Kaskus

Sports

viniestAvatar border
TS
viniest
» [L4US] Liverpool Forum Kaskus - Season 2021/22 - Never Give Up «
» [L4US] Liverpool Forum Kaskus - Season 2021/22 - Never Give Up «

 
Quote:

 
 
Quote:


Diubah oleh viniest 12-07-2021 11:58
beanthankAvatar border
z1ckAvatar border
karkanAvatar border
karkan dan 77 lainnya memberi reputasi
42
610.9K
14.2K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Liga Inggris
Liga Inggris
KASKUS Official
3.5KThread14.8KAnggota
Tampilkan semua post
FlasharpoonAvatar border
Flasharpoon
#3912
:: Mengapa Fans Liverpool Menyoraki Lagu Kebangsaan Inggris? ::

Jubir Boris Johnson dilansir dari Telegraph mengungkapkan bahwa tidak ada alasan bagi fans Liverpool memboo lagu kebangsaan Inggris. Sangat memalukan melakukan itu di final Piala FA, karena Piala FA merupakan ajang pemersatu bangsa.

Alasan fans Liverpool menyoraki lagu kebangsaan Inggris adalah karena Liverpool adalah kota yang "berbeda" dengan kota-kota di Inggris kebanyakan. Saat kota lain terisolasi dan memilih tunduk terhadap rezim, Liverpool memilih jalan lain. Liverpool membuka diri dan memandang luas hingga ke segala pelosok dunia. Berbagai kebudayaan dari beragam negara pun campur aduk di kota itu. Alhasil, keluarga kerajaan jadi tak populer di Liverpool.

Dalam politik, pandangan ini kemudian memberikan pengaruh yang amat besar: sejak 1979, dalam setiap pemilihan tunggal, Liverpool mantap memilih Partai Buruh sayap kiri. Sementara itu, sebagian besar Inggris mantap mengarah ke kanan.

Dari sana, Liverpool pun akhirnya "dikucilkan" di Inggris. Mereka dianggap "yang liyan" oleh kota-kota Inggris lainnya, sering mendapat perlakuan tak adil dari pemerintah, hingga dianggap musuh besar orang-orang konservatif.

Soal perlakuan buruk pemerintah Inggris terhadap Liverpool, kebijakan Margareth Thatcher, Perdana Menteri Inggris pada era 80-an, bisa menjadi contoh.

Saat terjadi kerusuhan besar di Toxteth, Liverpool, pada 1981, yang disebabkan tindakan semena-mena kepolisian Merseyside terhadap komunitas kulit hitam, Thatcher, memilih mendiamkan kerusuhan itu. Kerusuhan itu padahal bukan semata soal saling serang antara polisi dan kelompok kulit hitam, melainkan karena tingginya pengangguran di Toxteth.

Dalam sebuah laporan yang dirilis BBC , Thatcher malah berkata memperbaiki keadaan di Liverpool setelah kerusuhan Toxteth hanya akan "buang-buang uang negara." Tak sampai di situ, kebijakan The Iron Lady soal Tradegi Heysel dan Tragedi Hillsborough, makin bikin Liverpudlian makin membencinya.

Terkait Tragedi Hillsborough, misalnya, Thatcher bukannya menginvestigasi kejadian, tapi malah berpandangan itu tak akan pernah terjadi seandainya para pendukung Liverpool tidak bertingkah barbar. Kelak, setelah terus diusut, pendukung Liverpool akhirnya mampu membuktikan mereka hanyalah korban dari tragedi memilukan itu.

Puluhan tahun selepas Thatcher lengser, label Liverpool sebagai musuh besar orang-orang konservatif kembali menguat setelah Boris Johnson terpilih menjadi Perdana Menteri Inggris pada Juli 2019. Para pendukung Liverpool punya sejarah panjang bermusuhan dengan Johnson.

Pada 2004, Johnson sempat melabeli Liverpool sebagai "kota nelangsa" dan menyebut orang-orang Liverpool selalu "berkubang dengan status mereka sebagai korban" dalam sebuah tulisannya di The Spectator. Kala itu, Liverpool langsung menuntut permintaan maaf, tapi Johnson menolak.

Namun yang mengganjal, mengapa dari permusuhan panjang Liverpool dengan pemerintah Inggris ini, lagu kebangsaan God Save The Queen yang menjadi sasaran tembak?

Alasannya, dalam lagu tersebut terdapat bait lirik yang berbunyi: "God save our gracious Queen, long live our noble Queen/send her victorious, happy and glorious, long to reign over us ."

Bagi orang-orang Liverpool lirik itu tentu tak masuk akal. Bagi Liverpool itu kata-kata yang sangat konyol. Tidak ada gunanya menaruh tangan di dada mereka, menyanyikan sebuah lagu wujud kepatuhan terhadap seseorang yang dilahirkan penuh kekayaan, kekuatan, dan hak istimewa karena tidak lebih dari keberuntungan genetika semata. Tidak ada gunanya menghabiskan 60 detik untuk mengutarakan harapan kepada seseorang yang memiliki kekayaan tak terhitung, yang akan membuat mereka seakan hidup selamanya.

Dilansir dari BBC Sports, Jurgen Klopp pun turut berkomentar perihal fans yang menyoraki lagu kebangsaan Inggris.

"Yang jadi pertanyaan adalah mengapa ini bisa terjadi? Mereka (fans Liverpool) jelas melakukan ini bukan tanpa alasan."

"Memang saya belum lama di sini dan mungkin belum tau banyak, tapi saya yakin ini ada sejarah yang melatarbelakangi ini semua. Saya tau fans kami adalah orang-orang luar biasa dan sangat cerdas. Mereka melewati momen naik turun bersama, berjuang bersama, jelas mereka melakukan itu bukan tanpa alasan."

---

The Godfather ❤

Dilansir dari Meravigliosa BBC Sport JOE.co.uk Telegraph Football
#sb

kaskus-image

Mana nih yg bilang Liverpool FC dicintai seluruh England?
panjul1993
archangekl
Kloppon
Kloppon dan 13 lainnya memberi reputasi
14
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.