Kaskus

Entertainment

uliyatisAvatar border
TS
uliyatis
Percaya Nggak Sih dengan Namanya Pelet? Yuk, Simak di Sini
Percaya atau tidak dengan pelet? Yuk, simak di sini

Percaya Nggak Sih dengan Namanya Pelet? Yuk, Simak di Sini


pinterest

Banyak hal atau cerita yang berbau mistis, terkadang tidak masuk dalam pemikiran atau logika, beredar dalam kehidupan kita tentang pelet ini. Bagaimana tidak, seseorang bisa lengket dan teringat terus pada wanita atau pria yang telah memeletnya.

Banyak yang mengatakan kalau pelet ini sudah ada sejak dahulu kala. Guna-guna menggunakan magis atau ilmu hitam untuk memikat lawan jenis dengan berbagai tujuan. Ada yang ingin menghancurkan rumah tangga atau hubungan orang yang disukai sehingga dia bisa memiliki secara utuh. Bisa juga untuk motif yang lain seperti balas dendam atau ingin menguasai harta orang yang dipelet.

Mungkin secara nalar atau akal sehat, butuh penjelasan yang luar biasa panjangnya. Namun, bagi yang percaya adanya pelet, tentu saja ini bisa diterima tanpa perlu adanya perdebatan panjang.

Untuk sekadar bahan obrolan ringan, sobat kaskus bisa menyimak thread ini, sekadar mengisi waktu santai. Sama-sama melihat tentang pengaruh pelet yang terkadang kita jumpai atau kita dengar.

Assalammualaikum

Sobat kaskus, mungkin banyak mendengar, membaca atau melihat berita di berbagai media cetak dan televisi. Bahkan banyak cerita-cerita tentang pelet ini difilmkan atau dijadikan tontonan di televisi.


Sebenarnya, apa sih pelet itu dan apa saja ciri-ciri orang yang terjens pelet? Pertanyaan itu mungkin juga yang menjadi bahan pertanyaan yang sesekali terdengar oleh sobat kaskus. Pelet sendiri nerupakan produk dari praktik ilmu gaib atau ilmu hitam dengan menggunakan mantra atau media lain dengan maksud memikat atau menundukkan hati lawan jenis untuk mencintai sipemasang pelet.

Pelet sendiri lebih banyak disandingkanjan dengan ritual dunia perdukunan. Meski bertentangan dengan nilai-nilai moral dan agama, sepertinya mereka tidak ambil pusing. Semoga saja praktek-prKtek ilmu seperti peket ini bisa dihentikan sehingga tidak ada lagi jatuh korban akibat rirual pelet ini.

Bagi seseorang yang terkena pelet ini, bisa memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut ini.

1. Selalu teringat dengan orang yang memasang pelet

Tentu saja orang yang terkena pelet selalu ingat terus dengan oeang yang memeletnya. Memang tujuan dari pemasabg pelet itu ya itu, agar irang yang disenangi atau dicintai selalu ingat dan bisa menjadi miliknya.

2. Tidak bisa berpikir rasional

Orang yang terkena pelet tidak akan bisa berpikir rasional dan tidak bisa membedakan mana perbuatan yang bisa diterima akal sehat, mana yang tidak. Itu karena pikirannya pun sudah dikuasai secara magis sehingga tidak bisa berpikir secara normal. Jadi, orang yang dipelet bisa melakukan hal-hal yang di luar batas kewajaran.

3. Perilakunya bisa bertolak belakang

Bagi orang yang terkena pelet, maka otomatis ia hanya menyukai orang yang memeletnya. Bahkan pasangan atau orang di sekitarnya pun bisa jadi tidak dipedulikan, bahkan bisa bersikap cuek, kasar atau menyakiti. Ini bisa dimengerti karena dia sudah dikuasai oleh kekuatan magis yang sudah merasuk ke dalam pikirannya.

