ashibnuAvatar border
TS
ashibnu
Ada Apa Dengan Mekayla Bali?

Mekayla Margaret Kim Bali adalah seorang siswi berusia 16 tahun di Sacred Heart High School di Yorkton, Saskatchewan. Mekayla tinggal bersama ibunya, Paula Bali, neneknya, Margaret dan dua adiknya, Joshua dan Eliyora. Mekayla menyukai musik dan membaca. Dia juga suka bermain biola dan mengikuti program drama sekolah. Mekayla adalah penggemar berat The Hunger Games dan video game League of Legends. Dan dia bercita-cita menjadi guru atau dokter hewan, yang terinspirasi oleh kecintaannya pada anak-anak dan hewan.

Christa Pike Dan Permintaan Tumbal Manusia

Pada April 2016 di pagi hari, Paula dan Mekayla merias wajah dan mendengarkan musik bersama di kamar mandi, mengobrol santai, sebelum masuk ke mobil bersama neneknya, Margaret Niebergall, yang biasanya mengantar Mekayla ke sekolah dan Paula ke tempat kerja. Margaret menurunkan Mekayla di Sacred Heart High School antara pukul 8 pagi. Ketika Margaret kembali ke sekolah pada sore hari untuk menjemput Mekayla, remaja itu tidak ada di sana untuk menunggunya. Margaret lalu masuk ke sekolah untuk mencari cucunya, dia diberitahu oleh guru dan teman-temannya bahwa mereka tidak melihat Mekayla sepanjang hari itu.

Margaret lalu pergi ke kantor Paula dan memberitahunya bahwa Mekayla tidak ada di sekolah. Paula mengira putrinya mungkin pergi lebih awal untuk mengikuti pelajaran musik yang telah dia jadwalkan. Tetapi Mekayla juga tidak mengikuti les pelajaran musik tersebut. Kembali ke rumah mereka, Paula memeriksa uang yang dia simpan di rumah jika terjadi keadaan darurat. Mekayla memiliki akses ke uang itu dan jika dia berencana untuk melarikan diri, Paula pikir dia akan mengambilnya. Tetapi uang itu masih utuh dan tidak tersentuh.


Petang harinya, Paula melaporkan putrinya hilang ke Yorkton Royal Canadian Mounted Police. Keesokan paginya, para penyelidik mulai melacak pergerakan Mekayla sebelum dia menghilang. Keluarga telah berusaha menghubungi Mekayla sejak menyadari ada yang tidak beres, tetapi pada pukul 7:00 pagi. Pada 13 April, teleponnya dimatikan. Selama beberapa bulan berikutnya, berkat rekaman dari kamera keamanan, catatan ponsel dan kerja sama dari teman dan keluarga Mekayla, kegiatan Mekayla dari tanggal 12 April diketahui.

Pagi itu Mekayla masuk ke sekolah setelah neneknya mengantarnya. Dia telah menggunakan jaringan Wi-Fi Sacred Heart High School sekitar pukul 08:08, tetapi pada pukul 8:26, gadis berusia 16 tahun itu telah keluar dari sekolahan itu melalui pintu belakang. Mekayla selanjutnya terlihat di kamera pengintai di toko terdekat, rekaman itu menunjukkan dia berjalan di sepanjang rel kereta api. Dia berjalan ke sebuah Bank dan menarik tunai uang sebesar $55 dari rekening banknya.


Mekayla kemudian berjalan ke pegadaian terdekat, Terry’s Pawn and Bargain. Pemiliknya, Terry Heddon, mengatakan bahwa Mekayla ingin mengetahui harga sebuah cincin perak. Heddon mengatakan bahwa cincin itu tidak cukup berharga untuk dibeli. Heddon mengatakan Mekayla tidak tampak kesal atau tertekan. Perhentian Mekayla berikutnya adalah restoran Tim Horton dan Wendy, di mana kamera pengintai merekam dia membeli minuman dan duduk di sebuah bilik, menghadap jauh dari pintu masuk. Dengan meletakkan ransel di sampingnya, Mekayla duduk dan menggunakan ponselnya selama sekitar 13 menit, sesekali berbalik untuk melihat ke arah pintu restoran. Anehnya, dia tampak membongkar ponselnya dan memasangnya kembali.

