Entertainment
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
211
Lapor Hansip
30-09-2022 07:38

Menghapus Subsidi BBM Sebenarnya Bisa Jadi Langkah Yang Bijak

Menghapus Subsidi BBM Sebenarnya Bisa Jadi Langkah Yang Bijak

Baru-baru ini ada seorang artis yang memberi usul(?) agar harga BBM dinaikkan hingga satu juta per liternya. Dia mendapat banyak cemohan—tentu saja—karena harga setinggi itu memang sangat tidak masuk akal. Meski demikian, coba kita lihat dari sisi lain, kira-kira bagaimana bila subsidi BBM dihapuskan sehingga harganya menjadi mahal?

Mari kita lihat dulu situasi di lapangan. Tentunya kendaraan bermotor seolah sudah menjadi hal yang wajib bagi setiap rumah tangga sehingga BBM merupakan kebutuhan yang krusial. Meski demikian apakah subsidi BBM benar-benar tepat sasaran? Saya sedikit sanksi, bagaimanapun saya sering melihat mobil mewah yang beli BBM bersubsidi.

Menghapus Subsidi BBM Sebenarnya Bisa Jadi Langkah Yang Bijak

Tidak akan aneh jika sebenarnya subsidi BBM lebih banyak dinikmati oleh kalangan orang-orang kaya. Harga BBM yang murah juga cenderung membuat orang-orang boros menggunakan bensin. Contohnya tetangga saya yang untuk pergi ke Indomaret yang jaraknya cuma seratus meter saja harus naik motor.

Lalu bagaimana bila subsidi BBM dihapus?
Mari lihat sisi positifnya terlebih dahulu.
Pertama, orang-orang akan membatasi penggunaan kendaraan bermotor dan beralih menggunakan kendaraan listrik, sepeda, kendaraan umum, atau berjalan kaki. Jika hal tersebut terjadi maka akan mengurangi kemacetan dan mengurangi polusi udara serta suara. Semakin sedikit kendaraan berarti tak perlu lagi anggaran untuk pelebaran jalan, tak ada lagi waktu yang dihabiskan di jalan, dan tak ada lagi penyakit paru-paru.

Menghapus Subsidi BBM Sebenarnya Bisa Jadi Langkah Yang Bijak

Kedua, peralihan ke kendaraan listrik. Kendaraan listrik saat ini memang belum benar-benar praktis, tetapi karena menggunakan listrik maka itu adalah kendaraan yang sehat dan ramah lingkungan. Dengan keadaan minyak bumi yang semakin menipis dan pemanasan global yang terus mengancam, tampaknya ini menjadi solusi yang benar-benar bagus.

Ketiga, menghemat anggaran. Pada tahun 2022 ada 502,4 triliun anggaran negara yang dihabiskan untuk mensubsidi BBM. Kembali ke poin pertama, BBM yang tidak disubsidi berarti tak perlu lagi anggaran pelebaran jalan, tak perlu anggaran kebersihan udara (ada nggak ya?), dan setidaknya akan mengurangi subsidi untuk bidang kesehatan. Katakanlah ada 1000 triliun yang dihemat akibat tindakan ini. Itu jumlah uang yang banyak untuk bidang-bidang yang lebih membutuhkan.

Menghapus Subsidi BBM Sebenarnya Bisa Jadi Langkah Yang Bijak

Dan sekarang kerugiannya.

Pertama, Domino Effect. Harga BBM yang mahal akan mengakibatkan biaya transportasi menjadi tinggi, khususnya transportasi bahan-bahan kebutuhan pokok dari produsen ke konsumen. Karena semua barang memang perlu ditransport, maka tak bisa dipungkiri kenaikan BBM akan membuat segala kebutuhan menjadi lebih mahal.

Namun, kembali ke poin keuntungan nomor 3, ada 1000 T anggaran yang siap dialihkan. Pemerintah bisa memberi subsidi pada pupuk petani, pakan ternak, pelet nelayan, atau membangun tower internet hingga ke pedalaman. Beri subsidi pada kebutuhan-kebutuhan pokok. Dengan begini meski kebutuhan sekunder menjadi lebih mahal, kebutuhan primer jadi jauh lebih terjangkau, subsidi pun jadi lebih tepat sasaran.

