- Beranda
- Stories from the Heart
NYI RAMBAT 2: REVENGE
...
TS
beqichot
NYI RAMBAT 2: REVENGE
WARNING...!!!
JUST FOR 18++
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh...
Holla hallo para reader ane yang baik hati, tidak sombong dan gemar menabung...apa kabar???
Semoga selalu sehat dan tidak kurang suatu apapun ya?
Nah, kenapa ane membuat trit ini? Yahh...sebenarnya ane ga begitu niat buat membuat trit ini, karena nyaris kehabisan ide.
Namun atas desakan beberapa reader ane yang tersayang..(cie..cie..uhuk..!!), ane jadi agakaemangat juga buat memulai trit ini.
Mungkin ada sekitar..emm..1...2...3..4, hmmm...iya ada sekitar 2 orang
yang meminta ane untuk membuat sequel dari trit berjudul NYI RAMBAT yang bahkan ga jadi HT...
Yah, tentunya mereka yang menginginkan ane meneruskan cerita itu, adalah penggemar berat Nyi Rambat. Dan demi kerahasiaan serta privasi para reader itu, sengaja ane ga menyebutkan nama a.k.a id kaskus mereka...hehehe.
Biarlah hanya mereka dan ane yang tahu....!!
Dalam kisah sebelumnya, diceritakan bahwa Nyi Rambat terkena pukulan dari Nyi Pengasih dengan telak, sehingga terluka parah. Dan tidak diketahui lagi nasibnya, apakah masih hidup atau sudah mati, sehingga membuat trit sebelumnya terpaksa dihentikan, karena tokoh utamanya tak ketahuan nasibnya.
Namun, dengan hadirnya trit ini, maka jelas bahwa akhirnya Nyi Rambat selamat dari pukulan itu.
Lalu, apakah dia akan kembali lagi mengejar Aji, atau bagaimana?
Tentunya hal itu akan diceritakan nanti...!!! Sabar yak??? Ahahaha...!!!
Part 1
Sesosok wanita cantik bertubuh sintal, tak hentinya mengamati wajahnya di cermin yang sedang dipegangnya. Dari bayangan yang muncul di cermin, dapat dilihat betapa cantiknya wanita itu. Ditunjang dengan tubuhnya yang indah, pasti akan membuat pria yang memandangnya berdecak kagum dan mengeluarkan suitan menggoda..!!!
Wanita itu nampak tersenyum puas melihat bayangan wajahnya di cermin. Rambut hitamnya yang berombak, tergerai dengan indah di bahunya. Saat dia menyanggul rambutnya, nampak tengkuknya yang putih dan berbulu halus.
Hmm...wanita di saat mengangkat tangan untuk menyanggul atau mengikat rambutnya, memang nampak sangat eksotis. Hampir semua cowo mengakui hal itu...!
Namun sebuah keanehan terjadi...!!!
Perlahan, wajah wanita itu mulai menunjukkan perubahan. Mulai nampak kerut di wajahnya, yang semakin lama semakin banyak. Rambut hitam panjangnya yang tadi digelung, sekarang mulai nampak memutih sedikit demi sedikit.
Hingga tak lama kemudian, wajah cantik tadi berubah menjadi wajah nenek-nenek tua dengan rambut putih keperakan.
Namun herannya, tubuh indah itu tak ada perubahan sama sekali. Lengannya tetap kencang dan mulus tanpa kerutan. Dada dan bemper belakangnya masih menonjol sempurna. Betisnya masih putih mulus, juga tanpa kerutan.
Jadilah sebuah sosok wanita berwajah tua, namun dengan tubuh wanita muda yang sempurna.
Dari situ, kita bisa tahu dengan jelas, bahwa sosok itu adalah NYI RAMBAT yang telah menghilang berbulan yang lalu.
Tapi, bagaimana bisa dia berubah secantik itu? Padahal belum ada pria yang mencintainya dengan tulus??
"Argh...kenapa hanya sebentar saja aku berubah jadi cantik..
???" teriak Nyi Rambat membahana.
"Sabar Ranbat...semakin matang ilmumu nanti, kau bisa berubah lebih lama lagi..!" sahut seorang gadis berusia 14 tahun dengan santai.
"Tapi guru, berapa lama aku harus mematangkan ilmuku? Aku sudah tak sabar ingin membalas pukulan wanita itu dan mendapatkan Aji..!!" tanya Nyi Rambat.
Ah...rupanya gadis tanggung itu adalah guru Nyi Rambat yamg berjuluk RATU PEMIKAT. Usia sebenarnya jauh lebih tua ratusan tahun dibanding Nyi Rambat.
