- Beranda
- The Lounge
Jadi Content Creator Tidak Perlu Sekolah Tinggi, Setuju Nggak Nih?
...
TS
Kokonata
Jadi Content Creator Tidak Perlu Sekolah Tinggi, Setuju Nggak Nih?

Setelah viral karena aksiCitayam Fashion Week di kawasan Sudirman, Roy kembali menjadi sorotan karena menolak tawaran beasiswa dari Sandiaga Uno selaku Menparekraf. Alasannya karena Roy ingin fokus menjadi seorang konten kreator. Apakah peluang sebagai konten kreator lebih baik daripada menempuh pendidikan tinggi?
Berpendidikan Setingkat SMP
Roy yang memiliki nama asli Jalfiandi berpendidikan sampai setingkat SMP saja. Ibunya sakit. Kondisi keluarga tidak memungkinkan untuk terus bersekolah. Jadilah Roy remaja putus sekolah yang mengisi waktunya dengan menikmati konten-konten media sosial dan apapun yang tersaji melalui ponsel pintar.
Dikutip dari publikasi Instangram @infodepok_id, Roy menganggap sekolah tinggi tidak menjamin masa depannya. Cari kerja masih sulit setelah lulus sekolah. Peluangnya yang terbuka sebatas jadi office boy atau OB saja.

Profesi sebagai konten kreator tidak perlu pendidikan tinggi. Roy berpikiran seperti sebagian generasi Z lainnya yang memandang bahwa pendidikan tinggi bukan jaminan bagi seseorang untuk sukses dalam arti hidup layak dan mapan. Maka dari itulah Roy dengan pendidikan SMP yang dimilikinya saat ini ingin fokus sebagai konten kreator saja.
Disayangkan warganet
Banyak warganet menyayangkan keputusan Roy. Menparekraf juga ingin berdiskusi lebih lanjut dengan keluarga Roy agar mempertimbangkan lebih lanjut tawaran beasiswa itu. Pendidikan tinggi dapat mengantarkan Roy menjadi profesional tingkat global. Apabila ingin menekuni fashion, Roy dapat menapaki pusat fashion dunia semisal Paris.



Roy dan sebagian remaja Citayam Fashion Week memang tengah menjadi perhatian warganet. Narasi Newsroom menyebut bahwa engagementkonten tentang remaja-remaja tersebut tinggi. Roy, Bonge, Jeje dan lainnya menjadi sasaran kolaborasi konten kreator atau toko daring.
Hanya saja, sampai kapan warganet menaruh perhatian kepada mereka? Sesuatu yang viral cenderung instan, mudah juga dilupakan. Begitu ada sosok baru yang lebih menarik perhatian warganet akan beralih.
Menempuh pendidikan memang proses panjang yang tidak mudah. Namun proses yang panjang itu akan mematangkan cara pandang dan berpikir, sikap, juga perilaku seseorang. Satu dari sekian hasilnya adalah ketahanan untuk bersaing dengan siapa saja, bahkan di tingkat global.

Semoga niat baik kemanparekraf yang terus terulur mendapat sambutan baik dari para remaja Citayam Fashion Week. Bukan tidak mungkin harapan sebagian orang yang menginginkan Citayam Fashion Week jadi seperti Harajuku Fashion bakal terwujud. Kita tunggu dan lihat saja bagaimana para remaja tersebut menjalani proses tumbuh kembangnya.
Sumber 1, 2, 3, 4, 5
screamo37 memberi reputasi
15
7.2K
249
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•105.2KAnggota
Tampilkan semua post
bamboostickk
#44
Iya gaperlu sekolah tinggi2 kalo mau jadi content creator
Kan ada ga juga prasyarat kudu punya ijazah, lulusan minimal.
Apalagi sekarang kan sarana sudah memadai, tinggal ide lu aja mau dibawa ke konten seperti apa
Pertanyaannya apakah bisa menjamin lu sukses?
Contoh lah
Norman Kamaru udah enak2 jadi polisi, dengan pd nya keluar, skrg jadi apa?
Anak sekolahan yg niru warkop, skrg gmn mereka?
Youtuber2 kecil yg mimpi punya ratusan ribu - jutaan subs
Streamer2 lainnya yg coba narik viewer buat nonton mereka
Janganlah kalian telan mentah2 quotes Alm. Bob Sadino. Pendidikan itu penting bukan pelajarannya tapi cara berpikir, apalagi kuliah berpikir kritis, menejemen waktu, cari peluang.
Ane sih bodo amat dengan mereka pengen hobi fashion ini itu. Anggap aja itu hobi mereka (walopun emg aneh).
Yang jadi masalah itu pemikiran mereka, masih belum mateng, belum tau kerasnya cari duit. Masih mikirin famed, cinta monyet, main sana sini.
Dengan anak ini menolak beasiswa aja, udah kebayang anak2 lainnya disana modelan kayak apa..
Kan ada ga juga prasyarat kudu punya ijazah, lulusan minimal.
Apalagi sekarang kan sarana sudah memadai, tinggal ide lu aja mau dibawa ke konten seperti apa
Pertanyaannya apakah bisa menjamin lu sukses?
Contoh lah
Norman Kamaru udah enak2 jadi polisi, dengan pd nya keluar, skrg jadi apa?
Anak sekolahan yg niru warkop, skrg gmn mereka?
Youtuber2 kecil yg mimpi punya ratusan ribu - jutaan subs
Streamer2 lainnya yg coba narik viewer buat nonton mereka
Janganlah kalian telan mentah2 quotes Alm. Bob Sadino. Pendidikan itu penting bukan pelajarannya tapi cara berpikir, apalagi kuliah berpikir kritis, menejemen waktu, cari peluang.
Ane sih bodo amat dengan mereka pengen hobi fashion ini itu. Anggap aja itu hobi mereka (walopun emg aneh).
Yang jadi masalah itu pemikiran mereka, masih belum mateng, belum tau kerasnya cari duit. Masih mikirin famed, cinta monyet, main sana sini.
Dengan anak ini menolak beasiswa aja, udah kebayang anak2 lainnya disana modelan kayak apa..
ogahruwet memberi reputasi
3
Tutup