- Beranda
- The Lounge
Tarif Ojol dan Angkutan Umum Naik, Motor Pribadi Kembali Jadi Pilihan?
...
TS
mochzainalft
Tarif Ojol dan Angkutan Umum Naik, Motor Pribadi Kembali Jadi Pilihan?
Seiring peningkatan harga BBM, Kemenhub resmi menaikkan tarif ojol alias ojek online mulai hari Minggu, 11 September 2022 pukul 00.00. Tak hanya ojol, angkutan umum seperti angkot dan bus pun ikutan naik. Meskipun Organda (Organisasi Angkutan Darat) di sebagian daerah baru di tahap mengajukan usulan kenaikan tarif angkutan umum sekian persen, kenyataan di lapangan berbeda. Sejak BBM naik, tarif angkutan umum tak lama langsung naik. Ya, kalo gak begitu, supir dan pengusaha angkutan umum kemungkinan akan rugi.

Foto: https://topcareer.id/wp-content/uplo...torbike-jp.jpg
Selain kenaikan tarif ojol dan angkutan umum, kenaikan harga BBM juga memicu kenaikan harga kebutuhan sehari-hari. Beras, telur, daging, minyak, sayuran, bumbu masak, dll kini ikutan naik.
Di sisi lain, pendapatan masyarakat secara umum tidak ada peningkatan. Gaji para pegawai tidak ada kenaikan, yang wiraswasta juga sepertinya akan kerepotan mengatur budget akibat kenaikan harga. Ini memicu masyarakat untuk sebisa mungkin berhemat, salah satunya dari penggunaan transportasi.

Naiknya tarif ojol diyakini membuat masyarakat lebih memilih motor pribadi karena lebih hemat. Pengamat transportasi dan tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, memprediksi hal ini.
“Orang akan lebih banyak pindah ke sepeda motor, karena sepeda motor itu luar biasa. Motor baru itu, untuk setiap satu liternya ada yang bisa 62 kilometer,” kata Yayat secara online dalam rilis survei nasional Polling Institute bertajuk ‘Kenaikan Tarif Ojek Online di Mata Pengguna dan Pengemudi’ pada Minggu, 11 September 2022.
Tanpa ada survei pun, masyarakat pasti udah bisa memprediksi hal seperti ini. Gue sendiri lebih memilih menggunakan motor pribadi ketimbang menggunakan kendaraan umum atau ojol. Pertama karena rumah gue agak jauh dari akses angkutan umum. Kedua ya biar hemat. Selain hemat, motor pribadi punya beberapa kelebihan:
Jadi, kalo masyarakat banyak yang kembali menggunakan motor pribadi ya wajar sih. Masyarakat hanya berusaha bertahan hidup dengan menghemat pengeluaran di tengah mahalnya harga kebutuhan sehari-hari.
Jangan lupa pastikan lo mematuhi aturan lalu lintas dan fisik lo dalam kondisi sanggup mengendarai motor. Kalo lagi sakit atau kurang fokus, mending nebeng temen, pakai kendaraan umum atau ojol.
Oke deh, segitu dulu aja thread gue. Gue doakan masyarakat Indonesia, driver ojol, angkot, pokoknya kita semua sehat selalu dan lancar rezekinya biar berapapun harga BBM, bisa kebeli.
Sumber:
https://www.suara.com/news/2022/09/1...-motor-pribadi
https://gridmotor.motorplus-online.c...ol-naik?page=2

Foto: https://topcareer.id/wp-content/uplo...torbike-jp.jpg
Selain kenaikan tarif ojol dan angkutan umum, kenaikan harga BBM juga memicu kenaikan harga kebutuhan sehari-hari. Beras, telur, daging, minyak, sayuran, bumbu masak, dll kini ikutan naik.
Di sisi lain, pendapatan masyarakat secara umum tidak ada peningkatan. Gaji para pegawai tidak ada kenaikan, yang wiraswasta juga sepertinya akan kerepotan mengatur budget akibat kenaikan harga. Ini memicu masyarakat untuk sebisa mungkin berhemat, salah satunya dari penggunaan transportasi.