Namun karena kesaktiannya, dia mampu merubah diri sekehendak hatinya. Dan dia paling senang merubah diri menjadi gadis tanggung seperti itu.
"Seiring berjalannya waktu, dan keuletanmu dalam melatih ilmu itu, kau akan berubah cantik dalam waktu yang lebih lama lagi...! Sekarang mungkin hanya sebentar, namun beberapa waktu lagi, mungkin kau bisa merubah diri jauh lebih lama dari saat ini..!" kata Ratu Pemikat.
"Tapi aku sudah sangat ingin kembali ke alam manusia guru. Ingin kuhajar wanita centil itu, dan akan kudapatkan Aji walaupun harus memaksanya menjadi suamiku...!" kata Nyi Rambat.
"Matangkan dulu ilmumu itu, agar nanti si Aji itu tidak lagi mengenal auramu. Tapi, apa sih hebatnya anak itu hingga kau begitu ngebet ingin memilikinya?" tanya Ratu Pemikat.
"Entahlah guru... Aku jatuh cinta padanya begitu saja. Dan aku tak ingin ada orang lain yang bisa memilikinya... Hanya akau yang boleh memilikinya...!!!"
"Hmm..apakah kau juga akan menyingkirkan gadis-gadis manusia itu?"tanya gurunya lagi.
"Kalau memang harus begitu, mau gimana lagi..? Akan kusingkirkan mereka satu persatu..!!!" geram Nyi Rambat.
Wajah keriputnya memandang ke angkasa. Sorot matanya memancarkan kebengisan tiada tara.
Udara di sekitar tubuhnya mendadak berubah... Aura hitam pekat mulai menyelubungi seluruh tubuh indahnya...
Tekatnya sudah bulat...
Menyingkirkan semua saingannya...!!!
Hanya demi memiliki seorang Aji, manusia biasa yang punya sedikit kelebihan dibandingkan manusia lainnya.
Aji yang telah membuatnya sengsara dalam menggapai cinta yang masih bertepuk sebelah tangan...!!!
Aji yang membuatnya cemburu karena selalu dikelilingi oleh wanita-wanita cantik..!!!
Kini dia telah sembuh dari luka-lukanya. Telah digembleng berbagai ilmu tingkat tinggi oleh gurunya.
Sudah tak sabar rasanya dia ingin kembali ke alam manusia, dan menunaikan dendamnya.
Namun apa daya, menurut gurunya, dia harus menyelesaikan dulu pelajarannya, agar dia dapat mengalahkan musuh-musuhnya.
Musuh-musuh yang begitu berat..! Dan dia tak punya dukungan selain dari gurunya.
Perlahan, aura hitam di sekujur tubuh Nyi Rambat menipis...! Dia menghela nafas panjang..!!
Entah sampai kapan dia harus berlatih, hingga bisa kembali ke alam manusia?
Tapi itu resiko yang harus diambilnya. Dia sudah lelah menjadi pecundang...!!!
Masa, melawan duo kunyil saja dia tak mampu mengalahkan mereka. Padahal mereka masih sangat muda..!!!
Memalukan...!!!
Teringat akan hal itu, semangat Nyi Rambat bangkit kembali. Dia harus berlatih dengan sangat keras agar bisa secepatnya kembali ke alam manusia. Untuk menuntut balas atas semua kekalahannya di masa lampau. Untuk meraih cintanya yang masih di awang-awang. Untuk menyongkirkan para saingannya.
Wajah tua keriput itu menyeringai. Dalam benaknya sudah tersusun rencana bagaimana dia harus menyongkirkan saingannya satu persatu. Huh...gadis-gadis manusia yang lemah itu akan dengan mudah disingkirkannya.
Mereka semua tak punya kemampuan supranatural, kecuali seorang gadis yang bernama Sekar. Hanya Sekar itu saja yang patut diwaspadai. Yang lain....??? Akan sangat gampang menyingkirkan mereka.
Huh...bersiaplah kalian. Jika tiba masanya, aku akan datang kembali dan menghancur leburkan kalian...desis Nyi Rambat...!!!!
JUST FOR 18++
PROLOG
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh...
Holla hallo para reader ane yang baik hati, tidak sombong dan gemar menabung...apa kabar???
Semoga selalu sehat dan tidak kurang suatu apapun ya?
Nah, kenapa ane membuat trit ini? Yahh...sebenarnya ane ga begitu niat buat membuat trit ini, karena nyaris kehabisan ide.
Namun atas desakan beberapa reader ane yang tersayang..(cie..cie..uhuk..!!), ane jadi agakaemangat juga buat memulai trit ini.
Mungkin ada sekitar..emm..1...2...3..4, hmmm...iya ada sekitar 2 orang
yang meminta ane untuk membuat sequel dari trit berjudul NYI RAMBAT yang bahkan ga jadi HT...
Yah, tentunya mereka yang menginginkan ane meneruskan cerita itu, adalah penggemar berat Nyi Rambat. Dan demi kerahasiaan serta privasi para reader itu, sengaja ane ga menyebutkan nama a.k.a id kaskus mereka...hehehe.
Biarlah hanya mereka dan ane yang tahu....!!
Dalam kisah sebelumnya, diceritakan bahwa Nyi Rambat terkena pukulan dari Nyi Pengasih dengan telak, sehingga terluka parah. Dan tidak diketahui lagi nasibnya, apakah masih hidup atau sudah mati, sehingga membuat trit sebelumnya terpaksa dihentikan, karena tokoh utamanya tak ketahuan nasibnya.
Namun, dengan hadirnya trit ini, maka jelas bahwa akhirnya Nyi Rambat selamat dari pukulan itu.
Lalu, apakah dia akan kembali lagi mengejar Aji, atau bagaimana?
Tentunya hal itu akan diceritakan nanti...!!! Sabar yak??? Ahahaha...!!!
Part 1
Sesosok wanita cantik bertubuh sintal, tak hentinya mengamati wajahnya di cermin yang sedang dipegangnya. Dari bayangan yang muncul di cermin, dapat dilihat betapa cantiknya wanita itu. Ditunjang dengan tubuhnya yang indah, pasti akan membuat pria yang memandangnya berdecak kagum dan mengeluarkan suitan menggoda..!!!
Wanita itu nampak tersenyum puas melihat bayangan wajahnya di cermin. Rambut hitamnya yang berombak, tergerai dengan indah di bahunya. Saat dia menyanggul rambutnya, nampak tengkuknya yang putih dan berbulu halus.
Hmm...wanita di saat mengangkat tangan untuk menyanggul atau mengikat rambutnya, memang nampak sangat eksotis. Hampir semua cowo mengakui hal itu...!
Namun sebuah keanehan terjadi...!!!
Perlahan, wajah wanita itu mulai menunjukkan perubahan. Mulai nampak kerut di wajahnya, yang semakin lama semakin banyak. Rambut hitam panjangnya yang tadi digelung, sekarang mulai nampak memutih sedikit demi sedikit.
Hingga tak lama kemudian, wajah cantik tadi berubah menjadi wajah nenek-nenek tua dengan rambut putih keperakan.
Namun herannya, tubuh indah itu tak ada perubahan sama sekali. Lengannya tetap kencang dan mulus tanpa kerutan. Dada dan bemper belakangnya masih menonjol sempurna. Betisnya masih putih mulus, juga tanpa kerutan.
Jadilah sebuah sosok wanita berwajah tua, namun dengan tubuh wanita muda yang sempurna.
Dari situ, kita bisa tahu dengan jelas, bahwa sosok itu adalah NYI RAMBAT yang telah menghilang berbulan yang lalu.
Tapi, bagaimana bisa dia berubah secantik itu? Padahal belum ada pria yang mencintainya dengan tulus??
"Argh...kenapa hanya sebentar saja aku berubah jadi cantik..
???" teriak Nyi Rambat membahana.
"Sabar Ranbat...semakin matang ilmumu nanti, kau bisa berubah lebih lama lagi..!" sahut seorang gadis berusia 14 tahun dengan santai.
"Tapi guru, berapa lama aku harus mematangkan ilmuku? Aku sudah tak sabar ingin membalas pukulan wanita itu dan mendapatkan Aji..!!" tanya Nyi Rambat.
Ah...rupanya gadis tanggung itu adalah guru Nyi Rambat yamg berjuluk RATU PEMIKAT. Usia sebenarnya jauh lebih tua ratusan tahun dibanding Nyi Rambat.
Namun karena kesaktiannya, dia mampu merubah diri sekehendak hatinya. Dan dia paling senang merubah diri menjadi gadis tanggung seperti itu.
"Seiring berjalannya waktu, dan keuletanmu dalam melatih ilmu itu, kau akan berubah cantik dalam waktu yang lebih lama lagi...! Sekarang mungkin hanya sebentar, namun beberapa waktu lagi, mungkin kau bisa merubah diri jauh lebih lama dari saat ini..!" kata Ratu Pemikat.
"Tapi aku sudah sangat ingin kembali ke alam manusia guru. Ingin kuhajar wanita centil itu, dan akan kudapatkan Aji walaupun harus memaksanya menjadi suamiku...!" kata Nyi Rambat.
"Matangkan dulu ilmumu itu, agar nanti si Aji itu tidak lagi mengenal auramu. Tapi, apa sih hebatnya anak itu hingga kau begitu ngebet ingin memilikinya?" tanya Ratu Pemikat.
"Entahlah guru... Aku jatuh cinta padanya begitu saja. Dan aku tak ingin ada orang lain yang bisa memilikinya... Hanya akau yang boleh memilikinya...!!!"
"Hmm..apakah kau juga akan menyingkirkan gadis-gadis manusia itu?"tanya gurunya lagi.
"Kalau memang harus begitu, mau gimana lagi..? Akan kusingkirkan mereka satu persatu..!!!" geram Nyi Rambat.
Wajah keriputnya memandang ke angkasa. Sorot matanya memancarkan kebengisan tiada tara.
Udara di sekitar tubuhnya mendadak berubah... Aura hitam pekat mulai menyelubungi seluruh tubuh indahnya...
Tekatnya sudah bulat...
Menyingkirkan semua saingannya...!!!
Hanya demi memiliki seorang Aji, manusia biasa yang punya sedikit kelebihan dibandingkan manusia lainnya.
Aji yang telah membuatnya sengsara dalam menggapai cinta yang masih bertepuk sebelah tangan...!!!
Aji yang membuatnya cemburu karena selalu dikelilingi oleh wanita-wanita cantik..!!!
Kini dia telah sembuh dari luka-lukanya. Telah digembleng berbagai ilmu tingkat tinggi oleh gurunya.
Sudah tak sabar rasanya dia ingin kembali ke alam manusia, dan menunaikan dendamnya.
Namun apa daya, menurut gurunya, dia harus menyelesaikan dulu pelajarannya, agar dia dapat mengalahkan musuh-musuhnya.
Musuh-musuh yang begitu berat..! Dan dia tak punya dukungan selain dari gurunya.
Perlahan, aura hitam di sekujur tubuh Nyi Rambat menipis...! Dia menghela nafas panjang..!!
Entah sampai kapan dia harus berlatih, hingga bisa kembali ke alam manusia?
Tapi itu resiko yang harus diambilnya. Dia sudah lelah menjadi pecundang...!!!
Masa, melawan duo kunyil saja dia tak mampu mengalahkan mereka. Padahal mereka masih sangat muda..!!!
Memalukan...!!!
Teringat akan hal itu, semangat Nyi Rambat bangkit kembali. Dia harus berlatih dengan sangat keras agar bisa secepatnya kembali ke alam manusia. Untuk menuntut balas atas semua kekalahannya di masa lampau. Untuk meraih cintanya yang masih di awang-awang. Untuk menyongkirkan para saingannya.
Wajah tua keriput itu menyeringai. Dalam benaknya sudah tersusun rencana bagaimana dia harus menyongkirkan saingannya satu persatu. Huh...gadis-gadis manusia yang lemah itu akan dengan mudah disingkirkannya.
Mereka semua tak punya kemampuan supranatural, kecuali seorang gadis yang bernama Sekar. Hanya Sekar itu saja yang patut diwaspadai. Yang lain....??? Akan sangat gampang menyingkirkan mereka.
Huh...bersiaplah kalian. Jika tiba masanya, aku akan datang kembali dan menghancur leburkan kalian...desis Nyi Rambat...!!!!
diahnisa dan 97 lainnya memberi reputasi
96
81.8K
1.7K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
beqichot
#113
Penculikan
Sekar sedang berjalan pulang kerja malam itu. Dengan ditemani oleh Nyimas Kenanga, Sekar menyusuri jalan ke tempat kostnya.
Suasana sudah mulai sepi..! Toko-toko dan warung sudah tutup sejak tadi.
Sambil berjalan, Sekar tersenyum membayangkan bahwa dirinya sebentar lagi akan menjadi istri Aji. Anggaplah istri ke-4, tapi tak apalah. Demi sesuatu yang bernama cinta, dia rela meskipun harus menjadi madu.
Tapi, kadang wajahnya menyiratkan kesedihan mengingat bahwa kedua ortunya telah tiada. Dan secara ekonomi, dia berada dalam posisi terbawah di dalam barisan calon istri Aji. Satu-satunya kelebihannya adalah, dia punya kemampuan yang sama dengan Aji, sementara yang lainnya tidak...!