Menghapus Subsidi BBM Sebenarnya Bisa Jadi Langkah Yang Bijak

Kedua, ongkos angkot mahal. Yep, baik orang kaya maupun miskin akan tetap dikenai harga yang sama saat naik angkot. Transportasi memang menjadi kebutuhan primer dalam berbagai bidang, khususnya bagi mereka yang harus bepergian cukup jauh. Tak semua orang sanggup berjalan kaki dan sepeda juga bukan kendaraan ayng praktis bagi sebagian besar orang.

Ada beberapa metode untuk mengatasi ini. Pertama, angkot listrik. Pemerintah harus membuat gebrakan cepat dengan 1000 T anggaran yang tersisih dan memastikan kendaraan listrik sekaligus chargernya bisa dijangkau hingga ke pedalaman. Beri penawaran pada para supir angkot agar mereka mau menukar angkot milik mereka dengan angkot listrik. Mereka tak akan punya pilihan, jika mereka ngotot menggunakan BBM maka mereka akan tersisih oleh angkot listrik yang lebih murah.

Kayaknya cuma itu sih kekurangannya, kalau ada yang lain silahkan tulis di bawah.

Intinya di sini, menghapus subsidi BBM sebenarnya bisa menjadi langkah yang amat baik dalam mengoptimalkan anggaran dan memajukan peradaban dan mencegah krisis iklim. Pertanyaannya, dalam praktek lapangan apakah hal ini sungguh-sungguh bisa terjadi? Well, silahkan dibayangkan.

sumur
Diubah oleh ih.sul
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dan 27 lainnya memberi reputasi
24
Masuk untuk memberikan balasan
the-lounge
The Lounge
60.1K Anggota • 916.5K Threads
Menghapus Subsidi BBM Sebenarnya Bisa Jadi Langkah Yang Bijak
30-09-2022 07:39
Btw, tukang angkot sebenarnya orang orang yg munafik. Saat bbm naik mereka protes minta ongkos dinaikkan. Saat bbm turun mereka pura pura budeg emoticon-Cape d...
Diubah oleh ih.sul
profile-picture
profile-picture
profile-picture
s.c.a. dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
profile picture
kaskuser
30-09-2022 07:58
Namanya juga wakanda. Pengen enak enaknya aja
2
profile picture
kaskus geek
30-09-2022 08:03
@saiki88 mental orang miskin gan. Mobil ratusan juta tapi bbm beli yg subsidi emoticon-Cape d...
1
profile picture
kaskus holic
30-09-2022 08:30
Hadeh otak loe dikemanain sih transportasi publik tuh bikan angkot aja banyak ojek online, bus sama angkutan pedesaan skrng pernah penertintah kita nurunin tuh bbm ? Nope dan perlu diketahui sekarang angkot tuh penumpangnya sepi engga kayak dulu lagi karena didominasi ama ojek online
0
profile picture
kaskus holic
30-09-2022 08:32
Oh iya btw loe buzzer pemerintah yah atau buzzer pertamini emoticon-Malu
-1
profile picture
kaskus geek
30-09-2022 08:36
@semangathidup88 kan ojek online bisa pake motor listrik juga gan emoticon-Ngacir
0
profile picture
kaskus holic
30-09-2022 08:42
@ih.sul khan td diomongin akselarasinya lambat jadi banyak yg engga pake
0
profile picture
kaskus geek
30-09-2022 08:44
@semangathidup88 kalau lamban ya ditingkatkan. Memangnya agan kira motor jaman sekarang langsung bisa 100 km per jam?
0
profile picture
kaskus addict
30-09-2022 08:59
@semangathidup88 @ih.sul Motor listrik blm ideal utk ojek online yg angkut penumpang krn ukuran motor blm bisa buat angkut penumpang krn pengguna ojek online itu dr bb ringan sampai kelas berat blm lagi kalo bawa 1 ibu dan 3anak (ane pernah bawa 1 ibu, anak 4 (SD 2, 1 TK dan Bayi 1)..Parts utk motor listrik msh mahal cth cvt motor gesit masih dibandrol 400rban (sektor cvt paling vital utk motor listrik jenis matic)..Lagian sudah banyak kasus motor listrik sewaan grab (viar) patah sassisnya...
2
profile picture
kaskus geek
30-09-2022 09:15
@nacion @semangathidup88 bonceng 1 ibu anak 4? Wow!

