Kaskus

Female

masnukhoAvatar border
TS
masnukho 
Hobi Banding-bandingkan Anak dan Menasehati dengan Cara Kasar? Awas, Berakibat Buruk
Hobi Banding-bandingkan Anak dan Menasehati dengan Cara Kasar? Awas, Berakibat Buruk
Orang tua hobi menasehati dengan cara keras dan suka banding-bandingin anak sendiri dengan anak tetangga?
Waspadai bahaya yang bisa terjadi


Orang tua, seharusnya menjadi orang yang paling bisa dipercaya oleh anak dan menjadi contoh atau role model di kehidupan setiap anak.

Mulai dari cara berbicara, cara bersikap, bahkan karakter seorang anak biasanya akan sedikit banyak memiliki kesamaan dengan orang tuanya. Itulah sebabnya ada istilah "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya".

Saat orang tua memiliki sifat yang baik, sikap yang menjunjung tinggi kemanusiaan, maka anak juga akan mencontoh hal baik tersebut. Namun sebaliknya, jika orang tua sembrono dan suka semena-mena terhadap orang lain atau bahkan terhadap anak mereka sendiri, maka jangan harap jika seorang anak bisa memiliki sifat baik jika mereka tidak mendapatkan hidayah atau jalan kebaikan yang jauh berbeda dari orang tuanya.

Uniknya disini masih ada beberapa orang tua yang sering bersikap semena-mena terhadap anak.
Bisa merasa berkuasa terhadap anak mereka sampai tidak pernah merasa bersalah saat menasehati anak dengan cara yang tidak baik alias kasar atau sering membanding-bandingkan anak kandung sendiri dengan anak tetangga.

Apa dampak buruk saat orang tua menasehati anak dengan cara kasar dan hobi membandingkan?
Berikut ini beberapa akibat buruknya pada anak GanSis.


Hobi Banding-bandingkan Anak dan Menasehati dengan Cara Kasar? Awas, Berakibat Buruk


1. Orang Tua Dianggap Musuh

Saat orang tua hobi menasehati anak tapi dengan cara yang kasar atau suka membanding-bandingkan anaknya dengan anak tetangga maka jangan menyesal jika anak akan menganggap orang tuanya sebagai musuh.

Tidak pernah dapat berbicara dengan baik dengan orang tua akan membuat anak semakin jauh dan kurang nyaman untuk bercerita atau meminta nasihat dari orang tuanya sendiri.

2. Memperlakukan Orang Tua Tidak Baik

Akan menjadi sebuah bumerang bagi orang tua sendiri, seorang anak yang diperlakukan tidak baik oleh orang tuanya akan dengan mudah memperlakukan orang tua dengan tidak baik.

Menelantarkan orang tua saat sudah benar-benar tua, dan tidak peduli dengan nasib dan kebahagiaan orang tuanya, bisa terjadi jika Agan Sista memperlakukan anak dengan cara yang salah.

3. Salah Pergaulan

Merasa tidak nyama di rumah karena selalu disalah-salahkan oleh orang tua akan membuat seorang anak mencari tempat ternyaman bagi mereka sendiri.

Ketika seorang anak menemukan kenyamanan dengan orang yang salah atau tidak lebih baik dari orang tuanya maka mereka akan menjadi salah pergaulan dan melakukan kerusakan terhadap diri mereka sendiri atau orang lain.

4. Menjadi Orang Tua Tidak Baik

Belajar dari orang tua, seorang anak yang nantinya juga akan menjadi orang tua maka mereka akan melakukan hal yang sama dalam mendidik anaknya.

Ini yang paling bahaya, karena Agan Sista akan menurunkan atau mewariskan sifat buruk yang berkelanjutan.

Hobi Banding-bandingkan Anak dan Menasehati dengan Cara Kasar? Awas, Berakibat Buruk


Itulah GanSis dampak atau akibat buruk yang akan terjadi jika Agan Sista tidak baik dalam menasehati anak kalian atau membandingkan anak kalian sendiri dengan anak tetangga.

Menasehati anak saat mereka salah tentu itu sebuah kewajiban dari orang tua, namun cara yang baik dan tepat harus dilakukan agar anak paham dan tidak merasa diri mereka dihakimi begitu saja.

Oke, mudah-mudahan thread ini bermanfaat dan ada pelajaran baik yang bisa diambil oleh Agan Sista semua.


Hobi Banding-bandingkan Anak dan Menasehati dengan Cara Kasar? Awas, Berakibat Buruk


Penulis: @masnukho©2022
Narasi: Ulasan pribadi
Sumber gambar
1, 2, 3, 4
septyantoAvatar border
cheria021Avatar border
gustiarnyAvatar border
gustiarny dan 4 lainnya memberi reputasi
5
4.4K
28
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Wedding & Family
Wedding & Family
KASKUS Official
9KThread14.5KAnggota
Tampilkan semua post
shinobu92Avatar border
shinobu92
#15
Ini kejadian sih sama Ane.. Orang tua ane biasanya ngebandingin ane sama adek ane.

misal masalah makanan, ortu selalu nyisain buat adek ane tp klo buat ane jrg bgt disisain walaupun kdg lauk yg disisain itu kgk dimakan ama adek ane dan akhirnya kebuang, dan klopun ane disisain trus adek ane mau ya ane diminta ngalah..

Masalah akademis juga sama, adek ane lbh pinter secara akademis dbnding ane, sedangkan ane memang kurang di bbrpa matpel. Dlu ane punya bakat gambar tp dianggap gk berguna sama ortu, herannya klo ortu liat lomba gambar di tv mereka mau ane kyk gitu, gambar smpe juara lomba pdhl mereka sndri gk nyediain medianya.

Trus urusan uang sama barang jg bgtu, adek ane itu selalu dpt barang barang yg dia mau apalagi klo pas rangking, sedangkan ane biasanya cuma dikasih bekas pake orang tua misal kyk HP sama Motor. Dan ortu selalu bilang klo nyari rezeki buat adek ane gmpg krna adek ane pinter dan nurut, sedangkan klo buat ane susah krna menurut mereka ane bandel.

Akibatnya apa ? Ane smpe dewasa dr yg tadinya seneng dan sayang punya adek jd berbalik males klo urusan sm adek ane dan sikap ane jd acuh. Tp positifnya untuk urusan bergaul ane jd lbh pinter dan lbh dewasa krna biasa ngurusin sndiri dbnding adek ane yg biasa disuapin ortu smpe kdg dia gk bs nyelesaiin masalahnya sndiri, dia jg malah berbalik jd pembangkang pas gedenya.
Smpe akhirnya ada kejadian yg bkin ortu ane jd sadar dia udh salah didik anaknya. Tp sadarnya justru ketika ane udh nikah.

Itu sedikit pengalaman ane, jadi buat agan yg udh jadi ortu atau yg mau jd ortu jgn pernah berpikir buat beda bedain anak, anak itu terlahir dengan bakat bakat yg berbeda yg kalo dpt pengarahan yg tepat akan jadi orang yg sukses dikemudian hari.
Sorry kepanjangan ya gan.
0
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.