Yah..minimal jika Aji nanti berurusan dengan aesuatu yang ghaib, dia bisa bantu-bantu lah. Walaupun dia percaya, kemampuannya masih jauh di bawah sang calon suami.
Saat dia melamun itulah, sebuah serangan datang dengan cepat ke arahnya. Nyimaa Kenanga dengan gesit menghadang serangan tersebut.
DHUGH....!!
Dua pukulan beradu...! Nampak kelebat bayangan melarikan diri.
Nyimas Kenanga bermaksud mengejarnya, namun dithan oleh Sekar.
Baru berjalan beberapa langkah, serangan datang lagi dari sisi kanan. Lagi-lagi Nyimas Kenanga bergerak gesit dan mampu menghadang serangan itu. Sebuah bayangan berkelebat cepat menuju samping kiri, lalu sebuah serangan menyusul mengarah diri Sekar.
Nyimas Kenanga tak mau kecolongan. Dia mengempos semangat dan berkelebat menyongsong serangan tersebut.
Dua pukulan kembali beradu. Si penyerang yang belum diketahui siapa, melesat cepat melarikan diri. Diserang dua kali, nyimas Kenanga menjadi murka. Dengan cepat dikejarnya bayangan itu. Sekar yang mencegah tak dihiraukannya lagi.
Sekar melanjutkan perjalanan pulang, dengan lebih waspada.
Dia sampai kaget saat sebuah motor mendadak berhenti di dekatmya.
"Butuh ojek neng...?" tanya si pengemudi.
Merasa familiar dengan suara tersebut, Sekar mendongak ke arah si pengemudi motor.
"Aji...? Kok kamu sudah pulang?" tanyanya.
Ya, ada Aji di sana dengan motor maticnya.
Dia tersenyum pada Sekar...!
"Jalan-jalan yuk..! Aku pengin ngobrol..!" kata Aji.
Rasa rindu karena sudah agak lama tak bertemu pujaan hatinya, membuat Sekar hilang kewaspadaan.
Dengan wajah riang dan senyum merekah, dia mengangguk.
Lalu dengan manis, dia naik ke boncengan.
Motor segera melaju, menuju luar kota. Sekar pasrah saja... Mau dibawa kemanapun sama Aji, dia nurut aja. Toh, sebentar lagi Aji bakal jadi suaminya.
Sampai di sebuah tempat yang agak sepi, di lereng sebuah bukit, Aji menghentikan motornya
Sekar turun dari boncengan, disusul Aji.
Tanpa banyak bicara, Aji menggandeng tangan Sekar. Dibawanya ke aebuah dangau yang nampak bersih.
Mereka berdua duduk di situ. Aji menggenggam dua tangan Sekar, dan memandangnya sambil tersenyum. Sekar membalas senyuman Aji dalam temaramnya sinar bulan yang bersinar terang malam itu.
Aji lalu mendekatkan wajahnya ke arah Sekar...semakin dekat dan dekat...
Sekar tahu apa maunya Aji. Kedua matanya dipejamkan, bibir setengah terbuka, dan menunggu...!
Namun, penantian itu tak kunjung usai. Sebuah pukulan bersarang telak di tengkuknya, membuat Sekar tak sadarkan diri.
Aji menyeringai, dan perlahan wujudnya berubah menjadi.....
NYI RAMBAT.....!!!!
Rupanya, Nyi Rambat memutuskan untuk bertindak sendiri dalam penculikan Sekar. Dia menyuruh kunti memancing Nyimas Kenanga agar meninggalkan Sekar. Saat Sekar sedang sendiri, Nyi Rambat turun tangan dengan menyaru sebagai Aji.
Lantas, segera saja Sekar dibawanya menuju ke suatu tempat di alam ghaib.
Di saat yang hampir bersamaan, Renita sedang berada di kamar kost. Saat tiba-tiba pintu kamarnya diketuk oleh seseorang. Dengan malas, Renita bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan membukakan pintu.
Matanya melotot saat melihat siapa yang berada di depan pintu.
"Eh...mas Aji? Katanya baru akan pulang lusa mas...? Kok sudah ada di sini..?"tanya Renita.
Rona bahagia, tak lepas dari wajahnya. Pandangan matanya memancarkan kerinduan.
"Iya. Aku kangen sama kamu..!" kata Aji singkat.
"Masuk mas...! Ga enak ngobrol sambil berdiri...!"