Memang kendaraan listrik belum sempurna gan, tapi namanya juga masih baru. Kalo pemerintah mau serius investasi pasti cepet upgradenya
1
profile picture
kaskus holic
30-09-2022 09:44
@ih.sul lha elo ngomong butuh waktu kan untuk pengembangan skrng saya nanya masyarakat skrng pengennya instan kan skrng kalau contoh aja loe dipaksa beli motor listrik kecepatan 30 km per jam loe mau engga sementara loe tinggal di pinggiran dan kantor loe di pusat kota, mau engga?
0
profile picture
kaskus geek
30-09-2022 09:54
@semangathidup88 ya tinggal pilih yang terbaik di antara yang terburuk. Mau naik kendaraan umum, lama di jalan, pindah ke dekat kantor, atau beli bbm mahal.
0
profile picture
kaskus holic
30-09-2022 09:59
@ih.sul nah balikin lagi ke elo engga ush menjabarkan masyarakat pada umumnya, dalam hati nurani kamu kamu mau engga disodorkan hal yg kayak begitu naik kendaraan umum lama bermacet macet ria atau bersenggolan dgn orang banyak kayak di jepang, atau pindah ke dekat kantor loe yg otomatis harga rumah deket kantor loe harganya gila gilaan atau bbm mahal yg bikin nguras gaji loe yg hanya dapat umr, loe pilih yg mana?
0
profile picture
kaskus geek
30-09-2022 10:05
@semangathidup88 cari kerjaan baru
0
profile picture
kaskus freak
30-09-2022 10:18
harga tetap ya bang
0
profile picture
kaskus geek
30-09-2022 10:34
@Okutet udah ane jabarin sih diatas. Oke, anggaplah pengeluaran buat bbm naik dua kali lipat, tapi anggaran subsidi bbm dialihkan jadi subsidi sembako, kan total pengeluaran rakyat menengah ke bawah tetap seimbang, subsidi lebih terarah
1
profile picture
kaskus holic
30-09-2022 10:36
@ih.sul okelah kalau elo nyari kerjaan baru, tp balikim lagi emang elo keluar hari ini keterima di tempat kerja yg baru besoknya begitu? Sementara sekarang tau sendiri lapangan kerja di indonesia sedikit sementara pencari lapangan kerja tuh bejibun ibaratnya satu kue dikasih ke 100 orang tuh bisa engga kue itu bikin kenyang 100 orang itu?
0
profile picture
kaskus holic
30-09-2022 10:40
@ih.sul @Okutet maaf gue nyela elo sekarang loe engg liat kalangan menengahnya jangan liat menengah ke bawah atau ke atasnya mereka yg lagi mau naik ke atas dihadapkan dgn harga kebutuhan pokok naik, loe engga liat itu sayur mayur yg udh dipanen untuk di bawa dr desa ke kota make apa ? Otomatis make truk pengangkut kan, dan truk pengangkut make apa bensin, atau solar kan dan kalau harga bbm naik mereka dapet subsidi apa engga dr pemerintah
0
profile picture
aktivis kaskus
30-09-2022 10:45
Alesan klasik mereka "harga suku cadang naik" Walo bbm turun pun tarif angkot kg bakal turun
0
profile picture
kaskus geek
30-09-2022 10:53
@semangathidup88 @Okutet ya Allah gan, udah ane jelaskan semua diatas. Uang anggaran bbm bisa dialihkan ke sembako jadi kebutuhan pokok bisa lebih murah meski bbm naik. emoticon-Cape d...
0
profile picture
kaskus holic
30-09-2022 10:58
@ih.sul @Okutet harga sembako tok atau angkutannya juga? Inget ada efek domino dr situ loe engga liat tuh tukang sayur yg menjajakan sayuran pake motor keliling komplek, tukang siomay yg pake motor tukang nganterin galon ke komplek komplek, tuh pedagang yg punya toko di pinggiran mereka belanja dr kota ke desa make apa?
0
Memuat data ...
1 - 20 dari 26 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2023, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia