- Beranda
- Milanisti Kaskus
Milanisti Kaskus | 2022•2023 | #WETHECHAMP19NS
...
TS
bedulok
Milanisti Kaskus | 2022•2023 | #WETHECHAMP19NS

Quote:

SOCCER ROOM GENERAL RULES
Read This Before Posting
Spoiler for Rules:
Spoiler for Rules:
*Peraturan dapat direvisi/dirubah sewaktu waktu

bimshartanto dan 30 lainnya memberi reputasi
27
754.1K
28.2K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Milanisti Kaskus
314Thread•2KAnggota
Tampilkan semua post
semudhmania
#1572
Depan udah banyak opsi, tapi lini tengah kita masih ketergantungan sama Tonali.
Bennacer mau gimanapun bukan gelandang bertahan yang bisa jadi filter sendirian. Secara fisik dia kecil jadi ngga bisa adu sruduk, dan secara speed juga ngga kuat untuk kejar counter sendiri.
Benna paling ideal jadi gelandang yang bantu transisi dari defense ke offense, menentukan arah bola ngalirnya kemana. Biar dia bisa bebas berkreasi tanpa terbebani harus jaga kandang, harus ada 1 tukang cuci piring di belakangnya.
Dulu ada Kessie. Kessie pakai nafas kuda jadi dia bisa ada dimana-mana. Kesannya cuma oper kanan-kiri doang, tpi itu bikin tim jadi balance.
Tonali juga sebenernya pas. Workrate tinggi dan punya speed, tapi kan ngga mungkin 1 musim suruh dia tempur terus. Pobega semalem ane liat malah keteteran sendiri. Bakayoko juga udah ilang sama sekali bau-bau terminatornya.
Adli dan Krunic ane liat visinya lebih ofensif, bukan seorang filter yang bisa cover CB.
Padahal punya filter itu sangat krusial buat tim yg main high press. Apalagi si Theo kalau lagi offense naiknya sampai ke kotak penalti lawan...kalau ngga ada filter ya serangan lawan bisa langsung tembus ke Maignan dengan cepat.
Bennacer mau gimanapun bukan gelandang bertahan yang bisa jadi filter sendirian. Secara fisik dia kecil jadi ngga bisa adu sruduk, dan secara speed juga ngga kuat untuk kejar counter sendiri.
Benna paling ideal jadi gelandang yang bantu transisi dari defense ke offense, menentukan arah bola ngalirnya kemana. Biar dia bisa bebas berkreasi tanpa terbebani harus jaga kandang, harus ada 1 tukang cuci piring di belakangnya.
Dulu ada Kessie. Kessie pakai nafas kuda jadi dia bisa ada dimana-mana. Kesannya cuma oper kanan-kiri doang, tpi itu bikin tim jadi balance.
Tonali juga sebenernya pas. Workrate tinggi dan punya speed, tapi kan ngga mungkin 1 musim suruh dia tempur terus. Pobega semalem ane liat malah keteteran sendiri. Bakayoko juga udah ilang sama sekali bau-bau terminatornya.
Adli dan Krunic ane liat visinya lebih ofensif, bukan seorang filter yang bisa cover CB.
Padahal punya filter itu sangat krusial buat tim yg main high press. Apalagi si Theo kalau lagi offense naiknya sampai ke kotak penalti lawan...kalau ngga ada filter ya serangan lawan bisa langsung tembus ke Maignan dengan cepat.
smurf06 dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Tutup

