakarta. Sama halnya dengan Indonesia yang merancang Anoa hingga Komodo, Malaysia pun membuat Tarantula untuk mengurangi ketergantungan kendaraan taktis angkut personel yang diimpor dari luar negeri.
Kendaraan ini resminya bernama Tarantula HMAV (High Mobility Armoured Vehicle), kendaraan taktis (rantis) ini termasuk produk baru; karena baru diluncurkan pada 11 Februari 2021. Dikembangkan selama 4 tahun, total biaya yang dihabiskan Malaysia adalah RM16 juta. Sekitar 70% komponen telah menggunakan komponen lokal, sementara 30% masih impor. Termasuk mesin, transmisi dan persenjataannya. Memakai desain V-hull, Tarantula bisa menahan ledakan ranjau dan improvised explosive devices (IED).
Tarantula memiliki panjang 5,6 meter; lebar 2,5 meter; dan tinggi 2,5 meter. Untuk beratnya adalah 14 ton. Tarantula ditenagai mesin Caterpillar diesel turbocharged yang bisa menyemburkan tenaga maksimal 330 hp dan mampu digeber sampai kecepatan 110 km per jam.
Tarantula dibekali level proteksi standar STANAG 4569 NATO, di mana perlindungan balistik dan artileri bisa memakai level STANAG 4569 Level 2. Untuk persenjataan, ada senapan mesin berat RCWS 12,7 mm serts pelempar granat asap untuk perlindungan pertahanan diri.
Sebagai tambahan informasi, Tarantula dikembangkan oleh Mildef International Technologies, Science Technology Research Institute for Defense (STRIDE) serta Angkatan Bersenjata Malaysia. Tarantula telah berhasil melakukan uji coba selama 9 hari, dengan menempuh jarak 700 km di jalan raya dan off road dengan jarak 300 km.
Referensi Tulisan: Mildef International Technologies
Sumber Foto: Twitter
Kendaraan ini resminya bernama Tarantula HMAV (High Mobility Armoured Vehicle), kendaraan taktis (rantis) ini termasuk produk baru; karena baru diluncurkan pada 11 Februari 2021. Dikembangkan selama 4 tahun, total biaya yang dihabiskan Malaysia adalah RM16 juta. Sekitar 70% komponen telah menggunakan komponen lokal, sementara 30% masih impor. Termasuk mesin, transmisi dan persenjataannya. Memakai desain V-hull, Tarantula bisa menahan ledakan ranjau dan improvised explosive devices (IED).
Tarantula memiliki panjang 5,6 meter; lebar 2,5 meter; dan tinggi 2,5 meter. Untuk beratnya adalah 14 ton. Tarantula ditenagai mesin Caterpillar diesel turbocharged yang bisa menyemburkan tenaga maksimal 330 hp dan mampu digeber sampai kecepatan 110 km per jam.
Quote:
Tarantula dibekali level proteksi standar STANAG 4569 NATO, di mana perlindungan balistik dan artileri bisa memakai level STANAG 4569 Level 2. Untuk persenjataan, ada senapan mesin berat RCWS 12,7 mm serts pelempar granat asap untuk perlindungan pertahanan diri.
Sebagai tambahan informasi, Tarantula dikembangkan oleh Mildef International Technologies, Science Technology Research Institute for Defense (STRIDE) serta Angkatan Bersenjata Malaysia. Tarantula telah berhasil melakukan uji coba selama 9 hari, dengan menempuh jarak 700 km di jalan raya dan off road dengan jarak 300 km.
---------------
Referensi Tulisan: Mildef International Technologies
Sumber Foto: Twitter
69banditos dan 9 lainnya memberi reputasi
10
1.8K
22
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Militer
20.4KThread•10.7KAnggota
Tampilkan semua post
yoseful
#2
Tarantula vs komodo, bentuk dan isi spek nya sama2 gagah, jantan, tangguh nan gahar, gan.....
Hmm, gak sangka jk industri militer nya malay sdh bs bangun jeep militer yg sebagus itu pd saat ini.....
A.
https://www.cnnindonesia.com/otomoti...noa-dan-komodo
1.
Menurut penjelasan Pindad melalui akun media sosial, kendaraan yang diserahkan di antaranya tujuh unit kendaraan tempur Badak 6x6, 26 unit Anoa 6x6 (APC & Komando), dan 10 unit kendaraan taktis Komodo 4x4 (APC).
"Secara simbolis kami serahkan beberapa alusista produksi dalam negeri kami yaitu kendaraan berlapis baja Badak, Anoa, dan Komodo," kata Prabowo mengutip unggahan akun Instagram Pindad, Senin (24/1).