Pada pukul 09:23, Mekayla meninggalkan restoran melalui salah satu pintu keluar, tetapi segera berbalik untuk berjalan melalui area itu lagi dan menggunakan pintu keluar yang berbeda. Kamera pengintai toko terdekat menunjukkan dia berjalan ke utara sampai dia keluar dari jangkauan kamera. Tetapi sekitar 20 menit kemudian, pada pukul 9:42, dia muncul di kamera lagi dan kembali ke restauran Tim Horton. Ketika dia berjalan kembali ke dalam restoran, dia tampak sedang menelepon. Dia memilih tempat duduk yang lebih dekat ke jendela dan kali ini dia duduk menghadap pintu.


Pada pukul 10:12 pagi, Mekayla mengirim SMS ke temannya Shelby Hnatuk, yang masih membingungkan penyidik dan keluarga Mekayla hingga hari ini. Teks pesan tersebut tertulis , "Hei, aku butuh bantuan." Dalam waktu setengah jam, Mekayla mengirim SMS lagi ke Shelby "Tidak apa-apa, aku sudah mengatasinya." Beberapa saat kemudian, Mekayla meninggalkan restoran untuk kedua kalinya. Namun, beberapa menit kemudian di kembali dan terlihat menerima telepon lagi, dengan mengamati sekeliling restoran.

Pada pukul 10:43, dia menutup telepon dan mendekati seorang wanita tua yang duduk di meja terdekat. Wanita itu mengatakan kepada polisi bahwa Mekayla meminta bantuan untuk menyewa kamar hotel. Mekayla tidak menyebutkan nama hotel tertentu. Wanita itu enggan membantunya dan remaja itu kembali ke tempat duduknya membuat panggilan telepon lagi. Hanya beberapa menit kemudian, dia meninggalkan restoran untuk terakhir kalinya. Mekayla berjalan kembali ke Sacred Heart High School, mengirim SMS ke Shelby “Sampai jumpa saat makan siang,” dan tiba di sekolah pada pukul 11:59. Saat berada di sana, dia dilaporkan memberi tahu dua rekannya bahwa dia akan naik bus ke kota Regina untuk berlibur.


Pada 12:02, Mekayla terlihat berjalan keluar dari Sacred Heart. Rekaman pengawasan menangkapnya saat berbelok di tikungan dan menghilang dari pandangan saat dia berjalan menjauh dari sekolah. Itu adalah terakhir kalinya Mekayla Bali terlihat. Meskipun rekaman keamanan hanya mengkonfirmasi keberadaannya sampai 12:02, tetapi ada saksi mata yang sempat melihat Mekayla di Trail Stop Restaurant, yang letaknya sekitar satu mil dari sekolahnya. Restoran itu terhubung ke stasiun bus dan ada saksi yang melihat Mekayla sempat membeli makanan untuk makan siang. Seorang karyawan di depot bus ingat berbicara dengan Mekayla, yang ingin tahu jam berapa bus ke Regina berangkat. Karyawan itu memberi tahunya jam 5 sore, tetapi Mekayla tidak membeli tiket. Mekayla dikabarkan meninggalkan Trail Stop Restaurant sekitar pukul 13.45. Meskipun rekaman pengawasan dan pesan teks yang dikumpulkan oleh penyelidik memberikan gambaran yang sangat jelas tentang apa yang telah dilakukan Mekayla pada hari dia menghilang, tetapi hal itu tetap menyisakan pertanyaan besar.

Mekayla jelas telah berbicara dengan seseorang, mungkin lebih dari satu orang, dengan telepon sepanjang pagi dan perilakunya di Tim Horton menunjukkan bahwa dia mungkin sedang menunggu seseorang. Dia meminta bantuan untuk menyewa kamar hotel, tetapi kemudian memberi tahu teman sekelasnya bahwa dia berencana untuk naik bus ke luar kota. Paula Bali menyatakan bahwa putrinya bukan tipe anak yang suka lari dari rumah dan hal itu tidak pernah terjadi sebelumnya. Pernyataan dari teman-teman Mekayla semakin memperumit kasus ini.


