- Beranda
- Berita dan Politik
Markas Ormas Tak Ikut Dibongkar, Pedagang di Bekasi: Jangan Tebang Pilih...
...
TS
pilot2isekai078
Markas Ormas Tak Ikut Dibongkar, Pedagang di Bekasi: Jangan Tebang Pilih...
Kompas.com, 22 September 2022, 16:15 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah warga mempertanyakan perihal empat bangunan markas organisasi masyarakat (ormas) yang tidak ikut ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi, Kamis (22/9/2022).
Padahal, puluhan bangunan liar di sekitar empat markas ormas itu ditertibkan Satpol PP. Bangunan-bangunan liar yang ditertibkan merupakan bangunan milik warga yang digunakan untuk berdagang.
"Kalau mau penertiban, jangan tebang pilih. Semua rakyat punya hak yang sama. Hancur, ya hancur semua, saya di sini juga bayar ke ormas," ucap seorang pedagang yang tak ingin disebutkan namanya kepada wartawan di lokasi, Kamis.
Pedagang lainnya, Sudiyono, juga mempertanyakan hal yang sama. Sudiyono menganggap bahwa penertiban bangunan tersebut tak adil.
Sudiyono pun mengancam, jika dalam 2-3 hari ke depan bangunan ormas itu tak dibongkar, dia dan warga lainnya akan menggeruduk kantor Lurah Kayuringin Jaya.
"Warga setuju kalau untuk pembangunan dan perbaikan ini semua dibongkar, tapi yang ini (bangunan ormas) kenapa tidak dibongkar? Ada apa di balik itu semua? Kalau 2-3 hari bangunan ini tidak dibongkar, saya seret itu lurah," kata Sudiyono.
Adapun pembongkaran puluhan lapak pedagang di Bantaran Kali Jati, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Kamis pagi.
Lahan yang diduduki para pedagang itu akan dijadikan ruang terbuka publik.
Total ada 70 lapak pedagang yang ditertibkan. Namun, di antara 70 lapak pedagang yang ditertibkan, ada empat markas ormas di bantaran Kali Jati yang tak ikut dirobohkan.
kompas.com

BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah warga mempertanyakan perihal empat bangunan markas organisasi masyarakat (ormas) yang tidak ikut ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi, Kamis (22/9/2022).
Padahal, puluhan bangunan liar di sekitar empat markas ormas itu ditertibkan Satpol PP. Bangunan-bangunan liar yang ditertibkan merupakan bangunan milik warga yang digunakan untuk berdagang.
"Kalau mau penertiban, jangan tebang pilih. Semua rakyat punya hak yang sama. Hancur, ya hancur semua, saya di sini juga bayar ke ormas," ucap seorang pedagang yang tak ingin disebutkan namanya kepada wartawan di lokasi, Kamis.
Pedagang lainnya, Sudiyono, juga mempertanyakan hal yang sama. Sudiyono menganggap bahwa penertiban bangunan tersebut tak adil.
Sudiyono pun mengancam, jika dalam 2-3 hari ke depan bangunan ormas itu tak dibongkar, dia dan warga lainnya akan menggeruduk kantor Lurah Kayuringin Jaya.
"Warga setuju kalau untuk pembangunan dan perbaikan ini semua dibongkar, tapi yang ini (bangunan ormas) kenapa tidak dibongkar? Ada apa di balik itu semua? Kalau 2-3 hari bangunan ini tidak dibongkar, saya seret itu lurah," kata Sudiyono.
Adapun pembongkaran puluhan lapak pedagang di Bantaran Kali Jati, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Kamis pagi.
Lahan yang diduduki para pedagang itu akan dijadikan ruang terbuka publik.
Total ada 70 lapak pedagang yang ditertibkan. Namun, di antara 70 lapak pedagang yang ditertibkan, ada empat markas ormas di bantaran Kali Jati yang tak ikut dirobohkan.
kompas.com
Diubah oleh pilot2isekai078 22-09-2022 20:24
jiresh dan 10 lainnya memberi reputasi
11
2.7K
90
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
694.8KThread•58.7KAnggota
Tampilkan semua post
kosofyu
#19
Kadang bingung gw dgn orang2 yg terlalu mengeluk2kan TNI dan membanding2kannya dgn POLRI.
Seolah POLRI paling blangsak, TNI lebih transparan dan sigap.
Pdhl dua2nya sama2 punya kekurangan, bhkn TNI jauh lebih 'berbahaya'.
Apakah kelen gak sadar, ormas2 besar rata2 dipelopori golongan TNI?
Gak ngotak nyrocos 303 mulu. Wkkkkkk
Judol berbahaya, betul!
Krn trend nya.
Tapi eksistensi ormas jauh lebih berbahaya krn sifatnya permanen n laten.
Makin 'sepuh', makin susah dibubarkan meski sdh sering merugikan.
FPI lu kata bubar?
Namanya hilang, orang2nya tetap eksis.
Pengaruhnya terlanjur berakar.
Belum termasuk ormas2 yg masih dan akan selalu survive.
Jijik gw klo ada yg heboh kesurupan banding2kan lalu hujat salah satu.
Kita butuh keduanya, polri n tni.
Jadi klo ada kelemahan, kritik keduanya, gosah gegayaan banding2keun.
Bata gih klo kejang kesurupan gak terima komen cetar gw

Seolah POLRI paling blangsak, TNI lebih transparan dan sigap.
Pdhl dua2nya sama2 punya kekurangan, bhkn TNI jauh lebih 'berbahaya'.
Apakah kelen gak sadar, ormas2 besar rata2 dipelopori golongan TNI?
Gak ngotak nyrocos 303 mulu. Wkkkkkk
Judol berbahaya, betul!
Krn trend nya.
Tapi eksistensi ormas jauh lebih berbahaya krn sifatnya permanen n laten.
Makin 'sepuh', makin susah dibubarkan meski sdh sering merugikan.
FPI lu kata bubar?
Namanya hilang, orang2nya tetap eksis.
Pengaruhnya terlanjur berakar.
Belum termasuk ormas2 yg masih dan akan selalu survive.
Jijik gw klo ada yg heboh kesurupan banding2kan lalu hujat salah satu.
Kita butuh keduanya, polri n tni.
Jadi klo ada kelemahan, kritik keduanya, gosah gegayaan banding2keun.
Bata gih klo kejang kesurupan gak terima komen cetar gw

kardus2019 dan 8 lainnya memberi reputasi
7
Tutup