Aji hanya tersenyum dan mengangguk, lalu masuk ke dalam kamar Renita.
Renita menutup pintu kamarnya, dan berdiri membelakangi pintu, menatap calon suaminya itu penuh kerinduan.
Seakan mengerti akan rasa rindu yang membuncah di dada Renita, Aji melangkah nendekati Renita dan memeluk pinggangnya.
Mereka saling berpandangan mesra, lalu Aji menundukkan mukanya. Tak perlu lagi kata-kata untuk menyatakan kerinduan saat bibir mereka bertaut.
Keduanya larut dalam ciuman panjang, hingga tiba-tiba Renita mengeluh dan jatuh pingsan dalam pelukan Aji.
Aji hendak membuka kaos yang digunakan Renita, saat sebuah suara menegurnya.
"Dasar genderuwo mesum..! Jangan kau apa-apakan gadis itu! Biar kubawa ke hadapan Nyi Rambat..!" kata suara itu.
Lalu sesosok bayangan nampak berkelebat menyambar sosok Renita dan menghilang dari pandangan..!
Dua gadis sudah hilang bagai ditelan bumi. Keduanya diculik oleh anak buah Nyi Rambat yang terobsesi untuk memiliki Aji.
Di tempat lain, Firda sedang menelepon ortunya. Menanyakan, bagaimana hasil kunjungan ke rumah Aji. Orang tua Firda menjelaskan intinya saja. Sisamya nanti di rumah akan dijelaskan.
Wajah Firda nampak sumringah... Sebentar lagi, keinginannya untuk memiliki Aji akan terlaksana. Yah, walaupun harus berbagi dengan 3 istri lainnya. Tapi, sudahlah...!
Mereka juga berhak bahagia dengan menjadi istri Aji.
Ah...Aji...!! Aku kangen sama kamu..!! Seru batin Firda.
TELOLET.....(anggap aja begitu).
Sebuah chat masuk ke hape Firda. Firda berharap bahwa itu dari Aji...
Tapi waktu melihat pengirimnya, dia sedikit kecewa.
Nama Naning yang tertera di sana.
"Ketemuan yuk..! Ada yang mau kubicarakan..!" kata Naning dalam chat
"Oke. Di mana? Kapan...?" balas Firda.
"Sekarang, di tempat itu...!"
"Baik..aku segera ke sana..!"
Firda segera berganti pakaian dan langsung menuju tempat yang dikatakan Naning.
Sebuah taman yang malam itu terlihat sepi.
Firda bergidik juga menyadari bahwa tak ada orang di situ. Untung Naning segera datang..!
Begitu Naning turun dari motornya dan menjumpai Firda, mendadak Naning linbung.
Sigap, Firda menangkap tubuh Naning yang hampir jatuh.
Firda membawa Naning ke kursi taman, dan mendudukkannya di sana.
"Kamu ga papa Ning?" tanya Firda.
Naning nampak memegangi kepalanya.
"Duh...pusing banget. Aku ada di mana?" tanya Naning.
"Kita lagi di taman Ning..!"
"Hah...??? Ngapain kita di taman..?" tanya Naning kaget.
"Lho, kok malah nanya sih? Bukannya kamu yabg chat aku buat datang ke sini!" kata Firda kesal.
"Ah...masa sih?"
"Lihat hapenu kalau ga percaya..!"
Dengan rasa tak peecaya, Naning membuka hapenya.
Dilihatnya riwayat chatnya, dan...
"Astaga, aku ga merasa ngirim pesan begini ke kamu tuh..! Tapi kok ada chatnya ya?" kata Naning kebingungan.
"Lah, nyatanya kamu chat aku, trus kamu juga sampai sini..!" kata Firda.
'Ahh...perasaan tadi aku masih di kamar deh..! Kok tiba-tiba ngechat kamu dan sampai di sini? Bahkan aku tak ingat perjalanan ke sini..!"kata Naning kebingungan.
Firda jadi ikutan bingung. Kalo Naning ga ngerasa ngechat dia, dan ga inget perjalanan ke sini, memangnya Naning ngelindur?
Atau jangan-jangan.....hiiii...!!!
Firda bergidik sendiri memikirkan kemungkinan lain. Bulu kuduknya meremang.
Suasana sudah mulai sepi..! Toko-toko dan warung sudah tutup sejak tadi.
Sambil berjalan, Sekar tersenyum membayangkan bahwa dirinya sebentar lagi akan menjadi istri Aji. Anggaplah istri ke-4, tapi tak apalah. Demi sesuatu yang bernama cinta, dia rela meskipun harus menjadi madu.