Pada 11 April 2016, sehari sebelum dia hilang, Mekayla pergi ke restoran cepat saji untuk makan siang bersama Shelby Hnatuk dan teman lainnya, Oksana Yakiwchuk. Shelby dan Oksana kemudian memberi tahu penyelidik bahwa saat makan siang, Mekayla berbicara tentang bepergian ke suatu tempat seperti Moose Jaw, Prince Albert, Saskatoon dan semua kota di Saskatchewan. Shelby juga sempat menanyakan kepada Mekayla pada 11 April tentang seorang anak laki-laki bernama Josh, yang pernah dibicarakan Mekayla sebelumnya, tetapi Mekayla tidak memberikan jawaban. Teman sekelas Mekayla lainnya, Amy Liang, mengatakan kepada penyelidik bahwa Mekayla telah memberi tahu bahwa seorang pria bernama Christopher akan datang untuk menemuinya.

Sepulang sekolah pada 11 April, pukul 16.35, Mekayla mengirim SMS ke Oksana dan meminta tumpangan ke bank keesokan harinya. Menurut catatan telepon, Mekayla juga menelepon saluran layanan pelanggan Bank tiga kali secara terpisah pada malam itu, memeriksa saldonya dan melakukan transfer sebesar $25. Sepanjang malam tanggal 11 April, Mekayla mengirim sms kepada Shelby, Amy, dan seorang mantan pacarnya. Dia meminta bantuan Amy, sebuah pesan sama yang dikirim kepada Shelby, tetapi tidak pernah menjawab ketika Amy meminta penjelasan lebih. Pesannya kepada Shelby dan mantan pacarnya adalah tentang ketidakbahagiaan. Dia memberi tahu mantannya bahwa dia berpikir untuk menghabiskan beberapa hari di Regina.


Akhirnya, pada pagi hari sebelum kepergiannya, pada pukul 06:41, Mekayla mengirim sms kepada Oksana, "Bisakah kau mengantarku ke bank?", dia meminta bantuan sekali lagi,  yang kemudian dia selesaikan sendiri dengan berjalan kaki, setelah meninggalkan Sacred Heart High School. Jika dia mempertimbangkan perjalanan ke luar kota, seperti yang dia katakan kepada beberapa temannya, uang sebesar $55 tidak akan membuatnya terlalu jauh.

Sejak 2016, kasus Mekayla Bali telah mendapat perhatian di seluruh Kanada dan bahkan di Amerika Serikat, dengan banyak detektif online berspekulasi tentang ke mana dia pergi, dengan siapa dan di mana dia mungkin hari ini. Sebuah teori populer adalah bahwa Mekayla telah berkomunikasi dengan seseorang secara online dan berencana untuk bertemu orang itu pada 12 April 2016. Beberapa orang berteori bahwa Mekayla pergi ke bank hari itu untuk menunggu seseorang untuk mentransfer uang ke rekeningnya untuk membantunya meninggalkan Yorkton. Berdasarkan penyelidikan, panggilan telepon yang dilakukan Mekayla sepanjang pagi pada tanggal 12 April tidak terdaftar di akun jaringan selulernya. Hal itu biasa terjadi ketika panggilan dilakukan melalui aplikasi media sosial.


Teman-temannya melaporkan bahwa Mekayla menggunakan sosial media untuk berkomunikasi, termasuk Snapchat, Instagram dan Kik, aplikasi perpesanan anonim. Platform perpesanan seperti Kik telah menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir, tetapi sifatnya yang anonim dan kurangnya kontrol orang tua, telah menjadikannya metode yang menarik bagi pemangsa yang ingin berkomunikasi dengan calon korban. Bahkan ada dugaan bahwa Mekayla mungkin memiliki ponsel kedua, yang diberikan kepadanya oleh seseorang yang dia rencanakan untuk ditemui sebagai cara untuk menghindari deteksi.