4. Sering melamun

Orang yang terkena pelet biasanya tidak fokus dengan pekerjaan atau kegiatan sehari-hari. Bahkan ada yang sering melamun, tak mampu menahan perasaan ingin bertemu dengan orang yang memasang pelet. Dalam pengertian, dalam isi kepalanya hanya ada siapa yang memasang pelet. Tidak peduli lagi dengan lingkungan sekitar. Bahkan rela melakukan hal-hal yang di luar logika.

Mungkin itu saja ciri-ciri yang bisa dilihat dan diperhatikan pada seseorang yang terkena pelet. Namun, kita tetap memilah-milah ciri-ciri yang memang seseorang murni jatuh cinta atau terpesona pada seseorang tanpa adanya unsur pelet.

Kalau seseorang hanya sekedar terpesona atau jatuh cinta biasa maka dia perlahan akan mudah melupakan sang pujaan hati. Jika terkena pelet akan butuh usaha dan waktu untuk lepas dari pengaruh pelet.

Terlepas dari semua itu, keyakinan terhadap Sang Khalik, Tuhan Yang Maha Esa bisa menjadi benteng dari terkenanya pengaruh pelet ini. Membuat lebih susah terkena pengaruh negatif pelet.

Demikianlah gansis, sobat kaskus senua thread kali ini. Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah mampir dan sampai berjumpa di thread selanjutnya

Referensi :


.di sini

di sini
Diubah oleh uliyatis 10-06-2022 08:24
andry.choAvatar border
evywahyuniAvatar border
emineminnaAvatar border
emineminna dan 10 lainnya memberi reputasi
11
5.2K
124
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread105.2KAnggota
Tampilkan semua post
bekticahyopurnoAvatar border
bekticahyopurno
#18
Pelet adalah istilah negatif karena disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan akhirnya mengalami penyempitan makna.

Dalam Pengetahuan Javadipa, setiap orang yang memiliki kanuragan harus diimbangi dengan pengasihan.

Kanuragan itu bersifat api ( Panas ) dan Pengasihan bersifat air ( Dingin )

Kanuragan digunakan untuk tempur atau Perang guna melindungi sesuatu yang berharga.

Sementara Pengasihan adalah Kasih sayang sesama dan alam semesta.

Jadi fungsi pengetahuan Pengasihan adalah agar seluruh mahkluk hidup kasih sayang pada pemilik kanuragan tersebut.

Misalnya orang mau merampok, akhirnya tidak jadi merampok karena melihat langsung merasa welas.

Tersebab namanya perang itu menang jadi arang kalah menjadi abu. Artinya perang itu solusi terakhir atau terpaksa.

Sebisa mungkin mengedepankan kasih sayang.

Setiap Brahmana dan Ksatria memiliki pengetahuan ini. Sayangnya sekarang banyak disalahgunakan.

Terutama ketika pengetahuan ini dipelajari oleh Sudra dan Waisa.

Waisa menggunakan pengasihan untuk pengelaris, sementara sudra banyak menggunakan pengasihan untuk pelet lawan jenis.

Itulah kenapa, jaman dulu. Sudra dan Waisa tidak diajarkan pengetahuan. Salah satunya seperti saat ini. Banyak salah menggunakan pengetahuan tersebut untuk hal negatif.

Example Pengetahuan Jaran Goyang

Itu sejatinya bukan untuk pelet cewek, tapi filosofi pengetahuan asmaradana pernikahan atau berumah tangga.

Pria itu diibaratkan seperti kuda. Dikengkang melawan, dibiarkan liar. Karena itu kuda harus diberikan makan cukup dan kasih sayang. Maka kuda akan setia pada memiliknya.

Itulah seni cinta dalam berumah tangga.

Dan masih banyak lagi.

Terakhir, pengetahuan Pengasihan atau Pelet itu ibarat pisau ( Subject) baik dan buruknya yang tergantung pemilik atau pengguna pisau tersebut.

Benarkah?

#CumaNanya
Diubah oleh bekticahyopurno 09-06-2022 21:28
uliyatis
uliyatis memberi reputasi
1
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.