Tapi, kadang wajahnya menyiratkan kesedihan mengingat bahwa kedua ortunya telah tiada. Dan secara ekonomi, dia berada dalam posisi terbawah di dalam barisan calon istri Aji. Satu-satunya kelebihannya adalah, dia punya kemampuan yang sama dengan Aji, sementara yang lainnya tidak...!
Yah..minimal jika Aji nanti berurusan dengan aesuatu yang ghaib, dia bisa bantu-bantu lah. Walaupun dia percaya, kemampuannya masih jauh di bawah sang calon suami.
Saat dia melamun itulah, sebuah serangan datang dengan cepat ke arahnya. Nyimaa Kenanga dengan gesit menghadang serangan tersebut.
DHUGH....!!
Dua pukulan beradu...! Nampak kelebat bayangan melarikan diri.
Nyimas Kenanga bermaksud mengejarnya, namun dithan oleh Sekar.
Baru berjalan beberapa langkah, serangan datang lagi dari sisi kanan. Lagi-lagi Nyimas Kenanga bergerak gesit dan mampu menghadang serangan itu. Sebuah bayangan berkelebat cepat menuju samping kiri, lalu sebuah serangan menyusul mengarah diri Sekar.
Nyimas Kenanga tak mau kecolongan. Dia mengempos semangat dan berkelebat menyongsong serangan tersebut.
Dua pukulan kembali beradu. Si penyerang yang belum diketahui siapa, melesat cepat melarikan diri. Diserang dua kali, nyimas Kenanga menjadi murka. Dengan cepat dikejarnya bayangan itu. Sekar yang mencegah tak dihiraukannya lagi.
Sekar melanjutkan perjalanan pulang, dengan lebih waspada.
Dia sampai kaget saat sebuah motor mendadak berhenti di dekatmya.
"Butuh ojek neng...?" tanya si pengemudi.
Merasa familiar dengan suara tersebut, Sekar mendongak ke arah si pengemudi motor.
"Aji...? Kok kamu sudah pulang?" tanyanya.
Ya, ada Aji di sana dengan motor maticnya.
Dia tersenyum pada Sekar...!
"Jalan-jalan yuk..! Aku pengin ngobrol..!" kata Aji.
Rasa rindu karena sudah agak lama tak bertemu pujaan hatinya, membuat Sekar hilang kewaspadaan.
Dengan wajah riang dan senyum merekah, dia mengangguk.
Lalu dengan manis, dia naik ke boncengan.
Motor segera melaju, menuju luar kota. Sekar pasrah saja... Mau dibawa kemanapun sama Aji, dia nurut aja. Toh, sebentar lagi Aji bakal jadi suaminya.
Sampai di sebuah tempat yang agak sepi, di lereng sebuah bukit, Aji menghentikan motornya
Sekar turun dari boncengan, disusul Aji.
Tanpa banyak bicara, Aji menggandeng tangan Sekar. Dibawanya ke aebuah dangau yang nampak bersih.
Mereka berdua duduk di situ. Aji menggenggam dua tangan Sekar, dan memandangnya sambil tersenyum. Sekar membalas senyuman Aji dalam temaramnya sinar bulan yang bersinar terang malam itu.
Aji lalu mendekatkan wajahnya ke arah Sekar...semakin dekat dan dekat...
Sekar tahu apa maunya Aji. Kedua matanya dipejamkan, bibir setengah terbuka, dan menunggu...!
Namun, penantian itu tak kunjung usai. Sebuah pukulan bersarang telak di tengkuknya, membuat Sekar tak sadarkan diri.
Aji menyeringai, dan perlahan wujudnya berubah menjadi.....
NYI RAMBAT.....!!!!
Rupanya, Nyi Rambat memutuskan untuk bertindak sendiri dalam penculikan Sekar. Dia menyuruh kunti memancing Nyimas Kenanga agar meninggalkan Sekar. Saat Sekar sedang sendiri, Nyi Rambat turun tangan dengan menyaru sebagai Aji.
Lantas, segera saja Sekar dibawanya menuju ke suatu tempat di alam ghaib.
Di saat yang hampir bersamaan, Renita sedang berada di kamar kost. Saat tiba-tiba pintu kamarnya diketuk oleh seseorang. Dengan malas, Renita bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan membukakan pintu.
Matanya melotot saat melihat siapa yang berada di depan pintu.
"Eh...mas Aji? Katanya baru akan pulang lusa mas...? Kok sudah ada di sini..?"tanya Renita.