Trail Stop Restaurant dan stasiun bus tidak memiliki kamera keamanan, sesuatu yang mungkin dipertimbangkan oleh pemangsa ketika berencana untuk bertemu dengan korbannya. Investigasi secara singkat mengarah pada seorang pria bernama Rick Breit, yang tinggal di Saskatoon dan percaya bahwa dia mungkin ayah Mekayla, meskipun hal itu tidak pernah dikonfirmasi. Polisi menghubunginya melalui telepon hanya beberapa hari setelah Mekayla menghilang dan beberapa bulan kemudian, mereka mengunjungi rumahnya untuk mencari dan mengambil sampel DNA. Tetapi para penyelidik mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan Breit terlibat dalam hilangnya Mekayla.


Banyak yang bertanya-tanya apakah kehidupan Mekayla di rumah sama dengan apa yang telah dikatakan oleh Paula. Kemungkinan adanya masalah keuangan dan kurangnya figur ayah dalam kehidupan menyebabkan Mekayla kabur, beberapa orang berpendapat bahwa keluarga Bali sedang berjuang dan Mekayla memilih untuk meninggalkan rumahnya. Polisi tidak pernah menetapkan tersangka dalam kasus ini, tetapi mereka telah merilis informasi tentang seseorang yang dilaporkan terlihat di Trail Stop Restaurant ketika Mekayla ada di sana. Pria itu memiliki tato salib besar di lengannya dan polisi berharap dapat mengidentifikasinya dengan bantuan publik.

Pada 8 Agustus 2019 ad seorang pria yang menelepon Paula Bali dan mengatakan kepadanya bahwa dia berbicara dengan Mekayla di Edmonton, Alberta, lebih dari 500 mil dari Yorkton. Pria itu melaporkan bahwa dia berbicara dengan seorang wanita muda selama beberapa menit di luar tempat biliar bernama Highrun Club pada Maret 2019. Ketika dia melihat posting media sosial tentang Mekayla beberapa waktu kemudian, dia mengenalinya. Sayangnya, tidak ada rekaman pengawasan dari pertemuan yang dilaporkan ini, klub memang memiliki kamera keamanan, tetapi pada saat pria itu melaporkan penampakan Mekayla, rekaman pada hari itu sudah terhapus.


Media sosial menjadi pusat kasus Mekayla dan akun media sosial milik Mekayla tetap utuh, membeku dalam waktu yang lama. Sebelum dia menghilang, dia memiliki akun Instagram yang menampilkan banyak selfie dan foto dengan teman-temannya, tetapi akun lain dilaporkan ada di bawah namanya. Profil akunnya memiliki banyak pengikut, tetapi tidak ada postingan foto. Bagian "Tentang Saya" hanya terdiri dari satu kata "Selamat tinggal." Shelby mengirimi Mekayla pesan di Snapchat pada hari dia menghilang. Tiga bulan kemudian, Shelby melihat pesan itu telah dibaca. Dia mengirim pesan lagi pada hari kelulusan, ketika Mekayla seharusnya berada di acara itu bersamanya. Sampai sekarang pesan itu tidak pernah dibuka. Paula Bali terus berusaha mencari siapa saja yang mungkin memiliki informasi tentang keberadaan putrinya. Ada hadiah sebesar $50.000 untuk mengantarkan Mekayla pulang ke keluarganya.


KOLEKSI THREAD MENARIK

Quote:
Diubah oleh ashibnu 27-07-2022 03:35
Cucigosok
asukamra
gepyan
gepyan dan 22 lainnya memberi reputasi
23
14.9K
76
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
icon
922.6KThread81.6KAnggota
Tampilkan semua post
tokek.terbangAvatar border
tokek.terbang
#1
anak baik baik juga bisa kabur dari rumah, media sosial jadi kambing hitam
gigbuupz
kentutz
nurade247
nurade247 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.