Kaskus

Hobby

untungsuropatiAvatar border
TS
untungsuropati
mengakses ilmu leluhur - Part 8
kenapa kita perlu menghormati leluhur?

secara sareat setiap manusia telah membawa gen dr leluhurnya, manusia tercipta dr manusia lain. yang merupakan proses berantai yang terus menerus. konon lineage ini digunakan juga dalam setiap aliran. bedanya mereka melineage guru guru mereka sampai pd awal ilmu itu turun. untuk lineage ini kita perlu menjadi murid dengan iajab qobul. nah kita sendiri punya linegae langsung, liwat darah daging dan tubuh kita kepada leluhur leluhur kita. mengapa kita tak menggunakan lineage ini untuk mencoba belajar dari sana mendalami segala macam hal untuk keperluan kita.

mohon dikoreksi

Quote:


Quote:


Quote:
wertosuarjo003Avatar border
kudalari88Avatar border
cleannest4643Avatar border
cleannest4643 dan 31 lainnya memberi reputasi
30
172.4K
11.9K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Supranatural
Supranatural
KASKUS Official
15.9KThread14.3KAnggota
Tampilkan semua post
prabuanomAvatar border
prabuanom
#3729
Frekwensi negatif dr orang lain

Molai kesini molai terkena efek dr negatipitas orang lain lagi. Seperti pagi ini, tiba2 ada sodara yg ngisi di grup keluarga. Selamat pagi, waktu cepat sekali. Cepat memang waktunya atau kitanya yg stagnan. Begitu dia postnya.

Langsung tersambar frekwensi negatifnya. Perasaan ga nyamannya menyebar sedemikian rupanya. Dan ada banyak yg seperti ini. Di makam keramat dimana saya sering hadir pun demikian..bahkan ada idiom, kuburan itu tempat orang sumpek. Jangan suka ceramah disini. Begitu ucapan salah satu kuncen yg kesal karena peziarah kadang terlalu banyak ceramah dan ndalil di kuburan. Hahaha

Di dunia energi ada yg disebut vampir energi. Yaitu seseorang yg selalu secara tidak sengaja menghisap energi dari orang lain, sehingga setiap bertemu dengan mereka maka kita akan cenderung merasa kelelahan sekali sampe lemas tanpa sebab.

Ada juga yg disebut orang dengan frekwensi negatif. Yaitu orang2 yg tiap ditemui selalu bikin jd negatif, tidak bersemangat, bahkan cenderung jd pesimis. Orang2 ini mirip dementor yg selalu membuat orang lain teringat masa kelamnya, lalu emosi itu dikonsumsi.

Ribet sekali, diri kita berusaha selalu positif san selalu dalam frekwensi yg tinggi. Menjaga rasa dan hati. Tapi orang lain malah sibuk dengan berbagai macam kenegatifan yang merusak diri mereka sendiri dan berimbas parah ke lingkungan.

Ini ujian besar bagi mereka yang belajar ilmu rasa. Karena rasa itu mudah sekali berubah. Berubah karena terseret oleh kekuatan rasa orang lain. Sebaliknya, jika rasa kita kuat maka kita pun bisa menyeret rasa orang lain.

Bahasa kerennya, kita bisa terseret frekwensi rendah orang lain dan lingkungan. Tp kita pun bisa membuat frekwensi orang lain dan lingkungan sekitar kita untuk naik menjadi lebih tinggi.
Diubah oleh prabuanom 18-06-2022 05:34
SunInTheDark
Near28
khuman
khuman dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.