Rona bahagia, tak lepas dari wajahnya. Pandangan matanya memancarkan kerinduan.
"Iya. Aku kangen sama kamu..!" kata Aji singkat.
"Masuk mas...! Ga enak ngobrol sambil berdiri...!"
Aji hanya tersenyum dan mengangguk, lalu masuk ke dalam kamar Renita.
Renita menutup pintu kamarnya, dan berdiri membelakangi pintu, menatap calon suaminya itu penuh kerinduan.
Seakan mengerti akan rasa rindu yang membuncah di dada Renita, Aji melangkah nendekati Renita dan memeluk pinggangnya.
Mereka saling berpandangan mesra, lalu Aji menundukkan mukanya. Tak perlu lagi kata-kata untuk menyatakan kerinduan saat bibir mereka bertaut.
Keduanya larut dalam ciuman panjang, hingga tiba-tiba Renita mengeluh dan jatuh pingsan dalam pelukan Aji.
Aji hendak membuka kaos yang digunakan Renita, saat sebuah suara menegurnya.
"Dasar genderuwo mesum..! Jangan kau apa-apakan gadis itu! Biar kubawa ke hadapan Nyi Rambat..!" kata suara itu.
Lalu sesosok bayangan nampak berkelebat menyambar sosok Renita dan menghilang dari pandangan..!
Dua gadis sudah hilang bagai ditelan bumi. Keduanya diculik oleh anak buah Nyi Rambat yang terobsesi untuk memiliki Aji.
Di tempat lain, Firda sedang menelepon ortunya. Menanyakan, bagaimana hasil kunjungan ke rumah Aji. Orang tua Firda menjelaskan intinya saja. Sisamya nanti di rumah akan dijelaskan.
Wajah Firda nampak sumringah... Sebentar lagi, keinginannya untuk memiliki Aji akan terlaksana. Yah, walaupun harus berbagi dengan 3 istri lainnya. Tapi, sudahlah...!
Mereka juga berhak bahagia dengan menjadi istri Aji.
Ah...Aji...!! Aku kangen sama kamu..!! Seru batin Firda.
TELOLET.....(anggap aja begitu).
Sebuah chat masuk ke hape Firda. Firda berharap bahwa itu dari Aji...
Tapi waktu melihat pengirimnya, dia sedikit kecewa.
Nama Naning yang tertera di sana.
"Ketemuan yuk..! Ada yang mau kubicarakan..!" kata Naning dalam chat
"Oke. Di mana? Kapan...?" balas Firda.
"Sekarang, di tempat itu...!"
"Baik..aku segera ke sana..!"
Firda segera berganti pakaian dan langsung menuju tempat yang dikatakan Naning.
Sebuah taman yang malam itu terlihat sepi.
Firda bergidik juga menyadari bahwa tak ada orang di situ. Untung Naning segera datang..!
Begitu Naning turun dari motornya dan menjumpai Firda, mendadak Naning linbung.
Sigap, Firda menangkap tubuh Naning yang hampir jatuh.
Firda membawa Naning ke kursi taman, dan mendudukkannya di sana.
"Kamu ga papa Ning?" tanya Firda.
Naning nampak memegangi kepalanya.
"Duh...pusing banget. Aku ada di mana?" tanya Naning.
"Kita lagi di taman Ning..!"
"Hah...??? Ngapain kita di taman..?" tanya Naning kaget.
"Lho, kok malah nanya sih? Bukannya kamu yabg chat aku buat datang ke sini!" kata Firda kesal.
"Ah...masa sih?"
"Lihat hapenu kalau ga percaya..!"
Dengan rasa tak peecaya, Naning membuka hapenya.
Dilihatnya riwayat chatnya, dan...
"Astaga, aku ga merasa ngirim pesan begini ke kamu tuh..! Tapi kok ada chatnya ya?" kata Naning kebingungan.
"Lah, nyatanya kamu chat aku, trus kamu juga sampai sini..!" kata Firda.
'Ahh...perasaan tadi aku masih di kamar deh..! Kok tiba-tiba ngechat kamu dan sampai di sini? Bahkan aku tak ingat perjalanan ke sini..!"kata Naning kebingungan.
Firda jadi ikutan bingung. Kalo Naning ga ngerasa ngechat dia, dan ga inget perjalanan ke sini, memangnya Naning ngelindur?
Atau jangan-jangan.....hiiii...!!!
Firda bergidik sendiri memikirkan kemungkinan lain. Bulu kuduknya meremang.
sirluciuzenze dan 46 lainnya memberi reputasi
47
Tutup