2.
Sebagai informasi Panser 6x6 Kanon 90 mm Badak merupakan varian baru dari keluarga Ranpur 6x6 Pindad yang dibuat berdasarkan kebutuhan TNI khususnya satuan kavaleri.
Kendaraan ini dilengkapi two-man turret kaliber 90 mm serta senapan mesin kaliber 7,62 mm untuk daya gempur maksimal dan dioperasikan 3 personel.
3.
Kemudian Anoa 6x6 APC adalah generasi pertama kendaraan tempur Pindad yang memiliki keunggulan dalam mobilitas, proteksi serta daya angkut.
Anoa 6x6 APC memiliki rasio daya berat 25 HP/ton, serta dilengkapi sistem komunikasi dan transmisi otomatis. Anoa tipe APC memiliki kapasitas 12 orang personel termasuk pengemudi.
4.
Sementara varian kendaraan taktis Komodo didesain untuk misi pengintaian. Kendaraan ini dirancang bergerak cepat dan tepat dalam setiap misinya.
Dilengkapi mesin diesel 215 HP dengan Turbo Charger Intercooler, Komodo mampu mencapai top speed 80 km per jam di jalan raya, dengan daya jelajah sejauh 450 kilometer.
---- > Tp, TNI slama ini.... slain sdh mngoperasionalkan jeep komodo, jg sdh mnggunakan anoa APC dan badak IFV, jg tuh.....ke3 nya asli produk lokal.....
B.
https://www.kompas.com/tren/read/202...indad?page=all
1.
Dilansir dari laman kkip.go.id, Sanca adalah varian kendaraan khusus yang didesain sebagai kendaraan angkut anti ranjau yang dapat mengangkut 12 orang personel.
2.
Bodi dari kendaraan ini dirancang untuk dapat menahan ledakan yang berasal dari bawah kendaraan setara dengan 8 kilogram ranjau (Stanag Level 3).
Selain itu, bodi Sanca juga dirancang untuk dapat menahan laju peluru kaliber 5,56 serta 7,62 mm (Stanag Level 2).
3.
Kendaraan ini digerakan oleh mesin diesel yang dapat menggerakan keseluruhan beban kendaraan sebesar 15,4 ton.
C.
Spesifikasi Panser Cobra
1.
Panser Cobra memiliki kubah tempur tanpa awak U30 MK II buatan Elbit System. Elbit System adalah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam pembuatan kendaraan dan alat tempur asal Brasil. Untuk persenjataannya, Panser Cobra dibekali dengan meriam kaliber 30 milimeter (mm) Bushmaster MK 44. Meriam kaliber ini dibuat oleh Northrop Grumman, perusahaan asal AS yang memiliki beberapa divisi perusahaan, mulai dari penerbangan hingga penyediaan alat tempur. Sementara itu, persenjataan sekunder pada Panser Cobra dibuat oleh Pindad, yakni senapan mesin sedang (SMS) 7,62 mm.
2.
Dimensi dan pelindung Panser Cobra
Varian senapan mesin sedang Pindad ini dioperasikan dengan mekanisme gas operated yang menghasilkan rate of fire 650-1.000 peluru per menit dan jarak efektif 1.000 meter. Soal ukuran dimensinya, Panser Cobra memiliki panjang 7,5 meter, lebar 2,67 meter, dan tinggi 2,1 meter. Bobot tempurnya mencapai 17,6 ton, dan apabila ditambah add-on armor menjadi 22 ton. Bicara soal kapasitas, Panser Cobra ini dapat diawaki tiga orang, yakni komandan, pengemudi, dan juru senjata. Untuk kabin belakang dapat menampung hingga delapan pasukan bersenjata lengkap dengan muatan bawaan mencapai 8,5 ton. Pada bagian luar Panser Cobra menggunakan add-on passive armour buatan Rafael, Israel. Lapisan ini mampu menahan laju munisi SMB kaliber 14,5 mm.
---- > bahkan, TNI AD pun akan menggunakan IFV cobra dan MRAP sanca, gan.... asli pindad jg tuh.....
Hmm, gak sangka jk industri militer nya malay sdh bs bangun jeep militer yg sebagus itu pd saat ini.....
A.
https://www.cnnindonesia.com/otomoti...noa-dan-komodo
1.
Menurut penjelasan Pindad melalui akun media sosial, kendaraan yang diserahkan di antaranya tujuh unit kendaraan tempur Badak 6x6, 26 unit Anoa 6x6 (APC & Komando), dan 10 unit kendaraan taktis Komodo 4x4 (APC).