Naiknya tarif ojol diyakini membuat masyarakat lebih memilih motor pribadi karena lebih hemat. Pengamat transportasi dan tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, memprediksi hal ini.
“Orang akan lebih banyak pindah ke sepeda motor, karena sepeda motor itu luar biasa. Motor baru itu, untuk setiap satu liternya ada yang bisa 62 kilometer,” kata Yayat secara online dalam rilis survei nasional Polling Institute bertajuk ‘Kenaikan Tarif Ojek Online di Mata Pengguna dan Pengemudi’ pada Minggu, 11 September 2022.
Tanpa ada survei pun, masyarakat pasti udah bisa memprediksi hal seperti ini. Gue sendiri lebih memilih menggunakan motor pribadi ketimbang menggunakan kendaraan umum atau ojol. Pertama karena rumah gue agak jauh dari akses angkutan umum. Kedua ya biar hemat. Selain hemat, motor pribadi punya beberapa kelebihan:
Quote:
Jadi, kalo masyarakat banyak yang kembali menggunakan motor pribadi ya wajar sih. Masyarakat hanya berusaha bertahan hidup dengan menghemat pengeluaran di tengah mahalnya harga kebutuhan sehari-hari.
Jangan lupa pastikan lo mematuhi aturan lalu lintas dan fisik lo dalam kondisi sanggup mengendarai motor. Kalo lagi sakit atau kurang fokus, mending nebeng temen, pakai kendaraan umum atau ojol.
Oke deh, segitu dulu aja thread gue. Gue doakan masyarakat Indonesia, driver ojol, angkot, pokoknya kita semua sehat selalu dan lancar rezekinya biar berapapun harga BBM, bisa kebeli.
Sumber:
https://www.suara.com/news/2022/09/1...-motor-pribadi
https://gridmotor.motorplus-online.c...ol-naik?page=2
Diubah oleh mochzainalft 13-09-2022 15:24
screamo37 dan 11 lainnya memberi reputasi
10
4K
94
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•105.2KAnggota
Tampilkan semua post
awan.kegelapan
#19
tapi ada yg lebih baik bree..
kawan ane kerja di daerah Lenteng, dia malah pilih naik kereta trus nyambung naik gojek.. diitung ongkos kereta bolak-balik Rp 14,000 blum gojek bolak-balik dari stasiun ke kantornya Rp 20,000.. shari udah abis Rp 35,000 lah jirr buat ongkos..
smntara dia punya motor CBR yg katanya irit, seliter bisa tembus 52KM.. kalo dia isi 60,000 kan stidaknya bisa buat sminggu dia PP gawe,, daripada abis 35,000 buat sehari.. kan ble e ya bree..
ane bilangin tolol bnged sih elu.. pnya motor kaga dipake, jawabnya "gua pegel bawanya" lah siapa suru harian di jakarta yg macet bawa motor sport fairing
ane suru ganti matic kaga mau dia, GENGSI soalnya, biar keliat ama temen2nya orang punya
kawan ane kerja di daerah Lenteng, dia malah pilih naik kereta trus nyambung naik gojek.. diitung ongkos kereta bolak-balik Rp 14,000 blum gojek bolak-balik dari stasiun ke kantornya Rp 20,000.. shari udah abis Rp 35,000 lah jirr buat ongkos..
smntara dia punya motor CBR yg katanya irit, seliter bisa tembus 52KM.. kalo dia isi 60,000 kan stidaknya bisa buat sminggu dia PP gawe,, daripada abis 35,000 buat sehari.. kan ble e ya bree..
ane bilangin tolol bnged sih elu.. pnya motor kaga dipake, jawabnya "gua pegel bawanya" lah siapa suru harian di jakarta yg macet bawa motor sport fairing
ane suru ganti matic kaga mau dia, GENGSI soalnya, biar keliat ama temen2nya orang punya
gomamon. memberi reputasi
1
Tutup
Tapi kebanyakan kosan biasanya menyediakan tempat parkir khusus buat motor kok.