"Secara simbolis kami serahkan beberapa alusista produksi dalam negeri kami yaitu kendaraan berlapis baja Badak, Anoa, dan Komodo," kata Prabowo mengutip unggahan akun Instagram Pindad, Senin (24/1).
2.
Sebagai informasi Panser 6x6 Kanon 90 mm Badak merupakan varian baru dari keluarga Ranpur 6x6 Pindad yang dibuat berdasarkan kebutuhan TNI khususnya satuan kavaleri.
Kendaraan ini dilengkapi two-man turret kaliber 90 mm serta senapan mesin kaliber 7,62 mm untuk daya gempur maksimal dan dioperasikan 3 personel.
3.
Kemudian Anoa 6x6 APC adalah generasi pertama kendaraan tempur Pindad yang memiliki keunggulan dalam mobilitas, proteksi serta daya angkut.
Anoa 6x6 APC memiliki rasio daya berat 25 HP/ton, serta dilengkapi sistem komunikasi dan transmisi otomatis. Anoa tipe APC memiliki kapasitas 12 orang personel termasuk pengemudi.
4.
Sementara varian kendaraan taktis Komodo didesain untuk misi pengintaian. Kendaraan ini dirancang bergerak cepat dan tepat dalam setiap misinya.
Dilengkapi mesin diesel 215 HP dengan Turbo Charger Intercooler, Komodo mampu mencapai top speed 80 km per jam di jalan raya, dengan daya jelajah sejauh 450 kilometer.
---- > Tp, TNI slama ini.... slain sdh mngoperasionalkan jeep komodo, jg sdh mnggunakan anoa APC dan badak IFV, jg tuh.....ke3 nya asli produk lokal.....
B.
https://www.kompas.com/tren/read/202...indad?page=all
1.
Dilansir dari laman kkip.go.id, Sanca adalah varian kendaraan khusus yang didesain sebagai kendaraan angkut anti ranjau yang dapat mengangkut 12 orang personel.
2.
Bodi dari kendaraan ini dirancang untuk dapat menahan ledakan yang berasal dari bawah kendaraan setara dengan 8 kilogram ranjau (Stanag Level 3).
Selain itu, bodi Sanca juga dirancang untuk dapat menahan laju peluru kaliber 5,56 serta 7,62 mm (Stanag Level 2).
3.
Kendaraan ini digerakan oleh mesin diesel yang dapat menggerakan keseluruhan beban kendaraan sebesar 15,4 ton.
C.
Spesifikasi Panser Cobra
1.
Panser Cobra memiliki kubah tempur tanpa awak U30 MK II buatan Elbit System. Elbit System adalah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam pembuatan kendaraan dan alat tempur asal Brasil. Untuk persenjataannya, Panser Cobra dibekali dengan meriam kaliber 30 milimeter (mm) Bushmaster MK 44. Meriam kaliber ini dibuat oleh Northrop Grumman, perusahaan asal AS yang memiliki beberapa divisi perusahaan, mulai dari penerbangan hingga penyediaan alat tempur. Sementara itu, persenjataan sekunder pada Panser Cobra dibuat oleh Pindad, yakni senapan mesin sedang (SMS) 7,62 mm.
2.
Dimensi dan pelindung Panser Cobra
Varian senapan mesin sedang Pindad ini dioperasikan dengan mekanisme gas operated yang menghasilkan rate of fire 650-1.000 peluru per menit dan jarak efektif 1.000 meter. Soal ukuran dimensinya, Panser Cobra memiliki panjang 7,5 meter, lebar 2,67 meter, dan tinggi 2,1 meter. Bobot tempurnya mencapai 17,6 ton, dan apabila ditambah add-on armor menjadi 22 ton. Bicara soal kapasitas, Panser Cobra ini dapat diawaki tiga orang, yakni komandan, pengemudi, dan juru senjata. Untuk kabin belakang dapat menampung hingga delapan pasukan bersenjata lengkap dengan muatan bawaan mencapai 8,5 ton. Pada bagian luar Panser Cobra menggunakan add-on passive armour buatan Rafael, Israel. Lapisan ini mampu menahan laju munisi SMB kaliber 14,5 mm.
---- > bahkan, TNI AD pun akan menggunakan IFV cobra dan MRAP sanca, gan.... asli pindad jg tuh.....
Diubah oleh yoseful 01-11-2022 09:38
69banditos dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Tutup


